30 Tips Presentasi yang Dapat Kamu Pelajari dari TED Talks (Part 2)

30 Tips Presentasi yang Dapat Kamu Pelajari dari TED Talks (Part 2)

Jasa Presentasi – Ketika melakukan presentasi, tugasmu tidak hanya menyampaikan apa yang menjadi topik presentasi, tetapi juga memastikan bahwa audiens memahami apa yang kamu sampaikan. Untuk dapat melakukan hal ini, kamu perlu mengetahui tekniknya. Salah satu caranya yaitu dengan mempelajari dan mengambil inspirasi dari pembicara-pembicara atau tokoh-tokoh terkenal yang memiliki keahlian dalam bidang ini.

TED menjadi tempat berkumpulnya para tokoh inspiratif dalam menyampaikan topik presentasinya masing-masing. Meski tidak berkumpul dalam satu waktu, presentasi dari para tokoh terkenal ini menjadi satu dalam website atau channel youtube TED. Terdapat banyak sekali presentasi yang dapat dijadikan inspirasi dan contoh, baik bagi topik presentasi maupun bagi cara berpresentasimu. Berikut beberapa tips yang dapat kamu pelajari dari para pembicara di konferensi TED.

  1. Pastikan chart dan grafik terlihat simple

Kamu mungkin memiliki informasi berupa data yang kompleks yang perlu disajikan dalam presentasi. Namun jika data ini disajikan secara utuh, akan membutuhkan lebih banyak slide yang digunakan dan juga membutuhkan lebih banyak waktu untuk menjelaskannya. Padahal jika kita menjelaskan banyak data, audiens belum tentu memahaminya. Oleh karena itu, kamu perlu menyederhanakannya dengan menyertakan inti atau poin penting dari data tersebut ke dalam presentasi. Hal ini akan memudahkanmu dalam menjelaskan serta memudahkan audiens untuk memahami.

  1. Jangan langsung berbicara

Kebanyakan presenter akan langsung berbicara ketika telah dipersilahkan. Hal ini tidak salah, namun akan lebih baik lagi jika presenter diam sejenak sebelum memulai presentasi. Mengapa? Karena dengan melakukan hal ini, perhatian audiens akan tertuju padamu serta akan membuatmu menjadi lebih percaya diri, mengurangi grogi, dan dapat mengendalikan situasi.

  1. Gunakan transisi yang kontras

Seperti yang telah dijelaskan pada poin nomor 4 pada Part 1, bahwa slide yang baik adalah slide yang memiliki visual dan feel yang konsisten. Namun jangan mengartikan konsistensi dengan membuatnya sama, karena hal ini justru akan membuat slide presentasimu terlihat monoton. Kamu perlu memberikan kontras untuk setiap slide sehingga audiens akan lebih mudah mengingat visual dari suatu konten dalam presentasi. Salah satu yang perlu dibuat kontras adalah transisi. Bagaimana caranya? Yaitu dengan membedakan transisi untuk teks penjelas dan teks yang merupakan poin dalam sebuah slide.

  1. Gunakan gambar yang memberikan arti secara emosional

Pada Part 1 telah dijelaskan bahwa untuk membuat presentasi yang menarik dan mudah dipahami audiens, kamu perlu menyertakan sedikit teks dan memanfaatkan gambar, foto, ikon, simbol, atau visual lainnya untuk menekankan kata kunci dan pesan dari suatu slide. Agar pesan dapat tersampaikan dan mudah diingat audiens, kamu perlu menggunakan gambar yang sesuai dan powerful untuk memancing emosional atau perasaan audiens, misalnya dengan menggunakan gambar/foto lucu, inspiratif, atau sedih.

  1. Curi perhatian audiens dengan memberikan fokus pada bagian utama sebuah gambar

Gambar mungkin akan mencuri perhatian audiens, namun tidak akan membuat audiens tertarik jika gambar yang disajikan tidak dapat menyentuh emosional audiens. Oleh karena itu, jika kamu memutuskan untuk menggunakan gambar atau foto dalam presentasi, kamu perlu menggunakan gambar yang dapat melibatkan emosional audiens. Selain itu, agar pesan dari sebuah gambar dapat lebih mudah diterima dan diingat oleh audiens, kamu perlu memberikan penekanan pada objek utama dari sebuah gambar. Bagaimana caranya? Pertama, kamu dapat memberikan lingkaran atau tanda panah dengan warna yang kontras dari warna dasar gambar. Kedua, kamu dapat memotong objek utama dalam gambar atau foto dan menampilkannya pada slide selanjutnya. Ketiga, kamu dapat membuat objek lain dalam gambar menjadi kabur (blur), sehingga objek utamanya lebih terlihat jelas.

  1. Hindari menggunakan transisi dan animasi secara berlebihan

Terdapat banyak pilihan transisi dan animasi yang disediakan oleh PowerPoint, mulai dari yang sederhana, seperti cover hingga yang kompleks, seperti origami bird. Banyak orang berpendapat bahwa penggunaan transisi yang kompleks akan membuat presentasi semakin menarik. Memang, hal ini akan membuat audiens tersenyum, namun mereka akan kembali menguap ketika slide (tidak termasuk transisi) dan penjelasanmu tidak menarik. Oleh karena itu, pertimbangkanlah transisi yang akan digunakan dengan melihat siapa audiens yang akan dihadapi dan konten apa yang dijelaskan.

 

Sumer : http://presentationpanda.com/blog/how-to-give-a-great-presentation-ted-talks/


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *