Persiapan Presentasi – Membuat Checklist

Persiapan Presentasi – Membuat Checklist

Persiapan Presentasi – Membuat Checklist

By failing to prepare, you are preparing to fail” – Benjamin Franklin

Quote di atas menggambarkan betapa pentingnya melakukan persiapan. Begitu juga ketika akan melakukan presentasi. Presenter perlu melakukan persiapan yang matang agar presentasi dapat berjalan dengan lancar dan meraih kesuksesan.

Terdapat sebuah cara untuk melakukan persiapan dalam presentasi dari sketchbubble, yaitu dengan membuat checklist dan berfokus pada poin penting yang akan disampaikan. Berikut beberapa pertanyaan yang dapat digunakan untuk membuat checklist dalam mempersiapkan presentasi.

  • Apa tujuan presentasi?

Setiap presentasi pasti memiliki tujuan, entah itu untuk memberikan informasi, membujuk atau meyakinkan. Buatlah tujuan yang lebih spesifik, misalnya untuk membuat audiens memahami dan mengingat konten. Tuliskan dalam bentuk daftar, kemudian tuliskan juga cara untuk mencapai tujuan tersebut, misalnya ketika presenter menginginkan audiens untuk memahami dan mengingat konten, presenter dapat melakukannya dengan mengulang kata kunci.

  • Seberapa jauh penguasaan presenter terhadap topik?

Presenter perlu mengetahui seberapa jauh dirinya menguasai topik presentasi, Untuk itu, presenter perlu membuat daftar yang berisi tentang konten yang akan disampaikan atau yang berkaitan dengan topik. Buat outline mengenai konten yang akan disampaikan. Setelah itu, berikan tanda untuk konten yang telah dikuasai, agar jelas mana yang harus dipelajari lebih lanjut dan mana yang hanya perlu diulangi.

  • Siapa audiensnya? Metode apa yang tepat untuk digunakan?

Sebelum melakukan presentasi, presenter harus mengetahui siapa audiensnya, karena hal ini akan menentukan dan menjadi pertimbangan mengenai cara dan metode yang tepat untuk menyampaikan presentasi. Setelah mengetahui siapa audiens presentasi, buatlah daftar mengenai cara atau metode serta media yang akan digunakan untuk menjelaskan. Misalnya, ketika presenter akan melakukan presentasi di hadapan audiens mahasiswa berusia rata-rata 20 tahun, presenter dapat menggunakan metode bercerita, memberikan contoh, menyertakan humor, video, atau properti.

  • Seberapa jauh audiens mengetahui tentang topik dan apa yang ingin mereka ketahui?

Setelah mengetahui siapa audiens (minimal pekerjaan, usia, dan pendidikan) presentasi, presenter pasti akan menemukan atau mengetahui kapasitas pengetahuan audiens mengenai topik yang akan dipresentasikan. Manfaatkan daftar yang telah dibuat ketika membuat outline, kemudian tandai konten yang kira-kira sudah diketahui audiens. Untuk konten yang tidak tertandai, pikirkanlah cara yang efektif untuk menyampaikannya sehingga audiens akan lebih mudah memahami dan mengingatnya. Selain itu, ketahui juga konten (yang berkaitan dengan topik) yang ingin diketahui audiens. Jika perlu, tambahkan dalam presentasi, kemudian susun ulang outline. Namun jika hal ini dirasa tidak terlalu penting, maka tidak perlu disertakan dalam presentasi.

  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyampaikan presentasi?

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam presentasi adalah waktu Setelah mengetahui topik dan konten apa saja yang akan disampaikan dalam presentasi, ketahui juga berapa lama waktu yang diberikan, kemudian alokasikan waktu pada konten yang sudah dibuat outline. Usahakan untuk tidak melebihi waktu dalam menyampaikan presentasi. Alokasikan waktu untuk setiap konten dengan tepat.

  • Apa yang perlu disertakan dalam presentasi – data, fakta, tokoh, cerita, atau anekdot?

Buatlah daftar mengenai hal-hal yang akan disertakan dalam presentasi, selain konten, seperti data, fakta, figur, cerita, atau properti. Pastikan hal yang disertakan tersebut relevan dan mendukung konten serta penjelasan. Kemudian latihlah penyampaian hal-hal ini agar tidak canggung. Hindari untuk menambahkan hal-hal tersebut tepat sebelum melakukan presentasi, karena dapat membuat bingung presenter, sehingga tidak mudah dipahami audiens.

  • Apakah membutuhkan visual dan visual yang seperti apa yang akan disertakan?

Presentasi tanpa visual akan terasa hambar. Oleh karena itu, sertakan juga visual yang menarik dan mendukung presentasi. Buat daftar mengenai bentuk visual apa saja yang akan disertakan, apakah berupa gambar, video, atau keduanya. Hal ini dilakukan agar presenter mudah dalam mempelajarinya.

 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk memudahkan dalam membuat daftar (list) atau checklist. Dengan membuat checklist diharapkan presenter lebih mudah mempelajari dan berlatih.


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mengapa Menggunakan Properti dalam Presentasi?

Mengapa Menggunakan Properti dalam Presentasi?

Mengapa Menggunakan Properti dalam Presentasi?

Jasa Presentasi – Selain visual berupa gambar dan video, terdapat visual lainnya yang dapat membuat presentasi lebih menarik dan berkesan, yaitu properti. Properti yang paling umum digunakan oleh presenter adalah berupa peralatan yang digunakan untuk memperagakan penjelasan. Namun saat ini properti tidak hanya berfungsi sebagai alat peraga, tetapi juga sebagai pelengkap penjelasan. Seperti yang dilakukan oleh Bill Gates dan Amy Tan dalam presentasinya. Audiens terlihat terkejut dan hal ini malah akan membuat sebuah presentasi berkesan dan diingat. Mengapa hal ini terjadi? Mengapa properti dapat menarik audiens?

  • Mudah dipahami

Sebuah ide atau pesan akan lebih mudah diterima dan diingat ketika presenter menjelaskan dengan alat peraga dibandingkan dengan penyampaian teoritis. Kehadiran alat peraga atau properti dalam presentasi memberikan gambaran yang konkret dari sebuah penjelasan. Jika presentasi yang disampaikan mengenai sebuah cara, maka akan lebih efektif jika menggunakan alat peraga. Pastikan untuk menggunakan properti yang relevan dengan topik atau konten, sehingga akan menambah pemahaman audiens terdapat topik atau konten yang dijelaskan dalam presentasi.

  • Mudah diingat dan berkesan

Selain menarik dan mudah dipahami, menggunakan properti untuk memperagakan suatu cara juga akan membuat konten lebih mudah diingat oleh audiens.

Selain untuk memperagakan suatu cara, properti juga dapat menjadi alat untuk menarik perhatian audiens terhadap presentasi. Seperti yang dilakukan oleh Jill Bolte Taylor yang menampilkan otak manusia sungguhan dalam presentasinya. Hal ini membuat audiensnya terkejut serta tertarik untuk memperhatikan presentasi Taylor. Audiens juga akan lebih mudah mengingat presentasi Jill karena apa yang dilakukannya sangat berkesan bagi sebagian besar audiens terutama masyarakat awam.

  • Mendorong percakapan

Properti merupakan pendukung penjelasan dalam presentasi, seperti gambar dan video. Oleh karena itu, presenter perlu menggunakan properti yang relevan dengan topik, sehingga properti dapat menjadi visualisasi dan memudahkan audiens untuk memahami. Selain itu, presenter juga harus cerdas ketika memilih properti yang akan digunakan. Pilih properti yang menarik dan dapat berkesan di benak audiens serta dapat mengundang rasa penasaran audiens, sehingga audiens memiliki pertanyaan atau tanggapan terhadap penjelasan yang dilakukan presenter.

 

Saat ini banyak presenter yang telah menyadari betapa pentingnya menggunakan properti. Selain menambah pemahaman, properti juga merupakan objek yang menarik dan mudah diingat oleh audiens. Namun diperlukan beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum presenter memutuskan untuk menggunakan properti. Apapun jenis properti yang digunakan, selalu pertimbangkan ketepatan dan relevansinya terhadap topik presentasi.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Tips Mengambil Gambar Untuk Presentasi

Jasa Presentasi – Gambar merupakan salah satu visual yang paling sering digunakan dan penting untuk digunakan dalam presentasi. Gambar dapat diperoleh dengan berbagai cara. Kebanyakan desainer presentasi mendapatkan gambar dari berbagai situs di internet yang menyediakan foto atau gambar gratis. Namun hal ini bukan merupakan satu-satunya cara. Desainer dapat menggunakan kemampuannya untuk mengambil gambar sendiri. Akan tetapi, ketika mengambil gambar sendiri, desainer perlu memperhatikan beberapa hal agar gambar yang diambilnya berkualitas. Bagaimana caranya? Berikut beberapa tips yang dapat diikuti ketika desainer ingin mengambil gambar sendiri untuk presentasi.

  1. Terapkan the rule of thirds dalam fotografi
Tips Mengambil Gambar Untuk Presentasi

Tips Mengambil Gambar Untuk Presentasi

Apa itu the rule of thirds? The rule of thirds merupakan salah satu aturan dalam fotografi di mana foto dibagi menjadi 9 area yang sama besar. Teori ini mengatakan bahwa ketika mengambil foto, kita perlu menempatkan objek foto di salah satu area tersebut. Aturan ini dapat diterapkan untuk mengambil gambar yaitu dengan memposisikan objek atau inti foto pada area di sebelah kanan atau kiri layar.

 

  1. Dapatkan gambar yang jelas
Tips Mengambil Gambar Untuk Presentasi

Tips Mengambil Gambar Untuk Presentasi

Ketika ingin mengambil gambar untuk digunakan dalam presentasi, desainer perlu mendapatkan gambar yang jelas, sehingga dapat memvisualisasikan konten. Untuk mendapatkan gambar yang jelas, posisikan kamera dengan kokoh, misalnya fengan memegangnya dengan kedua tangan agar kamera tidak goyah dan atur ISO secara akurat. Selain itu, pertimbangkan juga setting pengambilan gambar, apakah di indoor atau outdoor atau kombinasi keduanya. Jika ingin mengambil foto indoor, gunakan shutter speed yang lebih tinggi, antara 800 hingga 1600 dan atur aperture menjadi lebih lebar. Semakin gelap setting, maka ISO harus semakin tinggi. Begitu juga sebaliknya.

 

  1. Hindari elemen yang mengganggu
Tips Mengambil Gambar Untuk Presentasi

Tips Mengambil Gambar Untuk Presentasi

Ketika memilih posisi dan setting pengambilan gambar, pilihlah background yang simpel dan tidak terlalu ramai, sehingga gambar akan terlihat sederhana dan tidak terlalu ramai. Hal ini dilakukan karena dalam presentasi, konten yang disertakan tidak hanya berupa gambar, tetapi juga terdapat konten teks.

 

  1. Berhati-hati dengan flash
Tips Mengambil Gambar Untuk Presentasi

Tips Mengambil Gambar Untuk Presentasi

Pencahayaan merupakan hal yang penting dalam sebuah gambar, karena hal ini dapat menentukan kualitas. Oleh karena itu, perhatikanlah penggunaan flash ketika akan mengambil gambar. Untuk foto yang diambil di setting indoor, hindari menggunakan flash, karena foto akan terlihat tidak natural. Sebagai gantinya, bermainlah dengan ISO dan aperture.

 

  1. Terapkan teknik panorama
Tips Mengambil Gambar Untuk Presentasi

Tips Mengambil Gambar Untuk Presentasi

Ketika desainer menginginkan gambar atau foto yang menggambarkan pergerakan dalam presentasi, gunakanlah teknik fotografi yang bernama teknik pan atau teknik panorama. Cara menggunakan teknik ini adalah dengan memfokuskan kamera pada objek yang bergerak, sehingga akan didapatkan background yang menggambarkan gerakan, namun tetap fokus pada objek utama.

 

Apapun cara yang digunakan desainer untuk mendapatkan gambar, selalu pertimbangkan kesesuaian dan relevansinya dengan topik presentasi. Tentukan setting dan objek foto sesuai dengan topik presentasi, sehingga pengambilan gambar tidak sia-sia.

Sumber:https://www.ethos3.com/2017/03/tips-for-shooting-your-own-presentation-photography/

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

 

4 Tips Membuat Presentasi yang Menarik dengan Video

Jasa Presentasi – Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini masyarakat lebih peka dan menyukai informasi yang dibalut dengan visual. Mengapa? Karena visual lebih menarik, mudah dipahami, menghibur, dan mudah diingat. Fakta ini banyak dimanfaatkan oleh berbagai pihak dalam berbagai bidang, tidak terkecuali dalam presentasi.

Saat ini presentasi sangat memanfaatkan visual untuk mendukung penyampaian. Salah satunya adalah dengan menggunakan video sebagai pendukung dan visualisasi dari penjelasan yang disampaikan. Namun tidak semua presenter dapat menggunakan dan memanfaatkan video dengan baik untuk presentasinya. Lalu bagaimana agar video yang digunakan dapat mendukung penjelasan dan membuat presentasi menarik? Berikut beberapa tipsnya.

  1. Gunakan video pada setiap presentasi

Menurut Forbes, hanya 4% orang yang selalu menggunakan video dalam presentasinya. Hal ini berarti bahwa sisanya, sebanyak 96%, tidak memanfaatkan salah satu alat presentasi yang efektif ini. Padahal visual berupa gambar dan video lebih akurat digunakan untuk menyampaikan informasi, karena visual akan lebih lama bertahan dalam pikiran audiens. Oleh karena itu, dukunglah penjelasan menggunakan video.

  1. Lebih singkat, lebih baik

Video digunakan sebagai pendukung penjelasan bukan sebagai pengganti penjelasan. Oleh karena itu, gunakanlah video yang tidak terlalu panjang, yang penting dapat merepresentasikan dan memvisualisasikan penjelasan. Gunakan video yang berdurasi 30 sampai 60 detik. Ini merupakan durasi yang ideal bagi video yang disertakan dalam presentasi, karena orang tidak memiliki rentang perhatian yang panjang.

  1. Berikan video yang otentik dan relevan

Saat ini, masyarakat lebih menyukai video yang kasual, otentik, dan realistik. Misalnya ketika melakukan presentasi penjualan atau pemasaran, ausiens akan lebih menyukai video yang berisi interaksi dengan pelanggan dibandingkan video iklan perusahaan yang isinya terlalu dilebih-lebihkan. Selain itu, ketika memutuskan untuk menyertakan video dalam presentasi, presenter harus memilih dan menggunakan video yang relevan dengan topik. Pertimbangkan pula untuk memilih video yang menghibur atau melibatkan emosional/perasaan audiens, sehingga audiens terhubung dengan presenter serta topik yang disampaikan akan lebih mudah diterima dan dipahami.

  1. Sertakan video dalam slide presentasi

Banyak sekali dijumpai presenter yang ketika ingin menampilkan sebuah video harus keluar dari slide presentasi. Kebanyakan mereka tidak menyertakan video di dalam slide. Padahal ini menjadikan presenter terlihat tidak profesional. Oleh karena itu, sertakan video dalam slide presentasi. Jika belum mengetahui bagaimana menyertakan video dalam PowerPoint, tutorial ini mungkin dapat membantu.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Bikin Desain Slide-mu Lebih Keren dengan Situs Ini

Jasa Presentasi – Langkah selanjutnya setelah membuat storyboard dan skrip untuk presentasi adalah mendesainnya. Tiga situs berikut ini bisa menjadi referensimu sebelum membuat desain slide presentasi. Tidak hanya itu, situs berbagi presentasi online ini bisa menjadi referensimu ketika akan membuat konten dengan topik-topik tertentu.

  1. Slideshare.net

Slideshare.net

Slideshare.net

Slideshare merupakan situs berbagi presentasi online terbesar di dunia yang dirintis oleh Linkedin. Penggunanya per tahun 2016 mencapai 70 juta yang didominasi oleh profesional dan saat ini memiliki lebih dari 18 juta konten yang diunggah yang terbagi ke dalam 40 kategori. Sebagian besar orang menggunakan slideshare untuk mempelajari topik tertentu dengan cepat.

 

  1. Speakerdeck.com

Speakerdeck.com

Speakerdeck.com

Speaker deck menjadi alternatif untuk mencari referensi desain presentasi yang keren. Berbeda dengan slideshare, speaker deck lebih fokus pada konten yang pernah dipublikasikan sebelumnya dalam sebuah seminar, workshop, atau event lainnya.

 

  1. noteandpoint.com

noteandpoint.com

noteandpoint.com

Noteandpoint memang tidak sebesar Slideshare atau Speakerdeck. Tapi untuk mencari konten serta referensi desain slide presentasi, note and point tidak kalah keren. Banyak slide inspirasi yang bisa kita dapat dari berselancar didalamnya.

Selain tiga situs diatas, masih banyak situs-situ presentasi yang bisa kita jadikan referensi seperti canva.com, visme.com, dan lain sebagainya. Lain kali akan kita bahas lebih detail tentang situs-situs penyedia layanan pembuatan presentasi online.

Selamat mencoba.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Bagaimana Juara Dunia Public Speaking Mempersiapkan Presentasi?

Jasa Presentasi – Dananjaya Hettiarachchi, seorang juara dunia kontes public speaking Toastmaster International memiliki beberapa tips yang dibagikan kepada pembaca melalui video berikut ini.

Sebelum melakukan presentasi, bahkan sebelum membuat PowerPoint, ada tiga pertanyaan penting yang harus kita jawab :

  1. Apa Pesannya ?

Pesan merupakan elemen penting dalam berkomunikasi, tak terkecuali dalam presentasi. Oleh karena itu, dalam mempersiapkan sebuah presentasi, coba tanyakan ke diri sendiri apa pesan yang ingin disampaikan, teknik tersebut bisa dilatih dengan menuliskan pesan tersebut dalam 10 kata.

  1. Apa Judulnya ?

Membuat judul presentasi tidak kalah penting dengan menciptakan pesan. Oleh karenanya, Dananjaya memberikan trik jitu membuat judul yang menarik dan akan diingat. Begini, apabila kita membuat judul tentang apa yang akan kita bicarakan pada saat presentasi, kita memiliki kesempatan kehilangan perhatian lebih besar dari audiens. Berbeda ketika kita membuat judul yang menjadikan audiens penasaran, maka saat itu pula perhatian audiens akan tertuju pada presentasi kita.

  1. Bagaimana kita akan mendapatkan perhatian audiens ?

Perhatian audiens didapatkan pada 45 menit pertama, apabila kita dapat mengambil perhatian mereka dengan cara yang ‘tidak biasa’ pada 45 menit pertama, maka kita akan mendapatkan perhatian sepanjang presentasi kita. Dengan catatan, kita memperhatian dengan baik performa kita selama presentasi.

  1. Apa lima poin inti presentasimu ?

Lima poin inti ini merupakan penjabaran dari inti pesan presentasi kita. Menurut Dananjaya, optimalnya adalah 3 poin. Misal kita ingin memperesentasikan tentang bagaimana olah visual memberikan dampak yang dahsyat terhadap presentasi kita. Poin-poin yang akan kita bahas diantaranya :

  • Dampak visual terhadap presentasi
  • Cara mengkombinasikan visual dalam presentasi
  • Menyampaikan visual yang efektif
  1. Bagaimana kita mengakhiri presentasi ?

Ada beberapa cara mengakhiri presentasi. Cara yang baik menurut Dananjaya adalah menutupnya dengan prinsip “RECENCY” atau kebaruan, yaitu audiens akan mengingat pertama kali dalam sebuah presentasi apa yang mereka dengar terakhir.

Baca juga : Tips Menggunakan Bahasa Tubuh dari Pembicara Hebat

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Ini Dia Situs Penyedia Foto Gratis Untuk Presentasimu

Ini Dia Situs Penyedia Foto Gratis Untuk Presentasimu

Ini Dia Situs Penyedia Foto Gratis Untuk Presentasimu

Jasa Presentasi – Foto dan gambar dapat menambah ketertarikan sebuah konten. Foto atau gambar digunakan untuk mendukung konten dan penjelasan untuk memberikan penekanan dan sentuhan emosional. Gambar dan foto yang digunakan dalam presentasi harus relevan dengan konten yang disampaikan. Hindari menggunakan foto dan gambar beresolusi dan kualitas rendah.

Beberapa orang mungkin hanya menggunakan google dalam mencari gambar untuk disertakan dalam presentasi, padahal terkadang gambar yang ada di google kebanyakan memiliki resolusi dan kualitas yang rendah.

Selain google, berikut beberapa situs yang dapat digunakan untuk mendapatkan gambar gratis untuk membuat presentasi lebih menarik.

Sumber: https://www.sketchbubble.com/blog/how-to-find-and-select-great-free-photos-for-your-presentation/

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Bagaimana Presentasi Yang Mudah Diingat ?

Bagaimana Presentasi Yang Mudah Diingat ?

Bagaimana Presentasi Yang Mudah Diingat ?

Jasa Presentasi – Keinginan setiap presenter adalah dapat menyampaikan presentasi yang mudah dipahami dan mudah diingat. Mungkin beberapa audiens dapat memahami apa yang disampaikan presenter dalam presentasinya, namun tidak banyak orang yang mengingat apa yang disampaikan dalam presentasi setelah mereka meninggalkan tempat presentasi. Oleh karena itu, presenter perlu melakukan beberapa hal berikut agar presentasinya tidak sia-sia dan dapat diingat oleh audiens.

  1. Buat konten yang terorganisir

Presentasi dengan konten yang tersusun dan terorganisir akan lebih mudah dipahami oleh audiens dan mempermudah presenter dalam menyampaikannya. Konten yang terorganisir dapat dilihat dari keterkaitan satu slide dengan slide selanjutnya begitu juga dengan penyampaiannya. Selain itu, konten yang terorganisir adalah konten yang memiliki alur yang jelas. Misalnya dengan menyusun konten dari identifikasi masalah, pertanyaan yang muncul dari permasalahan tadi, kemudian jawaban atas pertanyaan (kesimpulan).

  1. Dukung dengan visual

Selain lebih menarik, orang lebih mudah mengingat sebuah informasi yang disajikan atau didukung dengan visual. Namun visual yang digunakan harus mendukung dan sesuai dengan konten yang dijelaskan dalam presentasi. Karena gambar yang tidak sesuai atau tidak relevan dapat mengurangi arti dan menjadikan pesan tidak tersampaikan.

  1. Jelaskan tanpa membaca slide

Slide presentasi berfungsi sebagai pendukung penjelasan. Oleh karena itu, slide harus dibuat secara simple, misalnya dengan menghindari menyertakan terlalu banyak informasi dalam satu slide. Karena informasi yang berlebihan akan menguras kemampuan audiens dalam memproses informasi tersebut, dan hal ini malah membuat audiens tidak mudah mencerna dan menerima pesan dan informasi yang disampaikan. Slide yang simple juga akan membuat penjelasan lebih maksimal, karena presenter tidak terpaku pada slide.

  1. Libatkan kreativitas

Kreativitas sangat diperlukan dalam setiap kegiatan sehari-hari, termasuk dalam presentasi. Contohnya adalah dengan mengubah data dan statistik menjadi bentuk visual yang lebih menarik. Hindari menggunakan grafik batang dan pie chart standar dalam presentasi. Sebagai gantinya, gunakan visualisasi yang lebih menarik namun mudah dipahami.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mengapa Infografik?

Mengapa Infografik?

Mengapa Infografik?

Jasa Presentasi – Saat ini dunia telah dibanjiri dengan informasi yang tidak terbatas. Hal ini akan mempermudah sebuah konten untuk tersesat di hutan informasi dan juga mempersulit untuk sampai pada target audiens. Oleh karena itu, bisnis perlu membuat strategi agar konten yang telah di buat tidak tersesat dan sampai pada target audiens. Bagaimana caranya? Salah satunya adalah dengan membuat infografik.

Infografik merupakan bentuk visual dari informasi. Mengapa perlu menggunakan infografik untuk menyampaikan informasi?

  1. Lebih menarik perhatian

Teks dan grafik yang berdiri sendiri mungkin mengandung banyak informasi di dalamnya. Namun informasi berupa teks tidak terlalu menarik perhatian audiens dan informasi berupa grafik mungkin menarik namun tidak mudah dipahami. Oleh karena itu, untuk menciptakan konten yang menarik dan mudah dipahami, sajikan informasi dengan menggabungkan teks dan gambar. Hal ini dikarenakan manusia merupakan makhluk visual, oleh karena itu manusia lebih mudah tertarik dengan hal-hal visual.

  1. Meningkatkan kesadaran merek

Infografik merupakan salah satu media komunikasi yang menjelaskan merek, produk atau jasa kepada orang lain dengan bantuan visual. Oleh karena itu, infografik merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan kesadaran merek dan dapat meningkatkan trafik dalam promosi jika digunakan dengan baik dan tepat.

  1. Membuat konten menjadi viral

Saat ini merupakan era di mana semuanya serba digital. Pada era ini, menjadi viral dan terkenal bukanlah hal yang sulit. Mengapa? Karena teknologi memudahkan orang untuk membagikan segala sesuatu melalui internet. Di mana saat ini pengguna internet semakin meningkat dan rasa ingin tahu dan inisiatif mereka semakin besar. Karakteristik utama infografik adalah konten visualnya yang menarik, dan hal ini menjadikan banyak orang yang sependapat dan tertarik dengan informasi yang ada dalam infografik untuk membagikannya di media sosial atau media lain miliknya. Karena hal inilah sebuah konten atau sebuah merek dan produk lebih mudah menjadi viral.

  1. Meningkatkan hasil pencarian

Ketika sebuah infografik disukai banyak orang dan menjadi viral, orang tentu akan semakin banyak yang mencarinya. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya ranking pencarian.

  1. Meningkatkan subscriber dan follower

Ketika infografik dapat menarik perhatian, disukai dan menjadi viral, orang-orang pasti akan mencari sumber dari mana infografik tersebut berasal. Oleh karena itu, penting untuk menyertakan alamat website, alamat email, media sosial, atau kontak lainnya, sehingga audiens yang tertarik, dapat langsung mengambil keputusan untuk mengikuti website atau media sosial dari pihak yang mempublikasikan infografik.

  1. Lebih mudah dipahami

Infografik didesain untuk menarik perhatian audiens dengan menyertakan sedikit teks dan banyak gambar agar agar mudah dipahami. Hal ini yang menjadikan infografik sebagai alat komunikasi universal yang dapat dikonsumsi siapapun dan dari mana pun. Karena tujuan dibuatnya infografik adalah untuk membantu audiens untuk tertarik dengan sebuah informasi dan memudahkan mereka memahaminya.

  1. Memperluas pemasaran digital

Dikarenakan infografik memiliki bentuk gambar, oleh karena itu, infografik lebih sering dipublikasikan dalam dunia digital. Oleh karena itu, menggunakan infografik untuk menjelaskan sebuah merek, produk atau jasa akan lebih mudah dan lebih efektif dilakukan. Selain itu, target pelanggannya juga lebih luas dibandingkan dipublikasikan secara offline. Namun hal ini bukan berarti infografik tidak dapat dipublikasikan secara offline. Infografik dapat juga dipublikasikan secara offline, misalnya untuk membantu dan mendukung penjelasan dalam presentasi.

  1. Memposisikan diri sebagai seorang ahli

Infografik dibuat untuk menyajikan konten yang mudah dipahami dengan memanfaatkan tabel, grafik, chart, dan informasi relevan lainnya. Informasi yang disertakan dalam infografik dapat menunjukkan penguasaan dan keahlian creator pada sebuah topik atau bidang. Jika creator dapat menyajikan banyak informasi dalam bentuk infografik, berarti bahwa creator menguasai dan ahli pada topik tersebut. Hal ini akan meningkatkan kredibilitas serta reputasi yang baik.

 

Di era informasi tak terbatas dan kompetisi yang tinggi saat ini, kunci kesuksesan suatu merek dan produk atau jasa adalah kesesuaian dengan minat dari target pelanggan dan dapat menarik perhatian mereka. Dan infografik merupakan salah satu cara yang efektif untuk menghadapi era ini dengan bijaksana. Infografik dibuat menggunakan elemen visual yang relevan, menarik, dan edukatif, sehingga akan lebih mudah dipahami dan diingat oleh audiens. Berdasarkan penjelasan ini menunjukkan bahwa infografik merupakan alat vital dan efektif bagi pemilik usaha dan pemasar digital untuk mempertahankan fokus pelanggan pada konten (merek dan produk atau jasa).

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Apakah Slide Presentasimu Sudah Lolos Glance Test?

Apakah Slide Presentasimu Sudah Lolos Glance Test?

Apakah Slide Presentasimu Sudah Lolos Glance Test?

Jasa Presentasi – Slide merupakan visual yang dapat membantu dan mendukung presenter dalam melakukan penjelasan. Meski hanya sebagai pendukung, slide juga merupakan elemen penting yang harus diperhatikan dalam presentasi. Dalam presentasi, audiens dituntut untuk menggunakan indera penglihatan dan indera pendengaran secara bersama-sama, namun tidak semua audiens dapat mencerna dan memahami apa yang mereka dengar dan lihat secara bersama-sama. Oleh karena itu, slide presentasi harus dibuat secara sederhana dan mudah dipahami dalam waktu yang singkat atau dalam sekejap mata audiens, karena audiens datang ke sebuah presentasi untuk mendengarkan penjelasan bukan untuk membaca slide. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan agar slide presentasimu sudah lolos glance test.

  1. Teks

Buat teks secara singkat. Gunakan jenis dan ukuran font yang jelas dan mudah dibaca oleh seluruh audiens. Gunakan ukuran yang besar untuk memberikan penekanan pada inti konten dalam suatu slide. Pilih satu jenis font – atau paling banyak dua. Eliminasi atau hilangkan teks yang tidak penting karena dapat menganggu fokus audiens.

  1. Warna

Gunakan warna yang tidak mencolok. Kombinasikan beberapa warna yang sesuai (maksimal 3 warna, ditambah warna netral seperti abu-abu dan biru muda). Aplikasikan warna yang sama untuk seluruh slide.

  1. Gambar

Gambar berfungsi sebagai pendukung dan wujud visual dari konten yang ada dalam sebuah slide. Pilih gambar yang sesuai dan relevan sehingga audiens lebih mudah memahami konten dengan bantuan gambar tadi.

  1. Tampilan yang konsisten

Tampilan yang konsisten bukan berarti semua slide memiliki tampilan yang sama persis. Tetapi tampilan yang konsisten berarti saling berpadu satu sama lain. Gunakan beberapa font dan warna yang sepadan untuk semua slide. Pilih beberapa font dan warna untuk diterapkan pada seluruh slide. Gunakan model gambar yang mirip juga untuk menyelaraskan slide.

  1. Slide tidak padat

Slide yang padat akan membuat audiens sulit memahami isi slide. Oleh karena itu, berikanlah ruang pada slide dan atur isi slide (teks dan gambar/simbol) agar tidak memenuhi slide.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com