5 Karakteristik Yang Dimiliki Presenter Hebat

5 Karakteristik Yang Dimiliki Presenter Hebat

5 Karakteristik Yang Dimiliki Presenter Hebat

Jasa Presentasi – Keahlian dalam komunikasi merupakan hal terpenting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, namun banyak orang yang takut ketika diminta untuk melakukan public speaking. Mengapa? Karena berdiri di hadapan banyak orang merupakan pengalaman yang mendebarkan. Akan tetapi, cara terbaik untuk menangani ketakutan pad public speaking justru dengan tidak menghindarinya dan menghadapinya, karena semakin banyak seseorang melakukan public speaking, maka akan menambah pengalaman dan hal ini akan membuatnya semakin terbiasa dengan kondisi yang dihadapi ketika melakukan public speaking.

Memang tidak mudah melakukan public speaking, apalagi jika belum terbiasa. Namun tidak ada salahnya jika belajar terlebih dahulu. Berikut ini 5 karakteristik yang dimiliki presenter hebat dan dapat dijadikan contoh.

  1. Pengetahuan

Presentasi merupakan salah satu cara untuk membagikan pengetahuan. Presenter dituntut untuk menguasai topik lebih dari audiens. Selain itu, presenter juga harus mengetahui cara atau teknik yang sesuai dengan audiens dalam menyampaikan presentasi, sehingga pesan dan materi lebih mudah dipahami dan dapat tersampaikan pada audiens.

Pelajari lebih dalam materi yang akan disampaikan untuk mengantisipasi pertanyaan yang mungkin muncul dari audiens, sehingga selain lebih siap dalam menyampaikan presentasi, presenter juga akan lebih siap dalam menghadapi pertanyaan dari audiens.

  1. Kepercayaan Diri

Beberapa orang takut melakukan public speaking karena mereka tidak percaya diri. Ketika seseorang memiliki kepercayaan diri, dia tidak akan takut melakukan presentasi. Oleh karena itu, hal paling utama yang harus dilakukan seseorang sebelum melakukan presentasi adalah membangun kepercayaan diri.

Presenter yang percaya diri akan membuat presentasi lebih hidup dan penjelasan yang disampaikannya akan lebih mudah dipahami oleh audiens. Jika presenter tidak memiliki kepercayaan diri, cobalah untuk berpenampilan seakan-akan memiliki kepercayaan diri, karena audiens tidak akan mengetahui apa yang dirasakan presenter kecuali ia menunjukkannya.

Terdapat beberapa trik yang dapat digunakan untuk memunculkan kepercayaan diri, yaitu dengan berjalan di sekitar podium, berdiri dengan tegak, dan tersenyum. Hindari berbicara terlalu cepat, karena presenter akan terlihat gugup. Menyampaikan presentasi dengan santai namun serius dapat menumbuhkan kepercayaan diri. Selain itu, audiens juga akan lebih mudah memahami apa yang disampaikan.

  1. Kenali Diri

Audiens berharap bahwa presenter akan menyampaikan materi dengan menyenangkan. Beberapa dari mereka juga berharap bahwa presenter akan menyampaikan presentasi dengan lucu, menarik, dan bersemangat, serta mirip dengan beberapa presenter hebat yang pernah ditemuinya. Hal-hal yang diharapkan audiens ini memang kualitas yang harus dimiliki oleh presenter hebat, namun poin terakhir adalah pengecualian. Presenter yang hebat adalah presenter yang memiliki karakteristik dan keunikannya sendiri. Oleh karena itu, jadilah diri sendiri dan manfaatkan kelebihan diri untuk menyampaikan presentasi yang menarik.

  1. Passion dan Semangat

Jika topik presentasi adalah hal yang menarik dan sesuai dengan keahlian presenter, jadikan hal ini menjadi semangat dan gunakan juga untuk membuat audiens bersemangat. Menyampaikan presentasi dengan bersemangat akan menunjukkan bahwa presenter telah menguasai topik dan hal ini akan membantu presenter untuk terhubung dengan audiens. Namun jika topik presentasi adalah hal yang kurang diminati, maka presenter harus menemukan hal yang dapat membuatnya menarik bagi diri presenter sendiri maupun bagi audiens.

  1. Diingat oleh Audiens

Seseorang mungkin telah menyimak banyak presentasi, namun tidak semua presentasi yang disimaknya dapat diingat. Audiens dapat mengingat sebuah presentasi jika presenter dapat terhubung dengan audiens. Menjalin hubungan dengan audiens dapat dilakukan dengan menyertakan cerita yang menyentuh dan menarik serta dapat menjadi inspirasi bagi audiens. Selain itu, agar presentasi dapat diingat, presenter dapat menyertakan hal unik yang mungkin belum pernah dilihat oleh audiens.

Lima karakteristik di atas dapat dijadikan contoh untuk menjadi presenter hebat atau paling tidak, presentasi yang dilakukan dapat diingat oleh audiens. Teruslah berlatih agar terbiasa sehingga dapat menjadi presenter yang lebih baik.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Begini Loh, Cara Membangun Percakapan Dengan Mudah

Begini Loh, Cara Membangun Percakapan Dengan Mudah

Begini Loh, Cara Membangun Percakapan Dengan Mudah

Jasa Presentasi – Pernahkah kalian berkenalan dengan seseorang di tempat-tempat umum? Setelah berkenalan, apa yang kalian bicarakan?

Beberapa orang mungkin bingung untuk memulai percakapan dengan orang yang baru dikenalnya. Bahkan beberapa ada yang memilih untuk tidak memulainya sama sekali. Namun melakukan percakapan ringan dapat mengubah hidup seseorang dan menambah koneksi. Bagaimana melakukan percakapan dengan orang yang baru dikenal dan bagaimana cara mempertahankan percakapan tersebut? Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan.

  1. Tunjukkan Ketertarikan

Salah satu cara untuk membuat percakapan berlanjut adalah dengan menunjukkan ketertarikan pada apa yang dikatakan oleh lawan bicara. Ketertarikan dapat ditunjukkan dengan memberikan timbal balik pada hal yang disampaikan lawan bicara, misalnya dengan menyetujuinya atau memberikan tanggapan lain. Selain itu, menunjukkan ketertarikan juga merupakan cara untuk menghormati lawan bicara. Hal ini akan membuat lawan bicara untuk membagikan lebih banyak informasi tentang dirinya atau tentang suatu topik.

  1. Hindari mengajukan “yes/no question”

Pertanyaan yang hanya membutuhkan jawaban ya/tidak akan membuat percakapan terhenti. Jadi, berikanlah pertanyaan dengan jawaban yang memerlukan penjelasan, sehingga topik percakapan akan lebih banyak dan berkembang.

  1. Biarkan lawan bicaramu mengajarimu

Jika terdapat topik yang belum dipahami, jujurlah pada lawan bicara, karena kemungkinan besar mereka akan menjelaskan atau mengajarkannya. Atau dapat meminta secara langsung kepada lawan bicara untuk menjelaskannya. Hal ini akan mendorong lawan bicara untuk berbicara lebih banyak lagi.

  1. Bacalah berita

Membaca berita dapat menambah wawasan, sehingga ketika percakapan tiba-tiba terhenti masih ada topik yang bisa dibicarakan.

  1. Berkatalah dengan Jujur

Beberapa orang mungkin malu untuk mengakui kebenaran dalam hidup mereka. Namun dengan berkata jujur dan konsisten akan membuat lawan bicara merasa nyaman dan hal ini akan membuat percakapan berlanjut.

  1. Tirulah pembicara yang baik

Pelajari cara-cara yang dilakukan public speaker, misalnya dengan menonton acara komedi, menonton talkshow, atau mendengarkannya secara langsung. Atau dapat juga mengikuti alur yang dilakukan oleh lawan bicara dengan mengingat jenis pertanyaan yang mereka tanyakan serta bagaimana mereka menanggapi jawaban dari lawan bicaranya.

  1. Buat Lawan Bicaramu Percaya Diri

Beberapa orang pasti akan merasa canggung dan malu ketika memulai percakapan dengan orang yang baru dikenalnya. Untuk menumbuhkan kepercayaan diri lawan bicara ketika melakukan percakapan, berikanlah pujian untuk mendapatkan dan mempertahankan perhatian mereka.

  1. Tanyakan Kegiatan Lawan Bicara

Membahas tentang kegiatan yang dilakukan masing-masing dapat menjadi topik percakapan yang luas, sehingga percakapan dapat terus berlanjut.

  1. Ketahuilah Bahwa Lawan Bicara Juga Merasa Canggung

Perasaan canggung pasti dirasakan oleh semua orang ketika pertama kali bercakap-cakap dengan orang yang baru mereka kenal. Ketahuilah bahwa tidak hanya kita yang merasa canggung, lawan bicara kita juga pasti merasakannya, dan perasaan tersebut sangatlah wajar, jadi berusahalah untuk mencairkan suasana sehingga percakapan dapat mengalir dan terus berlanjut.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

10 Dosa Yang Harus Dihindari Dalam Presentasi

10 Dosa Yang Harus Dihindari Dalam Presentasi

10 Dosa Yang Harus Dihindari Dalam Presentasi

Jasa Presentasi – Keinginan setiap presenter atau public speaker adalah berhasil dalam menyampaikan pesan dan presentasinya diingat serta menjadi inspirasi bagi audiens. Namun, hal ini tidak akan terwujud jika presenter menyampaiakan presentasi dengan cara yang buruk. Berikut beberapa kesalahan yang harus dihindari demi keberhasilan presentasimu.

  1. Perkenalan yang terlalu panjang

Menit-menit awal dalam presentasi adalah waktu yang paling penting dan krusial, karena alam bawah sadar audiens akan menentukan apakah presentasi yang akan disampaikan layak untuk diikuti atau tidak. Oleh karena itu, hindari membuka presentasi dengan melakukan perkenalan yang terlalu panjang. Lakukanlah perkenalan secara singkat kemudian lakukan pembukaan yang akan menarik alam bawah sadar mereka untuk memperhatikan presentasi.

  1. Terlalu fokus pada fakta

Kunci kesuksesan sebuah presentasi ada pada cara presenter dalam menangkap perasaan audiens. Presenter mungkin ingin memukau audiens dengan memberikan fakta dan data mengenai kelebihan dan pencapaian yang telah diraih perusahaan, namun ketika selesai presentasi, audiens hanya akan mengingat hal yang mereka rasakan selama mendengarkan presentasi. Oleh karena itu, gunakan cara storytelling dalam menyampaikan presentasi atau sertakan cerita yang relevan dengan topik presentasi sehingga ketika mereka mengingat cerita yang disampaikan , mereka juga akan mengingat topik presentasi yang telah disampaikan.

  1. Konten yang berantakan

Alur presentasi yang buruk akan membuat audiens hilang perhatian dan membuat presentasi sulit untuk dipahami. Oleh karena itu, susunlah presentasi dengan alur yang jelas dan teratur. Buatlah outline untuk konten yang akan digunakan sebelum membuat presentasi. Outline ini akan membantu audiens untuk mengikuti alur presentasi.

  1. Transisi dan animasi yang berlebihan

Transisi dan animasi dapat membuat presentasi lebih menarik, tetapi jika menggunakannya dengan berlebihan akan mengganggu presentasi. Jadi, buatlah dengan sederhana. Pilihlahlah satu atau dua animasi atau transisi yang tidak berlebihan dan aplikasikan pada seluruh slide (samakan untuk semua slide).

  1. Terlalu banyak teks

Banyak presenter yang melakukan kesalahan ini dalam membuat presentasi. Menyertakan banyak teks memang dapat membantu jika presenter kurang persiapan, tetapi hal ini akan membuat audiens merasa bosan dan tidak fokus pada pesan yang disampaikan. Oleh karena itu, hindari menyertakan terlalu banyak teks. Pilih kata kunci yang dapat mewakili penjelasan sebuah slide untuk disertakan dalam presentasi. Karena slide presentasi merupakan visual yang melengkapi penjelasan.

  1. Terlalu banyak chart dan grafik

Menyertakan chart dan grafik akan membuat presentasi semakin menarik. Namun menyertakan terlalu banyak chart dan grafik akan membuat audiens bosan dan presenter memerlukan banyak waktu untuk menjelaskan semua chart dan grafik yang ada. Padahal tidak semua penjelasan dapat dipahami audiens dan hal ini akan membuang waktu. Oleh karena itu, hilangkan chart yang tidak terlalu penting dan hanya sertakan inti dari chart yang akan disampaikan.

  1. Tidak ada humor

Jangan membuat presentasi terlalu kaku dan serius apapun topik yang disampaikannya, karena akan membuat audiens merasa bosan dan tidak tertarik untuk memperhatikan presentasi lebih lanjut. Humor adalah alat yang ampuh untuk mencairkan suasana. Sertakanlah humor atau anekdot untuk membuat presentasi lebih menarik. Ketahui karakteristik audiens, kemudian pilih humor yang sesuai, dan berlatihlah untuk menyampaikannya.

  1. Kurang bersemangat

Presenter adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengatur suasana ruangan presentasi. Jika presenter tidak tertarik dengan materi yang akan disampaikan, mengapa audiens harus peduli? Temukanlah hal yang dapat membuat sebuah topik yang membosankan menjadi menarik.

  1. Terlalu banyak informasi

Menyampaikan banyak informasi memang terlihat baik, namun tidak demikian jika mengingat bahwa manusia hanya dapat mengingat 3 hal sebelum daya ingat mereka turun. Oleh karena itu, batasilah jumlah informasi yang akan disampaikan. Pilih informasi yang paling penting dan hilangkan hal-hal yang membuat presentasi menjadi berantakan. Setiap slide harus memiliki titik fokus yang jelas serta grafik dan teks yang disertakan harus dapat menjadi pendukung penjelasan dan membuat pengaruh yang kuat.

  1. Tidak ada interaksi

Presentasi adalah salah satu komunikasi dua arah. Dalam presentasi pada umumnya, presenter adalah pihak yang akan lebih banyak berbicara. Namun presentasi yang baik adalah presentasi yang melibatkan audiens. Oleh karena itu, tugas lain presenter adalah untuk membuat audiens terlibat. Membuat audiens terlibat dalam presentasi dapat dilakukan dengan melakukan gerakan-gerakan, seperti kontak mata, berjalan di sekitar panggung, atau dengan melakukan diskusi bersama audiens.

 

Hindarilah kesalahan-kesalahan di atas untuk membuat presentasimu berkesan dan menarik, sehingga audiens dapat mengingat informasi dan pesan yang disampaikan dalam presentasi.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

10 Cara Mudah Presentasi di Hadapan Eksekutif

10 Cara Mudah Presentasi di Hadapan Eksekutif

10 Cara Mudah Presentasi di Hadapan Eksekutif

Jasa Presentasi – Eksekutif adalah audiens yang sulit untuk dihadapi. Mereka memiliki waktu yang terbatas, banyak prioritas, informasi yang berlebih, dan harus membuat keputusan dengan cepat. Karena keterbatasan waktu yang mereka miliki dan banyak pioritas lain yang harus dikerjakan, mereka tentu tidak mau membuang waktu mereka untuk mendengarkan psresentasi yang bertele-tele dan tidak menarik. Oleh karena itu, presenter harus dapat menyampaikan presentasi dengan ringkas namun dapat memenuhi tujuan dari presentasi itu sendiri. Agar presentasi yang dilakukan di hadapan eksekutif tidak mengecewakan dan memuaskan, ikutilah beberapa cara berikut ini.

  1. Buat Pembukaan yang Berkesan

Memulai presentasi dengan berkesan akan membuat audiens percaya bahwa presentasi yang disampaikan tidak akan membuang waktu mereka. Jadi, pastikan untuk membuka presentasi dengan hal yang menarik. Buat dan sertakan garis besar dari presentasi yang akan disampaikan sebagai pendahuluan.

  1. Gunakan Waktu Secara Efektif

Persiapkan untuk menyampaikan konten dalam waktu yang telah disediakan dan sisihkan waktu yang cukup untuk sesi tanya-jawab.

  1. Fleksibel

Jadilah fleksibel dalam menyampaikan presentasi. Sesuaikan diri dengan kondisi dan sampaikanlah hal yang paling penting untuk audiens. Misalnya, jika terjadi interupsi, handle hal tersebut agar tidak mengganggu jalannya presentasi.

  1. Ketahui Audiens

Ketahui karakteristik orang-orang yang akan menjadi audiens presentasi beserta latar belakang dan tujuan mereka secara umum. Ketahui juga hal yang mereka sukai dan topik yang mereka minati. Sertakan hal-hal yang disukai audiens dalam presentasi, sehingga mereka akan tertarik.

  1. Miliki Data Pendukung

Miliki data yang mendukung apa yang akan disampaikan. Hal ini untuk berjaga-jaga jika diminta untuk menunjukkan data dan untuk menguatkan penyampaian presentasi. Jangan menunjukkan data sebelum diminta. Hal ini dilakukan untuk menghemat waktu.

  1. Buat Slide yang Menarik

Slide presentasi merupakan pendukung dari penjelasan yang dilakukan, dengan menyajikan gambar, diagram, dan lain-lain yang mudah untuk mencerna informasi. Agar audiens semakin berkesan, buatlah slide presentasi yang menarik dan mampu mendukung penyampaian.

  1. Buat Slide Presentasi dengan Sederhana

Penelitian menunjukan bahwa eksekutif lebih menghargai presentasi yang jelas, ringkas, dan tidak bertele-tele. Oleh karena itu, buatlah slide presentasi yang sederhana namun menarik. Berikan beberapa ruang kosong pada slide presentasi, sehingga slide tidak terlihat penuh dan ramai serta mudah dipahami.

  1. Meminta Tindakan

Setiap presenter pasti menginginkan agar presentasinya berhasil. Ukuran presentasi berhasil adalah adanya tindakan nyata yang dilakukan oleh audiens atau paling tidak audiens dapat memahami apa yang disampaikannya. Nyatakanlah keinginan atau tujuan presentasi secara jelas sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dan audiens dapat melakukan tindakan yang diharapkan presenter.

  1. Kesimpulan

Berikan kesimpulan pada setiap presentasi yang dilakukan. Kesimpulan dapat dilakukan di akhir presentasi namun dapat juga disertakan pada awal presentasi. Kesimpulan yang disampaikan pada awal presentasi akan membantu audiens untuk memahami garis besar dari presentasi yang akan disampaikan. Buat gambaran yang jelas dan singkat untuk membuat kesimpulan.

  1. Practice makes perfect

Berlatihlah secara terus menerus untuk membiasakan diri. Berlatih dapat dilakukan sendirian dan dapat juga dengan mempraktekkannya di depan rekan yang berfungsi menjadi pelatih.

Seperti hal pada umumnya, semakin banyak pengalaman yang dilakukan, maka selanjutnya akan semakin mudah dilakukan. Begitu juga dalam presentasi. Semakin sering melakukan presentasi di depan eksekutif, maka akan terasa semakin mudah di kemudian hari.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

8 Cara Mengakhiri Presentasi

8 Cara Mengakhiri Presentasi

8 Cara Mengakhiri Presentasi

Jasa Presentasi – Kata “terima kasih” saja tidak cukup untuk mengakhiri presentasi dengan mengesankan. Sebuah penelitian mengatakan bahwa orang-orang paling mengingat hal pertama dan terakhir yang mereka dengar dari sebuah presentasi, seminar, atau pelajaran. Jadi, manfaatkan fakta tersebut untuk membantu membuat kesan yang baik dalam presentasi.

  1. Sesuaikan dengan Pembukaan

Menutup atau mengakhiri presentasi dapat dilakukan dengan mengulang atau membahas kembali pembukaan yang telah dilakukan. Jika membuka menggunakan cerita, bahas kembali cerita tersebut atau berikan kesimpulan dari cerita tersebut. Jika membuka dengan quote, ulang kembali quote tersebut atau dapat menggunakan quote lain.

  1. Memberikan Tantangan kepada Audiens

Jika presenter ingin presentasinya dapat mempengaruhi audiens, akhiri presentasi dengan menantang mereka untuk melakukan sesuatu atau menantang mereka untuk melakukan pembuktian.

  1. Gunakan quote

Quote atau kutipan adalah hal yang paling cocok untuk semua jenis presentasi, khususnya presentasi yang inspirasional.

  1. Penutupan dengan Kalimat Berirama

Temukan frasa yang memiliki susunan pengulangan. Misalnya, Beranilah. Tugas, kerjakanlah. Kesempatan, ambillah. Petualangan, selesaikanlah. Janji, tepatilah. Teka-teki, pecahkanlah. Dan cita-cita, raihlah.

  1. Penutupan Sugestif

Berikan kesimpulan untuk mengingatkan audiens tentang inti dari yang telah disampaikan dalam presentasi. Lakukan sebelum audiens memberikan pertanyaan. Hal ini dilakukan untuk mempengaruhi audiens agar memberikan pertanyaan yang sesuai dengan konten dan tidak melebar dari pembahasan.

  1. Mengulang Kata atau Kalimat Bersama Audiens

Buatlah sebuah kata atau kalimat yang akan menjadi keyword atau tagline presentasi dan katakan keyword atau tagline secara terus menerus selama presentasi sehingga audiens dapat mengingatnya. Kemudian ketika mengakhiri presentasi, tutuplah dengan mengulang keyword atau tagline tersebut kata perkata dengan diberikan jeda sehingga audiens dapat melanjutkan keyword atau tagline tersebut. Atau dapat juga dilakukan dengan meminta audiens mengulangnya setelah presenter mengatakannya.

  1. Anekdot

Orang-orang menyukai cerita, dan pesan yang berasal dari cerita akan lebih mudah diingat dan melekat di benak audines. Jadi, tutuplah presentasi dengan cerita singkat yang lucu atau menarik agar audiens tidak melupakan presentasi yang telah disampaikan. Usahakan cerita yang disampaikan sesuai dengan konten presentasi.

  1. Call to Action

Jenis presentasi persuasif biasanya diakhiri dengan menyertakan call to action. Call to Action berfungsi untuk membujuk audiens agar melakukan tindakan tertentu. Misalnya, ketika presenter menyampaikan presentasi mengenai lingkungan, akhiri dengan meminta audiens untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Cara-cara tersebut dapat dikombinasikan untuk menutup presentasi dengan menarik dan mengesankan. Pilihlah cara yang paling mudah digunakan agar tidak menjadi boomerang. Perhatikan audiens dalam memilih cara di atas, karena tidak semua audiens dapat menerimanya. Misalnya, menutup dengan menyertakan anekdot tidak tepat jika diterapkan dalam presentasi bisnis.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Tips Membuat Presentasimu Membosankan

Tips Membuat Presentasimu Membosankan

Tips Membuat Presentasimu Membosankan

Jasa Presentasi – Presentasi adalah salah satu teknik berkomunikasi dengan audiens dengan jumlah banyak atau paling tidak lebih dari satu. Tidak berbeda dengan indikator berkomunikasi yang lainnya, presentasi yang efektif adalah presentasi yang membuat audiens memahami isi presentasi dan memberikan reaksi seperti yang diharapkan presenter (misal : terinspirasi, melakukan investasi, membeli produk, dll). Paling tidak ada dua faktor utama yang membuat audiensmu bosan dengan presentasimu.

Slide Presentasi yang Membosankan

Slide presentasi merupakan salah satu alat pendukung yang paling sering digunakan untuk menunjang presentasi. Namun banyak presenter yang mengabaikan faktor slide. Berikut ini adalah slide yang membunuh presentasimu :

  1. Terlalu Banyak Teks

Tampilan slide presentasi dengan melibatkan banyak teks adalah cara ampuh membuat audiens bosan dan enggan mendengarkan presentasimu. Dalam proses penerimaan informasi, audiens akan melibatkan mata untuk melihat tampilah visual dan telinga untuk mendengarkan presenter. Oleh karena itu, penting untuk memanjakan audiens dengan tampilan presentasi yang menarik.

  1. Terlalu Banyak jenis Font yang Digunakan

Menggunakan banyak jenis font akan membuat tampilan slide-mu berantakan. Belum lagi jika font satu dengan lainnya tidak layak disandingkan bersama. Idealnya, dalam sebuah presentasi, cukup gunakan maksimal 3 font yang berbeda. Penting juga untuk mengkombinasikan jenis font yang sesuai. Salah satu tipsnya adalah dengan mengkombinasikan jenis font serif dan san serif.

  1. Penggunaan Warna Sembarangan

Warna adalah salah satu elemen penting dalam sebuah presentasi, karena selain menunjukkan identitas personal atau perusahaan (misal coca cola yang identik warna merah, facebook berwarna biru, dsb), warna juga bisa dimaknai sebagai sebuah pelibatan emosi tertentu. Misal presentasi ingin menunjukkan emosi marah, maka akan lebih mudah dipahami jika menggunakan warna merah.

  1. Transisi dan Animasi yang Mengganggu

Tidak jarang presenter menggunakan efek transisi atau animasi tertentu dalam sebuah presentasi. Prinsipnya, selama transisi dan animasi yang digunakan proporsional dan sesuai dengan tujuan, maka hal tersebut sah-sah saja. Namun jika salah memanfaatkannya, maka tampilan akan terlihat kacau dan tidak profesional.

  1. Gambar Tidak Relevan dan Salah Urus

Gambar adalah salah satu pendukung penting dalam presentasi. Gambar mendukung hingga 65% agar pesan dapat dipahami audiens. Oleh karena itu, menggunakan gambar yang relevan adalah cara terbaik. Selain mendapatkan gambar yang relevan yang membantu menjelaskan teks, langkah berikutnya adalah memperlakukan gambar dengan baik. Salah satu kasus yang sering kita jumpai dalam banyak presentasi adalah gambar yang diperbesar atau diperkecil dengan tidak proporsional, sehingga gambar terlihat gepeng. ‘Menggepengkan’ gambar adalah kesalahan fatal dalam sebuah presentasi, hindari!

Presenter yang Membosankan

Presenter adalah aktor utama penentu presentasi berhasil atau tidak. Sebaik-baiknya slide presentasi kalau dibawakan oleh presenter yang membosankan tidak akan berpengaruh banyak terhadap kesukesan sebuah presentasi. Beberapa hal yang membuat audiens bosan dengan sebuah presentasi :

  1. Body Language Monoton dan Kurang Interaktif

Body language memainkan peran dominan saat berbicara di depan publik. Sekitar 65% pesan tersampaikan karena peran bahasa tubuh, selebihnya adalah faktor intonasi dan konten. Oleh karena itu, ‘memainkan’ bahasa tubuh adalah kewajiban bagi presenter. Bahasa tubuh yang monoton ditunjang dengan presentasi yang kurang interaktif adalah cara cerdas supaya presentasimu membosankan.

  1. Tidak Menguasai Public Speaking

Presenter wajib menguasai teknik berbicara didepan publik. Karena tidak hanya presenter tidak hanya menyampaikan apa yang tertera di slide presentasi, tapi juga bercerita, menjelaskan, dan meyakinkan. Semuanya dapat dilakukan dengan baik apabila presenter menguasai teknik public speaking.

  1. Kurang Persiapan dan Tidak Menguasai Materi Presentasi

Banyak presenter yang mengalami situasi ini, dimana mereka kurang mempersiapkan materi presentasi, sehingga apa yang disampaikan terasa dangkal dan menyebabkan komunikasi presenter dan audiens tidak efektif yang akhirnya menimbulkan kebosanan. Bisa dijamin, apabila presenter kurang persiapan, maka audiens akan bertahan paling lama 10 menit.

  1. Peralatan yang Kurang Mendukung

Presentasi yang menarik tidak bisa lepas dari peralatan yang mendukung. Diantaranya adalah stage atau panggung, microphone, LCD projector, pointer, dan lain sebagainya. Salah satu diantaranya mengalami gangguan, hal tersebut bisa mengacaukan presentasimu. Sebut saja microphone yang tiba-tiba mati karena baterai habis. Presentasimu mendadak terhenti dan kamu lupa di bagian mana harus melanjutkan presentasi. Maka dari itu, presenter diharapkan datang tepat waktu untuk memastikan kondisi peralatan yang akan digunakan nantinya sesuai dengan ekspektasi dan diharapkan tidak mengalami gangguan pada saat presentasi.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

6 Cara Ampuh Membangun Kesan Positif

6 Cara Ampuh Membuat Kesan Positif

6 Cara Ampuh Membuat Kesan Positif

Jasa Presentasi – Kesan merupakan hal yang akan selalu diingat oleh seseorang mengenai orang lain atau dapat disebut sebagai anggapan terhadap orang lain. Untuk membuat kesan yang baik dan mendalam saat melakukan presentasi, gunakan beberapa cara berikut ini.

  1. Tampilan Luar yang Menarik

Hal pertama yang terlihat pada diri seseorang adalah penampilan fisik. Kesan pertama seseorang akan dilihat dari penampilan fisiknya. Oleh karena itu, pilihlah pakaian yang sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan. Tampillah dengan rapi ketika harus berpresentasi di depan publik yang belum dikenal sebelumnya.

  1. Pilih Kata dengan Bijak

Setelah menilai kesan pertama dengan penampilan, jika terjadi interaksi verbal, orang akan menilai dari tutur kata. Maka gunakan bahasa dan kata yang baik sehingga kesan yang ditinggalkan juga akan baik. Begitu juga dalam presentasi, meskipun disarankan untuk menggunakan bahasa percakapan agar mudah dipahami, kata atau istilah yang digunakan harus tepat atau sesuai.

  1. Nada Bicara itu Penting!

Intonasi suara juga penting untuk diperhatikan tidak terkecuali dalam presentasi. Menggunakan intonasi yang berbeda-beda dengan menyesuaikan konten yang dibahas akan membuat audiens fokus dan tertarik pada presentasi yang disampaikan. Latihlah intonasi suara dengan mendeengarkan suara sendiri, sehingga akan terbiasa dan tidak canggung.

  1. Perhatikan Bahasa Tubuh

Komunikasi non-verbal adalah proses penyampaian pesan tanpa menggunakan kata-kata. Salah satu contoh komunikasi non-verbal adalah body language. Menggunakan body language saat menyampaikan sesuatu akan menambahkan nyawa dalam kata-kata yang disampaikan. Gunakan gerakan yang positif dan mendukung kata yang disampaikan. Hindari melakukan gerakan yang berlebihan. Hindari atau hilangkan gerakan yang negatif dan tidak sesuai serta sia-sia yang mungkin sudah menjadi kebiasaan. Selain body language, ekspresi wajah juga merupakan komunikasi non-verbal yang perlu diperhatikan. Gunakan ekspresi wajah yang menyenangkan karena akan memberikan kesan yang baik dan akan membawa suasana.

  1. Sapa dengan Menyebut “Nama”

Sebanyak 36% pelanggan potensial lebih mungkin untuk merespon jika disapa langsung dengan nama mereka, karena mereka akan merasa dipentingkan dan diperhatikan. Hal ini tentu akan membuat kesan yang baik di mata mereka.

  1. Mendengar = Mengapresiasi

Berbicara merupakan tugas utama seorang presenter atau public speaker. Namun pembicaraan mereka tidak akan berkesan jika yang mereka lakukan hanya berbicara tanpa mau mendengarkan orang lain. Jadi hargai juga pendapat orang lain dengan mendengarkan apa yang mereka sampaikan.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

10 Tips untuk Menjadi Public Speaker yang Hebat

10 Tips untuk Menjadi Public Speaker yang Hebat

10 Tips untuk Menjadi Public Speaker yang Hebat

Jasa Presentasi – Presentasi tidak bisa dipisahkan dari public speaking. Public Speaking atau berbicara di depan orang banyak adalah salah satu komunikasi yang menggunakan lisan sebagai medianya dengan output berupa pidato, ceramah, presentasi, dan lain-lain.

  1. Pahami Materi yang akan Disampaikan

Pilihlah sebuah topik yang diminati dan pahami lebih dalam tentang topik yang akan dibahas. Sertakan humor, cerita atau pengalaman pribadi, dan gunakan bahasa yang biasa digunakan sehari-hari. Cara ini dapat digunakan agar tidak lupa dengan apa yang akan disampaikan.

  1. Berlatih, Berlatih, dan Berlatih

Peribahasa practice makes perfect dapat dijadikan acuan untuk menjadi public speaker yang baik. Cobalah berlatih dengan peralatan yang akan digunakan, misalnya mic dan slide presentasi. Gunakan teknik pausing & breathing untuk mengatur pernapasan dan mengurangi grogi.

  1. Kenali Audiens

Sapa beberapa audiens secara pribadi untuk lebih mengenal audiens yang akan menjadi target public speaking. Hal ini dilakukan karena lebih mudah untuk berbicara di depan beberapa teman  atau orang yang sudah dikenal dibandingkan di depan orang asing.

  1. Kenali Ruangan yang akan Digunakan

Datang lebih awal dan cobalah berjalan di sekitar area yang akan digunakan. Berlatih menggunakan mic dan beberapa peralatan visual untuk membiasakan diri.

  1. Relaks

Santai akan memberikan lebih banyak waktu dan mengurangi kegugupan. Berhenti sejenak, tersenyum, dan berhitung sampai tiga sebelum memulai berbicara agar santai, karena gugup akan membuatmu melupakan beberapa materi yang sudah disiapkan.

  1. Bayangkan Diri Sendiri Sedang Berbicara di Depan Publik

Bayangkan diri sendiri sedang berbicara di depan publik dengan suara yang keras, jelas dan penuh percaya diri. Kemudian bayangkan audiens bertepuk tangan ketika selesai berbicara.

  1. Sadari bahwa Orang-orang Menginginkanmu untuk Sukses

Ketika datang untuk mendengarkan sebuah presentasi, audiens akan berharap bahwa speaker atau presenter akan menyampaikan materinya dengan menarik, membangkitkan semangat, informatif dan menghibur. Sadarilah bahwa harapan audiens adalah dukungan agar public speaking berhasil.

  1. Jangan Meminta Maaf untuk Apapun

Audiens mungkin tidak pernah tahu bahwa kamu grogi. Jadi, percaya diri sangat diperlukan untuk menjadi public speaker yang hebat. Meminta maaf adalah salah satu hal yang menandakan bahwa seseorang melakukan kesalahan. Oleh karena itu, hindari meminta maaf jika tidak melakukan kesalahan fatal.

  1. Berkonsentrasilah pada pesan – bukan pada sarana

Alihkan perhatian dari kecemasan dan fokus untuk menyampaikan pesan pada audiens. Karena jika kecemasan menguasai, konsentrasi untuk menyampaikan pesan menjadi hilang.

  1. Tambah pengalaman

Pengalaman akan membangun kepercayaan diri yang mana merupakan kunci dari public speaking.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Elemen-Elemen yang Harus ada dalam Pitch deck

Elemen-Elemen yang Harus ada dalam Pitch deck

Elemen-Elemen yang Harus ada dalam Pitch deck

Jasa Presentasi – Setiap bisnis pasti membutuhkan modal atau dana, apalagi jika bisnis itu adalah bisnis baru atau start up. Untuk itu, mereka harus mengumpulkan dana. Salah satu caranya yaitu melalui investor. Para investor potensial biasanya akan meminta perusahaan untuk menjelaskan tentang bisnis yang dijalankan dan kondisinya saat ini. Penjelasan untuk menarik investor ini biasanya dilakukan melalui pitch deck. Agar mendapat kesan yang baik di mata investor, selain kondisi bisnis yang baik atau ide bisnis yang menarik, membuat pitch deck yang memukau juga diperlukan.

Sebelumnya, tahukah Anda apa itu pitch deck? Mungkin sebagian orang sudah tidak asing dengan istilah pitch deck. Namun bagi mereka yang baru berkecimpung dalam dunia bisnis, istilah pitch deck akan terasa asing. Berdasarkan pitchdeck.improvepresentation.com, Pitch deck adalah presentasi singkat, seringkali dibuat menggunakan PowerPoint, Keynote atau Prezi, yang digunakan untuk menyampaikan gambar umum rencana bisnis kepada audiens. Pitch deck biasanya digunakan dalam rapat online atau face-to-face dengan investor potensial, pelanggan, rekan, dan pendiri bisnis.

Seperti yang telah disampaikan di bagian atas, bahwa untuk menarik investor untuk menanamkan dananya, perusahaan perlu membuat pitch deck yang menarik. Namun sebelum membuat pitch deck yang menarik, perlu diketahui elemen apa saja yang harus ada dalam pitch deck? Berikut elemen-elemen dasar yang harus ada dalam sebuah pitch deck.

  1. Elevator Pitch

Elemen yang paling pertama harus ada adalah elevator pitch. Elevator pitch berisi tentang nama dan jenis bisnis, penjelasan singkat mengenai kegiatan yang dilakukan bisnis, serta daya tarik bisnis saat ini.

  1. Permasalahan

Suatu bisnis muncul karena suatu alasan. Bagian permasalahan berisi tentang alasan-alasan yang menjadi dasar berdirinya bisnis. Pada bagian ini secara tidak langsung juga akan menjelaskan mengenai pelanggan yang akan menjadi target pasar.

  1. Solusi

Bagian solusi berisi tentang penyelesaian masalah yang telah dipaparkan sebelumnya, Solusi yang dijelaskan berisi tentang bagaimana bisnis dapat menjadi solusi akan permasalahan yang ada. Bagian ini juga berisi tentang gambaran umum produk atau jasa yang dijual, nilai yang ditawarkan dan manfaat yang akan diperoleh, serta penjelasan mengenai kelebihan dari produk atau jasa yang dijual.

  1. Model Bisnis

Pada bagian ini berisi tentang penjelasan bagaimana perusahaan menghasilkan uang atau bagaimana perusahaan menjual produk atau jasanya. Berisi juga tentang model harga dan pendapatan, struktur biaya, kinerja keuangan dalam 3-5 tahun (bagi usaha yang sudah lama berjalan), dan exit strategy atau rencana cadangan yang akan digunakan jika rencana awal tidak berjalan sesuai target.

  1. Pasar

Bagian ini menjelaskan tentang target pasar dan gambarannya secara keseluruhan. Alasan mengapa memilih pasar tersebut dengan menunjukkan bukti-bukti bahwa pemilihan pasar sudah tepat, misalnya dengan menunjukkan penelitian pasar yang dapat dipercaya. Bagian pasar juga berisi tentang kondisi pasar saat ini serta tentang kesempatan bisnis untuk ekspansi.

  1. Strategi

Strategi menjelaskan tentang cara bisnis untuk masuk ke pasar potensial, bagaimana perusahaan akan menghadapi pelanggan yang memiliki sifat dan sikap yang berbeda-beda, penjelasan mengenai saluran pemasaran yang akan digunakan, risiko pasar yang mungkin dihadapi, dan penjelasan mengenai cara menarik pelanggan.

  1. Kompetisi

Dunia bisnis tidak akan lepas dari adanya persaingan. Keberhasilan suatu bisnis menghadapi persaingan dinilai dari cara mereka membedakan produk atau jasa mereka dengan produk atau jasa pesaing. Bagian ini juga berisi mengenai kesamaan dan perbedaan produk atau jasa perusahaan dengan produk atau jasa dari perusahaan lain serta keuntungan yang akan diperoleh pelanggan jika membeli produk atau jasa perusahaan ini dibandingkan perusahaan pesaing. Menggunakan grafik dan gambar akan mempermudah penjelasan.

  1. Tim

Bagian ini merupakan bagian yang penting dalam sebuah pitch deck karena banyak investor potensial yang ingin mengetahui informasi tentang siapa yang menjalankan bisnis, termasuk pimpinan perusahaan, pendiri perusahaan, serta advisor atau dewan penasehat perusahaan. Selain itu, berisi pula tentang keahlian, pengalaman, dan kesuksesan yang pernah diraih untuk menonjolkan tim.

  1. Permintaan

Bagian permintaan berisi tentang jenis dana (modal atau lainnya) yang sedang dicari. Berisi penjelasan mengenai strategi untuk mengalokasikan dana tersebut dan detail kontak yang dapat dihubungi agar investor dapat langsung menghubungi pihak perusahaan jika ingin ingin bertanya atau menyampaikan sesuatu.

  1. Penjelasan Terakhir (Tips)

Visual yang menarik akan meninggalkan kesan yang mendalam pada benak audiens. Jadi gunakan tema, font, dan warna yang konsisten, hindari menggunakan template dan animasi yang tersedia (buat template dan animasi sendiri), dan sertakan info tentang logo, website, dan media sosial perusahaan.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com