Posts

Perhatikan 5 Hal Ini Untuk Mencegah Audiensmu Mengantuk

Jasa Presentasi – Konten yang menarik tidak bisa menjamin ketertarikan audiens terhadap presentasi yang kita sampaikan. Hal ini disebabkan oleh karakter audiens yang berbeda-beda. Ada yang tertarik dan bersemangat ketika mendengarkan presentasi dengan materi yang berat, namun banyak juga yang merasa bosan dan mengantuk. Audiens yang merasa bosan dan mengantuk bisa mengubah suasana presentasi. Untuk itu, kita perlu tahu beberapa hal berikut ini untuk mencegahnya.

 

1. Penampilan

Man in Suit

Penampilan menjadi salah satu unsur yang akan mengantarkan presenter menuju kesuksesan dalam presentasi. Penampilan bisa menggambarkan sifat seseorang, juga bisa membangun kredibilitas presenter. Ketika presenter dianggap kredibel, audiens akan mudah untuk percaya, kemudian tertarik dengan konten dan penyampaian presenter.

 

2. Suara

A Man Presenting

Suara merupakan unsur utama dan paling penting dalam sebuah presentasi. Oleh karena itu, sebelum melakukan presentasi, cek terlebih dahulu kondisi suara kita. Pastikan suara kita bisa bekerja secara optimal ketika hari presentasi tiba. Lakukan pengecekan juga terhadap media yang akan kita gunakan dalam presentasi.

Ketika presentasi, gunakan suara yang lantang untuk memberi kesan tegas dan percaya diri. Pastikan suara kita bisa terdengar hingga audiens yang paling belakang, sebab jika suara kita tidak terdengar dengan jelas, maka bersiaplah untuk ditinggalkan oleh audiens, entah karena jenuh, mengatuk, atau asik bermain dengan gadget.

 

3. Interaksi

A Presenter Interacted with His Audiences

Presentasi adalah bentuk komunikasi dua arah. Sebuah presentasi dianggap kurang menarik karena tidak adanya interaksi antara presenter dengan audiens. Hal inilah yang menyebabkan audiens menjadi jenuh bahkan mengantuk saat sesi presentasi berlangsung. Oleh karena itu, libatkanlah audiens, misalnya dengan meminta mereka untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan singkat. Dengan begitu, kita bisa menarik simpati audiens untuk lebih memperhatikan materi yang kita sampaikan.

 

4. Coffee Break

Coffee Break

Presentasi memang sebaiknya dilakukan dengan waktu yang tidak terlalu lama. Meski demikian, banyak presentasi yang dilakukan dalam waktu yang cukup panjang. Hal ini tentu akan membuat audiens bosan dan jenuh jika presentasinya tidak dikemas dengan menarik. Mengatasi hal tersebut, kita bisa memberikan waktu kepada audiens untuk rileks dan meregangkan otot-otot dengan melakukan coffee break di sela-sela presentasi. Selain bertujuan untuk membuat audiens lebih fresh, hal ini juga bisa mencegah audiens dari rasa kantuk karena bosan.

 

5. Slide Presentasi Menarik

Awesome Presentation Slide by Jasa Presentasi

Buatlah slide presentasi semenarik mungkin supaya audiens fokus pada presentasi. Slide presentasi yang menarik juga akan membuat audiens tidak mudah bosan dan tertarik untuk memperhatikan. Selaian itu, desain presentasi yang menarik secara visual akan memproses otak untuk menciptakan makna sehingga audiens bisa dengan mudah menangkap yang kita sampaikan.

 

Tantangan terbesar bagi seorang presenter atau public speaker adalah bagaimana mereka mempertahankan perhatian audiens pada saat presentasi berlangsung. Untuk itu, perhatikanlah 5 hal di atas supaya audiensmu tetap fokus dan tidak bosan dengan presentasimu.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Gunakan 3 Kalimat Ini Untuk Menutup Presentasi

Jasa Presentasi – Kalimat pembuka merupakan salah satu unsur penting dalam sebuah presentasi, karena bisa membantu presenter untuk memberikan kesan pertama yang baik. Meskipun demikian, kalimat penutup juga tidak kalah penting. Kalimat penutup yang baik akan membuat audiens terkesan dan mudah untuk mengingat presentasi yang kita bawakan. Lantas, kalimat seperti apa yang sebaiknya digunakan untuk menutup sebuah presentasi?

 

1. Ajakan

Untuk membuat audiens melakukan sesuatu seperti yang kita harapkan, gunakan kalimat berisi ajakan yang membuat audiens tertarik dan mengambil langkah terkait apa yang kita sampaikan. Contoh kalimat yang bisa digunakan, “Ayo kita budayakan hidup sehat mulai dari sekarang, no junk food no fast food!”, “Mari cintai bumi dengan menghemat energy!”, “Saya berdiri di sini untuk menunggu keputusan anda, karena apa yang kita lakukan hari ini itulah yang akan kita rasakan di kemudian hari.”

 

2. Apresiasi

Sebagai bentuk apresiasi kepada audiens gunakanlah kalimat penutup berisi ucapan terima kasih. Hal ini, selain meninggalkan kesan yang baik, juga akan membuat audiens merasa kehadirannya dihargai. Contoh kalimatnya seperti, “Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu yang sudah bersedia meluangkan waktu hadir pada acara ini. Sebagai bentuk apresiasi, ada sedikit tanda cinta yang sudah kami siapkan. Bapak/Ibu bisa menukarkannya di stan yang berada di dekat pintu keluar.” atau “Sekali lagi terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah ikut berpartisipasi dalam acara ini. Terakhir mari kita tutup acara ini dengan melakukan foto bersama sebagai kenang-kenangan.”

 

3. Meminta Saran

Supaya memberikan kesan low profile, gunakanlah kalimat penutup yang menyatakan permintaan saran atau pendapat dari audiens. Hal ini bisa juga kita jadikan masukan untuk perbaikan ke depannya. Kalimat yang bisa digunakan misalnya, “Kami tunggu kritik dan saran dari Bapak/Ibu sekalian sebagai bahan evaluasi kami ke depannya.” atau “Silahkan hubungi nomor yang tertara di layar jika ada pertanyaan, kritik dan saran yang ingin Bapak/Ibu sampaikan. Sekecil apapun bentuknya sampaikanlah kepada kami sebagai bahan evaluasi kami ke depan.”

 

Mengakhiri presentasi memang terlihat sepele. Kebanyakan dari kita tidak terlalu mempedulikan bagaimana presentasi yang kita lakukan akan ditutup. Padahal, dengan melakukan penutupan yang menarik dan mengesankan, audiens akan mengingat presentasi dan pesan kita.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

7 Aturan ini Harus Kamu Patuhi Ketika akan Menggunakan Gambar dalam Presentasi

Jasa Presentasi – Gambar merupakan salah satu unsur visual yang dapat menambah ketertarikan tampilan presentasi. Gambar juga bisa membantu audiens untuk lebih mudah mengingat pesan yang disampaikan dalam presentasi. Meski begitu, menyertakan gambar dalam presentasi tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Terdapat beberapa aturan yang perlu dipatuhi ketika akan menyertakan gambar dalam slide presentasi. Aturan-aturan tersebut antara lain sebagai berikut.

 

1. Gunakan Gambar yang Sesuai dengan Konten

Meditation Slide with Meditation Images

Aturan pertama yang harus dipatuhi adalah gambar yang digunakan harus sesuai dengan konten. Jika konten yang dijelaskan tentang bisnis, tidak lucu jika gambar yang ditampilkan adalah gambar-gambar pemandangan. Begitu juga ketika konten yang dijelaskan tentang science, carilah gambar-gambar yang berkaitan dengan science. Gunakan kata kunci yang berkaitan dengan konten, misalnya jika kontennya bisnis, gunakan kata kunci bisnis, karyawan, kantor, dan rapat untuk mencari gambarnya.

 

2. Hindari Gambar Ber-watermark

Watermarked Image

Google, adalah salah satu tujuan utama ketika kita akan mencari gambar. Google menampilkan banyak hasil dengan kualitas yang beragam. Salah satu hasil yang bisa muncul di google adalah gambar dari microstock yang masih ada label atau watermark-nya. Gambar-gambar ini biasanya memiliki kualitas HD dan mungkin sesuai juga dengan gambar yang sedang kita cari. Sehingga kita terjebak untuk tetap memakainya. Padahal jika dilihat dari segi desain dan tampilan, gambar dengan watermark ini justru membuat tampilan tidak menarik sama sekali dan akan mengganggu fokus audiens.

 

3. Carilah Gambar Berkualitas Tinggi

unsplash.com

Google memang menyediakan banyak sekali gambar, namun kualitasnya tidak terjamin. Banyak sekali gambar beresolusi rendah yang akan muncul dalam pencarian di google. Solusinya adalah dengan memanfaatkan situs-situs penyedia gambar berkualitas tinggi dan GRATIS. Kita bisa mengunduh gambar gratis tersebut di pexels.com, unsplash.com, freepik.com, dan lain-lain.

 

4. Usahakan untuk Menyesuaikan Gambar dengan Tema Warna

Moodboard

Salah satu hal yang membuat tampilan sebuah presentasi menarik adalah konsistensi. Baik konsisten dalam penggunaan font, ukuran teks, warna, dan juga gambar. Usahakan untuk mencari gambar yang memiliki skema warna yang sepadan. Jika dasarnya putih dan hitam, carilah gambar yang memiliki dasar putih dan hitam. Atau jika tidak memungkinkan untuk mencari gambar dengan warna senada, manfaatkan fitur yang edit gambar pada aplikasi desain presentasi (seperti PowerPoint) untuk menyamakan warnanya.

 

5. Percantik Gambar dengan Mengeditnya

Edited Image

Salah satu kelebihan aplikasi presentasi terutama PowerPoint adalah edit gambar. Kita bisa memotong, mengatur kecerahan, blur, juga bisa mengubah warna. Untuk menambah ketertarikan dan keunikan gambar, kita bisa memanfaatkan salah satu fitur edit gambar tersebut, misalnya dengan mengubah warnanya.

 

6. Jangan Ditarik, Tetapi Dipotong

Stretched and Cropped Image Example

Terkadang, ukuran gambar yang kita miliki tidak sesuai dengan ukuran yang kita inginkan. Banyak di antara kita yang menyesuaikannya dengan menarik gambar, sehingga proporsinya menjadi tidak sesuai dan gambar menjadi gepeng. Sebagai gantinya, ketika ingin menyesuaikan ukuran gambar, gunakanlah fitur crop untuk memotong gambar sesuai dengan ukuran yang kita inginkan.

 

7. Atur Posisi Gambar dengan Baik

Image Layouting Slide

Gambar memang akan menambah ketertarikan visual sebuah presentasi, namun bukan berarti kita bisa sembarangan dalam menempatkan gambar dalam slide. Usahakanlah untuk menempatkan gambar pada posisi yang akan membuat slide menjadi lebih menarik. Jika mengalami kesulitan dalam memposisikan gambar, carilah referensi layout presentasi di internet. Variasikan juga gambar-gambar tersebut dengan membuatnya ke dalam berbagai bentuk, misalnya menjadi bulat, segitiga, belah ketupat, dan lain-lain.

 

Gambar merupakan salah satu unsur visual yang akan membuat slide semakin menarik dan mudah untuk dipahami. Pastikan untuk selalu menggunakan gambar yang mendukung konten. Ikuti aturan-aturan di atas ketika akan menyertakan gambar dalam presentasi.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Pastikan 5 Hal ini Kamu Tanyakan Sebelum Mempersiapkan Presentasi

Jasa Presentasi – Ada banyak faktor yang berpengaruh terhadap suksesnya sebuah presentasi. Di lapangan kita sering menjumpai banyak presentasi yang gagal, hal ini tidak hanya karena isi materi yang disampaikan. Kemampuan presenter dalam menyampaikan presentasi pada audiens juga menjadi poin penting. Jadi sebelum mempersiapkan presentasi, tanyakan 5 hal ini agar presentasimu berhasil memukau audiens.

 

1. Siapa Audiens Presentasimu?

Presentation Audiences

Mengenal siapa audiens kita dalam melakukan presentasi adalah poin penting karena hal ini berhubungan dengan cara kita menyampaikan presentasi tersebut melalui gaya bahasa hingga pakaian seperti apa yang akan kita kenakan. Jika audiens kita adalah anak muda, kita bisa menyampaikan presentasi lebih rileks dengan menyelipkan humor yang sesuai dengan isi materi. Lain halnya jika audiens kita adalah pebisnis bahkan calon klien, maka kita akan memilih menggunakan gaya bahasa yang lugas dan tidak bertele-tele.

 

2. Apa Tujuan Presentasi Ini?

A Team Determine Their Target

Sebelum mempersiapkan presentasi penting sekali mengetahui maksud dan tujuan presentasi itu sendiri. Karena hal ini akan lebih memudahkan kita dalam menyampaikan isi materi sehingga audiens bisa dengan mudah menerima inti dari apa yang akan kita sampaikan. Dengan mengetahui tujuan presentasi berarti kita telah menentukan langkah selanjutnya pasca presentasi.

 

3. Apa Saja Materi yang Harus Disampaikan?

A Hand Flipping Book

Setelah tahu siapa audiens dan tujuan presentasi, hal yang harus dipersiapkan dalam presentasi adalah materi. Materi dari presentasi diharapkan menyuguhkan informasi yang bisa diterima dengan mudah oleh audiens. Buatlah materi presentasi semenarik mungkin, tentu kembali lagi harus diingat siapa audiens dan apa tujuan dari presentasi ini.

 

4. Bagaimana Membuat Slide Presentasi yang Menarik?

Designing

Setelah mempersiapkan tiga poin di atas, poin ke empat ini tak kalah penting. Sebagus apapun materi serta presentasi yang sudah kita persiapkan, akan menjadi sia-sia ketika tidak didukung slide presentasi yang menarik. Fakta di lapangan menyebutkan jika audiens akan lebih tertarik dengan slide presentasi yang tak hanya memuat data-data atau tulisan panjang yang akhirnya membuat jenuh. Jika kita masih kesulitan dalam mempersiapkan slide presentasi, ada baiknya kita mempercayakannya pada jasapresentasi.com yang lebih pengalaman dalam bidang ini.

 

5. Apa Saja yang Perlu Dilatih dan Dipersiapkan Sebelum Melakukan Presentasi?

A Man Practices His Speech in front of Mirror

Sebelum benar-benar memulai presentasi di hadapan audiens, ada baiknya kita berlatih untuk memantapkan materi serta poin apa saja yang hendak kita sampaikan. Sebaiknya latihan tidak melulu isi materi maupun cara penyampaian presentasi. Jangan lupakan peralatan pendukung seperti laptop, flash disk serta file presentasi. Hal ini sebagai antisipasi jika terjadi masalah saat melakukan presentasi kita bisa tetap tenang dan tidak terlihat panik di hadapan audiens.

 

Pastikan pertanyaan-pertanyaan tersebut terjawab sebelum kamu memulai mempersiapkan presentasi. Hal ini akan memudahkan persiapanmu serta mempersingkat waktu.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

5 Tips Desain Presentasi dari Garr Reynolds

Jasa Presentasi – Garr Reynolds, namanya dikenal sebagai salah satu tokoh public speaking dan communications consultant. Salah satu media menyebutkan jika Garr adalah satu dari seratus orang paling berpengaruh di internet. Dari bukunya yang berjudul “Presentation Zen Design,” Garr Reynolds memberikan beberapa tips sebelum membuat desain presentasi, antara lain:

 

1. Keep It Simple

Slide presentasi yang menarik bukanlah yang berisi rentetan teks ataupun gambar yang memenuhi seluruh isi slide. Jangan biarkan kemampuan kita untuk menceritakan konten atau menyampaikan pesan dalam sebuah presentasi teralihkan oleh slide yang terlalu rumit dan padat, sebab hal ini akan membuat audiens lebih fokus untuk membaca slide dari pada mendengar apa yang kita sampaikan.

 

2. Gunakan Tema dan Hindari Menggunakan Template PowerPoint

Sering sekali dijumpai presentasi dengan tampilan yang mirip. Hal ini karena kebanyakan dari mereka memakai template yang sudah disediakan oleh PowerPoint. Saat ini penggunaan template PowerPoint sudah ketinggalan zaman dan kurang menarik, sebab slide-slide tersebut terlihat sama dan tidak unik. Oleh karena itu, tinggalkan template PowerPoint dan carilah referensi di internet tentang presentasi yang menarik. Sesuaikan juga desain yang akan dibuat dengan tema presentasi. Pastikan konten yang akan disajikan tidak hanya menarik, tetapi juga mudah dipahami oleh audiens.

 

3. Pilih Warna yang Sesuai

Sebuah studi menunjukkan jika penggunaan warna yang tepat dapat membantu membujuk dan memotivasi. Warna sendiri dapat dibagi menjadi dua kategori umum, dingin (seperti biru dan hijau) dan hangat (seperti orange dan merah).

Jika kita akan melakukan presentasi di ruangan seperti aula besar, maka pilih latar belakang gelap (biru tua, abu-abu, dll), dengan teks putih atau terang. Jika kita berencana untuk membiarkan sebagian besar lampu menyala, maka latar belakang putih dengan teks hitam bisa menjadi pilihan.

Selain mempertimbangkan lokasi presentasi sebelum memilih warna, terdapat beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan ketika akan memilih warna, di antaranya adalah audiens, psikologi warna, karakteristik brand, kontras, dan lain-lain.

 

4. Gunakan Font yang Tepat

Pilihlah font yang sesuai dengan kebutuhan konten dan pastikan bahwa font yang digunakan sama pada semua slide dan konsisten. Gunakan tidak lebih dari dua font komplementer (misalnya arial dan arial bold) atau bisa juga menggunakan satu family font (misalnya family font Futura). Pastikan juga kita tahu karakter dari font yang hendak kita pakai.

Terlepas dari font apa yang kita pilih, pastikan teks mudah dibaca oleh audiens sekalipun dari jarak yang jauh. Baca tips tipografi dari Jasa Presentasi ini untuk mendapat panduan dalam mengatur teks.

 

5. Use video or audio

Jika memungkinkan, gunakan video atau audio untuk meningkatkan ketertarikan audiens. Namun usahakan tidak menyajikan video atau audio yang terlalu panjang. Sertakan video atau audio ke dalam presentasi sehingga kita tidak perlu keluar dari PowerPoint atau aplikasi presentasi lain ketika akan membuka video atau audio, sebab jika hal ini terjadi, fokus audiens bisa terbagi.

Usahakan juga untuk tidak menggunakan efek suara (seperti bunyi klakson atau tepuk tangan) dalam transisi slide di PowerPoint. Penggunaan efek suara berlebihan yang melekat pada animasi adalah cara yang pasti untuk kehilangan kredibilitas kita sebagai presenter atau speaker.

 

Membuat presentasi mungkin mudah untuk dilakukan oleh siapa saja, namun tidak dengan mendesain presentasi yang menarik. Mendesain presentasi yang menarik membutuhkan waktu dan keahlian (atau kebiasaan). Berlatihlah sesering mungkin dalam mendesain presentasi dan ikuti beberapa tips dari Garr Reynolds di atas.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Client’s Story : Klien Kami adalah Seekor Gajah?

Testimoni Klien

Testimoni Klien

Gambar di atas adalah message dari salah seorang klien di Kanada. Beberapa tahun lalu, kami pernah bekerja bersamanya untuk mengerjakan projek presentasi. Pada Januari lalu, ia kembali menghubungi kami untuk kembali bekerja sama dalam suatu projek, yaitu mendesain pitch deck. Tanpa berpikir panjang, kami pun menerima tawarannya.

Victoria Bennett – nama klien kami – adalah seorang content writer yang kebetulan sedang dipercaya untuk menyusun konten pitch deck sebuah bisnis. Karena dia tidak expert dalam bidang komunikasi visual, kami pun dipercaya olehnya untuk mengubah konten pitch deck yang berupa teks menjadi bentuk visual yang menarik.

Singkat cerita, projek pertama selesai, Victoria memberitahu bahwa kliennya hanya membutuhkan revisi minor dari desain awal yang kami kirimkan kepadanya. Mereka memberikan review positif atas hasil kerja kami. Tidak sampai situ, sebulan kemudian, Victoria kembali menghubungi kami untuk bekerja sama dengannya lagi.

Dua kali, tiga kali, empat kali…

Total kami membantu Victoria mendesain pitch deck adalah lima kali. Victoria adalah klien yang menyenangkan. Ia sangat bersahabat. Oleh karena itu, dia adalah salah satu klien kami yang sangat berkesan.

Salah satu percakapan yang akan selalu kami ingat adalah ketika ia mengatakan bahwa, “I am an elephant, I never forget, you did a great job before, and I knew I would come back to you if I needed another deck,” saya adalah seekor gajah, saya tidak akan lupa, pekerjaanmu yang lalu sangat bagus, dan saya tahu saya akan kembali menghubungimu saat membutuhkan presentasi.

Testimoni Klien

Testimoni Klien

Pesan dari Victoria ini sangat berkesan, selain karena merupakan candaan, pesan ini mengingatkan bahwa first impression itu penting, bahkan bagi sebagian orang, kesan pertama itu unforgettable. Dan first impression yang kami berikan kepada Victoria ternyata sangat membekas di benaknya, terutama ketika ia sedang membutuhkan desainer untuk presentasi atau pitch deck-nya.

First Impression

First Impression

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

3 Tips Humor dari Ellen yang Membuat Audiens Jatuh Cinta Seketika

Belajar Humor dari Ellen

Belajar Humor dari Ellen

Bagi Anda yang tahu The Ellen Show pasti hafal dengan host yang namanya tersemat dalam acara tersebut. Ya, benar, Ellen DeGeneres. Ellen adalah sosok pembawa acara, komedian, produser, penulis, artis yang humoris dan menyenangkan. Dia juga beberapa kali menjadi host untuk acara penghargaan film paling bergengsi, Academy Awards. Dalam beberapa kesempatan, Ellen melontarkan candaan dan humor segar, yang tidak banyak dilakukan pembawa acara atau pembicara publik sehingga Ellen dianggap sebagai sosok yang mampu membuat orang secara instan menyukainya, namun lebih dari itu, dalam perspektif teknik public speaking, Ellen secara instan bisa langsung mencuri perhatian audiens dengan humornya. Bagaimana Ellen melontarkan humor dan candaannya ?

Humor Ellen Tidak Pernah Melukai Perasaan Siapapun

Banyak komedian atau pembicara publik yang mencuri perhatian audiens dengan cara melempar jokes atau humor. Tapi coba kita perhatikan lagi berapa dari mereka yang humornya menyinggung orang lain, entah orang itu adalah audiensnya sendiri atau publik figur yang sedang viral. Ellen tidak melakukan humor yang membuat orang lain terlihat kalah, tersinggung atau sakit hati untuk mendapatkan tawa dan tepuk tangan orang lain.

Ellen Menjadikan Dirinya Bahan Candaan

Dibandingkan harus menyinggung dan melukai perasaan orang lain untuk mendapatkan tawa dan tepuk tangan, Ellen lebih sering untuk menjadikan dirinya bahan candaan. Seperti dalam episode The Ellen Show dengan Malala Yousafzai kektika dirinya meraih penghargaan Nobel Prize pada usia 18 tahun, dan Ellen mencoba membandingkan dirinya pada saat usia 18 tahun, yang jelas jauh berbeda dengan Malala. Disitulah penonton tertawa karena Ellen di satu momen dia terlihat seperti merendahkan dirinya, namun sebenarnya dia sedang mengangkat Malala. Lebih penting lagi, tidak ada yang tersinggung dalam candaan tersebut

Konteks Humor Ellen adalah Memuji Orang Lain

Terdapat dua faktor penting yang harus diperhatikan dalam mengeksekusi tipe humor yang ketiga, yang pertama adalah kita harus sadar bahwa humor yang kita lontarkan tidak membuat orang lain tercederai secara perasaan, yang kedua adalah ego booster. Ego booster merupakan teknik untuk membangkitkan kelebihan seseorang di hadapan publik. Kelebihan bisa berupa kelebihan fisik, perilaku, prestasi, atau apapun yang seseorang sukai dari dirinya. Misal saja ketika Ellen membuka acara Academy Awards, dia sempat menanyakan Amy Adams, yang saat itu mendapatkan dua nominasi sekaligus, apakah dia pernah kuliah ? Sayangnya Amy Adams tidak berkuliah (Pertanyaan tentang kuliah jelas tidak menyinggung Amy Adams), lalu Ellen mengomentarinya dengan menyanjung Amy bahwa siapa peduli dengan kuliah, buktinya Amy sukses berkarir di dunia perfilman dan mendapatkan dua nominasi sekaligus. Kalimat terakhir yang disebut dengan ego booster. Sesuatu yang pasti dibanggakan oleh seorang Amy Adams.

Nah, ketiga jenis humor tadi adalah apa yang biasa dilakukan Ellen untuk mendapatkan respon positif dari audiens ketika berada di atas panggung. Anda bisa belajar bagaimana humor bisa memberikan kesan positif sekaligus pencuri perhatian audiens bagi para presenter maupun pembicara publik.

Client’s Story : Yang Lain Bisa Cepat, Kami Bisa Mendadak

Yang Lain Bisa Cepat, Kami Bisa Mendadak

Yang Lain Bisa Cepat, Kami Bisa Mendadak

 

Beberapa hari yang lalu, Kami mendapat email dari klien lama, Arthur namanya. Dua tahun lalu, kami menjadi konsultan presentasinya. Dia menanyakan kabar kami dan mereferensikan kami kepada koleganya yang sedang mengalami kendala dalam mendesain pitch deck untuk memperoleh pendanaan dari venture capital di Amerika Serikat.

Kemudian kami berkomunikasi langsung dengan Shaveer, kolega yang diperkenalkan Arthur kepada kami. Saat itu pukul 8 malam Waktu Indonesia Barat (pukul 8 pagi waktu Amerika), Dia mengatakan akan melakukan presentasi dalam waktu 24 jam dan sangat membutuhkan bantuan kami. Namun karena perbedaan waktu yang signifikan dan saat itu tim kami sedang berada di luar kota, kami baru sempat membalas satu jam berikutnya, pukul 9 malam. Dan saat itu dia membalas bahwa dia telah mendapatkan desainer presentasi dadakan (yang menurut penuturannya belum berpengalaman).

Baca juga : 6 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan dalam Memilih Desainer Presentasi. Awas! Jangan Sampai Salah!

Baiklah, kami pikir ini belum menjadi rejeki kita dan semoga lain kali bisa bekerjasama dengan mereka kembali. Keesokan harinya saat kami dalam perjalanan menuju kantor, tiba-tiba Shaveer mengirimkan email bahwa mereka akan meng-hire kami. Kami senang bukan main, sambil bergumam “kalau rejeki mah nggak kemana”. Tidak lama berselang, mereka menelepon kami via WhatsApp dan berkata bahwa dia harus mempresentasikan pitch deck tersebut dalam waktu 4 jam. Kami yang saat itu dalam perjalanan menuju kantor segera bergegas agar bisa lebih cepat sampai kantor.

Sesampainya di kantor, kami segera berkoordinasi dengan tim desainer untuk mempercantik tampilan presentasinya. Secara berkala (setiap jam) kami memberikan update kepada klien sejauh mana progressnya. Kami beruntung memiliki banyak pengalaman dalam menangani klien dan pekerjaan dengan deadline yang bahkan bukan lagi dalam hitungan hari, tapi hitungan jam. Dalam kasus ini, dalam waktu 4 jam kami harus menyelesaikan tugas kami. Tepat satu jam sebelum presentasi semuanya selesai dan klien senang dengan kualitas pekerjaan kami.

Testimoni Klien

Testimoni Klien

Dalam industri yang perubahannya sangat cepat seperti sekarang ini memang dibutuhkan partner kerja yang tidak hanya dituntut untuk baik secara kualitas namun juga kecepatan menyelesaikan tugas. Maka tagline kami “yang lain bisa cepat, kami bisa mendadak”

 

Memilif Font yang Tepat untuk Presentasi Hebat: Serif vs San Serif

Font merupakan salah satu elemen yang selalu ada dalam presentasi. Bagi sebagian orang, font mungkin dianggap tidak terlalu berpengaruh pada visual presentasi. Padahal font tidak hanya mempengaruhi visual presentasi saja, tetapi juga bisa mempengaruhi perhatian audiens dan daya ingat mereka terhadap informasi yang disampaikan.

Sebelum menentukan font apa yang akan digunakan, kita perlu tahu jenis font dan perbedaannya satu sama lain.

Secara umum, jenis font dibagi menjadi dua, yaitu font Serif dan Sans Serif. Font Serif adalah jenis huruf yang memiliki garis kecil di ujung-ujung hurufnya. Garis-garis kecil ini berguna untuk menuntun mata pembaca sehingga teks lebih mudah dibaca. Salah satu contoh font Serif adalah Times New Roman. Sedangkan font Sans Serif merupakan jenis huruf yang tidak memiliki garis kecil. Contoh font yang tergolong dalam Sans Serif adalah Arial dan Futura.

Serif vs Sans Serif

Serif vs Sans Serif

Menentukan jenis font tergantung pada media yang akan digunakan dalam presentasi. Jika presentasi akan dilakukan secara digital, maka akan lebih untuk menggunakan font Sans Serif. Selain simple, font Sans Serif lebih mudah dibaca dibandingkan font Serif ketika resolusi media yang digunakan rendah dan ukuran font yang digunakan kecil.

Akan tetapi, jika presentasi tersebut akan dicetak dan diberikan kepada audiens dalam bentuk hardcopy, akan lebih baik untuk menggunakan font Serif. Sebab menurut penelitian yang dilakukan oleh Daniel Oppenheimer, seorang profesor psikologi di Carnegie Mellon University, font yang sulit dibaca dalam bentuk cetak akan meningkatkan daya ingat pembaca.

Sebagai tambahan, gunakan font Serif untuk emailing deck dan ketika menggunakan ukuran font besar serta gunakan font Sans Serif untuk presentasi langsung dan ketika menggunakan ukuran font kecil.

Menentukan jenis font ketika akan membuat presentasi memang terlihat sepele, tetapi memiliki pengaruh besar. Jika dipilih dengan benar, maka font bisa membantu meningkatkan visual presentasi serta membantu meningkatkan daya ingat dan ketertarikan audiens terhadap presentasi. Tapi jika salah dalam memilih, presentasi bisa terkesan membosankan, tidak menarik, dan audiens berharap agar presentasi tersebut segera berakhir.

 

Source : Ethos3

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mempermudah Desain Presentasi dengan Slide Master

PowerPoint merupakan salah satu software pembuat presentasi yang paling umum dan paling banyak digunakan oleh masyarakat. Selain familiar, PowerPoint juga mudah untuk digunakan. Meski begitu, tidak semua orang menguasai fitur-fitur yang ada di dalamnya. Kebanyakan hanya kenal dengan kulit luarnya saja.

Salah satu fitur yang sangat bermanfaat dalam PowerPoint adalah Slide Master. Slide Master merupakan salah satu fitur yang berfungsi untuk membuat template PowerPoint. Slide Master bisa diakses dengan menemkan tab view pada menu bar PowerPoint. Ketika menu Slide Master ditekan, pengguna seperti akan dibawa ke sisi lain dari PowerPoint. Pengguna bisa mengatur layout slide dan juga membuat tema presentasi.

Untuk lebih jelasnya, berikut disajikan beberapa fungsi dan kelebihan dari Slide Master dalam PowerPoint.

 

Custom Templates

Salah satu kelemahan mendesain presentasi dengan PowerPoint adalah hasilnya terlihat mirip dengan presentasi lain pada umumnya atau kata anak muda zaman sekarang, “mainstream.” Kebanyakan orang hanya akan menggunakan layout dan template yang sudah disediakan oleh PowerPoint (template dan layout default). Hal inilah yang membuat banyak orang mengatakan bahwa “PowerPoint sucks.” Padahal pengguna bisa mengubah template dan layout sesuka hati mereka, sesuai dengan keinginan, dan lain dari pada yang lain dengan menggunakan Slide Master.

 

Changed Consistently, Automatically and Easy

Desain presentasi yang profesional dan menarik adalah presentasi yang desain antar slidenya konsisten dan Slide Master bisa membantu penerapannya menjadi mudah. Misalnya jika pengguna ingin menyertakan logo atau nomor halaman pada posisi dan style tertentu, akan lebih mudah untuk menggunakan fitur Slide Master. Dengan begitu, logo dan halaman akan diterapkan secara konsisten dan otomatis pada seluruh slide dengan layout yang sama, sehingga pengguna tidak perlu menyertakan satu per satu pada setiap slide.

Sebagai tambahan, jika pengguna ingin mengubahnya, mereka bisa mengeditnya pada Slide Master, kemudian layout dan style presentasi akan berubah sendiri sesuai dengan yang sudah diubah.

 

Save Templates for Future Use

Salah satu fungsi dan kelebihan Slide Master dalam PowerPoint yang paling menyenangkan adalah pengguna bisa menyimpan template yang sudah dibuat untuk digunakan lagi di masa mendatang. Artinya, pengguna tidak perlu kembali membuat layout dan style presentasi lagi setiap mereka akan membuat presentasi. Cukup dengan membuka atau mengaktifkan kembali template yang sudah pernah dibuat, kemudian secara otomatis layout, style, dan tema warna akan diterapkan. Sehingga pengguna hanya perlu menyertakan konten yang akan digunakan dalam presentasi. Hal ini tentu sangat memudahkan dan mempercepat pekerjaan.

 

Source : ethos3

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com