5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Mempresentasikan Data

Data merupakan salah salah satu bukti yang dapat memperkuat argumen atau informasi seseorang. Menyajikan data dalam presentasi menunjukkan bahwa informasi atau pesan yang kita sampaikan merupakan informasi yang terpercaya dan dapat dikonfirmasi kebenarannya. Meskipun demikian, menyertakan data dalam presentasi tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Perhatikan beberapa kesalahan umum saat mempresentasikan data berikut agar data yang kamu sajikan tidak sia-sia.

1. Terlalu Banyak Menyertakan Data dalam Satu Slide

Mungkin kita memiliki banyak data yang saling berkaitan dan harus dijelaskan, namun bukan berarti data-data tersebut harus ditampilkan dalam satu slide sekaligus. Menampilkan banyak data dalam satu slide justru akan membuat audiens kesulitan dalam mencerna penjelasan kita. Hal ini juga berdampak pada visual data, semakin banyak data yang ditampilkan dalam satu slide, semakin kecil ukuran font-nya dan semakin sulit audiens membacanya. Untuk itu, tampilkanlah satu data dalam satu slide atau maksimal dua data dalam satu slide.

2. Menggunakan Gambar Sebagai Background

Berkali-kali dibahas bahwa gambar dapat menambah ketertarikan sebuah presentasi, namun  tidak ketika kita sedang menyajikan data. Sebenarnya boleh saja menambahkan gambar sebagai background, namun pastikan gambar tersebut tidak mendistraksi perhatian audiens maupun membuat mereka kesulitan untuk melihat dan memahami data tersebut. Solusinya, biarkan background-nya polos atau jika ingin menambahkan gambar,berikan shape transparan di atas gambar dan pastikan fokus slide tertuju pada data yang disajikan.

3. Menyajikan Data Mentah

Fungsi slide presentasi adalah untuk membantu presenter dalam menjelaskan dan membantu audiens untuk memahami penjelasan presenter. Menyajikan data mentah dalam presentasi tidak akan membantu kita dalam menjelaskan, apalagi membantu audiens dalam memahaminya. Oleh karena itu, olahlah data dan sajikanlah dengan visual yang menarik dan mudah dipahami. Kita bisa menyajikannya dalam bentuk chart dan diagram. Pastikan jenis chart dan diagram yang kita gunakan sesuai dengan datanya.

4. Menampilkan Sumber Bersama Data

Sumber data memang penting. Selain sebagai media validasi bahwa data kita terpercaya, juga bisa memberikan referensi bagi audiens. Kebanyakan dari kita masih menuliskan sumber pada data yang sedang kita presentasikan. Padahal, menuliskan sumber dan referensi pada slide akan membuat tampilan presentasi menjadi berantakan. Selain itu, hal ini juga bisa mendistraksi perhatian audiens. Sebagai gantinya, tuliskan sumber dan referensi pada akhir slide.

5. Menggunakan Banyak Jargon dan Singkatan

Menggunakan jargon atau literasi khusus memang terdengar profesional, namun bukan berarti kita dapat menggunakannya sepanjang presentasi. Siapapun audiensnya, mereka akan lebih menyukai istilah umum yang simple dan mudah dipahami oleh semua orang.

Tidak dapat dipungkiri, kita memerlukan data untuk memvalidasi informasi yang disampaikan dalam presentasi. Meskipun demikian, masih banyak presenter yang melakukan kesalahan-kesalahan dalam mempresentasikan data, sehingga audiens yang seharusnya semakin paham malah menjadi kebingungan, dan pada akhirnya informasi serta pesan tidak tersampaikan. Untuk itu, pelajari dan hindarilah kesalahan-kesalahan di atas demi kesuksesan presentasimu.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Lakukan 3 Cara ini Supaya Perkenalanmu Berkesan

Perkenalan merupakan usaha pertama yang bisa dilakukan pembicara untuk membangun kepercayaan dari audiens. Perkenalan biasanya akan dilakukan oleh pembawa acara secara singkat sebelum pembicara naik ke podium. Selain dilakukan oleh pembawa acara, perkenalan bisa juga dilakukan oleh moderator atau oleh pembicara sendiri. Siapapun nanti yang akan memperkenalkan kita sebagai pembicara, pastikan 3 hal ini kamu lakukan supaya perkenalanmu berkesan.

1. Buatlah CV-mu Sendiri

Ketika akan menjadi pembicara, persiapkanlah CV atau perkenalan yang berkesan. Buat CV perkenalan kita sendiri, sebab tidak ada yang lebih tahu tentang diri kita selain kita sendiri. Kita bisa memposisikan diri kita sesuai keinginan tanpa dilebih-lebihkan atau dikurangi.

2. Tunjukkan Juga Kegiatan yang Sedang Dijalani

Kebanyakan presenter terlalu fokus pada prestasi yang pernah diraihnya di masa lalu ketika melakukan perkenalan. Padahal menunjukkan kegiatan yang sedang dijalankan saat ini juga perlu disertakan dalam perkenalan, sebab ini menunjukkan bahwa kita masih terus belajar dan berproses pada bidang tersebut. Hal ini tentu akan semakin menumbuhkan kepercayaan audiens terhadap kita sebagai pembicara dan sumber informasi dalam presentasi atau public speaking.

3. Tambahkan Cerita Personal

Perkenalan sebaiknya tidak hanya tentang prestasi dan kegiatan saat ini, tetapi perlu ditambahkan juga tentang hal-hal personal seperti hobi, fun fact, maupun cerita kehidupan yang mungkin bisa diambil pelajarannya oleh audiens. Hal personal akan membuat audiens merasa lebih akrab dengan kita, sehingga akan lebih mudah bagi kita untuk menarik perhatian audiens dalam presentasi.

Perkenalan biasanya menjadi salah satu hal terakhir yang dipersiapkan oleh pembicara. Padahal perkenalan merupakan cara yang powerful untuk menghilangkan penghalang antara kita, sebagai pembicara, dan audiens serta bisa membantu kita untuk lebih mudah terhubung dengan audiens. Oleh karena itu, pastikan untuk membuat perkenalan yang kuat dan berkesan dengan menerapkan cara-cara di atas.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

4 Speaker Inspiratif yang Bisa Kamu Jadikan Panutan

Jasa Presentasi – Seorang public speaker yang baik adalah mereka yang mampu mengolah kata dan gagasan menjadi sebuah kalimat berkonotasi positif yang mampu mengilhami sebuah tindakan. Di Indonesia ada banyak tokoh public speaking yang menginspirasi karena mampu menggugah dan menciptakan antusiasme bagi audiens. Yuk cari tahu siapa saja mereka.

1. Merry Riana

Merry Riana

Merry Riana aktif sebagai pembicara di berbagai seminar. Bukunya yang berjudul ‘Mimpi Sejuta Dollar’ menjadi national bestseller dan sudah diangkat ke layar lebar. Buku yang menceritakan tentang perjuangannya meraih 1 juta dollar pada usia 26 tahun ini mampu menginspirasi jutaan orang.

Saat ini Merry Riana merupakan motivator wanita paling sukses. Ia juga aktif membagikan kata-kata motivasinya di media sosial.

2. Andrie Wongso

Andrie Wongso

Mendapat gelar sebagai salah satu motivator terbaik di Indonesia, siapa sangka Andrie Wongso memiliki gelar SDTT (Sekolah Dasar Tidak Tamat). Setelah putus sekolah Andrie Wongso melewati masa-masa sulit dalam hidupnya. Berbagai pekerjaan dijalani mulai dari berjualan kue di pasar, menjadi sales, pelayan toko sampai aktor film di Hongkong. Kegigihannya untuk terus bergerak meraih impian membuat Andrie Wongso begitu menginspirasi. Dalam setiap presentasi, ia selalu bersemangat dan berapi-api. Tagline yang sering dipakai Andrie Wongso adalah “Success is my right.”

3. Tung Desem Waringin

Tung Desem Waringin

Tung Desem Waringin aktif sebagai narasumber aktif dalam berbagai seminar, perusahaan ataupun radio-radio. Sebagai personal coach, Tung Desem Waringin, oleh majalah SWA dinobatkan sebagai One of the Most Powerful People and Ideas in Business in Indonesia.

Selain sebagai pembicara dan pelatih yang sukses, Tung Desem Waringin juga dikenal sebagai penulis. Financial Revolution adalah salah satu bukunya yang mendapat penghargaan MURI sebagai buku inspirasional pertama dengan penjualan terbanyak pada hari pertama diluncurkan.

4. Bong Chandra

Bong Chandra

Bong Chandra dikenal sebagai motivator, pengusaha dan penulis yang pernah meraih penghargaan Forty under Forty” sebagai tokoh sukses di bawah usia 40 tahun versi Majalah Fortune Indonesia tahun 2010.

Bong Chandra memiliki slogan hidup “live begin at 20” yang sukses menginspirasi jutaan pemuda untuk segera bangkit meraih kesuksesan.

Dari empat tokoh di atas, kita bisa mengambil kesimpulan jika untuk menjadi seorang public speaker yang mampu menginspirasi jutaan orang tak bisa secara instan. Karena public speaker yang handal itu tidak dilahirkan, tetapi diciptakan.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Perhatikan 4 Hal ini Sebelum Menyertakan Video dalam Presentasi

Jasa Presentasi – Kekuatan sebuah presentasi dipengaruhi oleh beberapa elemen, salah satunya adalah slide presentasi yang menarik. Untuk membuat slide presentasi yang menarik, kita bisa memasukkan unsur visual, salah satunya adalah video. Meskipun demikian, menyertakan video tidak bisa dilakukan secara sembarangan, karena alih-alih menjadikan slide lebih menarik, hal ini justru bisa menjadi distraksi bagi audiens. Untuk mencegah hal tersebut, simaklah beberapa tips menyertakan video pada slide presentasi berikut.

1. Relevan

Sebelum menyertakan video pada slide presentasi pastikan untuk memilih video yang relevan dengan tema. Ada beberapa orang yang sengaja menggunakan video sebagai hiburan, tapi ada juga yang memakainya untuk membantu memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Apapun tujuannya, kesesuaian video dengan tema akan membantu audiens lebih mudah menangkap apa yang kita sampaikan.

2. Durasi

Selalu ingat, tujuan penggunaan video dalam presentasi bukan untuk menggantikan peran presenter atau pembicara, oleh karena itu sertakanlah video dengan durasi yang tidak terlalu panjang. Aturlah durasi video menjadi 1-2 menit untuk presentasi pendek, dan 5-10 menit untuk presentasi yang panjang.

3. Kualitas

Sebelum menampilkan video pada slide presentasi periksa kembali kualitas video yang meliputi resolusi gambar dan audio. Jangan sampai kita menampilkan slide presentasi dengan kualitas gambar yang pecah ataupun kualitas audio yang rendah sehingga tidak bisa didengar dengan baik oleh audiens.

4. Peralatan

Sebelum memutuskan menggunakan video pada slide presentasi, pastikan semua peralatan berfungsi dengan baik. Terutama peralatan seperti laptop, microphone, pointer, dan software yang digunakan untuk presentasi. Periksa juga kondisi speaker dan LCD, pastikan kedua alat ini tidak mempengaruhi kualitas video.

 

Menyertakan video dalam presentasi dapat membantu presenter untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan kepada audies. Selain itu, video juga dapat menjadi selingan dan hiburan bagi audiens untuk mengatasi kejenuhan saat mendengarkan presenter. Meskipun demikian, tidak semua presentasi harus menampilkan video, untuk itu, terapkanlah tips-tips di atas sebagai pertimbangan saat hendak menyertakan video dalam presentasi.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com