Bagaimana Juara Dunia Public Speaking Mempersiapkan Presentasi?

Jasa Presentasi – Dananjaya Hettiarachchi, seorang juara dunia kontes public speaking Toastmaster International memiliki beberapa tips yang dibagikan kepada pembaca melalui video berikut ini.

Sebelum melakukan presentasi, bahkan sebelum membuat PowerPoint, ada tiga pertanyaan penting yang harus kita jawab :

  1. Apa Pesannya ?

Pesan merupakan elemen penting dalam berkomunikasi, tak terkecuali dalam presentasi. Oleh karena itu, dalam mempersiapkan sebuah presentasi, coba tanyakan ke diri sendiri apa pesan yang ingin disampaikan, teknik tersebut bisa dilatih dengan menuliskan pesan tersebut dalam 10 kata.

  1. Apa Judulnya ?

Membuat judul presentasi tidak kalah penting dengan menciptakan pesan. Oleh karenanya, Dananjaya memberikan trik jitu membuat judul yang menarik dan akan diingat. Begini, apabila kita membuat judul tentang apa yang akan kita bicarakan pada saat presentasi, kita memiliki kesempatan kehilangan perhatian lebih besar dari audiens. Berbeda ketika kita membuat judul yang menjadikan audiens penasaran, maka saat itu pula perhatian audiens akan tertuju pada presentasi kita.

  1. Bagaimana kita akan mendapatkan perhatian audiens ?

Perhatian audiens didapatkan pada 45 menit pertama, apabila kita dapat mengambil perhatian mereka dengan cara yang ‘tidak biasa’ pada 45 menit pertama, maka kita akan mendapatkan perhatian sepanjang presentasi kita. Dengan catatan, kita memperhatian dengan baik performa kita selama presentasi.

  1. Apa lima poin inti presentasimu ?

Lima poin inti ini merupakan penjabaran dari inti pesan presentasi kita. Menurut Dananjaya, optimalnya adalah 3 poin. Misal kita ingin memperesentasikan tentang bagaimana olah visual memberikan dampak yang dahsyat terhadap presentasi kita. Poin-poin yang akan kita bahas diantaranya :

  • Dampak visual terhadap presentasi
  • Cara mengkombinasikan visual dalam presentasi
  • Menyampaikan visual yang efektif
  1. Bagaimana kita mengakhiri presentasi ?

Ada beberapa cara mengakhiri presentasi. Cara yang baik menurut Dananjaya adalah menutupnya dengan prinsip “RECENCY” atau kebaruan, yaitu audiens akan mengingat pertama kali dalam sebuah presentasi apa yang mereka dengar terakhir.

Baca juga : Tips Menggunakan Bahasa Tubuh dari Pembicara Hebat

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Ini Dia Situs Penyedia Foto Gratis Untuk Presentasimu

Ini Dia Situs Penyedia Foto Gratis Untuk Presentasimu

Ini Dia Situs Penyedia Foto Gratis Untuk Presentasimu

Jasa Presentasi – Foto dan gambar dapat menambah ketertarikan sebuah konten. Foto atau gambar digunakan untuk mendukung konten dan penjelasan untuk memberikan penekanan dan sentuhan emosional. Gambar dan foto yang digunakan dalam presentasi harus relevan dengan konten yang disampaikan. Hindari menggunakan foto dan gambar beresolusi dan kualitas rendah.

Beberapa orang mungkin hanya menggunakan google dalam mencari gambar untuk disertakan dalam presentasi, padahal terkadang gambar yang ada di google kebanyakan memiliki resolusi dan kualitas yang rendah.

Selain google, berikut beberapa situs yang dapat digunakan untuk mendapatkan gambar gratis untuk membuat presentasi lebih menarik.

Sumber: https://www.sketchbubble.com/blog/how-to-find-and-select-great-free-photos-for-your-presentation/

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Bagaimana Presentasi Yang Mudah Diingat ?

Bagaimana Presentasi Yang Mudah Diingat ?

Bagaimana Presentasi Yang Mudah Diingat ?

Jasa Presentasi – Keinginan setiap presenter adalah dapat menyampaikan presentasi yang mudah dipahami dan mudah diingat. Mungkin beberapa audiens dapat memahami apa yang disampaikan presenter dalam presentasinya, namun tidak banyak orang yang mengingat apa yang disampaikan dalam presentasi setelah mereka meninggalkan tempat presentasi. Oleh karena itu, presenter perlu melakukan beberapa hal berikut agar presentasinya tidak sia-sia dan dapat diingat oleh audiens.

  1. Buat konten yang terorganisir

Presentasi dengan konten yang tersusun dan terorganisir akan lebih mudah dipahami oleh audiens dan mempermudah presenter dalam menyampaikannya. Konten yang terorganisir dapat dilihat dari keterkaitan satu slide dengan slide selanjutnya begitu juga dengan penyampaiannya. Selain itu, konten yang terorganisir adalah konten yang memiliki alur yang jelas. Misalnya dengan menyusun konten dari identifikasi masalah, pertanyaan yang muncul dari permasalahan tadi, kemudian jawaban atas pertanyaan (kesimpulan).

  1. Dukung dengan visual

Selain lebih menarik, orang lebih mudah mengingat sebuah informasi yang disajikan atau didukung dengan visual. Namun visual yang digunakan harus mendukung dan sesuai dengan konten yang dijelaskan dalam presentasi. Karena gambar yang tidak sesuai atau tidak relevan dapat mengurangi arti dan menjadikan pesan tidak tersampaikan.

  1. Jelaskan tanpa membaca slide

Slide presentasi berfungsi sebagai pendukung penjelasan. Oleh karena itu, slide harus dibuat secara simple, misalnya dengan menghindari menyertakan terlalu banyak informasi dalam satu slide. Karena informasi yang berlebihan akan menguras kemampuan audiens dalam memproses informasi tersebut, dan hal ini malah membuat audiens tidak mudah mencerna dan menerima pesan dan informasi yang disampaikan. Slide yang simple juga akan membuat penjelasan lebih maksimal, karena presenter tidak terpaku pada slide.

  1. Libatkan kreativitas

Kreativitas sangat diperlukan dalam setiap kegiatan sehari-hari, termasuk dalam presentasi. Contohnya adalah dengan mengubah data dan statistik menjadi bentuk visual yang lebih menarik. Hindari menggunakan grafik batang dan pie chart standar dalam presentasi. Sebagai gantinya, gunakan visualisasi yang lebih menarik namun mudah dipahami.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mengapa Infografik?

Mengapa Infografik?

Mengapa Infografik?

Jasa Presentasi – Saat ini dunia telah dibanjiri dengan informasi yang tidak terbatas. Hal ini akan mempermudah sebuah konten untuk tersesat di hutan informasi dan juga mempersulit untuk sampai pada target audiens. Oleh karena itu, bisnis perlu membuat strategi agar konten yang telah di buat tidak tersesat dan sampai pada target audiens. Bagaimana caranya? Salah satunya adalah dengan membuat infografik.

Infografik merupakan bentuk visual dari informasi. Mengapa perlu menggunakan infografik untuk menyampaikan informasi?

  1. Lebih menarik perhatian

Teks dan grafik yang berdiri sendiri mungkin mengandung banyak informasi di dalamnya. Namun informasi berupa teks tidak terlalu menarik perhatian audiens dan informasi berupa grafik mungkin menarik namun tidak mudah dipahami. Oleh karena itu, untuk menciptakan konten yang menarik dan mudah dipahami, sajikan informasi dengan menggabungkan teks dan gambar. Hal ini dikarenakan manusia merupakan makhluk visual, oleh karena itu manusia lebih mudah tertarik dengan hal-hal visual.

  1. Meningkatkan kesadaran merek

Infografik merupakan salah satu media komunikasi yang menjelaskan merek, produk atau jasa kepada orang lain dengan bantuan visual. Oleh karena itu, infografik merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan kesadaran merek dan dapat meningkatkan trafik dalam promosi jika digunakan dengan baik dan tepat.

  1. Membuat konten menjadi viral

Saat ini merupakan era di mana semuanya serba digital. Pada era ini, menjadi viral dan terkenal bukanlah hal yang sulit. Mengapa? Karena teknologi memudahkan orang untuk membagikan segala sesuatu melalui internet. Di mana saat ini pengguna internet semakin meningkat dan rasa ingin tahu dan inisiatif mereka semakin besar. Karakteristik utama infografik adalah konten visualnya yang menarik, dan hal ini menjadikan banyak orang yang sependapat dan tertarik dengan informasi yang ada dalam infografik untuk membagikannya di media sosial atau media lain miliknya. Karena hal inilah sebuah konten atau sebuah merek dan produk lebih mudah menjadi viral.

  1. Meningkatkan hasil pencarian

Ketika sebuah infografik disukai banyak orang dan menjadi viral, orang tentu akan semakin banyak yang mencarinya. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya ranking pencarian.

  1. Meningkatkan subscriber dan follower

Ketika infografik dapat menarik perhatian, disukai dan menjadi viral, orang-orang pasti akan mencari sumber dari mana infografik tersebut berasal. Oleh karena itu, penting untuk menyertakan alamat website, alamat email, media sosial, atau kontak lainnya, sehingga audiens yang tertarik, dapat langsung mengambil keputusan untuk mengikuti website atau media sosial dari pihak yang mempublikasikan infografik.

  1. Lebih mudah dipahami

Infografik didesain untuk menarik perhatian audiens dengan menyertakan sedikit teks dan banyak gambar agar agar mudah dipahami. Hal ini yang menjadikan infografik sebagai alat komunikasi universal yang dapat dikonsumsi siapapun dan dari mana pun. Karena tujuan dibuatnya infografik adalah untuk membantu audiens untuk tertarik dengan sebuah informasi dan memudahkan mereka memahaminya.

  1. Memperluas pemasaran digital

Dikarenakan infografik memiliki bentuk gambar, oleh karena itu, infografik lebih sering dipublikasikan dalam dunia digital. Oleh karena itu, menggunakan infografik untuk menjelaskan sebuah merek, produk atau jasa akan lebih mudah dan lebih efektif dilakukan. Selain itu, target pelanggannya juga lebih luas dibandingkan dipublikasikan secara offline. Namun hal ini bukan berarti infografik tidak dapat dipublikasikan secara offline. Infografik dapat juga dipublikasikan secara offline, misalnya untuk membantu dan mendukung penjelasan dalam presentasi.

  1. Memposisikan diri sebagai seorang ahli

Infografik dibuat untuk menyajikan konten yang mudah dipahami dengan memanfaatkan tabel, grafik, chart, dan informasi relevan lainnya. Informasi yang disertakan dalam infografik dapat menunjukkan penguasaan dan keahlian creator pada sebuah topik atau bidang. Jika creator dapat menyajikan banyak informasi dalam bentuk infografik, berarti bahwa creator menguasai dan ahli pada topik tersebut. Hal ini akan meningkatkan kredibilitas serta reputasi yang baik.

 

Di era informasi tak terbatas dan kompetisi yang tinggi saat ini, kunci kesuksesan suatu merek dan produk atau jasa adalah kesesuaian dengan minat dari target pelanggan dan dapat menarik perhatian mereka. Dan infografik merupakan salah satu cara yang efektif untuk menghadapi era ini dengan bijaksana. Infografik dibuat menggunakan elemen visual yang relevan, menarik, dan edukatif, sehingga akan lebih mudah dipahami dan diingat oleh audiens. Berdasarkan penjelasan ini menunjukkan bahwa infografik merupakan alat vital dan efektif bagi pemilik usaha dan pemasar digital untuk mempertahankan fokus pelanggan pada konten (merek dan produk atau jasa).

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Apakah Slide Presentasimu Sudah Lolos Glance Test?

Apakah Slide Presentasimu Sudah Lolos Glance Test?

Apakah Slide Presentasimu Sudah Lolos Glance Test?

Jasa Presentasi – Slide merupakan visual yang dapat membantu dan mendukung presenter dalam melakukan penjelasan. Meski hanya sebagai pendukung, slide juga merupakan elemen penting yang harus diperhatikan dalam presentasi. Dalam presentasi, audiens dituntut untuk menggunakan indera penglihatan dan indera pendengaran secara bersama-sama, namun tidak semua audiens dapat mencerna dan memahami apa yang mereka dengar dan lihat secara bersama-sama. Oleh karena itu, slide presentasi harus dibuat secara sederhana dan mudah dipahami dalam waktu yang singkat atau dalam sekejap mata audiens, karena audiens datang ke sebuah presentasi untuk mendengarkan penjelasan bukan untuk membaca slide. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan agar slide presentasimu sudah lolos glance test.

  1. Teks

Buat teks secara singkat. Gunakan jenis dan ukuran font yang jelas dan mudah dibaca oleh seluruh audiens. Gunakan ukuran yang besar untuk memberikan penekanan pada inti konten dalam suatu slide. Pilih satu jenis font – atau paling banyak dua. Eliminasi atau hilangkan teks yang tidak penting karena dapat menganggu fokus audiens.

  1. Warna

Gunakan warna yang tidak mencolok. Kombinasikan beberapa warna yang sesuai (maksimal 3 warna, ditambah warna netral seperti abu-abu dan biru muda). Aplikasikan warna yang sama untuk seluruh slide.

  1. Gambar

Gambar berfungsi sebagai pendukung dan wujud visual dari konten yang ada dalam sebuah slide. Pilih gambar yang sesuai dan relevan sehingga audiens lebih mudah memahami konten dengan bantuan gambar tadi.

  1. Tampilan yang konsisten

Tampilan yang konsisten bukan berarti semua slide memiliki tampilan yang sama persis. Tetapi tampilan yang konsisten berarti saling berpadu satu sama lain. Gunakan beberapa font dan warna yang sepadan untuk semua slide. Pilih beberapa font dan warna untuk diterapkan pada seluruh slide. Gunakan model gambar yang mirip juga untuk menyelaraskan slide.

  1. Slide tidak padat

Slide yang padat akan membuat audiens sulit memahami isi slide. Oleh karena itu, berikanlah ruang pada slide dan atur isi slide (teks dan gambar/simbol) agar tidak memenuhi slide.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

10 Fakta Tentang Visual Yang Harus Kamu Tahu

10 Fakta Tentang Visual Yang Harus Kamu Tahu

10 Fakta Tentang Visual Yang Harus Kamu Tahu

Jasa Presentasi – Bandingkan 2 gambar di atas. Mana yang lebih menarik?

Bukankah gambar 2 lebih menarik dibandingkan gambar 1? Mengapa? Karena gambar 2 menggunakan lebih dari satu warna dan menggunakan sebuah gambar sebagai background yang menjadi pendukung teks. Mengapa menggunakan banyak warna dan gambar dapat membuat tampilan menarik? Berikut beberapa fakta mengenai visual dari ethos3 yang harus kamu tahu.

  1. Visual 94% lebih menarik dari pada informasi yang hanya berisi teks.
  2. Infografik meningkatkan traffic website rata-rata sebesar 12%.
  3. Audiens menghabiskan waktu 100% lebih banyak pada halaman yang berisi konten visual.
  4. Visual membantu pikiran manusia sebanyak 60.000 kali lebih cepat dalam memproses informasi.
  5. Foto, gambar, dan video 100% lebih menarik.
  6. Presentasi yang paling terkenal menggunakan gambar rata-rata sebanyak 37 atau lebih gambar atau simbol.
  7. Visual meningkatkan daya ingat sebanyak 42%.
  8. 50% postingan di tumblr adalah foto.
  9. Rata-rata rentang perhatian adalah selama 2,8 – 8 detik.
  10. Konten dengan visual/video 3 kali lebih menarik dibandingkan memberikan sebuah link yang terhubung dengan artikel lain.

Fakta-fakta di atas dapat dijadikan acuan untuk membuat presentasi atau membuat konten website yang menarik dengan bantuan visual. Gunakan lebih banyak visual agar pesan dan informasi lebih mudah diterima dan diingat. Manfaatkan fakta nomor 9 untuk membuat presentasi, iklan, atau konten website agar dapat menarik perhatian audiens.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

9 Hal Yang Harus Dilakukan Sebelum Membuat Infografik

9 Hal Yang Harus Dilakukan Sebelum Membuat Infografik

9 Hal Yang Harus Dilakukan Sebelum Membuat Infografik

Jasa Presentasi – Saat ini, dunia telah mencapai era dimana jumlah informasi yang diterima tidak sebanding dengan kapasitas penerimaan manusia. Hal ini merupakan kesenjangan yang perlu diatasi. Salah satu caranya yaitu dengan mengubah cara berkomunikasi.

Komunikasi tidak hanya dapat dilakukan melalui percakapan dan tulisan, era digital telah menyediakan ruang bagi kita untuk mengembangkan cara berkomunikasi lainnya yang lebih canggih dan mengikuti perkembangan zaman, yaitu komunikasi dengan gambar sebagai pendukung percakapan dan tulisan. Salah satu bentuk komunikasi dengan gambar yaitu infografik.

Beberapa tahun belakang, infografik mulai dikenal dan menjadi salah satu kata kunci yang paling di cari di internet. Mengapa saat ini orang banyak menggunakan infografik? Salah satu alasannya untuk mengubah data dan informasi yang kompleks menjadi bentuk yang lebih menarik. Bagaimana cara mengubah data dan informasi yang kompleks menjadi bentuk yang menarik dengan bantuan infografik?

Hal pertama yang harus dilakukan adalah persiapan. Berikut 9 hal yang harus dilakukan sebelum membuat infografik.

  1. Menentukan Tema/Topik

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam tahap persiapan membuat infografik adalah menentukan tema atau topik yang akan disampaikan. Mungkin jika infografik dibuat untuk tujuan pelaporan, desainer tidak perlu mencari topik. Namun jika topik belum ditentukan, desainer perlu mencarinya, salah satunya dengan menggunakan isu dan permasalahan terkini.

  1. Menentukan Audiens

Setelah menentukan tema/topik, langkah selanjutnya adalah menentukan target audiens. Dengan menentukan audiens yang akan ditarget, desainer infografik dapat menentukan naskah dan tema visual yang tepat dan sesuai untuk suatu infografik.

  1. Menentukan Tujuan

Tentukan tujuan dari infografik yang dibuat. Apakah untuk memperlihatkan tren menggunakan data, atau untuk mengubah informasi kompleks dengan menyajikannya dalam bentuk yang mudah dipahami, atau untuk memperlihatkan pada audiens cara melakukan sesuatu secara step-by-step, atau untuk meningkatkan kesadaran akan suatu permasalahan, atau tujuan lainnya.

  1. Pilih tipe infografik

Setelah menetapkan tujuan, desainer dapat memilih tipe infografik seperti apa yang akan dibuatnya. Apakah comparison infographic (jika memiliki 2 atau lebih hal yang ingin dibandingkan), atau timeline infographic (jika memiliki daftar kejadian dna tanggal penting), atau How-To (jika ingin memberikan panduan step-to-step pada audiens), atau tipe lainnya.

  1. Tentukan Media yang akan digunakan

Setelah mengetahui target audiens dan tujuan infografik, maka dapat ditetapkan media yang akan digunakan. Media di sini berkaitan dengan sarana yang akan digunakan untuk mempublikasikan infografik. Terdapat dua media yang dapat digunakan yaitu media online dan media offline.

Media online biasanya berbentuk digital dan dapat digunakan jika target audiens memiliki cakupan yang luas. Publikasi menggunakan media ini dapat menghemat banyak waktu, lebih mudah dilakukan, dan memiliki banyak wadah yang dapat dimanfaatkan.

Sedangkan media offline biasanya berbentuk selebaran dan dapat digunakan sebagai pendukung penjelasan dalam sebuah presentasi.

  1. Temukan Informasi yang terpercaya

Informasi dan data yang akan digunakan sebagai konten infografik dapat diperoleh dari data atau informasi yang sudah ada atau dapat dengan mengumpulkannya sendiri. Terdapat beberapa cara yang dapat digunakan untuk memperoleh data antara lain melalui hasil survey atau polling terbaru, laporan yang baru dirilis, jumpa pers, data pribadi suatu perusahaan, penelitian akademis, wawancara, atau melalui survey yang dilakukan sendiri.

  1. Lakukan Interpretasi

Data yang diperoleh dengan mengumpulkan sendiri akan lebih mudah dipercaya ketimbang data dan informasi yang telah tersedia. Oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksaan kembali agar kebenarannya dapat dikonfirmasi. Eliminasi data dan informasi yang sekiranya tidak terlalu relevan dengan konten. Lakukan juga interpretasi untuk memperoleh cerita sehingga memudahkan desainer dalam menulis naskah.

  1. Menyusun Naskah

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa interpretasi dapat membantuk desainer dalam menyusun naskah. Proses menyusun naskah dapat dilakukan dengan mempertimbangkan target audiens, tujuan, dan permasalahan yang ada. Hal ini untuk mempermudah desainer dalam memilih gaya bahasa dan alur yang digunakan.

Menyusun naskah juga dapat dilakukan dengan membuat kesimpulan dari infografik dengan menuliskannya ke dalam beberapa kalimat. Kemudian padatkan kalimat kesimpulan menjadi sebuah kalimat yang dapat disertakan dalam infografik.

  1. Buat Kerangka kerja

Langkah terakhir dalam melakukan persiapan adalah membuat kerangka kerja. Dalam membuat kerangka kerja perlu diperhatikan kesederhanaan. Sesuaikan kerangka kerja dengan tipe infografik yang telah ditentukan. Hal ini bertujuan untuk membantu dalam menetapkan posisi teks dan gambar agar saling berhubungan.

Kerangka kerja berguna untuk menaksir atau mengukur kesesuaian alur cerita antara poin satu ke poin selanjutnya. Atau dalam artian, kerangka kerja merupakan pendeteksi kesalahan dan ketidaksesuaian yang mungkin terjadi sebelum finishing.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com