5 Hal ini Membuat Presentasimu Semakin Keren

5 Hal ini Membuat Presentasimu Semakin Keren

5 Hal ini Membuat Presentasimu Semakin Keren

Jasa Presentasi – Tujuan presentasi adalah untuk membujuk, meyakinkan, dan menyampaikan informasi. Tujuan-tujuan ini dapat dicapai jika audiens mampu menyerap pesan dan inti yang disampaikan. Agar audiens dapat menyerap pesan dan inti yang disampaikan, presenter perlu mengambil perhatian audiens. Salah satu caranya yaitu dengan membuat presentasi yang menarik. Namun tidak semua orang dapat membuat presentasi yang menarik, tapi setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar. Berikut beberapa tips untuk membuat presentasi yang menarik.

  1. Pesan yang Tersampaikan

Kebanyakan dari kita hanya dapat mengingat 3 hal, sedangkan ketika melakukan presentasi banyak sekali hal yang disampaikan. Padahal presenter menginginkan audiens agar mengingat presentasinya. Oleh karena itu, pilihlah 3 hal yang paling penting dan fokuskan presentasi pada hal-hal tersebut.

  1. Keep it Simple

Presentasi dinyatakan berhasil jika audiens dapat memahami isi presentasi dan mengingat pesan yang disampaikan dalam presentasi. Audiens harus paham dengan isi slide dalam 3 detik. Oleh karena itu hindari menyertakan banyak teks dalam satu slide, sertakan inti yang akan disampaikan, sehingga audiens tidak akan bosan dan memahami isi presentasi. Karena dengan menyertakan sedikit teks yang menjadi inti, mengharuskan presenter untuk lebih banyak berbicara, dan hal inilah yang justru disukai oleh audiens. Less is more. Fokuskan satu slide untuk satu pesan.

  1. Font yang Keren

Penggunaan font yang menarik akan mengalihkan perhatian audiens pada presentasi yang disampaikan. Oleh karena itu, hindari menggunakan font standar yang terlalu sering digunakan, seperti Times New Roman, Arial, Calibri, Courier, dan Comic Sans karena presentasi akan terlihat membosankan. Gunakanlah font yang lainnya yang lebih menarik, seperti Lobster Two, Bebas Neue, Glode, Korolev, Cantarell. Gunakan 2 sampai 3 jenis font yang berbeda dalam setiap presentasi. Pastikan ukuran teks tidak terlalu kecil dan atur juga spasinya agar teks tidak saling berdempetan.

  1. Gambar yang Menarik

Gambar digunakan untuk memvisualisasikan konten dan menguatkan pesan. Gunakan gambar yang berkualitas dan sesuai dengan konten. Gambar bisa didaparkan melalui pengambilan gambar sendiri, Creative Common, atau membelinya. Hindari menggunakan gambar yang sudah umum dan hindari pula menggunakan clip art.

  1. Perpaduan Warna

Pemilihan warna yang tepat dapat menambah poin slide presentasi. Hindari menggunakan warna yang terlalu terang dan mencolok. Pilih skema warna yang sesuai dengan tema. Gunakan perpaduan warna yang serasi dan tidak saling bertabrakan. Padukan warna teks dengan warna background, sehingga teks akan mudah untuk dibaca.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

6 Cara Ampuh Membangun Kesan Positif

6 Cara Ampuh Membuat Kesan Positif

6 Cara Ampuh Membuat Kesan Positif

Jasa Presentasi – Kesan merupakan hal yang akan selalu diingat oleh seseorang mengenai orang lain atau dapat disebut sebagai anggapan terhadap orang lain. Untuk membuat kesan yang baik dan mendalam saat melakukan presentasi, gunakan beberapa cara berikut ini.

  1. Tampilan Luar yang Menarik

Hal pertama yang terlihat pada diri seseorang adalah penampilan fisik. Kesan pertama seseorang akan dilihat dari penampilan fisiknya. Oleh karena itu, pilihlah pakaian yang sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan. Tampillah dengan rapi ketika harus berpresentasi di depan publik yang belum dikenal sebelumnya.

  1. Pilih Kata dengan Bijak

Setelah menilai kesan pertama dengan penampilan, jika terjadi interaksi verbal, orang akan menilai dari tutur kata. Maka gunakan bahasa dan kata yang baik sehingga kesan yang ditinggalkan juga akan baik. Begitu juga dalam presentasi, meskipun disarankan untuk menggunakan bahasa percakapan agar mudah dipahami, kata atau istilah yang digunakan harus tepat atau sesuai.

  1. Nada Bicara itu Penting!

Intonasi suara juga penting untuk diperhatikan tidak terkecuali dalam presentasi. Menggunakan intonasi yang berbeda-beda dengan menyesuaikan konten yang dibahas akan membuat audiens fokus dan tertarik pada presentasi yang disampaikan. Latihlah intonasi suara dengan mendeengarkan suara sendiri, sehingga akan terbiasa dan tidak canggung.

  1. Perhatikan Bahasa Tubuh

Komunikasi non-verbal adalah proses penyampaian pesan tanpa menggunakan kata-kata. Salah satu contoh komunikasi non-verbal adalah body language. Menggunakan body language saat menyampaikan sesuatu akan menambahkan nyawa dalam kata-kata yang disampaikan. Gunakan gerakan yang positif dan mendukung kata yang disampaikan. Hindari melakukan gerakan yang berlebihan. Hindari atau hilangkan gerakan yang negatif dan tidak sesuai serta sia-sia yang mungkin sudah menjadi kebiasaan. Selain body language, ekspresi wajah juga merupakan komunikasi non-verbal yang perlu diperhatikan. Gunakan ekspresi wajah yang menyenangkan karena akan memberikan kesan yang baik dan akan membawa suasana.

  1. Sapa dengan Menyebut “Nama”

Sebanyak 36% pelanggan potensial lebih mungkin untuk merespon jika disapa langsung dengan nama mereka, karena mereka akan merasa dipentingkan dan diperhatikan. Hal ini tentu akan membuat kesan yang baik di mata mereka.

  1. Mendengar = Mengapresiasi

Berbicara merupakan tugas utama seorang presenter atau public speaker. Namun pembicaraan mereka tidak akan berkesan jika yang mereka lakukan hanya berbicara tanpa mau mendengarkan orang lain. Jadi hargai juga pendapat orang lain dengan mendengarkan apa yang mereka sampaikan.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

10 Tips untuk Menjadi Public Speaker yang Hebat

10 Tips untuk Menjadi Public Speaker yang Hebat

10 Tips untuk Menjadi Public Speaker yang Hebat

Jasa Presentasi – Presentasi tidak bisa dipisahkan dari public speaking. Public Speaking atau berbicara di depan orang banyak adalah salah satu komunikasi yang menggunakan lisan sebagai medianya dengan output berupa pidato, ceramah, presentasi, dan lain-lain.

  1. Pahami Materi yang akan Disampaikan

Pilihlah sebuah topik yang diminati dan pahami lebih dalam tentang topik yang akan dibahas. Sertakan humor, cerita atau pengalaman pribadi, dan gunakan bahasa yang biasa digunakan sehari-hari. Cara ini dapat digunakan agar tidak lupa dengan apa yang akan disampaikan.

  1. Berlatih, Berlatih, dan Berlatih

Peribahasa practice makes perfect dapat dijadikan acuan untuk menjadi public speaker yang baik. Cobalah berlatih dengan peralatan yang akan digunakan, misalnya mic dan slide presentasi. Gunakan teknik pausing & breathing untuk mengatur pernapasan dan mengurangi grogi.

  1. Kenali Audiens

Sapa beberapa audiens secara pribadi untuk lebih mengenal audiens yang akan menjadi target public speaking. Hal ini dilakukan karena lebih mudah untuk berbicara di depan beberapa teman  atau orang yang sudah dikenal dibandingkan di depan orang asing.

  1. Kenali Ruangan yang akan Digunakan

Datang lebih awal dan cobalah berjalan di sekitar area yang akan digunakan. Berlatih menggunakan mic dan beberapa peralatan visual untuk membiasakan diri.

  1. Relaks

Santai akan memberikan lebih banyak waktu dan mengurangi kegugupan. Berhenti sejenak, tersenyum, dan berhitung sampai tiga sebelum memulai berbicara agar santai, karena gugup akan membuatmu melupakan beberapa materi yang sudah disiapkan.

  1. Bayangkan Diri Sendiri Sedang Berbicara di Depan Publik

Bayangkan diri sendiri sedang berbicara di depan publik dengan suara yang keras, jelas dan penuh percaya diri. Kemudian bayangkan audiens bertepuk tangan ketika selesai berbicara.

  1. Sadari bahwa Orang-orang Menginginkanmu untuk Sukses

Ketika datang untuk mendengarkan sebuah presentasi, audiens akan berharap bahwa speaker atau presenter akan menyampaikan materinya dengan menarik, membangkitkan semangat, informatif dan menghibur. Sadarilah bahwa harapan audiens adalah dukungan agar public speaking berhasil.

  1. Jangan Meminta Maaf untuk Apapun

Audiens mungkin tidak pernah tahu bahwa kamu grogi. Jadi, percaya diri sangat diperlukan untuk menjadi public speaker yang hebat. Meminta maaf adalah salah satu hal yang menandakan bahwa seseorang melakukan kesalahan. Oleh karena itu, hindari meminta maaf jika tidak melakukan kesalahan fatal.

  1. Berkonsentrasilah pada pesan – bukan pada sarana

Alihkan perhatian dari kecemasan dan fokus untuk menyampaikan pesan pada audiens. Karena jika kecemasan menguasai, konsentrasi untuk menyampaikan pesan menjadi hilang.

  1. Tambah pengalaman

Pengalaman akan membangun kepercayaan diri yang mana merupakan kunci dari public speaking.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Elemen-Elemen yang Harus ada dalam Pitch deck

Elemen-Elemen yang Harus ada dalam Pitch deck

Elemen-Elemen yang Harus ada dalam Pitch deck

Jasa Presentasi – Setiap bisnis pasti membutuhkan modal atau dana, apalagi jika bisnis itu adalah bisnis baru atau start up. Untuk itu, mereka harus mengumpulkan dana. Salah satu caranya yaitu melalui investor. Para investor potensial biasanya akan meminta perusahaan untuk menjelaskan tentang bisnis yang dijalankan dan kondisinya saat ini. Penjelasan untuk menarik investor ini biasanya dilakukan melalui pitch deck. Agar mendapat kesan yang baik di mata investor, selain kondisi bisnis yang baik atau ide bisnis yang menarik, membuat pitch deck yang memukau juga diperlukan.

Sebelumnya, tahukah Anda apa itu pitch deck? Mungkin sebagian orang sudah tidak asing dengan istilah pitch deck. Namun bagi mereka yang baru berkecimpung dalam dunia bisnis, istilah pitch deck akan terasa asing. Berdasarkan pitchdeck.improvepresentation.com, Pitch deck adalah presentasi singkat, seringkali dibuat menggunakan PowerPoint, Keynote atau Prezi, yang digunakan untuk menyampaikan gambar umum rencana bisnis kepada audiens. Pitch deck biasanya digunakan dalam rapat online atau face-to-face dengan investor potensial, pelanggan, rekan, dan pendiri bisnis.

Seperti yang telah disampaikan di bagian atas, bahwa untuk menarik investor untuk menanamkan dananya, perusahaan perlu membuat pitch deck yang menarik. Namun sebelum membuat pitch deck yang menarik, perlu diketahui elemen apa saja yang harus ada dalam pitch deck? Berikut elemen-elemen dasar yang harus ada dalam sebuah pitch deck.

  1. Elevator Pitch

Elemen yang paling pertama harus ada adalah elevator pitch. Elevator pitch berisi tentang nama dan jenis bisnis, penjelasan singkat mengenai kegiatan yang dilakukan bisnis, serta daya tarik bisnis saat ini.

  1. Permasalahan

Suatu bisnis muncul karena suatu alasan. Bagian permasalahan berisi tentang alasan-alasan yang menjadi dasar berdirinya bisnis. Pada bagian ini secara tidak langsung juga akan menjelaskan mengenai pelanggan yang akan menjadi target pasar.

  1. Solusi

Bagian solusi berisi tentang penyelesaian masalah yang telah dipaparkan sebelumnya, Solusi yang dijelaskan berisi tentang bagaimana bisnis dapat menjadi solusi akan permasalahan yang ada. Bagian ini juga berisi tentang gambaran umum produk atau jasa yang dijual, nilai yang ditawarkan dan manfaat yang akan diperoleh, serta penjelasan mengenai kelebihan dari produk atau jasa yang dijual.

  1. Model Bisnis

Pada bagian ini berisi tentang penjelasan bagaimana perusahaan menghasilkan uang atau bagaimana perusahaan menjual produk atau jasanya. Berisi juga tentang model harga dan pendapatan, struktur biaya, kinerja keuangan dalam 3-5 tahun (bagi usaha yang sudah lama berjalan), dan exit strategy atau rencana cadangan yang akan digunakan jika rencana awal tidak berjalan sesuai target.

  1. Pasar

Bagian ini menjelaskan tentang target pasar dan gambarannya secara keseluruhan. Alasan mengapa memilih pasar tersebut dengan menunjukkan bukti-bukti bahwa pemilihan pasar sudah tepat, misalnya dengan menunjukkan penelitian pasar yang dapat dipercaya. Bagian pasar juga berisi tentang kondisi pasar saat ini serta tentang kesempatan bisnis untuk ekspansi.

  1. Strategi

Strategi menjelaskan tentang cara bisnis untuk masuk ke pasar potensial, bagaimana perusahaan akan menghadapi pelanggan yang memiliki sifat dan sikap yang berbeda-beda, penjelasan mengenai saluran pemasaran yang akan digunakan, risiko pasar yang mungkin dihadapi, dan penjelasan mengenai cara menarik pelanggan.

  1. Kompetisi

Dunia bisnis tidak akan lepas dari adanya persaingan. Keberhasilan suatu bisnis menghadapi persaingan dinilai dari cara mereka membedakan produk atau jasa mereka dengan produk atau jasa pesaing. Bagian ini juga berisi mengenai kesamaan dan perbedaan produk atau jasa perusahaan dengan produk atau jasa dari perusahaan lain serta keuntungan yang akan diperoleh pelanggan jika membeli produk atau jasa perusahaan ini dibandingkan perusahaan pesaing. Menggunakan grafik dan gambar akan mempermudah penjelasan.

  1. Tim

Bagian ini merupakan bagian yang penting dalam sebuah pitch deck karena banyak investor potensial yang ingin mengetahui informasi tentang siapa yang menjalankan bisnis, termasuk pimpinan perusahaan, pendiri perusahaan, serta advisor atau dewan penasehat perusahaan. Selain itu, berisi pula tentang keahlian, pengalaman, dan kesuksesan yang pernah diraih untuk menonjolkan tim.

  1. Permintaan

Bagian permintaan berisi tentang jenis dana (modal atau lainnya) yang sedang dicari. Berisi penjelasan mengenai strategi untuk mengalokasikan dana tersebut dan detail kontak yang dapat dihubungi agar investor dapat langsung menghubungi pihak perusahaan jika ingin ingin bertanya atau menyampaikan sesuatu.

  1. Penjelasan Terakhir (Tips)

Visual yang menarik akan meninggalkan kesan yang mendalam pada benak audiens. Jadi gunakan tema, font, dan warna yang konsisten, hindari menggunakan template dan animasi yang tersedia (buat template dan animasi sendiri), dan sertakan info tentang logo, website, dan media sosial perusahaan.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

8 Hal Yang Dilakukan Presenter Hebat dalam Presentasi

8 Hal Yang Dilakukan Presenter Hebat dalam Presentasi

8 Hal Yang Dilakukan Presenter Hebat dalam Presentasi

Jasa Presentasi – Presenter yang keren adalah presenter yang melakukan hal-hal berikut ini :

  1. Datang lebih awal

Datang lebih awal ke tempat presentasi bertujuan untuk mengenal ruang presentasi dan menyiapkan serta mengatur alat-alat (tools) yang akan digunakan dalam presentasi, seperti LCD, mic dan laptop atau komputer agar lebih tertata dan siap digunakan saat presentasi dimulai.

  1. Membuka presentasi dengan mengesankan

Kesan pertama sangatlah penting, begitu juga dalam menyampaikan presentasi. Jalannya presentasi berikutnya ditentukan oleh kesan pertama yang ditunjukkan. Oleh karena itu, bukalah presentasi dengan mengesankan misalnya dengan pertanyaan yang menjadi inti presentasi, cerita inspiratif, data/fakta yang mengejutkan, quote dari tokoh-tokoh terkenal, atau humor yang cerdas.

  1. Hafal alur presentasi

Menyiapkan bahan presentasi merupakan hal terpenting yang harus dilakukan sebelum presentasi. Usahakan menyiapkan bahan presentasi tanpa terburu-buru, maksimal 1 hari sebelum presentasi dilaksanakan. Bahan presentasi yang disiapkan secara matang akan menambah kepercayaan diri presenter dalam menyampaikan materi karena alur presentasinya jelas. Namun jika menyiapkan secara terburu-buru akan membuat presenter tidak menguasai materi

  1. Manfaatkan Media Presentasi secara Optimal

Gunakan slide pointer atau laser pointer, kertas, flipchart, atau media lainnya yang dapat mendemontrasikan paparan secara lebih baik.

  1. Kenal dengan Audiens

Mengenal audiens dapat membantu untuk mengatur bahasa dan cara penyampaian presentasi. Sesuaikan bahasa dan cara penyampaian dengan audiens yang menjadi target presentasi. Misalnya, jika audiens adalah mahasiswa yang mayoritas berusia 20an, gunakan bahasa yang tidak terlalu formal dan bawakan presentasi dengan tren yang sedang mereka sukai. Namun jika presentasi dibawakan dalam urusan bisnis yang serius, presenter tidak disarankan untuk menyertakan banyak humor.

  1. Berinteraksi dengan Audiens

Meja, kursi, mimbar, atau podium yang digunakan dalam presentasi merupakan “barrier” antara presenter dengan audiens. Jika presentasi yang disampaikan ingin berdampak dan diingat, menjauhlah dari barrier tersebut dan berinteraksilah dengan audiens melalui gerak tangan, kaki, dan ekspresi wajah.

  1. Gunakan waktu secara efisien

Menyampaikan presentasi harus dilakukan secara efisien, karena presentasi yang telalu panjang akan membuat audiens jenuh, apalagi jika materi presentasi belum selesai disampaikan. Perhitungkan waktu presentasi dengan menyeimbangkan jumlah slide dan materi yang akan disampaikan.

  1. Penutupan yang Amazing

Seringkali presenter hanya melakukan closing dengan kata “terima kasih atas perhatiannya”. Tidak salah memang, namun akan lebih baik jika closing presentasi dilakukan dengan kalimat yang berkesan. Misalnya dengan memberikan kata-kata mutiara atau kalimat penyemangat agar audiens tetap menjaga konsistensi setelah presentasi berakhir.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Belajar Public Speaking dari Stand Up Comedy

Belajar Public Speaking dari Stand Up Comedy

Belajar Public Speaking dari Stand Up Comedy

Jasa Presentasi – Ketika menjalani karir dalam public speaking, public speaker atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan pembicara pasti pernah mengalami kegagalan. Namun pembicara yang baik akan belajar dari kegagalan. Mereka akan menemukan kelebihan diri, mengetahui hal-hal yang disukai dan tidak disukai oleh audiens, dan belajar bagaimana menarik perhatian audiens.

Komedian adalah orang-orang yang dipaksa untuk mempelajari hal-hal tadi secara cepat. Tidak seperti public speaker, para komedian berisiko untuk disoraki di atas panggung. Namun banyak hal yang dapat dipelajari dari stand up comedian. Berikut ini empat pelajaran yang dapat dipelajari dari stand up comedian.

  1. Make a story that will be loved

Ketika komedian membuat humor, ia harus mengetahui hal-hal yang akan disukai dan dapat menarik perhatian penonton serta mengangkat topik yang sedang booming saat ini. Hal ini yang dapat dipelajari dari seorang komedian. Seorang public speaker perlu memahami audiens, kemudian berusaha menyampaiakn presentasi yang berkesan di benak audiens sehingga mereka akan merasa telah belajar dari presentasi yang disampaikan.

Jad dapat disimpulkan bahwa, baik komedian maupun public speaker, perlu memperhatikan audiens yang ditarget ketika membuat materi, sehingga materi yang akan disampaikannya dapat sesuai dengan karakteristik dan minat audiens.

  1. Learning

Sebelum seorang komedian menjadi terkenal dan dikagumi banyak orang, ia telah memanfaatkan waktunya untuk belajar dari komedian terbaik sebelumnya serta berlatih untuk mengasah keahlian yang dimilikinya. Para komedian menyadari pentingnya belajar dari yang terbaik untuk memahami dinamika humor dan mempelajari reaksi audiens.

Menjadi public speaker yang baik diperlukan latihan. Latihan berbicara tidak hanya dilakukan sendirian di depan cermin, tetapi memberanikan diri untuk tampil di depan publik juga merupakan latihan yang akan mengasah kemampuan menjadi lebih baik. Dan dari penampilannya tadi, pembicara yang baik akan mengevaluasi diri untuk kemudian memperbaiki kekurangan. Selain berlatih dengan praktik langsung, seorang pembicara juga dapat mempelajari teknik atau cara berpresentasi dari para public speaker terkenal misalnya dengan menghadiri seminarnya atau dapat menontonnya melalui video.

  1. Work the room before hitting the stage

Kebanyakan komedian memulai menampilkan humornya di hadapan beberapa orang. Hal ini merupakan cara yang mudah untuk menangani heckler (tukang ejek), karena orang-orang yang mengenalnya akan membantu menangani para heckler yang ada di antara beberapa penonton. Selain untuk menangani heckler, taktik simpel ini juga dapat membantu meyakinkan komedian bahwa humornya sudah sesuai dengan penonton dan disukai serta mendapat reaksi yang baik.

Sedangkan bagi public speaker, work the room dapat diartikan dengan mengenal audiens terlebih dahulu. Public speaker sebaiknya menghindari naik ke atas panggung sebelum mencoba berbicara dengan satu atau dua orang audiens. Public speaker harus berusaha membangun hubungan dengan audiens, sehingga mereka akan merasa percaya diri karena sudah mengenal beberapa audiens yang nantinya diharapkan akan menolong jika terjadi sesuatu yang salah.

Perlu diketahui bahwa heckler dalam bisnis berbeda dengan heckler dalam dunia komedi. Mereka tidak berteriak, “payah” secara langsung, tetapi akan mengangkat tangan dan mengajukan pertanyaan

  1. Work hard

Seinfield dikenal sebagai salah satu komedian terbaik sepanjang masa. Di luar kegiatan stand up nya, dia juga dikenal sebagai pekerja keras lebih dari siapaun dalam bisnis. Orang-orang mengatakan bahwa Jerry Seinfield mempelajari komedi lebih banyak dari siapapun, tampil di atas panggung lebih sering dari siapapun dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk menulis lebih dari siapapun. Hal yang dapat dicontoh dari komedian Jerry Sienfield adalah kerja keras dan hustle.

Para public speaker yang hebat tidak akan mengatakan bahwa kehebatannya dalam public speaking merupakan ”bakat alami”. Mereka akan mengatakan bahwa kerja keras yang membuatnya menjadi hebat. Mereka harus bekerja keras mengembangkan keahlian dan selalu belajar dari yang terbaik.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

7 Tips untuk Mempersiapkan Presentasi Memukau

Tips Mempersiapkan Presentasi Memukau

Tips Mempersiapkan Presentasi Memukau

Jasa Presentasi – Presentasi merupakan suatu kegiatan berkomunikasi di depan banyak orang yang bertujuan untuk membujuk, meyakinkan, dan menyampaikan informasi. Berbicara di depan publik atau public speaking menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian orang. Diperlukan rasa percaya diri untuk dapat tampil di depan audiens. Salah satu cara menumbuhkan percaya diri dalam public speaking adalah dengan mempersiapkan materi secara matang. Bagaimana caranya? Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan presentasi.

  1. Temukan hal yang menarik

Jika seorang presenter tidak peduli dengan apa yang mereka sampaikan, lalu mengapa audiens harus peduli dengan presentasi mereka? Oleh karena itu, sebelum memikirkan bagaimana cara menarik perhatian audiens, tariklah diri sendiri terlebih dahulu. Caranya yaitu dengan mencari hal yang menarik dalam topik yang dibahas. Jika telah menemukannya, teliti dan pelajari lebih dalam tentang materi yang akan dibahas. Kemudian ciptakan body language yang positif yang dapat mendukung presentasi.

  1. Kenali audiens

Ketahui orang-orang yang akan menjadi audiens presentasi. Hal ini penting dilakukan untuk menentukan gaya dan bahasa yang akan digunakan. Teliti kembali sebelum melakukan presentasi dengan mencari tahu siapa orang yang akan menjadi audiens, apa yang mereka sukai, kapan dan dimana tempat pelaksanaan, dan alasan mereka menghadiri presentasi. Hargailah audiens dan waktu mereka.

  1. Buat ouline

Membuat outline merupakan salah satu tahap penting dalam mempersiapkan presentasi. Outline berfungsi untuk untuk menentukan titik fokus presentasi yang akan disampaikan. Proses ini yang akan mendukung teks dan menjadi jalan pikiran untuk audiens. Setelah membuat outline, presenter kemudian dapat menambahkan konten pendukung. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar susunan atau alur presentasi dapat terkendali sebelum menulis teks presentasi.

  1. Tuliskan teks presentasi

Setelah membuat outline, tuliskan konten pendukung yang akan menjadi teks presentasi. Namun perlu diingat untuk membuat teks secara simpel, ringkas, dan to the point. Buatlah konten pendukung yang mudah diingat dan mudah dipahami audiens, karena presentasi disajikan untuk audiens, bukan hanya untuk presenter. Baca kembali teks yang telah ditulis, kemudian pertimbangkan apakah teks sudah mengikuti alur presentasi secara tepat? Dan apakah bahasa yang digunakan sudah terdengar informasional? Jika belum, revisi kembali.

  1. Kaitkan tubuh, nada, dan presentasi

Memiliki konten yang hebat memang merupakan hal yang penting, namun menyampaikannya dengan baik kepada audiens merupakan hal yang sama pentingnya, bahkan lebih penting. Terdapat sebuah rule yang menyatakan bahawa audiens cenderung menilai presentasi sebesar 38% dari nada suara, 7% dari konten, dan 55% dari body language (termasuk ekspresi). Dikatakan bahwa audiens akan lebih mengingat presenter dibandingkan dengan presentasi yang disampaikan, jadi presenter harus dapat tampil dengan baik saat menyampai presentasi.

Tanyakan pada diri sendiri ketika mempersiapkan body language untuk presentasi, seperti gerak tangan apa yang akan digunakan pada poin tertentu? Kata apa yang akan ditekankan dalam kalimat yang disampaikan? Apakah emosi yang ditampilkan sudah sesuai dengan konten presentasi? Sehingga presenter dapat menambahkan gestur dan emosi yang tepat dalam menggambarkan konten yang sedang dijelaskan.

  1. Melawan Demam Panggung dengan mengunjungi venue

Jika saat ini presenter berada jauh dari tempat presentasi sebelum acara dimulai dan tidak memungkinkan untuk melakukan rehearsing presentasi tepat sebelum acara, berusahalah untuk datang ke tempat acara 1 hari sebelumnya untuk mencoba peralatan yang akan digunakan presentasi. Karena kejadian yang tak terduga dapat terjadi ketika presentasi dilaksanakan, misalnya LCD tidak berfungsi dengan baik, presentasi tidak kompatibel dengan sistem komputer yang ada, sistem A/V mengalami masalah, atau resolusi monitor yang buruk ketika diterapkan untuk slide presentasi yang akan digunakan. Untuk mengantisipasinya, buatlah rencana cadangan atau mencari solusi untuk masalah-masalah yang terjadi ketika melakukan percobaan.

  1. Berlatih, berlatih, berlatih!

Practice Makes Perfect. Berlatihlah beberapa kali sebelum memulai presentasi, karena berlatih akan membantu menambah kepercayaan diri presenter. Pelajari materi secara matang dan lebih dalam untuk menghadapi pertanyaan yang mungkin muncul dan latihlah gerak tubuh yang sesuai dengan konten yang akan disampaikan.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

6 Hal Ini Membuat Presentasimu Membosankan

Audiens Tidur Karena Presentasi yang Membosankan

Audiens Tidur Karena Presentasi yang Membosankan

Jasa Presentasi – Presentasimu sering tidak diperhatikan oleh audiens? Mungkin karena kamu melakukan hal-hal berikut ini.

  1. Pembukaan Konvensional

Membuat first Impression atau kesan pertama dalam presentasi yang memukau sangatlah penting karena akan membawa suasana selama presentasi. Lima menit pertama dalam presentasi merupakan salah satu kunci keberhasilan sebuah presentasi. Oleh karena itu, jadikan 5 menit pertama sebagai pembukaan yang berkesan. Hindari melakukan pembukaan konvensional, seperti salam dan perkenalan biasa. Lakukan pembukaan yang memukau audiens dengan cerita inspiratif, humor yang cerdas, data/fakta mengejutkan, pertanyaan, atau efek visual.

  1. Bahasa Tubuh Pasif

Slide presentasi yang menarik tidak akan memukau audiens jika dibawakan dengan tidak interaktif. Audiens akan bosan dan cenderung tidak memperhatikan jika presenter tidak aktif. Oleh karena itu, selain menyampaikan dengan kata, gunakan juga body language dan ekspresi agar presentasi lebih hidup. Misalnya dengan menggerakkan tangan, kaki, dan mimik wajah untuk menggugah emosi audiens.

  1. Isi Presentasi yang Berputar-putar

Seringkali presenter mengulang materi yang sudah disampaikan di awal tanpa disadari, sehingga isi presentasi berputar-putar. Hal ini dapat membuat audiens bosan dan hilang konsentrasi untuk memperhatikan. Oleh karena itu, buat dan ikuti alur presentasi supaya materi yang disampaikan teratur dan tidak berputar-putar.

  1. Menggunakan Bahasa Buku

Tujuan presentasi adalah memberikan penjelasan. Menyampaikan presentasi sebaiknya menggunakan bahasa sehari-hari yang sopan dan mudah dimengerti atau dengan teknik storytelling agar audiens paham dengan materi yang disampaikan dan presentasi menjadi lebih komunikatif.

  1. Tidak Ada Cerita

Hampir semua orang menyukai cerita, karena cerita lebih mudah diingat dibandingkan dengan sekedar wacara. Menyampaikan presentasi dengan contoh atau cerita akan membuatnya lebih menarik dan mudah dipahami.

  1. Slide Presentasi Membosankan

Slide presentasi merupakan visualisasi dari materi presentasi yang akan disampaikan. Audiens akan tertarik untuk memperhatikan jika slide presentasi memiliki tampilan yang memukau. Oleh karena itu, buatlah slide presentasi dengan tampilan semenarik mungkin karena 83% Penduduk dunia lebih sensitif dengan tampilan visual.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com