5 Pola Sukses Public Speaking Para Pembicara TED Talks

Jasa Presentasi – Sebelum masuk ke topik utama, tahukah kamu apa itu TED?  TED merupakan sebuah organisasi non-profit yang membagikan video public speaking secara online dari para pembicara dengan berbagai topik yang menarik.

Meski semua pembicara TED bagus dan menarik, tapi terdapat beberapa presentasi yang lebih popular dibandingkan lainnya. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Selain nama pembicaranya yang lebih dikenal, ternyata terdapat beberapa hal yang bisa kita pelajari dari kesuksesan mereka dalam berpresentasi. Seperti yang ditunjukkan oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Vanessa Van Edwards dan timnya.

Vanessa Van Edwards, seorang penulis dan peneliti perilaku manusia, melakukan sebuah penelitian untuk mengatahui pola para pembicara tersebut ketika melakukan presentasi. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan video presentasi yang memiliki views terbanyak (terpopular) dengan video presentasi yang kurang terkenal. Dan hasilnya sebagai berikut.

 

Bukan Apa Tetapi Bagaimana

Karisma, kredibilitas, dan kecerdasan seseorang dapat dilihat dari gestur dan bahasa nonverbal mereka. Hal ini didukung oleh hasil penelitian Vanessa di mana video presentasi yang ditonton tanpa suara dan video presentasi yang ditonton dengan suara tidak memiliki perbedaan dalam hal peringkat. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Padahal inti presentasi adalah melakukan penyampaian dengan verbal.

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa 60 hingga 93% komunikasi yang kita lakukan adalah nonverbal. Oleh karena itu, bagaimana cara kita menyampaikan lebih penting dibandingkan apa yang kita sampaikan. Nah karena presentasi merupakan suatu kegiatan verbal, kita harus bisa mengkombinasikan keduanya. Fokuslah pada bahasa nonverbal sebanyak kita fokus pada bahasa verbal.

 

Semakin Banyak Menggerakkan Tangan, Semakin Sukses

Bahasa nonverbal merupakan salah satu cara untuk menunjukkan dan membangun kepercayaan antara diri kita dengan lawan bicara. Selain itu, ketika seseorang menggunakan tangan untuk menjelaskan suatu topik, kita akan lebih memahaminya dibandingkan yang tidak. Hal ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Vanessa dan timnya.

Penelitian yang dilakukan dengan memperhatikan hand gesture menunjukkan hasil bahwa presenter yang menggunakan lebih banyak gerak tangan, memiliki lebih banyak views (penonton) dibandingkan mereka yang lebih sedikit melibatkan gerak tangan. Semakin banyak menggunakan gestur tangan, semakin sukses presentasi tersebut.

 

Jangan Membaca! Naskah dapat Membunuh Karismamu

Selain body language dan gerak tangan, vokal atau suara juga termasuk hal penting yang harus diperhatikan ketika public speaking atau presentasi.

Hasil penelitian Vanessa menunjukkan bahwa semakin bervariasi vokal yang digunakan dalam presentasi, semakin banyak penontonnya. Vokal yang bervariasi dapat meningkatkan karisma dan kredibilitas presenter. Mereka yang menyertakan cerita, melakukan improvisasi, dan bahkan berteriak, seperti yang dilakukan oleh Jamie Oliver dalam TED Talk-nya, akan lebih mudah menarik perhatian dan imajinasi audiens.

Kita tidak akan bisa melakukan hal tersebut jika presentasi dilakukan dengan membaca slide atau naskah. Untuk itu, kita perlu menguasai dan memahami konten. Selain karena kita tidak dapat berimprovisasi, presentasi yang disampaikan dari hasil menghafal dan membaca naskah tidak akan membuat audiens antusias dan tertarik untuk mendengarkan kita.

 

Senyum akan Membuatmu Terlihat Lebih Cerdas

Meski hasil penelitian mengenai senyum menyatakan bahwa para pemimpin biasanya sedikit tersenyum, namun penelitian Vanessa dan timnya menunjukkan hasil yang berkebalikan. Presenter yang tersenyum lebih lama dalam presentasinya menerima peringkat kecerdasan lebih tinggi dari lainnya.

Oleh karena itu, seserius apapun topik yang disampaikan dalam presentasi, usahakan untuk tersenyum. Seperti yang dilakukan oleh Sheryl Sandberg yang kala itu menyampaikan sebuah topik serius mengenai para pemimpin wanita.

 

7 Detik yang Berharga

Seorang peneliti bernama Nalini Ambady mengatakan bahwa sebagai tujuan efisiansi, otak kita menilai (judging) orang lain dalam detik-detik awal pertemuan kita dengan orang lain atau biasa disebut first impression atau kesan pertama. Biasanya hal ini terjadi sebelum terjadi percakapan.

Hal ini mendukung hasil penelitian yang dilakukan oleh Vanessa dan tim, yang menyatakan bahwa para subjek penelitian membuat kesan pertama dan membuat keputusan mengenai presentasi secara keseluruhan dalam waktu 7 pertama dalam video. Oleh karena itu, sebelum naik ke atas panggung, pertimbangkanlah dengan matang konsep yang akan digunakan untuk membuka presentasi. Buat audiens terkesan dan tertarik untuk mendengarkan presentasi lebih lanjut.

 

Meski penelitian ini mungkin tidak selalu relevan untuk semua orang, tapi paling tidak, kita bisa mempelajarinya dan menerapkannya (jika mau) dalam presentasi kita selanjutnya.

 

Sumber : www.scienceofpeople.com


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 085742499660 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Lima Aturan Desain Presentasi oleh Nancy Duarte

Jasa Presentasi – Presentasi merupakan salah satu media komunikasi yang biasanya dilakukan oleh satu orang, sebagai sumber informasi dan lebih dari satu orang, sebagai audiens. Presentasi dilakukan untuk memberikan informasi, membujuk, serta meyakinkan audiens presentasi.

Terdapat banyak sekali tokoh yang dapat dijadikan inspirasi bagi kita untuk dapat menyampaikan presentasi dengan cara yang menarik. Salah satunya adalah Nancy Duarte, seorang penulis, pembicara, dan CEO asal Amerika. Ia mengemukakan bahwa terdapat lima rules dalam desain presentasi.

 

  1. Perlakukan Audiens sebagai Raja

Peribahasa pembeli adalah raja sepertinya tidak hanya berlaku pada kegiatan jual-beli, tetapi juga berlaku pada presentasi atau public speaking. Presenter, sebagai sumber informasi memiliki tugas untuk membuat presentasi yang sesuai dengan kebutuhan audiens. Tujuan audiens datang ke tempat presentasi adalah untuk mendengarkan penjelasan mengenai topik yang akan disampaikan. Oleh karena itu, buatlah visual dan sampaikan presentasi dengan cara yang mudah dipahami dan diingat oleh audiens.

 

  1. Sebarkan Ide dan “Gerakkan” Orang

Audiens datang ke tempat presentasi untuk mendengarkan penjelasanmu mengenai suatu topik, bukan untuk membaca 50 halaman karya tulis. Tugas seorang presenter adalah menyampaikan sebuah pesan atau informasi penting yang mungkin berguna untuk audiens. Untuk itu, agar audiens tidak merasa seperti membaca sebuah karya tulis dalam sebuah slide, pertimbangkanlah untuk menyertakan elemen visual dalam presentasimu, seperti gambar, video, ikon, dan lain-lain.

 

  1. Bantu Mereka Melihat Apa yang Sedang Dijelaskan

Sebagian audiens merupakan verbal thinker dan lainnya adalah visual thinker. Verbal thinker dapat diartikan sebagai orang yang lebih mudah mencerna sebuah pesan dalam bentuk penjelasan secara verbal, sedangkan visual thinker adalah mereka yang lebih mudah mencerna sebuah informasi atau pesan dalam bentuk visual. Agar presentasimu dapat menjangkau dan dipahami oleh keduanya, kombinasikanlah teks dengan visual ketika menyampaikan presentasi. Meski teks tetap disertakan di dalamnya, usahakan untuk meminimalisirnya dengan hanya menyertakan poin atau inti. Jika memang terdapat teks yang harus tetap disertakan dalam sebuah slide, kamu bisa menyiasatinya dengan mengubahnya menjadi gambar, chart atau diagram. Selain mengurangi penggunaan teks, hal ini juga akan meningkatkan visual presentasi. Namun perlu diingat untuk selalu menggunakan visual berkualitas tinggi.

 

  1. Terapkan Desain bukan Dekorasi

Banyak presenter yang ingin membuat slidenya terlihat menarik dengan memberikan banyak hiasan tanpa memperhatikan kemudahannya untuk dipahami audiens.. Slide yang baik adalah yang menarik dan mudah dipahami. Membuat slide yang menarik memang penting, namun tidak berarti harus berlebihan. Pertimbangkan juga apakah slide mudah dipahami atau justru membuat bingung audiens. Sertakan sedikit saja teks yang menjadi kata kunci. Jika memang terpaksa harus menyertakan banyak teks dalam satu slide, animasikan agar teks tidak muncul sekaligus. Buat teks-teks tersebut muncul satu per satu, mengikuti penjelasan verbal yang sedang kamu lakukan.

 

  1. Membina Hubungan dengan Visual dan Audiens Presentasi

Bangunlah hubungan yang sehat antara presenter dengan slide yang akan digunakan dan dengan audiens presentasi. Salah satu cara agar presenter terhubung dengan keduanya adalah dengan tidak terpaku pada slide. Untuk itu, presenter perlu membuat slide dengan sedikit teks, sehingga presenter tidak tergoda untuk membaca slide. Sertakan poin utama dalam sebuah slide, kemudian letakkan teks lainnya pada catatan untuk berlatih, berlatih, dan berlatih.

Dari kelima aturan Duarte di atas, dapat disimpulkan bahwa sebuah presentasi akan berhasil jika dapat memenuhi kebutuhan audiens akan informasi. Salah satu caranya adalah dengan menjalin hubungan dengan meraka. Hubungan tidak akan terjalin jika presenter terpaku pada slide presentasi. Oleh karena itu, presenter perlu membuat slide dengan sedikit teks, namun mudah dipahami. Untuk mengakalinya, presenter dapat membantu audiens untuk memahaminya dengan membuat gambaran terhadap apa yang dijelaskannya. Membuat gambaran dalam presentasi dapat dilakukan dengan mengubah konten berupa teks menjadi gambar yang relevan. Atau bisa juga mengubah konten berupa penjelasan sebuah data dengan chart dan diagram.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 085742499660 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Permudah Presentasimu dengan Peralatan Ini

Jasa Presentasi – Topik dan konten sudah siap, latihan sudah matang, penampilan sudah rapi, tetapi tiba-tiba file presentasimu tidak dapat dibuka atau hilang.

Topik dan konten sudah siap, latihan sudah matang, penampilan sudah rapi, file presentasi sudah terpampang gagah di depan audiens, namun ketika melakukan presentasi, kamu harus mondar-mandir untuk mengganti slide.

Topik dan konten sudah siap, latihan sudah matang, penampilan sudah rapi, file presentasi sudah terpampang gagah di depan audiens, namun ketika ingin berpindah slide, kamu harus mengatakan “next… selanjutnya… bukan, bukan, slide yang sebelumnya”

Topik dan konten sudah siap, latihan sudah matang, penampilan sudah rapi, file presentasi sudah terpampang gagah di depan audiens, namun ketika sampai pada slide 20, waktu yang diberikan sudah habis padahal masih ada 40 slide lagi yang belum dijelaskan.

Topik dan konten sudah siap, latihan sudah matang, penampilan sudah rapi, file presentasi sudah terpampang gagah di depan audiens, presentasi selesai dengan tanggapan yang bagus dari audiens, namun ketika tiba pada sesi tanya-jawab, kamu lupa semua pertanyaan yang telah dilontarkan.

Jika beberapa kondisi di atas pernah kamu alami atau tidak ingin kamu alami, kamu perlu melengkapi presentasimu dengan beberapa peralatan berikut ini.

 

Remot atau pointer presentasi

Tidak seperti mouse yang harus digunakan berdekatan dengan laptop/pc, remot atau pointer presentasi membantumu mengendalikan jalannya slide presentasi dari jarak jauh. Hal ini tentu saja sangat bermanfaat dan memudahkan kita, sebagai presenter, ketika melakukan presentasi, sehingga tidak perlu meminta bantuan orang lain atau repot menangani sendiri.

 

Flashdisk/harddisk yang berisi cadangan file presentasi

Kamu tentu tidak menginginkan hal buruk yang tidak terduga terjadi pada hari presentasimu kan? Salah satu hal yang mungkin sepele namun penting adalah membuat cadangan file presentasi, meskipun hal ini tidak lagi menjadi penting ketika kamu merupakan seorang presenter atau pembicara yang baik dan berpengalaman. Namun, agar audiens lebih mengingat konten presentasimu, kamu perlu menggunakan visual. Buatlah cadangan dengan menaruhnya pada media penyimpanan lain, seperti flashdisk, harddisk, atau media penyimpanan online (dropbox, google drive, dll).

 

Pulpen dan buku note

Presentasi atau public speaking sangat identik dengan penggunaan media digital dan lisan, sehingga penggunaan media tulis manual dianggap tidak penting. Namun hal ini bukan berarti media tulis manual tidak dibutuhkan, terutama bagi kamu yang percaya bahwa menuliskan sesuatu secara manual dapat meningkatkan daya ingat. Kamu dapat mencatat setiap pertanyaan, kritik, saran, dan pendapat dari audiens dengan menggunakan media catat manual. Kelebihan lainnya adalah kamu dapat mencatat sesuai dengan keinginan dengan cepat, seperti ketika kamu ingin membuat alur sendiri.

 

Air minum

Meskipun tidak berhubungan secara langsung dengan presentasi, air minum dapat memastikan tubuhkan tidak kekurangan cairan, sehingga akan lebih fokus dalam menyampaikan presentasi. Untuk itu, pastikan untuk selalu menyediakan atau membawa air minum dan buatlah dirimu tetap terhidrasi.

 

Kartu nama

Setelah menyampaikan presentasi yang berkesan, para “fans” barumu pasti menginginkan untuk terhubung denganmu. Untuk itu, pastikan untuk selalu membawa beberapa kartu nama agar dapat kamu bagikan kepada para “fans” barumu itu. Selain itu, menyediakan kartu nama juga penting untuk terhubung dengan “orang hebat” lainnya yang hadir dalam presentasi. Dengan begitu, jejaringmu akan semakin bertambah dan mungkin saja dapat mempengaruhi pekerjaan dan bisnismu.

 

Smartphone/tablet

Smartphone atau tablet merupakan aksesoris presentasi yang tidak perlu disarankan lagi untuk dibawa. Karena di era digital ini, diyakini bahwa setiap orang sudah memiliki minimal 1 ponsel pintar di tangannya. Namun sebagai presenter, kamu harus pandai memanfaatkannya untuk mendukung presentasi. Misalnya dengan menggunakannya timer pada ponsel jika kamu memiliki batas waktu yang ketat, atau sebagai remot presentasi (dengan mendonwload aplikasinya), atau sebagai media catat digital. Selain itu, smartphone atau tablet juga dapat digunakan sebagai cue card presentasi.

 

Jam tangan

Bagi sebagian orang, jam tangan sudah tidak terlalu dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, namun bagi sebagian lainnya, jam tangan tidak dapat tergantikan meskipun saat ini kita disajikan dengan kecanggihan smartphone. Jika kamu akan melakukan presentasi, ada baiknya memakai jam tangan, sehingga dapat digunakan untuk melihat jam tanpa harus bertanya atau membuka ponselmu di depan audiens.

 

Kamera

Jika kamu adalah tipe orang yang selalu belajar dari pengalaman, ada baiknya jika membawa kamera ketika melakukan presentasi. Selain untuk membuat jejak, merekam presentasi yang sedang kamu lakukan dapat membantu dan memudahkanmu untuk memberikan koreksi pada diri sendiri, sehingga kamu tahu apa yang masih kurang dan harus dibenahi. Dengan begitu, kamu dapat belajar dari kesalahan dan bisa menjadi presenter yang lebih baik.

 

Masih banyak peralatan yang bisa kamu persiapkan untuk menghindari hal buruk yang mungkin terjadi, seperti speaker portable, makanan atau minuman yang mengandung mint, minuman berenergi, software live polling, microphone, baterai cadangan, handout presentasi untuk audines, tas punggung atau tas laptop, dan lain sebagainya.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 085742499660 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

Jasa Presentasi – Untuk menguatkanmu ketika melakukan persiapan dan penyampaian presentasi, berikut beberapa quote yang mungkin dapat juga memberikan inspirasi dan gambaran yang menunjukkan presentasi yang baik dan menarik.

 

Lakukanlah persiapan yang matang untuk mengantisipasi hal buruk yang mungkin terjadi. Lebih baik melakukan persiapan lebih daripada kurang.

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

 

Persiapan yang matang itu penting, sehingga penampilan atau presentasimu dapat berjalan dengan baik dan lancer serta meraih kesuksesan.

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

 

Lakukanlah persiapan dengan berlatih sebanyak mungkin. Jika kamu akan melakukan presentasi selama 1 jam, berlatihlah selama 3 jam.

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

 

Rintangan terbesar ketika akan melakukan public speaking atau presentasi adalah melawan demam panggung dan grogi. Agar dapat mengatasinya, kamu perlu tahu betul apa yang akan kamu sampaikan. Untuk itu, diperlukan persiapan dan latihan yang matang.

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

 

Jika kamu ingin presentasi berhasil, kamu harus tahu apa yang akan kamu sampaikan, Agar kamu tahu apa yang harus kamu sampaikan, tetapkanlah tujuan dan pesan yang jelas.

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

 

Slide presentasi merupakan visualisasi dari konten yang disampaikan secara lisan. Oleh karena itu, kamu harus membuatnya dengan menarik dan mudah dipahami. Agar hal ini dapat tercapai, buatlah slide presentasi yang clean, simple, ringkas, dan jelas.

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

 

Less is more, merupakan suatu aturan tidak baku yang perlu ditaati untuk kamu yang ingin menyajikan presentasi dengan menarik. Untuk itu, sertakan sedikit saja teks, buat slide terlihat clean, hindari memadatkan sebuah slide dengan banyak informasi.

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

 

Dengan semakin berkembangnya jaman, teknologi informasi dan komunikasi juga semakin meningkat. Manusia dibanjiri dengan data dan informasi yang berlebihan, sehingga bukannya semakin “pandai”, manusia justru semakin bingung dan akibatnya banyak informasi yang tidak dapat diterima dan diingat. Agar hal ini tidak terjadi pada informasi yang disampaikan dalam presentasimu, buatlah atau sertakan 3 hal inti yang paling ingin disampaikan dalam presentasi.

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

 

Ketika melakukan presentasi, usahakan untuk menyelesaikannya sebelum waktu yang telah ditentukan. Namun, pastikan agar konten presentasi sudah tersampaikan seluruhnya serta pastikan pula agar audiens dapat menerima dan mudah memahaminya.

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

Quote Inspiratif untuk Presentasi Inovatif

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 085742499660 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

30 Tips Presentasi yang Dapat Kamu Pelajari dari TED Talks (Part 5)

Jasa Presentasi – Setiap public speaking pasti memiliki tujuan atau maksudnya masing-masing. Ada yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, meyakinkan, atau membujuk. Presentasi atau public speaking akan dianggap berhasil jika pesan yang disampaikan dapat diterima dan diingat oleh audiens. Namun pada prakteknya, presenter seringkali mengalami hambatan, misalnya kurangnya persiapan dan percaya diri, kendala teknis yang mengganggu jalannya presentasi, atau lainnya.

Agar hal ini tidak terjadi padamu, sehingga presentasimu dapat mendulang kesuksesan, pelajarilah tips-tips dari para pembicara TED berikut ini.

  1. Terapkan prinsip the power of three

The power of three merupakan sebuah prinsip dalam presentasi yang memanfaatkan angka 3 untuk mendesain presentasi, seperti menggunakan 3 ukuran font yang berbeda dalam satu slide, membuat palet warna yang terdiri dari 3 warna, menyertakan 3 poin terpenting dalam sebuah slide (atau dalam presentasi secara keseluruhan), menerapkan the rule of thirds ketika menerapkan gambar pada slide, dan lain-lain. Prinsip the power of three ini muncul karena sebuah fakta yang mengatakan bahwa manusia hanya dapat mengingat 3 hal dari apa yang dilihatnya, sehingga dari pada kamu menggunakan terlalu banyak waktu menjelaskan dan menampilkan hal yang tidak akan diingat oleh audiens, lebih baik kamu menerapkan prinsip ini, sehingga presentasimu lebih efektif dan efisien.

  1. Lakukan eye contact dengan audiens

Agar pesan presentasi dapat tersampaikan dan diterima audiens, kamu perlu membuat mereka tertarik dan terhubung dengan presentasimu. Salah satu cara agar audiens terhubung adalah dengan melakukan eye contact. Selain dapat menghubungkan audiens dengan presentasi, eye contact juga dapat menumbuhkan kepercayaan audiens dan menunjukkan kredibilitasmu sebagai presenter dan sumber informasi.

  1. Hindari menggunakan jargon

Jargon adalah kumpulan istilah yang biasa digunakan oleh orang-orang dalam bidang tertentu dan pada umumnya tidak dipahami oleh orang awam atau orang pada bidang lain. Misalnya istilah dalam dunia medis, istilah dalam design, dan lain-lain. Karena jargon hanya dipahami oleh mereka yang bergerak dalam bidang tertentu, kamu perlu mempertimbangkan penggunaannya dalam presentasi. Karena jika memaksakan untuk menggunakannya, pesan dalam presentasi tidak akan mudah diterima oleh audiens.

  1. Buat headline atau judul yang mudah dipahami audiens

Hal pertama yang akan dibaca audiens ketika sebuah slide ditampilkan adalah judul. Agar audiens tertarik untuk mendengarkan presentasi lebih lanjut dan memahami inti konten dengan lebih mudah, kamu perlu membuat judul yang menarik serta menggambarkan konten sebuah slide. Buat font headline dengan ukuran yang lebih besar dari teks lainnya, sehingga perhatian audiens akan langsung tertuju ke arahnya.

  1. Buat audiens terlibat

Pada umumnya, manusia tidak memiliki rentang perhatian yang panjang, sehingga perhatian mereka akan teralihkan jika tidak terhubung dengan presenter. Oleh karena itu, kamu harus dapat membuat audiens terhubung dan merasa terlibat, misalnya dengan melibatkan body language dan gestur tubuh, atau dapat juga memberikan elemen-elemen atau media yang menarik sebagai pendukung penyampaian lisan.

  1. Naik ke atas panggung dengan percaya diri dan berkesan

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Vanessa Van Edwards mengenai kunci sukses para pembicara TED menyatakan bahwa kamu memilik waktu selama 7 detik untuk membuat kesan pertama yang baik, Kesan pertama audiens terhadap seorang presenter terjadi ketika presenter pertama kali masuk atau naik ke atas panggung. Hal ini berarti kesan pertama ditunjukkan dari cara dan sikap kita ketika naik ke atas panggung, bagaimana kita melihat audiens, dan bagaimana ekspresi wajah yang kita tunjukkan. Agar kamu mendapat kesan pertama yang baik di mata audiens, kamu perlu berjalan dengan percaya diri saat menaiki panggung, kemudian berikan senyuman sembari kamu berjalan, buat postur tubuh yang baik, perhatikan cara berjalanmu, dan buat slide awal presentasimu menarik.

 

Tips-tips di atas hanya sebagian kecil dari tips yang masih dapat kamu gali lebih dalam dari para pembicara TED. Kamu dapat memanfaatkannya untuk membuat presentasimu lebih menarik dan pesan yang disampaikan dapat diterima serta diingat oleh audiens. Namun terdapat hal paling penting yang tidak boleh kamu abaikan, yaitu menjadi diri sendiri atau orisinalitas. Ambillah inspirasi dari tips-tips tersebut untuk membuat kualitas dirimu meningkat dan dapat menjadi presenter yang lebih baik.

 

Sumber : http://presentationpanda.com/blog/how-to-give-a-great-presentation-ted-talks/


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 085742499660 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

30 Tips Presentasi yang Dapat Kamu Pelajari dari TED Talks (Part 4)

Jasa Presentasi – Berbicara di depan publik menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Karena ketika kita menjadi seorang public speaker, kamu menjadi pusat perhatian dan menjadi sumber informasi bagi audiens, sehingga kamu ingin melakukan yang terbaik, ingin terlihat kredibel, dan dipercaya oleh audiens. Namun, karena hal ini juga, banyak orang merasa grogi dan gugup. Akibatnya, apa yang disampaikan tidak dapat diterima oleh audiens.

Berbicara mengenai presentasi dan public speaking, para speaker TED menjadi acuan dan contoh bagi banyak presenter di luar sana. Karena mereka memiliki cara dan teknik penyampaian yang menarik dan mudah dipahami. Seperti beberapa tips public speaking berikut ini yang dapat kamu pelajari dari mereka, sehingga penyampaian presentasimu menjadi lebih baik serta mendapat kesuksesan.

  1. Datang lebih awal dan kenali tempat presentasi

Seringkali, orang merasa grogi dan kurang percaya diri ketika harus tampil di depan banyak orang di tempat yang belum familiar. Untuk menghindari hal ini terjadi, kamu perlu datang lebih awal ke tempat presentasi dan mencoba peralatan yang akan digunakan dalam presentasi. Hal ini untuk menghindari masalah teknis yang mungkin terjadi, sehingga kamu lebih percaya diri dan mengurangi grogi.

  1. Ulangi pertanyaan audiens sebelum menjawabnya

Untuk memastikan bahwa apa yang audiens tanyakan sama dengan apa yang kamu pahami, ulangilah pertanyaan dari audiens sebelum menjawabnya, sehingga kamu dapat memberikan jawaban yang sesuai dan tepat. Selain itu, mengulang pertanyaan berfungsi agar audiens lain juga memiliki pemahaman yang sama serta dapat memberikan lebih banyak waktu untukmu dalam memikirkan jawabannya.

  1. Berbicara dengan perlahan

Ketika merasa gugup dan grogi, jantung akan berpacu lebih cepat, sehingga adrenalin meningkat, dan menyebabkan seseorang untuk berbicara lebih cepat, bahkan terlalu cepat. Karena hal ini, apa yang disampaikan menjadi sulit untuk dipahami. Agar hal ini tidak terjadi padamu, kamu perlu berbicara dengan normal, dengan perlahan, sehingga audiens akan lebih mudah mencerna dan memahami apa yang disampaikan. Untuk melakukan hal ini, kamu perlu mengendalikan diri dengan mengurangi gugup. Aturlah pernapasan sebelum naik ke atas panggung dan berlatihlah sebanyak mungkin, sehingga kamu lebih percaya diri.

  1. Jadilah diri sendiri

Setiap orang memiliki role model mereka masing-masing, tidak terkecuali bagi seorang speaker atau presenter. Terkadang tanpa disadari mereka meniru gaya dari seseorang yang mereka kagumi. Padahal, menjadi diri sendiri merupakan salah satu kunci agar pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh audiens. Seperti yang disampaikan oleh Tim Ferriss, seorang penulis, pengusaha, dan public speaker Amerika, bahwa tidak mengapa jika kamu termasuk orang yang tidak lancar dalam public speaking, yang masih mengucapkan “emmm” dalam presentasi, asalkan kamu memiliki sesuatu yang menarik dan relevan untuk disampaikan.

  1. Ulangi kata kunci

Agar audiens lebih mudah mengingat pesan dan kata kunci yang kamu sampaikan, lakukanlah pengulangan. Jika perlu, berikan contoh dan perumpamaan dari konten yang disampaikan. Untuk itu, kamu perlu menyusun presentasi yang memungkinkan untuk mengulang kata kunci.

  1. Tingkatkan rasa percaya diri sebelum naik ke atas panggung dengan melakukan “power posing”

Amy Cuddy, seorang penulis, dosen, dan psikologis sosial dari Amerika, mengatakan bahwa hormon testosteron dan kortisol (hormon stress) dapat diatasi tergantung dari pose badan. Berdiri tegak dengan membusungkan dada dan meletakkan kedua tangan ke pinggang selama dua menit dapat meningkatkan hormon testosteron, sehingga mengurangi rasa gugup dan grogi.

 

Sumber : http://presentationpanda.com/blog/how-to-give-a-great-presentation-ted-talks/


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 085742499660 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

30 Tips Presentasi yang Dapat Kamu Pelajari dari TED Talks (Part 4)

Jasa Presentasi – Berbicara di depan banyak orang menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Karena ketika kita menjadi seorang public speaker, kamu menjadi pusat perhatian dan menjadi sumber informasi bagi audiens, sehingga kamu ingin melakukan yang terbaik, ingin terlihat kredibel, dan dipercaya oleh audiens. Namun, karena hal ini juga, banyak orang merasa grogi dan gugup. Akibatnya, apa yang disampaikan tidak dapat diterima oleh audiens.

Berbicara mengenai presentasi dan public speaking, para speaker TED menjadi acuan dan contoh bagi banyak presenter lainnya. Karena mereka memiliki cara dan teknik penyampaian yang menarik dan mudah dipahami. Seperti beberapa tips public speaking berikut ini yang dapat kamu pelajari dari mereka, sehingga penyampaian presentasimu menjadi lebih baik dan mendapatkan kesuksesan.

  1. Datang lebih awal dan kenali tempat presentasi

Seringkali, orang merasa grogi dan kurang percaya diri ketika harus tampil di depan banyak orang di tempat yang belum familiar. Untuk menghindari hal ini terjadi, kamu perlu datang lebih awal ke tempat presentasi dan mencoba peralatan yang akan digunakan dalam presentasi. Hal ini untuk menghindari masalah teknis yang mungkin terjadi, sehingga kamu lebih percaya diri dan mengurangi grogi.

  1. Ulangi pertanyaan audiens sebelum menjawabnya

Untuk memastikan bahwa apa yang audiens tanyakan sama dengan apa yang kamu pahami, ulangilah pertanyaan dari audiens sebelum menjawabnya, sehingga kamu dapat memberikan jawaban yang sesuai dan tepat. Selain itu, mengulang pertanyaan berfungsi agar audiens lain juga memiliki pemahaman yang sama serta dapat memberikan lebih banyak waktu untukmu dalam memikirkan jawabannya.

  1. Berbicara dengan perlahan

Ketika merasa gugup dan grogi, jantung akan berpacu lebih cepat, sehingga adrenalin meningkat, dan menyebabkan seseorang untuk berbicara lebih cepat, bahkan terlalu cepat. Karena hal ini, apa yang disampaikan menjadi sulit untuk dipahami. Agar hal ini tidak terjadi padamu, kamu perlu berbicara dengan normal, dengan perlahan, sehingga audiens akan lebih mudah mencerna dan memahami apa yang disampaikan. Untuk melakukan hal ini, kamu perlu mengendalikan diri dengan mengurangi gugup. Aturlah pernapasan sebelum naik ke atas panggung dan berlatihlah sebanyak mungkin, sehingga kamu lebih percaya diri.

  1. Jadilah diri sendiri

Setiap orang memiliki role model mereka masing-masing, tidak terkecuali bagi seorang speaker atau presenter. Terkadang tanpa disadari mereka meniru gaya dari seseorang yang mereka kagumi. Padahal, menjadi diri sendiri merupakan salah satu kunci agar pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh audiens. Seperti yang disampaikan oleh Tim Ferriss, seorang penulis, pengusaha, dan public speaker Amerika, bahwa tidak mengapa jika kamu termasuk orang yang tidak lancar dalam public speaking, yang masih mengucapkan “emmm” dalam presentasi, asalkan kamu memiliki sesuatu yang menarik dan relevan untuk disampaikan.

  1. Ulangi kata kunci

Agar audiens lebih mudah mengingat pesan dan kata kunci yang kamu sampaikan, lakukanlah pengulangan. Jika perlu, berikan contoh dan perumpamaan dari konten yang disampaikan. Untuk itu, kamu perlu menyusun presentasi yang memungkinkan untuk mengulang kata kunci.

  1. Tingkatkan rasa percaya diri sebelum naik ke atas panggung dengan “power posing”

Amy Cuddy, seorang penulis, dosen, dan psikologis sosial dari Amerika, mengatakan bahwa hormon testosteron dan kortisol (hormon stress) dapat diatasi tergantung dari pose badan. Berdiri tegak dengan membusungkan dada dan meletakkan kedua tangan ke pinggang selama dua menit dapat meningkatkan hormon testosteron, sehingga mengurangi rasa gugup dan grogi.

 

Sumber : http://presentationpanda.com/blog/how-to-give-a-great-presentation-ted-talks/


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 085742499660 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

30 Tips Presentasi yang Dapat Kamu Pelajari dari TED Talks (Part 3)

Jasa Presentasi – Presenter merupakan sumber informasi. Oleh karena itu, seorang presenter harus dapat dipercaya dan dapat menyampaikan pesan dalam presentasi dengan baik. Presentasi yang baik dapat dilihat dari berbagai sudut, salah satunya adalah dari sisi audiens. Sebuah presentasi dikatakan baik dan berhasil jika audiens memahami apa yang disampaikan dan mengingatnya setelah presentasi selesai. Untuk itu, audiens perlu tertarik untuk memperhatikan presentasi.

Berikut beberapa tips presentasi lainnya dari para pembicara di TED Talks yang dapat membantumu menyajikan presentasi dengan lebih baik.

 

  1. Gerakkan tangan ketika menjelaskan

Gestur, termasuk gerak tangan, dapat membuat audiens lebih percaya kepada presenter dan memudahkan mereka dalam memahami topik yang sedang dijelaskan. Menurut Vanessa Van Edward dalam tulisannya yang berjudul 5 Secret of a Successful TED Talk, pembicara TED yang menggunakan lebih banyak gerak tangan memiliki lebih banyak penonton (di video yang diupload TED) dibandingkan mereka yang tidak banyak menggerakkan tangan mereka.

 

  1. Pertahankan perhatian audiens dengan memberikan hal yang mengejutkan

Kamu mungkin sudah mengetahui cara melakukan pembukaan presentasi yang menarik perhatian audiens dan hal ini berhasil dilakukan, namun sayangnya tidak dapat bertahan lama. Apa yang akan kamu lakukan ketika hal ini terjadi pada presentasimu? Terdapat sebuah tips yang dapat kamu pelajari dari para pembicara TED untuk mempertahankan perhatian audiens, yaitu dengan memberikan pernyataan atau pertanyaan yang mencengangkan atau mengejutkan. Hal ini mengaktifkan rasa penasaran audiens akan penjelasan atau alasan di balik pernyataan tadi, sehingga mereka tertarik untuk mendengarkan. Setelah menjelaskan, berikanlah kesimpulan yang berlawanan dengan apa yang diperkirakan oleh audiens. Kamu dapat juga menyertakan humor untuk menghidupkan suasana.

 

  1. Berhenti sejenak selama 10 detik

Salah satu cara untuk menyita perhatian audiens adalah dengan berhenti sejenak di tengah-tengah penyampaian presentasimu. Berhentilah sejenak selama 10 detik dan tatap mata audiens selama waktu tersebut. Audiens yang bahkan sedang tidak memperhatikan atau sedang mengerjakan hal lain, akan menghentikan kegiatannya dan mengalihkan perhatian mereka ke arah presenter.

 

  1. Gunakan kata yang kuat

Presentasi yang hebat adalah presentasi yang dapat menarik perhatian audiens secara emosional. Salah satu hal yang dapat menarik perhatian audiens secara emosional adalah dengan menggunakan kata-kata. Kamu harus memilih kata yang dapat memberi gambaran secara tegas dan kuat. Misalnya dengan mengganti kata ‘sangat tua’ menjadi ‘kuno’ atau kata ‘sangat bagus’ menjadi ‘sempurna’ dan lain sebagainya.

 

  1. Ceritakan satu hal yang belum diketahui oleh audiens

Temukan hal yang berkaitan dengan topik, yang mungkin belum banyak diketahui oleh orang lain, terutama oleh audiens presentasi. Buat mereka berkata, “Wow!” dengan fakta atau hal yang kamu sampaikan. Buat mereka bersemangat untuk mendengarkan presentasimu lebih lanjut.

 

  1. Jangan membaca slide

Pernahkan kamu melihat pembicara TED yang menjelaskan dengan melihat slide presentasi mereka? Mereka bahkan membuat slide dengan sedikit sekali teks dan hal ini mengharuskan mereka untuk menjelaskan dengan cara mereka sendiri. Hal ini menjadi tips yang ke-18 yang dapat kamu pelajari dari pembicara TED, yaitu jangan membaca slide. Karena ketika kamu menyampaikan presentasi dengan membaca slide, kamu akan kehilangan perhatian audiens dan pada akhirnya audiens tidak memahami serta tidak mengingat presentasi yang kamu sampaikan.

 

Sumber : http://presentationpanda.com/blog/how-to-give-a-great-presentation-ted-talks/


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 085742499660 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

30 Tips Presentasi yang Dapat Kamu Pelajari dari TED Talks (Part 2)

Jasa Presentasi – Ketika melakukan presentasi, tugasmu tidak hanya menyampaikan apa yang menjadi topik presentasi, tetapi juga memastikan bahwa audiens memahami apa yang kamu sampaikan. Untuk dapat melakukan hal ini, kamu perlu mengetahui tekniknya. Salah satu caranya yaitu dengan mempelajari dan mengambil inspirasi dari pembicara-pembicara atau tokoh-tokoh terkenal yang memiliki keahlian dalam bidang ini.

TED menjadi tempat berkumpulnya para tokoh inspiratif dalam menyampaikan topik presentasinya masing-masing. Meski tidak berkumpul dalam satu waktu, presentasi dari para tokoh terkenal ini menjadi satu dalam website atau channel youtube TED. Terdapat banyak sekali presentasi yang dapat dijadikan inspirasi dan contoh, baik bagi topik presentasi maupun bagi cara berpresentasimu. Berikut beberapa tips yang dapat kamu pelajari dari para pembicara di konferensi TED.

  1. Pastikan chart dan grafik terlihat simple

Kamu mungkin memiliki informasi berupa data yang kompleks yang perlu disajikan dalam presentasi. Namun jika data ini disajikan secara utuh, akan membutuhkan lebih banyak slide yang digunakan dan juga membutuhkan lebih banyak waktu untuk menjelaskannya. Padahal jika kita menjelaskan banyak data, audiens belum tentu memahaminya. Oleh karena itu, kamu perlu menyederhanakannya dengan menyertakan inti atau poin penting dari data tersebut ke dalam presentasi. Hal ini akan memudahkanmu dalam menjelaskan serta memudahkan audiens untuk memahami.

  1. Jangan langsung berbicara

Kebanyakan presenter akan langsung berbicara ketika telah dipersilahkan. Hal ini tidak salah, namun akan lebih baik lagi jika presenter diam sejenak sebelum memulai presentasi. Mengapa? Karena dengan melakukan hal ini, perhatian audiens akan tertuju padamu serta akan membuatmu menjadi lebih percaya diri, mengurangi grogi, dan dapat mengendalikan situasi.

  1. Gunakan transisi yang kontras

Seperti yang telah dijelaskan pada poin nomor 4 pada Part 1, bahwa slide yang baik adalah slide yang memiliki visual dan feel yang konsisten. Namun jangan mengartikan konsistensi dengan membuatnya sama, karena hal ini justru akan membuat slide presentasimu terlihat monoton. Kamu perlu memberikan kontras untuk setiap slide sehingga audiens akan lebih mudah mengingat visual dari suatu konten dalam presentasi. Salah satu yang perlu dibuat kontras adalah transisi. Bagaimana caranya? Yaitu dengan membedakan transisi untuk teks penjelas dan teks yang merupakan poin dalam sebuah slide.

  1. Gunakan gambar yang memberikan arti secara emosional

Pada Part 1 telah dijelaskan bahwa untuk membuat presentasi yang menarik dan mudah dipahami audiens, kamu perlu menyertakan sedikit teks dan memanfaatkan gambar, foto, ikon, simbol, atau visual lainnya untuk menekankan kata kunci dan pesan dari suatu slide. Agar pesan dapat tersampaikan dan mudah diingat audiens, kamu perlu menggunakan gambar yang sesuai dan powerful untuk memancing emosional atau perasaan audiens, misalnya dengan menggunakan gambar/foto lucu, inspiratif, atau sedih.

  1. Curi perhatian audiens dengan memberikan fokus pada bagian utama sebuah gambar

Gambar mungkin akan mencuri perhatian audiens, namun tidak akan membuat audiens tertarik jika gambar yang disajikan tidak dapat menyentuh emosional audiens. Oleh karena itu, jika kamu memutuskan untuk menggunakan gambar atau foto dalam presentasi, kamu perlu menggunakan gambar yang dapat melibatkan emosional audiens. Selain itu, agar pesan dari sebuah gambar dapat lebih mudah diterima dan diingat oleh audiens, kamu perlu memberikan penekanan pada objek utama dari sebuah gambar. Bagaimana caranya? Pertama, kamu dapat memberikan lingkaran atau tanda panah dengan warna yang kontras dari warna dasar gambar. Kedua, kamu dapat memotong objek utama dalam gambar atau foto dan menampilkannya pada slide selanjutnya. Ketiga, kamu dapat membuat objek lain dalam gambar menjadi kabur (blur), sehingga objek utamanya lebih terlihat jelas.

  1. Hindari menggunakan transisi dan animasi secara berlebihan

Terdapat banyak pilihan transisi dan animasi yang disediakan oleh PowerPoint, mulai dari yang sederhana, seperti cover hingga yang kompleks, seperti origami bird. Banyak orang berpendapat bahwa penggunaan transisi yang kompleks akan membuat presentasi semakin menarik. Memang, hal ini akan membuat audiens tersenyum, namun mereka akan kembali menguap ketika slide (tidak termasuk transisi) dan penjelasanmu tidak menarik. Oleh karena itu, pertimbangkanlah transisi yang akan digunakan dengan melihat siapa audiens yang akan dihadapi dan konten apa yang dijelaskan.

 

Sumer : http://presentationpanda.com/blog/how-to-give-a-great-presentation-ted-talks/


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 085742499660 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

30 Tips Presentasi yang Dapat Kamu Pelajari dari TED Talks (Part 1)

Jasa Presentasi – Ketika berbicara tentang public speaking atau presentasi, kita pasti terpikirkan tentang TED Talks. Mengapa? TED merupakan organisasi non profit yang menggelar sebuah konferensi dengan tokoh-tokoh inspiratif dalam berbagai bidang sebagai pembicaranya. TED mengunggah video-video presentasi tersebut secara online dan gratis. Banyak sekali pelajaran yang dapat diambil dari konferensi TED terutama dari segi konten. Namun tidak hanya itu, teknik dan cara public speaking dari pembicaranya juga dapat dijadikan pelajaran dan menjadi inspirasi bagi public speaker atau presenter lain.

Para pembicara pada konferensi TED memang memiliki cara mereka sendiri dalam menyajikan materi, namun kebanyakan dari mereka tidak hanya memiliki konten yang inspiratif, tetapi cara dan teknik penyampaian mereka juga dapat dijadikan inspirasi. Berikut beberapa tips presentasi yang terinspirasi dari pembicara TED.

  1. Berikan cerita yang menyentuh emosi

Cerita tidak hanya dapat menarik perhatian audiens, tetapi juga dapat menambah daya ingat dan meningkatkan empati. Tony Robbins, seorang pebisnis, advokat multi-level marketing, dan penulis, mengatakan bahwa “informasi tanpa emosi itu tidak dapat dipertahankan.” Artinya, tanpa adanya emosi atau cerita, sebuah informasi tidak ada tahan lama dalam ingatan audiens.

  1. Kenakan dan lakukan hal yang membuatmu merasa “mengagumkan” di atas panggung

Ketika berada di atas panggung, kamu adalah seorang bintang, seseorang yang menjadi pusat perhatian. Banyak orang yang merasa grogi dan kurang percaya diri karena hal ini. Agar kamu lebih percaya diri, kenakanlah pakaian yang membuatmu nyaman, tetapi sopan. Dan untuk menambah kepercayaan diri serta kesan audiens terhadap presentasimu, kamu dapat menggunakan properti, seperti yang dilakukan Pat Flynn, yang mengenakan pakaian dengan tema Back to The Future ketika sedang menyampaikan presentasinya yang berjudul “How to Futureproof Your Brand”.

  1. Tersenyum membuatmu terlihat lebih pandai

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa semakin lama pembicara TED tersenyum, mereka akan dinilai memiliki tingkat intelegensi yang semakin tinggi. Meskipun hal ini tidak selalu benar, namun paling tidak dengan tersenyum, kamu menunjukkan bahwa kamu percaya diri dan dapat dipercaya.

  1. Pastikan slide presentasimu memiliki visual dan feel yang konsisten

Slide yang baik adalah slide yang konsisten, baik dalam hal visual atau feel-nya. Ketika kita melihat presentasi TED, para pembicara TED memiliki slide yang konsisten dalam hal visual dan feel. Konsistensi dalam presentasi membantu audiens untuk fokus pada topik dan konten. Namun perlu diperhatikan juga agar presenter dapat membuat slide yang satu dengan yang lainnya dapat dibedakan, sehingga audiens tidak merasa bingung dan dapat mengingatnya lebih lama.

  1. Buat ceritamu seperti nyata

Ketika menjelaskan sebuah cerita, pastikan untuk membuatnya terasa hidup dengan menjelaskannya secara spesifik dan detail. Gunakan ekspresi wajah dan gestur yang tepat agar cerita semakin hidup.

  1. Gunakan teks yang minimal

Seperti yang telah dibahas pada artikel-artikel sebelumnya, bahwa audiens akan lebih mudah memahami dan mengingat sebuah presentasi jika slide yang disajikan menggunakan sedikit teks dengan ukuran font yang besar. Selain itu, dengan melakukan hal ini, audiens tidak perlu membagi perhatian mereka untuk mendengarkan penjelasanmu atau membaca isi slide presentasimu. Dan agar slide tidak terlalu kosong, kamu dapat juga memanfaatkan gambar, ikon, simbol, atau visual lainnya untuk menekankan pesan dalam suatu slide.

 

Sumber : http://presentationpanda.com/blog/how-to-give-a-great-presentation-ted-talks/


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 085742499660 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com