Tips Membuat Presentasi dengan Teknik One Point, One Slide

Tips Membuat Presentasi dengan Teknik One Point, One Slide

Tips Membuat Presentasi dengan Teknik One Point, One Slide

Jasa Presentasi – Kesuksesan presentasi dilihat dari keberhasilan presenter dalam menyampaikan pesan dan informasi agar dapat diterima dan diingat oleh audiens. Presenter harus dapat menyampaikan konten dan materi dengan cara yang menarik dan didukung oleh slide yang menarik juga. Salah satu cara untuk membuat slide yang menarik adalah dengan membuat kata kunci dan menyertakannya pada masing-masing slide yang akan dijelaskan. Bagaimana cara membuat dan menyertakan kata kunci (poin) dalam sebuah slide?

  1. Buatlah outline sebelum membuatnya dalam slide presentasi. Susun topik yang akan dibahas dalam sebuah kerangka kerja. Outline yang telah dibuat dapat memudahkan dalam menyusun slide presentasi, sehingga nantinya akan membantu presenter agar keep on track ketika melakukan presentasi.
  2. Berpikirlah seperti sedang membuat judul. Sajikan satu atau beberapa kata yang menjadi inti dari sebuah slide. Sajikan bersama visual lain, seperti gambar dan grafik, untuk mendukung penjelasan dan memudahkan audiens dalam memahami slide presentasi.
  3. Hindari menyertakan banyak bullet point pada sebuah slide. Sebaliknya, pisahkan bullet point tersebut dan tempatkan masing-masing poin dalam satu slide, sehingga sebuah slide hanya fokuslah pada satu ide.
  4. Kombinasikan beberapa poin dalam satu slide, namun tidak terlalu banyak, misalnya dengan menyertakan hal lucu dan mengejutkan untuk menarik perhatian audiens, atau dapat menyertakan sebuah visual (gambar atau grafik) tanpa teks sehingga audiens membutuhkan penjelasan.
  5. Jika memiliki banyak detail dan informasi yang harus disampaikan, buatlah sebuah naskah yang diprintout dan bagikan pada audiens sebelum presentasi dimulai. Handout ini dapat menjadi gambaran umum atau kesimpulan dari ide pokok yang disampaikan dalam presentasi.
  6. Menampilkan satu ide dalam satu slide akan membuat audiens untuk fokus pada penjelasan presenter dan memberitahu audiens bahwa presenter sudah menguasai topik yang akan disampaikan. Selain itu, presenter juga menjadi lebih bebas dalam menggunakan kata-kata karena tidak terpaku pada slide.
  7. Membuat slide presentasi dengan teknik one point, one slide terkadang membuat jumlah slide semakin bertambah. Namun hal ini tidak menjadi masalah dan tidak perlu dikhawatirkan, karena kualitas dan konten lebih penting dari hal itu.
  8. Menggunakan teknik one point, one slide akan membuat slide memiliki banyak ruang kosong sehingga dapat ditambahkan gambar atau ilustrasi yang mendukung konten untuk membuat pesan lebih kuat.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mengapa One Point, One Slide Penting?

Mengapa One Point, One Slide Penting?

Mengapa One Point, One Slide Penting?

Jasa Presentasi – Dahulu, membuat presentasi banyak menggunakan bullet point dan clipart dalam satu slide. Namun kemudian trennya berubah menjadi “one point, one slide”. Membuat presentasi dengan menyertakan satu poin dalam satu slide bertujuan untuk memusatkan fokus audiens pada penjelasan dan memudahkan presenter dalam menyampaikan pesan.

Berikut ini dijelaskan mengapa tren membuat presentasi berubah dan mengapa penting membuat presentasi dengan menyertakan satu poin dalam satu slide.

  1. Kapasitas Manusia Dalam Menerima Informasi

Audiens hanya dapat mengingat sebagian kecil dari sebuah presentasi. Oleh karena itu, penting untuk membuat slide yang hanya memuat sebuah ide pokok atau inti yang ingin disampaikan sehingga audiens dapat mengingatnya setelah presentasi selesai. Hindari menyampaikan terlalu banyak informasi dalam satu waktu, karena akan membuat pesan tidak tersampaikan dan akan membuat beberapa audiens mengingat pesan yang berbeda-beda. Dengan memberikan sebuah kata kunci akan membantu audiens untuk menyerap informasi dan pesan yang sama.

  1. Membantu Audiens Fokus Pada Penjelasan

Memberikan terlalu banyak teks akan membuat audiens hanya fokus dalam membaca slide dan tanpa sadar mengabaikan penjelasan yang diberikan presenter. Dengan membuat slide presentasi yang hanya berisi kata kunci dan visual yang mendukung akan membuat audiens untuk fokus pada pesan dan penjelasan presenter. Karena audiens datang untuk mendengarkan penjelasan, bukan untuk membaca slide.

  1. Terlalu Banyak Informasi Membuat Audiens Bosan

Menyajikan banyak poin dalam satu slide akan membuat audiens kehilangan fokus pada pesan yang ingin disampaikan. Selain itu, audiens juga akan merasa bosan karena slide yang ditampilkan tidak menarik. Dengan membuat kata kunci dan menyajikannya dalam sebuah slide akan membuat slide memiliki banyak ruang kosong untuk ditambah dengan visual lainnya seperti gambar, grafik gerak, dan lain-lain.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Begini Loh, Cara Membangun Percakapan Dengan Mudah

Begini Loh, Cara Membangun Percakapan Dengan Mudah

Begini Loh, Cara Membangun Percakapan Dengan Mudah

Jasa Presentasi – Pernahkah kalian berkenalan dengan seseorang di tempat-tempat umum? Setelah berkenalan, apa yang kalian bicarakan?

Beberapa orang mungkin bingung untuk memulai percakapan dengan orang yang baru dikenalnya. Bahkan beberapa ada yang memilih untuk tidak memulainya sama sekali. Namun melakukan percakapan ringan dapat mengubah hidup seseorang dan menambah koneksi. Bagaimana melakukan percakapan dengan orang yang baru dikenal dan bagaimana cara mempertahankan percakapan tersebut? Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan.

  1. Tunjukkan Ketertarikan

Salah satu cara untuk membuat percakapan berlanjut adalah dengan menunjukkan ketertarikan pada apa yang dikatakan oleh lawan bicara. Ketertarikan dapat ditunjukkan dengan memberikan timbal balik pada hal yang disampaikan lawan bicara, misalnya dengan menyetujuinya atau memberikan tanggapan lain. Selain itu, menunjukkan ketertarikan juga merupakan cara untuk menghormati lawan bicara. Hal ini akan membuat lawan bicara untuk membagikan lebih banyak informasi tentang dirinya atau tentang suatu topik.

  1. Hindari mengajukan “yes/no question”

Pertanyaan yang hanya membutuhkan jawaban ya/tidak akan membuat percakapan terhenti. Jadi, berikanlah pertanyaan dengan jawaban yang memerlukan penjelasan, sehingga topik percakapan akan lebih banyak dan berkembang.

  1. Biarkan lawan bicaramu mengajarimu

Jika terdapat topik yang belum dipahami, jujurlah pada lawan bicara, karena kemungkinan besar mereka akan menjelaskan atau mengajarkannya. Atau dapat meminta secara langsung kepada lawan bicara untuk menjelaskannya. Hal ini akan mendorong lawan bicara untuk berbicara lebih banyak lagi.

  1. Bacalah berita

Membaca berita dapat menambah wawasan, sehingga ketika percakapan tiba-tiba terhenti masih ada topik yang bisa dibicarakan.

  1. Berkatalah dengan Jujur

Beberapa orang mungkin malu untuk mengakui kebenaran dalam hidup mereka. Namun dengan berkata jujur dan konsisten akan membuat lawan bicara merasa nyaman dan hal ini akan membuat percakapan berlanjut.

  1. Tirulah pembicara yang baik

Pelajari cara-cara yang dilakukan public speaker, misalnya dengan menonton acara komedi, menonton talkshow, atau mendengarkannya secara langsung. Atau dapat juga mengikuti alur yang dilakukan oleh lawan bicara dengan mengingat jenis pertanyaan yang mereka tanyakan serta bagaimana mereka menanggapi jawaban dari lawan bicaranya.

  1. Buat Lawan Bicaramu Percaya Diri

Beberapa orang pasti akan merasa canggung dan malu ketika memulai percakapan dengan orang yang baru dikenalnya. Untuk menumbuhkan kepercayaan diri lawan bicara ketika melakukan percakapan, berikanlah pujian untuk mendapatkan dan mempertahankan perhatian mereka.

  1. Tanyakan Kegiatan Lawan Bicara

Membahas tentang kegiatan yang dilakukan masing-masing dapat menjadi topik percakapan yang luas, sehingga percakapan dapat terus berlanjut.

  1. Ketahuilah Bahwa Lawan Bicara Juga Merasa Canggung

Perasaan canggung pasti dirasakan oleh semua orang ketika pertama kali bercakap-cakap dengan orang yang baru mereka kenal. Ketahuilah bahwa tidak hanya kita yang merasa canggung, lawan bicara kita juga pasti merasakannya, dan perasaan tersebut sangatlah wajar, jadi berusahalah untuk mencairkan suasana sehingga percakapan dapat mengalir dan terus berlanjut.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

10 Dosa Yang Harus Dihindari Dalam Presentasi

10 Dosa Yang Harus Dihindari Dalam Presentasi

10 Dosa Yang Harus Dihindari Dalam Presentasi

Jasa Presentasi – Keinginan setiap presenter atau public speaker adalah berhasil dalam menyampaikan pesan dan presentasinya diingat serta menjadi inspirasi bagi audiens. Namun, hal ini tidak akan terwujud jika presenter menyampaiakan presentasi dengan cara yang buruk. Berikut beberapa kesalahan yang harus dihindari demi keberhasilan presentasimu.

  1. Perkenalan yang terlalu panjang

Menit-menit awal dalam presentasi adalah waktu yang paling penting dan krusial, karena alam bawah sadar audiens akan menentukan apakah presentasi yang akan disampaikan layak untuk diikuti atau tidak. Oleh karena itu, hindari membuka presentasi dengan melakukan perkenalan yang terlalu panjang. Lakukanlah perkenalan secara singkat kemudian lakukan pembukaan yang akan menarik alam bawah sadar mereka untuk memperhatikan presentasi.

  1. Terlalu fokus pada fakta

Kunci kesuksesan sebuah presentasi ada pada cara presenter dalam menangkap perasaan audiens. Presenter mungkin ingin memukau audiens dengan memberikan fakta dan data mengenai kelebihan dan pencapaian yang telah diraih perusahaan, namun ketika selesai presentasi, audiens hanya akan mengingat hal yang mereka rasakan selama mendengarkan presentasi. Oleh karena itu, gunakan cara storytelling dalam menyampaikan presentasi atau sertakan cerita yang relevan dengan topik presentasi sehingga ketika mereka mengingat cerita yang disampaikan , mereka juga akan mengingat topik presentasi yang telah disampaikan.

  1. Konten yang berantakan

Alur presentasi yang buruk akan membuat audiens hilang perhatian dan membuat presentasi sulit untuk dipahami. Oleh karena itu, susunlah presentasi dengan alur yang jelas dan teratur. Buatlah outline untuk konten yang akan digunakan sebelum membuat presentasi. Outline ini akan membantu audiens untuk mengikuti alur presentasi.

  1. Transisi dan animasi yang berlebihan

Transisi dan animasi dapat membuat presentasi lebih menarik, tetapi jika menggunakannya dengan berlebihan akan mengganggu presentasi. Jadi, buatlah dengan sederhana. Pilihlahlah satu atau dua animasi atau transisi yang tidak berlebihan dan aplikasikan pada seluruh slide (samakan untuk semua slide).

  1. Terlalu banyak teks

Banyak presenter yang melakukan kesalahan ini dalam membuat presentasi. Menyertakan banyak teks memang dapat membantu jika presenter kurang persiapan, tetapi hal ini akan membuat audiens merasa bosan dan tidak fokus pada pesan yang disampaikan. Oleh karena itu, hindari menyertakan terlalu banyak teks. Pilih kata kunci yang dapat mewakili penjelasan sebuah slide untuk disertakan dalam presentasi. Karena slide presentasi merupakan visual yang melengkapi penjelasan.

  1. Terlalu banyak chart dan grafik

Menyertakan chart dan grafik akan membuat presentasi semakin menarik. Namun menyertakan terlalu banyak chart dan grafik akan membuat audiens bosan dan presenter memerlukan banyak waktu untuk menjelaskan semua chart dan grafik yang ada. Padahal tidak semua penjelasan dapat dipahami audiens dan hal ini akan membuang waktu. Oleh karena itu, hilangkan chart yang tidak terlalu penting dan hanya sertakan inti dari chart yang akan disampaikan.

  1. Tidak ada humor

Jangan membuat presentasi terlalu kaku dan serius apapun topik yang disampaikannya, karena akan membuat audiens merasa bosan dan tidak tertarik untuk memperhatikan presentasi lebih lanjut. Humor adalah alat yang ampuh untuk mencairkan suasana. Sertakanlah humor atau anekdot untuk membuat presentasi lebih menarik. Ketahui karakteristik audiens, kemudian pilih humor yang sesuai, dan berlatihlah untuk menyampaikannya.

  1. Kurang bersemangat

Presenter adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengatur suasana ruangan presentasi. Jika presenter tidak tertarik dengan materi yang akan disampaikan, mengapa audiens harus peduli? Temukanlah hal yang dapat membuat sebuah topik yang membosankan menjadi menarik.

  1. Terlalu banyak informasi

Menyampaikan banyak informasi memang terlihat baik, namun tidak demikian jika mengingat bahwa manusia hanya dapat mengingat 3 hal sebelum daya ingat mereka turun. Oleh karena itu, batasilah jumlah informasi yang akan disampaikan. Pilih informasi yang paling penting dan hilangkan hal-hal yang membuat presentasi menjadi berantakan. Setiap slide harus memiliki titik fokus yang jelas serta grafik dan teks yang disertakan harus dapat menjadi pendukung penjelasan dan membuat pengaruh yang kuat.

  1. Tidak ada interaksi

Presentasi adalah salah satu komunikasi dua arah. Dalam presentasi pada umumnya, presenter adalah pihak yang akan lebih banyak berbicara. Namun presentasi yang baik adalah presentasi yang melibatkan audiens. Oleh karena itu, tugas lain presenter adalah untuk membuat audiens terlibat. Membuat audiens terlibat dalam presentasi dapat dilakukan dengan melakukan gerakan-gerakan, seperti kontak mata, berjalan di sekitar panggung, atau dengan melakukan diskusi bersama audiens.

 

Hindarilah kesalahan-kesalahan di atas untuk membuat presentasimu berkesan dan menarik, sehingga audiens dapat mengingat informasi dan pesan yang disampaikan dalam presentasi.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

10 Cara Mudah Presentasi di Hadapan Eksekutif

10 Cara Mudah Presentasi di Hadapan Eksekutif

10 Cara Mudah Presentasi di Hadapan Eksekutif

Jasa Presentasi – Eksekutif adalah audiens yang sulit untuk dihadapi. Mereka memiliki waktu yang terbatas, banyak prioritas, informasi yang berlebih, dan harus membuat keputusan dengan cepat. Karena keterbatasan waktu yang mereka miliki dan banyak pioritas lain yang harus dikerjakan, mereka tentu tidak mau membuang waktu mereka untuk mendengarkan psresentasi yang bertele-tele dan tidak menarik. Oleh karena itu, presenter harus dapat menyampaikan presentasi dengan ringkas namun dapat memenuhi tujuan dari presentasi itu sendiri. Agar presentasi yang dilakukan di hadapan eksekutif tidak mengecewakan dan memuaskan, ikutilah beberapa cara berikut ini.

  1. Buat Pembukaan yang Berkesan

Memulai presentasi dengan berkesan akan membuat audiens percaya bahwa presentasi yang disampaikan tidak akan membuang waktu mereka. Jadi, pastikan untuk membuka presentasi dengan hal yang menarik. Buat dan sertakan garis besar dari presentasi yang akan disampaikan sebagai pendahuluan.

  1. Gunakan Waktu Secara Efektif

Persiapkan untuk menyampaikan konten dalam waktu yang telah disediakan dan sisihkan waktu yang cukup untuk sesi tanya-jawab.

  1. Fleksibel

Jadilah fleksibel dalam menyampaikan presentasi. Sesuaikan diri dengan kondisi dan sampaikanlah hal yang paling penting untuk audiens. Misalnya, jika terjadi interupsi, handle hal tersebut agar tidak mengganggu jalannya presentasi.

  1. Ketahui Audiens

Ketahui karakteristik orang-orang yang akan menjadi audiens presentasi beserta latar belakang dan tujuan mereka secara umum. Ketahui juga hal yang mereka sukai dan topik yang mereka minati. Sertakan hal-hal yang disukai audiens dalam presentasi, sehingga mereka akan tertarik.

  1. Miliki Data Pendukung

Miliki data yang mendukung apa yang akan disampaikan. Hal ini untuk berjaga-jaga jika diminta untuk menunjukkan data dan untuk menguatkan penyampaian presentasi. Jangan menunjukkan data sebelum diminta. Hal ini dilakukan untuk menghemat waktu.

  1. Buat Slide yang Menarik

Slide presentasi merupakan pendukung dari penjelasan yang dilakukan, dengan menyajikan gambar, diagram, dan lain-lain yang mudah untuk mencerna informasi. Agar audiens semakin berkesan, buatlah slide presentasi yang menarik dan mampu mendukung penyampaian.

  1. Buat Slide Presentasi dengan Sederhana

Penelitian menunjukan bahwa eksekutif lebih menghargai presentasi yang jelas, ringkas, dan tidak bertele-tele. Oleh karena itu, buatlah slide presentasi yang sederhana namun menarik. Berikan beberapa ruang kosong pada slide presentasi, sehingga slide tidak terlihat penuh dan ramai serta mudah dipahami.

  1. Meminta Tindakan

Setiap presenter pasti menginginkan agar presentasinya berhasil. Ukuran presentasi berhasil adalah adanya tindakan nyata yang dilakukan oleh audiens atau paling tidak audiens dapat memahami apa yang disampaikannya. Nyatakanlah keinginan atau tujuan presentasi secara jelas sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dan audiens dapat melakukan tindakan yang diharapkan presenter.

  1. Kesimpulan

Berikan kesimpulan pada setiap presentasi yang dilakukan. Kesimpulan dapat dilakukan di akhir presentasi namun dapat juga disertakan pada awal presentasi. Kesimpulan yang disampaikan pada awal presentasi akan membantu audiens untuk memahami garis besar dari presentasi yang akan disampaikan. Buat gambaran yang jelas dan singkat untuk membuat kesimpulan.

  1. Practice makes perfect

Berlatihlah secara terus menerus untuk membiasakan diri. Berlatih dapat dilakukan sendirian dan dapat juga dengan mempraktekkannya di depan rekan yang berfungsi menjadi pelatih.

Seperti hal pada umumnya, semakin banyak pengalaman yang dilakukan, maka selanjutnya akan semakin mudah dilakukan. Begitu juga dalam presentasi. Semakin sering melakukan presentasi di depan eksekutif, maka akan terasa semakin mudah di kemudian hari.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik Part.2

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Jasa Presentasi – Pada bagian pertama, kita sudah membahas bagaimana membuat diagram batang yang menarik, Sedangkan untuk mengubah grafik berbentuk lingkaran menjadi bentuk yang menarik, dapat dilakukan dengan beberapa langkah dan tips berikut.

 

Langkah pertama adalah membuat grafik dengan bentuk dasar, dengan tampilan yang sudah tersedia.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Kemudian sederhanakan grafik dengan menyatukan angka dan teks dengan grafik agar lebih jelas pembagiannya.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Ubah font dengan bentuk yang lebih menarik dan mudah dibaca. Hindari menggunakan font yang terlalu tebal karena akan sulit untuk dibaca.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Hapus garis yang memisahkan antar potongan dan sesuaikan masing-masing warnanya serta pilih warna yang lebih sesuai dengan chart yang kita buat.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Coba gaya yang berbeda dengan mengubah bentuk grafik, misalnya dengan membuatnya menjadi bentuk 3D atau bentuk donat.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Background juga dapat mengubah suasana dan tampilan sebuah chart. Ubah background dari terang menjadi gelap atau dari gelap menjadi terang untuk mengubah suasana chart.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Practice Makes Perfect. Berlatihlah terus menerus untuk membuatnya sempurna dan membiasakan diri untuk membuat chart yang menarik.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

Jasa Presentasi – Membuat slide dengan background gambar memang dapat menambah daya tarik presentasi. Namun jika menambahkan dan menempatkan serta mengatur teks secara asal-asalan, maka akan membuat slide menjadi tidak menarik sama sekali. Oleh karena itu, pelajarilah cara dan teknik untuk menambahkan teks pada gambar berikut ini.

  1. Tambahkan Teks di atas Gambar secara Langsung
5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

Jika gambar memiliki banyak ruang dan tidak ramai, menambahkan gambar secara langsung dapat dilakukan. Sesuaikan warna dengan warna background gambar yang digunakan. Gunakan warna yang tidak berlawanan, mislanya jika background memiliki warna yang gelap, maka gunakan warna teks yang terang agar tulisan dapat terbaca.

 

  1. Berikan Shape Transparan sebagai Background Teks
5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

Cara ini dilakukan ketika gambar yang menjadi background adalah gambar yang ramai. Gambar yang ramai akan membuat teks sulit dibaca. Dengan memberikan shape transparan sebagai background teks akan membuat teks menonjol dan mudah untuk dibaca.

 

  1. Berikan Shape Transparan pada Seluruh Gambar yang menjadi Background
5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

Selain memberikan shape transparan sebagai background teks, memberikan shape transparan untuk seluruh gambar yang menjadi background slide juga dapat membuat teks menonjol dan mudah dibaca.

 

  1. Blur Gambar
5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

Menggunakan background yang ramai memang membuat bingung jika ingin ditambahkan teks. Selain ketiga solusi di atas, membuat gambar menjadi blur juga dapat memecahkan permasalahan dengan mengurangi keramaian background, sehingga teks akan lebih mudah dibaca.

 

  1. Pudarkan Gambar Background dengan Memberikan Efek Gradien
5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

5 Cara Asik Menambahkan Teks pada Gambar

Buat gradien yang dapat memudarkan gambar background menjadi lebih gelap. Gunakan warna font yang terang agar teks mudah dibaca.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik Part.1

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Jasa Presentasi – Chart atau grafik merupakan unsur penting dalam presentasi. Chart atau grafik berfungsi untuk memvisualisasikan data dan informasi menjadi bentuk yang lebih mudah dibaca dan dipahami. Akan tetapi jika membuat chart atau grafik dengan visualisasi yang buruk akan membuat audiens kesulitan untuk memahami isi presentasi. Oleh karena itu, diperlukan aestetik atau keindahan dalam membuat chart atau grafik. Bagaimana caranya?

 

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat chart atau grafik seperti biasa atau dengan tampilan custom yang telah tersedia.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

 

Kemudian, buatlah chart menjadi lebih sederhana dengan cara menghapus garis (grid) dan tempatkan angka ke posisi yang lebih baik dan mudah untuk dilihat, misalnya di atas batang chart.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Jika angka yang disertakan memiliki jumlah atau satuan yang besar, ubah angka tersebut menjadi lebih sederhana dan lebih besar agar dapat dilihat dengan jelas oleh audiens dan juga lebih mudah dimengerti.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Berikan warna yang berbeda untuk masing-masing batang chart. Dapat juga mengubah batang chart menjadi visualisasi yang lebih menarik. Namun dalam mengubah visual batang chart harus disesuaikan dengan konten. Misalnya ketika menjelaskan tentang “tingkat perokok di Indonesia”, ubah batang chart biasa menjadi gambar rokok.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Sertakan juga ikon atau logo yang sesuai dengan konten. Letakkan logo atau ikon di bawah teks nama batang chart. Logo atau ikon ini juga dapat menjadi pengganti nama untuk masing-masing batang chart.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Coba gaya yang berbeda, misalnya dengan mengubah arah chart menjadi mendatar, rata kiri, rata kanan, rata atas, dan lain-lain.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

 

Background juga dapat mengubah suasana dan tampilan sebuah chart. Ubah background dari terang menjadi gelap atau dari gelap menjadi terang untuk mengubah suasana chart.

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Mengubah Diagram dan Grafik Yang Membosankan Menjadi Menarik

Practice Makes Perfect. Berlatihlah terus menerus untuk membuatnya sempurna dan membiasakan diri untuk membuat chart yang menarik.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

8 Cara Mengakhiri Presentasi

8 Cara Mengakhiri Presentasi

8 Cara Mengakhiri Presentasi

Jasa Presentasi – Kata “terima kasih” saja tidak cukup untuk mengakhiri presentasi dengan mengesankan. Sebuah penelitian mengatakan bahwa orang-orang paling mengingat hal pertama dan terakhir yang mereka dengar dari sebuah presentasi, seminar, atau pelajaran. Jadi, manfaatkan fakta tersebut untuk membantu membuat kesan yang baik dalam presentasi.

  1. Sesuaikan dengan Pembukaan

Menutup atau mengakhiri presentasi dapat dilakukan dengan mengulang atau membahas kembali pembukaan yang telah dilakukan. Jika membuka menggunakan cerita, bahas kembali cerita tersebut atau berikan kesimpulan dari cerita tersebut. Jika membuka dengan quote, ulang kembali quote tersebut atau dapat menggunakan quote lain.

  1. Memberikan Tantangan kepada Audiens

Jika presenter ingin presentasinya dapat mempengaruhi audiens, akhiri presentasi dengan menantang mereka untuk melakukan sesuatu atau menantang mereka untuk melakukan pembuktian.

  1. Gunakan quote

Quote atau kutipan adalah hal yang paling cocok untuk semua jenis presentasi, khususnya presentasi yang inspirasional.

  1. Penutupan dengan Kalimat Berirama

Temukan frasa yang memiliki susunan pengulangan. Misalnya, Beranilah. Tugas, kerjakanlah. Kesempatan, ambillah. Petualangan, selesaikanlah. Janji, tepatilah. Teka-teki, pecahkanlah. Dan cita-cita, raihlah.

  1. Penutupan Sugestif

Berikan kesimpulan untuk mengingatkan audiens tentang inti dari yang telah disampaikan dalam presentasi. Lakukan sebelum audiens memberikan pertanyaan. Hal ini dilakukan untuk mempengaruhi audiens agar memberikan pertanyaan yang sesuai dengan konten dan tidak melebar dari pembahasan.

  1. Mengulang Kata atau Kalimat Bersama Audiens

Buatlah sebuah kata atau kalimat yang akan menjadi keyword atau tagline presentasi dan katakan keyword atau tagline secara terus menerus selama presentasi sehingga audiens dapat mengingatnya. Kemudian ketika mengakhiri presentasi, tutuplah dengan mengulang keyword atau tagline tersebut kata perkata dengan diberikan jeda sehingga audiens dapat melanjutkan keyword atau tagline tersebut. Atau dapat juga dilakukan dengan meminta audiens mengulangnya setelah presenter mengatakannya.

  1. Anekdot

Orang-orang menyukai cerita, dan pesan yang berasal dari cerita akan lebih mudah diingat dan melekat di benak audines. Jadi, tutuplah presentasi dengan cerita singkat yang lucu atau menarik agar audiens tidak melupakan presentasi yang telah disampaikan. Usahakan cerita yang disampaikan sesuai dengan konten presentasi.

  1. Call to Action

Jenis presentasi persuasif biasanya diakhiri dengan menyertakan call to action. Call to Action berfungsi untuk membujuk audiens agar melakukan tindakan tertentu. Misalnya, ketika presenter menyampaikan presentasi mengenai lingkungan, akhiri dengan meminta audiens untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Cara-cara tersebut dapat dikombinasikan untuk menutup presentasi dengan menarik dan mengesankan. Pilihlah cara yang paling mudah digunakan agar tidak menjadi boomerang. Perhatikan audiens dalam memilih cara di atas, karena tidak semua audiens dapat menerimanya. Misalnya, menutup dengan menyertakan anekdot tidak tepat jika diterapkan dalam presentasi bisnis.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Tips Membuat Presentasimu Membosankan

Tips Membuat Presentasimu Membosankan

Tips Membuat Presentasimu Membosankan

Jasa Presentasi – Presentasi adalah salah satu teknik berkomunikasi dengan audiens dengan jumlah banyak atau paling tidak lebih dari satu. Tidak berbeda dengan indikator berkomunikasi yang lainnya, presentasi yang efektif adalah presentasi yang membuat audiens memahami isi presentasi dan memberikan reaksi seperti yang diharapkan presenter (misal : terinspirasi, melakukan investasi, membeli produk, dll). Paling tidak ada dua faktor utama yang membuat audiensmu bosan dengan presentasimu.

Slide Presentasi yang Membosankan

Slide presentasi merupakan salah satu alat pendukung yang paling sering digunakan untuk menunjang presentasi. Namun banyak presenter yang mengabaikan faktor slide. Berikut ini adalah slide yang membunuh presentasimu :

  1. Terlalu Banyak Teks

Tampilan slide presentasi dengan melibatkan banyak teks adalah cara ampuh membuat audiens bosan dan enggan mendengarkan presentasimu. Dalam proses penerimaan informasi, audiens akan melibatkan mata untuk melihat tampilah visual dan telinga untuk mendengarkan presenter. Oleh karena itu, penting untuk memanjakan audiens dengan tampilan presentasi yang menarik.

  1. Terlalu Banyak jenis Font yang Digunakan

Menggunakan banyak jenis font akan membuat tampilan slide-mu berantakan. Belum lagi jika font satu dengan lainnya tidak layak disandingkan bersama. Idealnya, dalam sebuah presentasi, cukup gunakan maksimal 3 font yang berbeda. Penting juga untuk mengkombinasikan jenis font yang sesuai. Salah satu tipsnya adalah dengan mengkombinasikan jenis font serif dan san serif.

  1. Penggunaan Warna Sembarangan

Warna adalah salah satu elemen penting dalam sebuah presentasi, karena selain menunjukkan identitas personal atau perusahaan (misal coca cola yang identik warna merah, facebook berwarna biru, dsb), warna juga bisa dimaknai sebagai sebuah pelibatan emosi tertentu. Misal presentasi ingin menunjukkan emosi marah, maka akan lebih mudah dipahami jika menggunakan warna merah.

  1. Transisi dan Animasi yang Mengganggu

Tidak jarang presenter menggunakan efek transisi atau animasi tertentu dalam sebuah presentasi. Prinsipnya, selama transisi dan animasi yang digunakan proporsional dan sesuai dengan tujuan, maka hal tersebut sah-sah saja. Namun jika salah memanfaatkannya, maka tampilan akan terlihat kacau dan tidak profesional.

  1. Gambar Tidak Relevan dan Salah Urus

Gambar adalah salah satu pendukung penting dalam presentasi. Gambar mendukung hingga 65% agar pesan dapat dipahami audiens. Oleh karena itu, menggunakan gambar yang relevan adalah cara terbaik. Selain mendapatkan gambar yang relevan yang membantu menjelaskan teks, langkah berikutnya adalah memperlakukan gambar dengan baik. Salah satu kasus yang sering kita jumpai dalam banyak presentasi adalah gambar yang diperbesar atau diperkecil dengan tidak proporsional, sehingga gambar terlihat gepeng. ‘Menggepengkan’ gambar adalah kesalahan fatal dalam sebuah presentasi, hindari!

Presenter yang Membosankan

Presenter adalah aktor utama penentu presentasi berhasil atau tidak. Sebaik-baiknya slide presentasi kalau dibawakan oleh presenter yang membosankan tidak akan berpengaruh banyak terhadap kesukesan sebuah presentasi. Beberapa hal yang membuat audiens bosan dengan sebuah presentasi :

  1. Body Language Monoton dan Kurang Interaktif

Body language memainkan peran dominan saat berbicara di depan publik. Sekitar 65% pesan tersampaikan karena peran bahasa tubuh, selebihnya adalah faktor intonasi dan konten. Oleh karena itu, ‘memainkan’ bahasa tubuh adalah kewajiban bagi presenter. Bahasa tubuh yang monoton ditunjang dengan presentasi yang kurang interaktif adalah cara cerdas supaya presentasimu membosankan.

  1. Tidak Menguasai Public Speaking

Presenter wajib menguasai teknik berbicara didepan publik. Karena tidak hanya presenter tidak hanya menyampaikan apa yang tertera di slide presentasi, tapi juga bercerita, menjelaskan, dan meyakinkan. Semuanya dapat dilakukan dengan baik apabila presenter menguasai teknik public speaking.

  1. Kurang Persiapan dan Tidak Menguasai Materi Presentasi

Banyak presenter yang mengalami situasi ini, dimana mereka kurang mempersiapkan materi presentasi, sehingga apa yang disampaikan terasa dangkal dan menyebabkan komunikasi presenter dan audiens tidak efektif yang akhirnya menimbulkan kebosanan. Bisa dijamin, apabila presenter kurang persiapan, maka audiens akan bertahan paling lama 10 menit.

  1. Peralatan yang Kurang Mendukung

Presentasi yang menarik tidak bisa lepas dari peralatan yang mendukung. Diantaranya adalah stage atau panggung, microphone, LCD projector, pointer, dan lain sebagainya. Salah satu diantaranya mengalami gangguan, hal tersebut bisa mengacaukan presentasimu. Sebut saja microphone yang tiba-tiba mati karena baterai habis. Presentasimu mendadak terhenti dan kamu lupa di bagian mana harus melanjutkan presentasi. Maka dari itu, presenter diharapkan datang tepat waktu untuk memastikan kondisi peralatan yang akan digunakan nantinya sesuai dengan ekspektasi dan diharapkan tidak mengalami gangguan pada saat presentasi.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com