5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

Jasa Presentasi – Membuat slide dengan background gambar memang dapat menambah daya tarik presentasi. Namun jika menambahkan dan menempatkan serta mengatur teks secara asal-asalan, maka akan membuat slide menjadi tidak menarik sama sekali. Oleh karena itu, pelajarilah cara dan teknik untuk menambahkan teks pada gambar berikut ini.

  1. Tambahkan Teks di atas Gambar secara Langsung
5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

Jika gambar memiliki banyak ruang dan tidak ramai, menambahkan gambar secara langsung dapat dilakukan. Sesuaikan warna dengan warna background gambar yang digunakan. Gunakan warna yang tidak berlawanan, mislanya jika background memiliki warna yang gelap, maka gunakan warna teks yang terang agar tulisan dapat terbaca.

 

  1. Berikan Shape Transparan sebagai Background Teks
5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

Cara ini dilakukan ketika gambar yang menjadi background adalah gambar yang ramai. Gambar yang ramai akan membuat teks sulit dibaca. Dengan memberikan shape transparan sebagai background teks akan membuat teks menonjol dan mudah untuk dibaca.

 

  1. Berikan Shape Transparan pada Seluruh Gambar yang menjadi Background
5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

Selain memberikan shape transparan sebagai background teks, memberikan shape transparan untuk seluruh gambar yang menjadi background slide juga dapat membuat teks menonjol dan mudah dibaca.

 

  1. Blur Gambar
5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

Menggunakan background yang ramai memang membuat bingung jika ingin ditambahkan teks. Selain ketiga solusi di atas, membuat gambar menjadi blur juga dapat memecahkan permasalahan dengan mengurangi keramaian background, sehingga teks akan lebih mudah dibaca.

 

  1. Pudarkan Gambar Background dengan Memberikan Efek Gradien
5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

Buat gradien yang dapat memudarkan gambar background menjadi lebih gelap. Gunakan warna font yang terang agar teks mudah dibaca.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik Part.1

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Jasa Presentasi – Chart atau grafik merupakan unsur penting dalam presentasi. Chart atau grafik berfungsi untuk memvisualisasikan data dan informasi menjadi bentuk yang lebih mudah dibaca dan dipahami. Akan tetapi jika membuat chart atau grafik dengan visualisasi yang buruk akan membuat audiens kesulitan untuk memahami isi presentasi. Oleh karena itu, diperlukan aestetik atau keindahan dalam membuat chart atau grafik. Bagaimana caranya?

 

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat chart atau grafik seperti biasa atau dengan tampilan custom yang telah tersedia.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

 

Kemudian, buatlah chart menjadi lebih sederhana dengan cara menghapus garis (grid) dan tempatkan angka ke posisi yang lebih baik dan mudah untuk dilihat, misalnya di atas batang chart.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Jika angka yang disertakan memiliki jumlah atau satuan yang besar, ubah angka tersebut menjadi lebih sederhana dan lebih besar agar dapat dilihat dengan jelas oleh audiens dan juga lebih mudah dimengerti.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Berikan warna yang berbeda untuk masing-masing batang chart. Dapat juga mengubah batang chart menjadi visualisasi yang lebih menarik. Namun dalam mengubah visual batang chart harus disesuaikan dengan konten. Misalnya ketika menjelaskan tentang “tingkat perokok di Indonesia”, ubah batang chart biasa menjadi gambar rokok.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Sertakan juga ikon atau logo yang sesuai dengan konten. Letakkan logo atau ikon di bawah teks nama batang chart. Logo atau ikon ini juga dapat menjadi pengganti nama untuk masing-masing batang chart.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Coba gaya yang berbeda, misalnya dengan mengubah arah chart menjadi mendatar, rata kiri, rata kanan, rata atas, dan lain-lain.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Background juga dapat mengubah suasana dan tampilan sebuah chart. Ubah background dari terang menjadi gelap atau dari gelap menjadi terang untuk mengubah suasana chart.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Practice Makes Perfect. Berlatihlah terus menerus untuk membuatnya sempurna dan membiasakan diri untuk membuat chart yang menarik.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

8 Cara Mengakhiri Presentasi

8 Cara Mengakhiri Presentasi

8 Cara Mengakhiri Presentasi

Jasa Presentasi – Kata “terima kasih” saja tidak cukup untuk mengakhiri presentasi dengan mengesankan. Sebuah penelitian mengatakan bahwa orang-orang paling mengingat hal pertama dan terakhir yang mereka dengar dari sebuah presentasi, seminar, atau pelajaran. Jadi, manfaatkan fakta tersebut untuk membantu membuat kesan yang baik dalam presentasi.

  1. Sesuaikan dengan Pembukaan

Menutup atau mengakhiri presentasi dapat dilakukan dengan mengulang atau membahas kembali pembukaan yang telah dilakukan. Jika membuka menggunakan cerita, bahas kembali cerita tersebut atau berikan kesimpulan dari cerita tersebut. Jika membuka dengan quote, ulang kembali quote tersebut atau dapat menggunakan quote lain.

  1. Memberikan Tantangan kepada Audiens

Jika presenter ingin presentasinya dapat mempengaruhi audiens, akhiri presentasi dengan menantang mereka untuk melakukan sesuatu atau menantang mereka untuk melakukan pembuktian.

  1. Gunakan quote

Quote atau kutipan adalah hal yang paling cocok untuk semua jenis presentasi, khususnya presentasi yang inspirasional.

  1. Penutupan dengan Kalimat Berirama

Temukan frasa yang memiliki susunan pengulangan. Misalnya, Beranilah. Tugas, kerjakanlah. Kesempatan, ambillah. Petualangan, selesaikanlah. Janji, tepatilah. Teka-teki, pecahkanlah. Dan cita-cita, raihlah.

  1. Penutupan Sugestif

Berikan kesimpulan untuk mengingatkan audiens tentang inti dari yang telah disampaikan dalam presentasi. Lakukan sebelum audiens memberikan pertanyaan. Hal ini dilakukan untuk mempengaruhi audiens agar memberikan pertanyaan yang sesuai dengan konten dan tidak melebar dari pembahasan.

  1. Mengulang Kata atau Kalimat Bersama Audiens

Buatlah sebuah kata atau kalimat yang akan menjadi keyword atau tagline presentasi dan katakan keyword atau tagline secara terus menerus selama presentasi sehingga audiens dapat mengingatnya. Kemudian ketika mengakhiri presentasi, tutuplah dengan mengulang keyword atau tagline tersebut kata perkata dengan diberikan jeda sehingga audiens dapat melanjutkan keyword atau tagline tersebut. Atau dapat juga dilakukan dengan meminta audiens mengulangnya setelah presenter mengatakannya.

  1. Anekdot

Orang-orang menyukai cerita, dan pesan yang berasal dari cerita akan lebih mudah diingat dan melekat di benak audines. Jadi, tutuplah presentasi dengan cerita singkat yang lucu atau menarik agar audiens tidak melupakan presentasi yang telah disampaikan. Usahakan cerita yang disampaikan sesuai dengan konten presentasi.

  1. Call to Action

Jenis presentasi persuasif biasanya diakhiri dengan menyertakan call to action. Call to Action berfungsi untuk membujuk audiens agar melakukan tindakan tertentu. Misalnya, ketika presenter menyampaikan presentasi mengenai lingkungan, akhiri dengan meminta audiens untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Cara-cara tersebut dapat dikombinasikan untuk menutup presentasi dengan menarik dan mengesankan. Pilihlah cara yang paling mudah digunakan agar tidak menjadi boomerang. Perhatikan audiens dalam memilih cara di atas, karena tidak semua audiens dapat menerimanya. Misalnya, menutup dengan menyertakan anekdot tidak tepat jika diterapkan dalam presentasi bisnis.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Tips Membuat Presentasimu Membosankan

Tips Membuat Presentasimu Membosankan

Tips Membuat Presentasimu Membosankan

Jasa Presentasi – Presentasi adalah salah satu teknik berkomunikasi dengan audiens dengan jumlah banyak atau paling tidak lebih dari satu. Tidak berbeda dengan indikator berkomunikasi yang lainnya, presentasi yang efektif adalah presentasi yang membuat audiens memahami isi presentasi dan memberikan reaksi seperti yang diharapkan presenter (misal : terinspirasi, melakukan investasi, membeli produk, dll). Paling tidak ada dua faktor utama yang membuat audiensmu bosan dengan presentasimu.

Slide Presentasi yang Membosankan

Slide presentasi merupakan salah satu alat pendukung yang paling sering digunakan untuk menunjang presentasi. Namun banyak presenter yang mengabaikan faktor slide. Berikut ini adalah slide yang membunuh presentasimu :

  1. Terlalu Banyak Teks

Tampilan slide presentasi dengan melibatkan banyak teks adalah cara ampuh membuat audiens bosan dan enggan mendengarkan presentasimu. Dalam proses penerimaan informasi, audiens akan melibatkan mata untuk melihat tampilah visual dan telinga untuk mendengarkan presenter. Oleh karena itu, penting untuk memanjakan audiens dengan tampilan presentasi yang menarik.

  1. Terlalu Banyak jenis Font yang Digunakan

Menggunakan banyak jenis font akan membuat tampilan slide-mu berantakan. Belum lagi jika font satu dengan lainnya tidak layak disandingkan bersama. Idealnya, dalam sebuah presentasi, cukup gunakan maksimal 3 font yang berbeda. Penting juga untuk mengkombinasikan jenis font yang sesuai. Salah satu tipsnya adalah dengan mengkombinasikan jenis font serif dan san serif.

  1. Penggunaan Warna Sembarangan

Warna adalah salah satu elemen penting dalam sebuah presentasi, karena selain menunjukkan identitas personal atau perusahaan (misal coca cola yang identik warna merah, facebook berwarna biru, dsb), warna juga bisa dimaknai sebagai sebuah pelibatan emosi tertentu. Misal presentasi ingin menunjukkan emosi marah, maka akan lebih mudah dipahami jika menggunakan warna merah.

  1. Transisi dan Animasi yang Mengganggu

Tidak jarang presenter menggunakan efek transisi atau animasi tertentu dalam sebuah presentasi. Prinsipnya, selama transisi dan animasi yang digunakan proporsional dan sesuai dengan tujuan, maka hal tersebut sah-sah saja. Namun jika salah memanfaatkannya, maka tampilan akan terlihat kacau dan tidak profesional.

  1. Gambar Tidak Relevan dan Salah Urus

Gambar adalah salah satu pendukung penting dalam presentasi. Gambar mendukung hingga 65% agar pesan dapat dipahami audiens. Oleh karena itu, menggunakan gambar yang relevan adalah cara terbaik. Selain mendapatkan gambar yang relevan yang membantu menjelaskan teks, langkah berikutnya adalah memperlakukan gambar dengan baik. Salah satu kasus yang sering kita jumpai dalam banyak presentasi adalah gambar yang diperbesar atau diperkecil dengan tidak proporsional, sehingga gambar terlihat gepeng. ‘Menggepengkan’ gambar adalah kesalahan fatal dalam sebuah presentasi, hindari!

Presenter yang Membosankan

Presenter adalah aktor utama penentu presentasi berhasil atau tidak. Sebaik-baiknya slide presentasi kalau dibawakan oleh presenter yang membosankan tidak akan berpengaruh banyak terhadap kesukesan sebuah presentasi. Beberapa hal yang membuat audiens bosan dengan sebuah presentasi :

  1. Body Language Monoton dan Kurang Interaktif

Body language memainkan peran dominan saat berbicara di depan publik. Sekitar 65% pesan tersampaikan karena peran bahasa tubuh, selebihnya adalah faktor intonasi dan konten. Oleh karena itu, ‘memainkan’ bahasa tubuh adalah kewajiban bagi presenter. Bahasa tubuh yang monoton ditunjang dengan presentasi yang kurang interaktif adalah cara cerdas supaya presentasimu membosankan.

  1. Tidak Menguasai Public Speaking

Presenter wajib menguasai teknik berbicara didepan publik. Karena tidak hanya presenter tidak hanya menyampaikan apa yang tertera di slide presentasi, tapi juga bercerita, menjelaskan, dan meyakinkan. Semuanya dapat dilakukan dengan baik apabila presenter menguasai teknik public speaking.

  1. Kurang Persiapan dan Tidak Menguasai Materi Presentasi

Banyak presenter yang mengalami situasi ini, dimana mereka kurang mempersiapkan materi presentasi, sehingga apa yang disampaikan terasa dangkal dan menyebabkan komunikasi presenter dan audiens tidak efektif yang akhirnya menimbulkan kebosanan. Bisa dijamin, apabila presenter kurang persiapan, maka audiens akan bertahan paling lama 10 menit.

  1. Peralatan yang Kurang Mendukung

Presentasi yang menarik tidak bisa lepas dari peralatan yang mendukung. Diantaranya adalah stage atau panggung, microphone, LCD projector, pointer, dan lain sebagainya. Salah satu diantaranya mengalami gangguan, hal tersebut bisa mengacaukan presentasimu. Sebut saja microphone yang tiba-tiba mati karena baterai habis. Presentasimu mendadak terhenti dan kamu lupa di bagian mana harus melanjutkan presentasi. Maka dari itu, presenter diharapkan datang tepat waktu untuk memastikan kondisi peralatan yang akan digunakan nantinya sesuai dengan ekspektasi dan diharapkan tidak mengalami gangguan pada saat presentasi.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

5 Unsur Penting dalam Infografik

5 Unsur Penting dalam Infografik

5 Unsur Penting dalam Infografik

Jasa PresentasiInformation graphic atau yang biasa disingkat dengan infographic atau dalam bahasa Indonesia ditulis dengan Infografik merupakan alat visual untuk meringkas informasi menjadi format yang lebih mudah untuk dicerna. Infografik sangatlah penting. Mengapa? Berdasarkan Google Trends, dalam 2 tahun terakhir, pencarian mengenai infografik meningkat sebanyak 800%. Infografik juga 30x lebih menarik untuk dilihat dibandingkan dengan artikel yang hanya berisi teks dan lebih dari 45% pemasar saat ini menggunakan infografik. Berikut 5 unsur penting dalam membuat infografik yang profesional.

  1. Branding

Membuat infografik harus disertai dengan brand. Brand tidak hanya berupa logo, tetapi juga warna dan tipografi. Gunakan warna atau tipografi yang mewakili brand dalam membuat infografik. Karena branding menunjukkan adanya rasa memiliki (David Ogilvy).

  1. Cerita

Infografik merupakan sebuah cerita yang divisualisasikan. Jadi buatlah alur yang jelas yang dapat menceritakan informasi yang ingin disampaikan.

  1. Data & Statistik

Data dibuat setiap menit setiap hari tanpa kita menyadarinya. Data yang baik harus mencakup informasi tentang keadaan saat ini, terpercaya, dapat membantu audiens, dan faktual. Data merupakan kunci untuk membangun kepercayaan dengan pelanggan, jadi sajikan data dalam bentuk yang menarik yaitu dengan membuatnya menjadi infografik.

  1. Bisa Dibagikan

Agar infografik sampai pada audiens yang dituju atau ditarget, pastikan infografik mudah untuk dibagikan dengan menyediakan kode embed. Siegemedia dan buildvisible merupakan embed code generator yang dapat digunakan.

  1. Sumber

Beritahukan pada audiens dari mana mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang infografik dengan menyertakan sumber. Namun sumber yang digunakan haruslah sumber yang terpercaya. Gunakan bit.ly untuk meringkas link sumber yang terlalu panjang.

Infografik berfungsi untuk memberikan informasi, menginspirasi, mengedukasi, dan menghibur. Agar fungsi tersebut dapat maksimal tersampaikan pada audiens, buatlah infografik yang menarik.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

5 Hal ini Membuat Presentasimu Semakin Keren

5 Hal ini Membuat Presentasimu Semakin Keren

5 Hal ini Membuat Presentasimu Semakin Keren

Jasa Presentasi – Tujuan presentasi adalah untuk membujuk, meyakinkan, dan menyampaikan informasi. Tujuan-tujuan ini dapat dicapai jika audiens mampu menyerap pesan dan inti yang disampaikan. Agar audiens dapat menyerap pesan dan inti yang disampaikan, presenter perlu mengambil perhatian audiens. Salah satu caranya yaitu dengan membuat presentasi yang menarik. Namun tidak semua orang dapat membuat presentasi yang menarik, tapi setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar. Berikut beberapa tips untuk membuat presentasi yang menarik.

  1. Pesan yang Tersampaikan

Kebanyakan dari kita hanya dapat mengingat 3 hal, sedangkan ketika melakukan presentasi banyak sekali hal yang disampaikan. Padahal presenter menginginkan audiens agar mengingat presentasinya. Oleh karena itu, pilihlah 3 hal yang paling penting dan fokuskan presentasi pada hal-hal tersebut.

  1. Keep it Simple

Presentasi dinyatakan berhasil jika audiens dapat memahami isi presentasi dan mengingat pesan yang disampaikan dalam presentasi. Audiens harus paham dengan isi slide dalam 3 detik. Oleh karena itu hindari menyertakan banyak teks dalam satu slide, sertakan inti yang akan disampaikan, sehingga audiens tidak akan bosan dan memahami isi presentasi. Karena dengan menyertakan sedikit teks yang menjadi inti, mengharuskan presenter untuk lebih banyak berbicara, dan hal inilah yang justru disukai oleh audiens. Less is more. Fokuskan satu slide untuk satu pesan.

  1. Font yang Keren

Penggunaan font yang menarik akan mengalihkan perhatian audiens pada presentasi yang disampaikan. Oleh karena itu, hindari menggunakan font standar yang terlalu sering digunakan, seperti Times New Roman, Arial, Calibri, Courier, dan Comic Sans karena presentasi akan terlihat membosankan. Gunakanlah font yang lainnya yang lebih menarik, seperti Lobster Two, Bebas Neue, Glode, Korolev, Cantarell. Gunakan 2 sampai 3 jenis font yang berbeda dalam setiap presentasi. Pastikan ukuran teks tidak terlalu kecil dan atur juga spasinya agar teks tidak saling berdempetan.

  1. Gambar yang Menarik

Gambar digunakan untuk memvisualisasikan konten dan menguatkan pesan. Gunakan gambar yang berkualitas dan sesuai dengan konten. Gambar bisa didaparkan melalui pengambilan gambar sendiri, Creative Common, atau membelinya. Hindari menggunakan gambar yang sudah umum dan hindari pula menggunakan clip art.

  1. Perpaduan Warna

Pemilihan warna yang tepat dapat menambah poin slide presentasi. Hindari menggunakan warna yang terlalu terang dan mencolok. Pilih skema warna yang sesuai dengan tema. Gunakan perpaduan warna yang serasi dan tidak saling bertabrakan. Padukan warna teks dengan warna background, sehingga teks akan mudah untuk dibaca.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

6 Cara Ampuh Membangun Kesan Positif

6 Cara Ampuh Membuat Kesan Positif

6 Cara Ampuh Membuat Kesan Positif

Jasa Presentasi – Kesan merupakan hal yang akan selalu diingat oleh seseorang mengenai orang lain atau dapat disebut sebagai anggapan terhadap orang lain. Untuk membuat kesan yang baik dan mendalam saat melakukan presentasi, gunakan beberapa cara berikut ini.

  1. Tampilan Luar yang Menarik

Hal pertama yang terlihat pada diri seseorang adalah penampilan fisik. Kesan pertama seseorang akan dilihat dari penampilan fisiknya. Oleh karena itu, pilihlah pakaian yang sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan. Tampillah dengan rapi ketika harus berpresentasi di depan publik yang belum dikenal sebelumnya.

  1. Pilih Kata dengan Bijak

Setelah menilai kesan pertama dengan penampilan, jika terjadi interaksi verbal, orang akan menilai dari tutur kata. Maka gunakan bahasa dan kata yang baik sehingga kesan yang ditinggalkan juga akan baik. Begitu juga dalam presentasi, meskipun disarankan untuk menggunakan bahasa percakapan agar mudah dipahami, kata atau istilah yang digunakan harus tepat atau sesuai.

  1. Nada Bicara itu Penting!

Intonasi suara juga penting untuk diperhatikan tidak terkecuali dalam presentasi. Menggunakan intonasi yang berbeda-beda dengan menyesuaikan konten yang dibahas akan membuat audiens fokus dan tertarik pada presentasi yang disampaikan. Latihlah intonasi suara dengan mendeengarkan suara sendiri, sehingga akan terbiasa dan tidak canggung.

  1. Perhatikan Bahasa Tubuh

Komunikasi non-verbal adalah proses penyampaian pesan tanpa menggunakan kata-kata. Salah satu contoh komunikasi non-verbal adalah body language. Menggunakan body language saat menyampaikan sesuatu akan menambahkan nyawa dalam kata-kata yang disampaikan. Gunakan gerakan yang positif dan mendukung kata yang disampaikan. Hindari melakukan gerakan yang berlebihan. Hindari atau hilangkan gerakan yang negatif dan tidak sesuai serta sia-sia yang mungkin sudah menjadi kebiasaan. Selain body language, ekspresi wajah juga merupakan komunikasi non-verbal yang perlu diperhatikan. Gunakan ekspresi wajah yang menyenangkan karena akan memberikan kesan yang baik dan akan membawa suasana.

  1. Sapa dengan Menyebut “Nama”

Sebanyak 36% pelanggan potensial lebih mungkin untuk merespon jika disapa langsung dengan nama mereka, karena mereka akan merasa dipentingkan dan diperhatikan. Hal ini tentu akan membuat kesan yang baik di mata mereka.

  1. Mendengar = Mengapresiasi

Berbicara merupakan tugas utama seorang presenter atau public speaker. Namun pembicaraan mereka tidak akan berkesan jika yang mereka lakukan hanya berbicara tanpa mau mendengarkan orang lain. Jadi hargai juga pendapat orang lain dengan mendengarkan apa yang mereka sampaikan.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

10 Tips untuk Menjadi Public Speaker yang Hebat

10 Tips untuk Menjadi Public Speaker yang Hebat

10 Tips untuk Menjadi Public Speaker yang Hebat

Jasa Presentasi – Presentasi tidak bisa dipisahkan dari public speaking. Public Speaking atau berbicara di depan orang banyak adalah salah satu komunikasi yang menggunakan lisan sebagai medianya dengan output berupa pidato, ceramah, presentasi, dan lain-lain.

  1. Pahami Materi yang akan Disampaikan

Pilihlah sebuah topik yang diminati dan pahami lebih dalam tentang topik yang akan dibahas. Sertakan humor, cerita atau pengalaman pribadi, dan gunakan bahasa yang biasa digunakan sehari-hari. Cara ini dapat digunakan agar tidak lupa dengan apa yang akan disampaikan.

  1. Berlatih, Berlatih, dan Berlatih

Peribahasa practice makes perfect dapat dijadikan acuan untuk menjadi public speaker yang baik. Cobalah berlatih dengan peralatan yang akan digunakan, misalnya mic dan slide presentasi. Gunakan teknik pausing & breathing untuk mengatur pernapasan dan mengurangi grogi.

  1. Kenali Audiens

Sapa beberapa audiens secara pribadi untuk lebih mengenal audiens yang akan menjadi target public speaking. Hal ini dilakukan karena lebih mudah untuk berbicara di depan beberapa teman  atau orang yang sudah dikenal dibandingkan di depan orang asing.

  1. Kenali Ruangan yang akan Digunakan

Datang lebih awal dan cobalah berjalan di sekitar area yang akan digunakan. Berlatih menggunakan mic dan beberapa peralatan visual untuk membiasakan diri.

  1. Relaks

Santai akan memberikan lebih banyak waktu dan mengurangi kegugupan. Berhenti sejenak, tersenyum, dan berhitung sampai tiga sebelum memulai berbicara agar santai, karena gugup akan membuatmu melupakan beberapa materi yang sudah disiapkan.

  1. Bayangkan Diri Sendiri Sedang Berbicara di Depan Publik

Bayangkan diri sendiri sedang berbicara di depan publik dengan suara yang keras, jelas dan penuh percaya diri. Kemudian bayangkan audiens bertepuk tangan ketika selesai berbicara.

  1. Sadari bahwa Orang-orang Menginginkanmu untuk Sukses

Ketika datang untuk mendengarkan sebuah presentasi, audiens akan berharap bahwa speaker atau presenter akan menyampaikan materinya dengan menarik, membangkitkan semangat, informatif dan menghibur. Sadarilah bahwa harapan audiens adalah dukungan agar public speaking berhasil.

  1. Jangan Meminta Maaf untuk Apapun

Audiens mungkin tidak pernah tahu bahwa kamu grogi. Jadi, percaya diri sangat diperlukan untuk menjadi public speaker yang hebat. Meminta maaf adalah salah satu hal yang menandakan bahwa seseorang melakukan kesalahan. Oleh karena itu, hindari meminta maaf jika tidak melakukan kesalahan fatal.

  1. Berkonsentrasilah pada pesan – bukan pada sarana

Alihkan perhatian dari kecemasan dan fokus untuk menyampaikan pesan pada audiens. Karena jika kecemasan menguasai, konsentrasi untuk menyampaikan pesan menjadi hilang.

  1. Tambah pengalaman

Pengalaman akan membangun kepercayaan diri yang mana merupakan kunci dari public speaking.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Elemen-Elemen yang Harus ada dalam Pitch deck

Elemen-Elemen yang Harus ada dalam Pitch deck

Elemen-Elemen yang Harus ada dalam Pitch deck

Jasa Presentasi – Setiap bisnis pasti membutuhkan modal atau dana, apalagi jika bisnis itu adalah bisnis baru atau start up. Untuk itu, mereka harus mengumpulkan dana. Salah satu caranya yaitu melalui investor. Para investor potensial biasanya akan meminta perusahaan untuk menjelaskan tentang bisnis yang dijalankan dan kondisinya saat ini. Penjelasan untuk menarik investor ini biasanya dilakukan melalui pitch deck. Agar mendapat kesan yang baik di mata investor, selain kondisi bisnis yang baik atau ide bisnis yang menarik, membuat pitch deck yang memukau juga diperlukan.

Sebelumnya, tahukah Anda apa itu pitch deck? Mungkin sebagian orang sudah tidak asing dengan istilah pitch deck. Namun bagi mereka yang baru berkecimpung dalam dunia bisnis, istilah pitch deck akan terasa asing. Berdasarkan pitchdeck.improvepresentation.com, Pitch deck adalah presentasi singkat, seringkali dibuat menggunakan PowerPoint, Keynote atau Prezi, yang digunakan untuk menyampaikan gambar umum rencana bisnis kepada audiens. Pitch deck biasanya digunakan dalam rapat online atau face-to-face dengan investor potensial, pelanggan, rekan, dan pendiri bisnis.

Seperti yang telah disampaikan di bagian atas, bahwa untuk menarik investor untuk menanamkan dananya, perusahaan perlu membuat pitch deck yang menarik. Namun sebelum membuat pitch deck yang menarik, perlu diketahui elemen apa saja yang harus ada dalam pitch deck? Berikut elemen-elemen dasar yang harus ada dalam sebuah pitch deck.

  1. Elevator Pitch

Elemen yang paling pertama harus ada adalah elevator pitch. Elevator pitch berisi tentang nama dan jenis bisnis, penjelasan singkat mengenai kegiatan yang dilakukan bisnis, serta daya tarik bisnis saat ini.

  1. Permasalahan

Suatu bisnis muncul karena suatu alasan. Bagian permasalahan berisi tentang alasan-alasan yang menjadi dasar berdirinya bisnis. Pada bagian ini secara tidak langsung juga akan menjelaskan mengenai pelanggan yang akan menjadi target pasar.

  1. Solusi

Bagian solusi berisi tentang penyelesaian masalah yang telah dipaparkan sebelumnya, Solusi yang dijelaskan berisi tentang bagaimana bisnis dapat menjadi solusi akan permasalahan yang ada. Bagian ini juga berisi tentang gambaran umum produk atau jasa yang dijual, nilai yang ditawarkan dan manfaat yang akan diperoleh, serta penjelasan mengenai kelebihan dari produk atau jasa yang dijual.

  1. Model Bisnis

Pada bagian ini berisi tentang penjelasan bagaimana perusahaan menghasilkan uang atau bagaimana perusahaan menjual produk atau jasanya. Berisi juga tentang model harga dan pendapatan, struktur biaya, kinerja keuangan dalam 3-5 tahun (bagi usaha yang sudah lama berjalan), dan exit strategy atau rencana cadangan yang akan digunakan jika rencana awal tidak berjalan sesuai target.

  1. Pasar

Bagian ini menjelaskan tentang target pasar dan gambarannya secara keseluruhan. Alasan mengapa memilih pasar tersebut dengan menunjukkan bukti-bukti bahwa pemilihan pasar sudah tepat, misalnya dengan menunjukkan penelitian pasar yang dapat dipercaya. Bagian pasar juga berisi tentang kondisi pasar saat ini serta tentang kesempatan bisnis untuk ekspansi.

  1. Strategi

Strategi menjelaskan tentang cara bisnis untuk masuk ke pasar potensial, bagaimana perusahaan akan menghadapi pelanggan yang memiliki sifat dan sikap yang berbeda-beda, penjelasan mengenai saluran pemasaran yang akan digunakan, risiko pasar yang mungkin dihadapi, dan penjelasan mengenai cara menarik pelanggan.

  1. Kompetisi

Dunia bisnis tidak akan lepas dari adanya persaingan. Keberhasilan suatu bisnis menghadapi persaingan dinilai dari cara mereka membedakan produk atau jasa mereka dengan produk atau jasa pesaing. Bagian ini juga berisi mengenai kesamaan dan perbedaan produk atau jasa perusahaan dengan produk atau jasa dari perusahaan lain serta keuntungan yang akan diperoleh pelanggan jika membeli produk atau jasa perusahaan ini dibandingkan perusahaan pesaing. Menggunakan grafik dan gambar akan mempermudah penjelasan.

  1. Tim

Bagian ini merupakan bagian yang penting dalam sebuah pitch deck karena banyak investor potensial yang ingin mengetahui informasi tentang siapa yang menjalankan bisnis, termasuk pimpinan perusahaan, pendiri perusahaan, serta advisor atau dewan penasehat perusahaan. Selain itu, berisi pula tentang keahlian, pengalaman, dan kesuksesan yang pernah diraih untuk menonjolkan tim.

  1. Permintaan

Bagian permintaan berisi tentang jenis dana (modal atau lainnya) yang sedang dicari. Berisi penjelasan mengenai strategi untuk mengalokasikan dana tersebut dan detail kontak yang dapat dihubungi agar investor dapat langsung menghubungi pihak perusahaan jika ingin ingin bertanya atau menyampaikan sesuatu.

  1. Penjelasan Terakhir (Tips)

Visual yang menarik akan meninggalkan kesan yang mendalam pada benak audiens. Jadi gunakan tema, font, dan warna yang konsisten, hindari menggunakan template dan animasi yang tersedia (buat template dan animasi sendiri), dan sertakan info tentang logo, website, dan media sosial perusahaan.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com