Bagaimana Gaya Presentasi ala Anak Muda?

Jasa Presentasi – Presentasi biasa dilakukan untuk menyampaikan materi, rapat bisnis, dan lain sebagainya. Penyampaian presentasi dapat juga dilakukan dengan menggunakan berbagai macam gaya dan teknik. Meskipun berbeda-beda, tetapi tujuan yang ingin diraih sama, yakni menyampaikan materi yang dapat dipahami audiens. 

Sumber: Unsplash

Penyampaian presentasi yang dilakukan oleh orang tua dan anak muda tentu saja berbeda. Biasanya presentasi yang dilakukan oleh orang yang lebih tua akan lebih resmi dan menggunakan bahasa-bahasa baku dengan tampilan slide yang kurang menarik. Hal ini tentu berbeda dengan presentasi yang ditampilkan dengan gaya anak muda. Presentasi disampaikan dengan lebih santai tetapi tetap profesional dan juga tampilan slide yang lebih kreatif.

Lalu bagaimana gaya presentasi ala anak muda?

Berikut akan kami sampaikan beberapa cara presentasi yang menggunakan gaya anak muda agar lebih menarik dan membuat audiens lebih tertarik.

1. Memiliki Semangat

Penyampaian materi kepada audiens harus dilakukan dengan penuh semangat dan antusias. Jika pembicara memiliki antusiasme yang tinggi akan membuat audiens menjadi lebih antusias juga untuk mendengarkan materi yang disampaikan. Dengan begitu presentasi akan menjadi lebih hidup.

2. Memperhatikan Penampilan

Kesan pertama merupakan hal penentu untuk proses selanjutnya. Untuk itu penampilan dari pembicara lebih diperhatikan. Penampilan ini juga sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada audiens yang telah datang dan menunjukkan sikap profesionalisme. Dengan penampilan yang rapi audiens akan merasa lebih dihormati dan memperhatikan materi yang disampaikan.

3. Membuka Presentasi dengan Memukau

Masih berhubungan dengan kesan pertama, 2 sampai 3 menit pertama akan menentukan apakah audiens merasa antusias untuk mendengar apa yang disampaikan atau tidak. Untuk itu pembicara harus membuka presentasi dengan memukau. Salah satu caranya adalah dengan mengundang rasa ingin tahu audiens akan materi yang disampaikan. Atau bisa juga dengan menyampaikan tujuan presentasi dengan menggunakan sebuah cerita. Biasanya audiens lebih tertarik kepada sebuah cerita yang disampaikan.

4. Jumlah Slide Lebih Sedikit

Slide merupakan sebuah alat pembantu untuk menyampaikan informasi ketika proses presentasi. Meskipun demikian jangan gunakan slide yang terlalu banyak. Karena audiens akan merasa kelelahan untuk membaca seluruh slide yang dibuat. Gunakan slide seminimal mungkin yang berisi informasi yang efektif. Sampaikan juga kepada audiens bahwa penjelasaan mengenai isi materi akan disampaikan secara langsung.

Selain itu gunakan font yang mudah dibaca oleh audiens. Hal ini untuk membuat audiens merasa lebih mudah memahami apa yang ditampilkan dalam slide. Begitu juga dengan ukuran font yang digunakan. Font yang terlalu kecil akan sulit untuk di baca, sedangkan font yang terlalu besar tidak efisien. 

5. Bersikap Santai

Berbeda dengan presentasi yang dilakukan sebelumnya, anak muda akan menyampaikan presentasi dengan gaya yang lebih santai, tetapi tetap sopan dan profesional. Pembicara tidak hanya terpaku membaca slide yang ditampilkan saja, tetapi juga bisa berjalan diatas panggung dan melakukan interaksi dengan audiens. Inilah yang akan membuat audiens merasa lebih santai dan juga terhubung. Karena tidak adanya batasan antara pembicara dan juga mereka.

6. Menggunakan Teknologi dan Menguasai Peralatan yang Digunakan.

Semakin majunya teknologi saat ini, membuat proses presentasi juga semakin lebih canggih. Biasanya pembicara menguasai seluruh peralatan yang digunakan. Sehingga ketika terjadi masalah pada alat yang digunakan, tidak akan panik dan tetap tenang. Rasa tenang ini lah yang akan membuat presentasi tetap berjalan dengan lancar.

Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk presentasi adalah handheld remote. Remote ini akan membantu pembicara untuk tetap menunjukkan poin penting pada slide ataupun mengganti slide saat pembicara bergerak kesana kemari. Pembicara juga dapat menampilkan animasi ataupun video kedalam presentasi yang dibuat. Cara ini akan membuat audiens menjadi lebih tertarik dan tidak merasa bosan selama presentasi.

7. Profesional

Yang terakhir adalah selalu bersikap profesional. Meskipun masih berusia muda dan presentasi dilakukan dengan lebih santai, tetapi harus tetap dilakukan secara profesional. Sikap ini dapat dilakukan dengan cara hadir sebelum acara dimulai, presentasi dimulai dan berhenti sesuai waktu yang telah ditetapkan sebelumnya, dan juga menjawab pertanyaan dengan baik dan benar.

Memang usia sangat berpengaruh terhadap selera dan gaya seseorang, salah satunya dalam berpresentasi. Dari penjelasan di atas dapat kita pahami bersama jika anak muda masa kini memiliki gaya berpresentasi yang unik. Gaya-gaya tersebut akan membuat presentasi lebih menyenangkan sehingga audiens akan terus memperhatikan.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Leave a Comment

Your email address will not be published.