Posts

Gunakan 3 Gaya Public Speaking Ini Untuk Menarik Perhatian Audiens

Jasa Presentasi – Presentasi merupakan salah satu bentuk komunikasi di hadapan audiens dengan tujuan berbeda-beda. Ada yang melakukan presentasi untuk menyampaikan informasi, ada juga presentasi yang bertujuan untuk mempengaruhi dan mengajak orang lain untuk melakukan sesuatu, atau juga presentasi bisnis di hadapan klien. Untuk bisa melakukan presentasi yang baik diperlukan persiapan yang matang serta latihan. Pelajari 3 gaya presentasi ini untuk bisa menarik perhatian audiens.

 

1. Gaya Presence

Woman Presenting Freely

Presentasi adalah sebuah media komunikasi, namun kita sering mendapati seseorang melakukan presentasi layaknya sebuah monolog. Mereka berbicara di hadapan audiens dengan cara menghafal atau membaca salinan teks dengan pandangan yang tidak tertuju kepada audiens. Tentu ini bukan sebuah cara yang tepat dalam melakukan presentasi sebab audiens akan mudah merasa jenuh. Agar tidak terjebak dalam presentasi semacam ini kita harus mempersiapkannya dengan matang, pelajari materi serta cari tahu siapa audiens kita. Hal ini akan memudahkan terjadinya komunikasi dua arah, jadi ketika melakukan presentasi kita tidak hanya sekedar menghafal materi. Inilah yang dimaksud dengan gaya presence.

 

2. Gaya Visual

A Man Presenting Data

Salah satu media yang bisa kita pakai untuk mendukung sebuah presentasi adalah penggunaan slide visual. Gaya presentasi visual ini dilakukan untuk membantu audiens lebih memahami apa yang kita sampaikan. Untuk membuat presentasi visual ada beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu dengan menyelipkan audio, video yang relevan dan gambar yang memperjelas apa yang kita sampaikan. Cara ini terbukti efektif dan bisa membuat audiens terkesan dengan presentasi kita, sehingga apa yang kita sampaikan bisa lebih mudah diingat.

 

3. Gaya Storytelling

Woman Telling Story for Little Girl

Kebanyakan orang suka mendengarkan cerita dari pada harus membaca secara langsung. Inilah yang kemudian membuat teknik storytelling bisa menarik perhatian audiens. Gaya storytelling sendiri merupakan salah satu teknik presentasi dengan cara bercerita. Dengan cerita kita bisa lebih mudah membangun komunikasi dengan audiens. Kemaslah cerita dengan baik dan buatlah senatural mungkin, cara ini efektif untuk membangun hubungan emosi dengan audiens sehingga kita lebih mudah untuk mempengaruhi pikiran audiens. Gaya presentasi ini bisa dikombinasikan dengan dua gaya sebelumnya yaitu gaya presence dan gaya visual. Kita bisa bercerita tanpa bantuan visual, tetapi bisa juga menambahkan visual untuk lebih menarik perhatian audiens.

 

Setelah mengetahui ketiga gaya presentasi di atas, kamu bisa memilih salah satunya atau mengkombinasikan 2 gaya untuk diterapkan dalam penyampaian presentasimu selanjutnya. Pastikan untuk berlatih sesering mungkin sehingga presentasimu bisa sukses dan diingat oleh audiens.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

4 Bahasa Tubuh Audiens Ini Menunjukkan Bahwa Presentasimu Membosankan

Jasa Presentasi – Presentasi adalah salah satu bentuk komunikasi dua arah. Pernahkah kita melakukan presentasi tapi mendapati audiens yang pasif atau tidak memberi respon atas materi yang kita sampaikan. Jika pernah mungkin ada yang salah dengan presentasimu. Berikut adalah bahasa tubuh audiens yang bisa menjadi kode ketika presentasimu membosankan.

 

1. Menguap

A Girl Yawning

Menguap selalu identik dengan rasa kantuk. Sebuah studi mengatakan bahwa salah satu ciri seseorang yang sedang bosan adalah sering menguap. Hal ini terjadi karena Nucleus Accumbens yang berperan menerima informasi dan mengatur jumlah hormon adenosin dalam tubuh tidak menerima informasi atau rangsangan yang menyenangkan sehingga kita akan merasa bosan yang akhirnya membuat kadar adenosin naik. Ketika kadar adenosin naik maka tak lama kemudian kita akan mengalami kantuk yang luar biasa.

 

2. Bermain Gadget

A Girl Texting

Salah satu cara yang biasa kita lakukan untuk mengusir jenuh adalah dengan bermain gadget, entah untuk membuka media sosial, berkirim pesan bahkan bermain game. Tapi jika kita mendapati seseorang lebih sibuk menatap layar ketimbang memperhatikan presentasi yang kita lakukan, hal ini merupakan kode keras bahwa mereka jenuh dengan apa yang kita sampaikan. Bisa karena materi yang terlalu berat, durasi presentasi yang lama, atau cara kita dalam menyampaikan presentasi yang kurang menarik.

 

3. Ngobrol

Two Girls Talking to Each Other

Salah satu ciri ketika audiens tidak tertarik mendengarkan presentasi yang kita bawakan adalah asyik mengobrol dengan teman sebelahnya. Untuk itulah sebaiknya sebelum melakukan presentasi lakukan persiapan sebaik mungkin, mulai dari penguasaan materi, slide presentasi dan kenali audiens. Hal ini adalah cara untuk menarik perhatian audiens.

 

4. Meninggalkan Ruangan

A Hand Reaching Door Knob

Jika saat melakukan presentasi audiens sering keluar masuk ruangan bisa jadi indikasi audiens jenuh terhadap presentasi yang kita bawakan. Percaya atau tidak, jika ada satu atau dua orang yang memulai, maka yang lain akan segera mengikuti. Tentu ini akan mengganggu fokus yang lain. Buatlah audiens tertarik terhadap presentasi kita, jika perlu segera lakukan ice breaking untuk memecah kebekuan dan meregangkan otot-otot.

 

Membuat audiens terkesan memang bukan perkara mudah, namun paling tidak, kita tidak membuat mereka bosan. Pastikan kamu sudah mempersiapkan presentasi secara matang, sampaikan konten dengan cara yang menarik, ringkas, dan mudah dipahami. Manfaatkan juga beberapa tips dari Jasa Presentasi ini ketika audiens mulai merasa bosan dengan presentasi yang sedang kamu sampaikan.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Lakukan 5 Hal Ini Ketika Audiens Mulai Jenuh Dengan Presentasimu

Jasa Presentasi – Dalam sebuah presentasi kita tidak bisa memaksa audiens untuk tetap fokus dan memperhatikan materi presentasi yang kita sampaikan. Terkadang materi yang terlalu berat akan menimbulkan rasa jenuh dan membuat audiens mengantuk. Jika sudah seperti ini biasanya audiens lebih memilih melakukan aktivitas lain seperti bermain HP. Sebelum audiens benar-benar merasa jenuh dan tidak fokus terhadap materi presentasi kita, persiapkan 5 hal berikut:

 

1. Fresh Jokes

Untuk memecah kebekuan dalam sebuah presentasi sisipkan sebuah jokes yang menarik. Selain membuat audiens tertawa, jokes ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sebuah presentasi. Tapi harus diingat, menyampaikan jokes-jokes untuk membuat audiens tertawa itu bukanlah hal yang mudah. Pilih jokes yang relevan dengan materi presentasi dan pastikan tidak memakai jokes yang sudah umum. Sebab jika kita gagal menyampaikan jokes kepada audiens, bukannya tertawa, mereka justru akan menganggapnya garing dan menjadi semakin bosan dengan presentasi kita.

 

2. Games atau Ice Breaker

Dalam sebuah presentasi, menyelipkan games sudah umum dilakukan. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan jenuh dan mencairkan suasana. Pilihlah aneka permainan yang melibatkan audiens seperti gerakan tubuh, yel-yel atau bernyanyi. Usahakan memilih permainan yang relevan dengan topik presentasi sehingga audiens merasa terkesan dan selalu mengingat materi yang disampaikan.

 

3. Diskusi

A Man Discuss in Presentation

Dalam sesi presentasi libatkan audiens untuk melakukan aktivitas bersama melalui sesi tanya jawab dan diskusi. Hal ini bisa membuat audiens lebih interaktif serta mengukur seberapa jauh materi presentasi yang kita sampaikan diterima oleh audiens. Dengan komunikasi dua arah seperti ini audiens akan merasa senang karena bisa ikut terlibat dan berpartisipasi dalam sebuah presentasi.

 

4. Dekati Audiens

The Speaker Get Closer to The Audiences

Dalam sebuah presentasi kita sering mendapati seorang pemateri yang hanya diam di tempat kendati pandangan mereka tertuju pada audiens. Jika melakukan presentasi dengan model seperti ini tentu audiens akan merasa jenuh. Sebagai antisipasi, berjalanlah mendekati audiens, dan tatap mata audiens. Hal ini terbukti bisa membangun kedekatan secara emosi dengan audiens. Selain itu cara ini akan memberikan kesan hangat dan percaya diri sehingga audiens merasa tertarik memperhatikan apa yang kita sampaikan.

 

5. Doorprize

A Gift for Presentation Audiences

Audiens selalu tergoda dengan sebuah hadiah atau doorprize yang dibagikan dalam sebuah public speaking. Gunakan ini untuk sebuah pancingan sehingga audiens mau memperhatikan materi presentasi. Misalnya dengan menyampaikan akan ada doorprize bagi audiens yang berhasil menjawab pertanyaan seputar materi yang disampaikan. Bisa juga pembagian doorprize ini dilakukan di sela-sela presentasi, tinggal sesuaikan dengan jumlah doorprize yang hendak dibagikan.

 

Cobalah untuk praktekkan beberapa hal di atas ketika kamu menghadapi audiens yang jenuh dan tidak memperhatikan. Sesuaikan juga dengan jenis presentasi yang sedang kamu lakukan. Jika presentasimu bersifat formal, akan lebih baik jika menggunakan jokes atau candaan. Jika audiensmu adalah mahasiswa, kamu bisa bebas menggunakan beberapa hal di atas. Selain itu, kamu juga bisa mengkombinasikannya.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

3 Tips Public Speaking Ala Barack Obama

Jasa Presentasi – Barack Obama adalah salah satu public speaker yang mampu membuat audiens berdecak kagum. Beberapa pidatonya terbukti berhasil membius audiens. Gaya public speaking ala Obama ini bisa dipelajari untuk kita terapkan ketika berhadapan dengan audiens. Berikut 3 tips public speaking ala Obama:

 

1. Intellectual Capacity

Untuk bisa berbicara di depan publik diperlukan sebuah penguasaan materi yang baik. Tapi menguasai materi saja tidak cukup, seseorang perlu memiliki wawasan yang luas sehingga mampu bereksplorasi dan memecahkan setiap masalah. Intellectual capacity yang tinggi akan membuat seseorang menjadi percaya diri. Hal ini tentu akan sangat berpengaruh terhadap performa seseorang ketika berada di depan publik. Keterampilan berbicara tanpa kedalaman wawasan hanya akan membuat seseorang layaknya penjual obat di pinggir jalan.

 

2. Penguasaan Panggung

Obama selalu tampil menawan di atas panggung. Hampir semua pidatonya berhasil membuat audiens mengarahkan perhatiannya. Ketika berbicara di hadapan publik, Obama selalu menjaga kontak mata dengan audiens dan mempertahankan bahasa tubuh yang dapat memperkuat apa yang disampaikannya. Penguasaan panggung yang baik membuat Obama terlihat berkarisma saat berada di atas panggung.

 

3. Ritme Berbicara

Sebagus apapun materi dan slide presentasi tanpa di dukung persiapan di atas panggung akan menjadi sia-sia. Untuk membuat audiens mengarahkan perhatian pada presentasi yang kita bawakan, ritme berbicara menjadi faktor yang penting. Ritme berbicara ini meliputi artikulasi dan intonasi yang benar, tahu kapan harus berbicara lantang dan kapan harus lembut.

 

Tiga tips di atas merupakan sedikit dari tips public speaking lainnya yang bisa kita ambil dari Barack Obama. Namun jika ketiganya bisa diterapkan, bukan tidak mungkin bahwa public speaking yang kamu lakukan bisa sesukses public speaking yang dilakukan oleh Obama.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Client’s Story : Klien Kami adalah Seekor Gajah?

Testimoni Klien

Testimoni Klien

Gambar di atas adalah message dari salah seorang klien di Kanada. Beberapa tahun lalu, kami pernah bekerja bersamanya untuk mengerjakan projek presentasi. Pada Januari lalu, ia kembali menghubungi kami untuk kembali bekerja sama dalam suatu projek, yaitu mendesain pitch deck. Tanpa berpikir panjang, kami pun menerima tawarannya.

Victoria Bennett – nama klien kami – adalah seorang content writer yang kebetulan sedang dipercaya untuk menyusun konten pitch deck sebuah bisnis. Karena dia tidak expert dalam bidang komunikasi visual, kami pun dipercaya olehnya untuk mengubah konten pitch deck yang berupa teks menjadi bentuk visual yang menarik.

Singkat cerita, projek pertama selesai, Victoria memberitahu bahwa kliennya hanya membutuhkan revisi minor dari desain awal yang kami kirimkan kepadanya. Mereka memberikan review positif atas hasil kerja kami. Tidak sampai situ, sebulan kemudian, Victoria kembali menghubungi kami untuk bekerja sama dengannya lagi.

Dua kali, tiga kali, empat kali…

Total kami membantu Victoria mendesain pitch deck adalah lima kali. Victoria adalah klien yang menyenangkan. Ia sangat bersahabat. Oleh karena itu, dia adalah salah satu klien kami yang sangat berkesan.

Salah satu percakapan yang akan selalu kami ingat adalah ketika ia mengatakan bahwa, “I am an elephant, I never forget, you did a great job before, and I knew I would come back to you if I needed another deck,” saya adalah seekor gajah, saya tidak akan lupa, pekerjaanmu yang lalu sangat bagus, dan saya tahu saya akan kembali menghubungimu saat membutuhkan presentasi.

Testimoni Klien

Testimoni Klien

Pesan dari Victoria ini sangat berkesan, selain karena merupakan candaan, pesan ini mengingatkan bahwa first impression itu penting, bahkan bagi sebagian orang, kesan pertama itu unforgettable. Dan first impression yang kami berikan kepada Victoria ternyata sangat membekas di benaknya, terutama ketika ia sedang membutuhkan desainer untuk presentasi atau pitch deck-nya.

First Impression

First Impression

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

3 Tips Humor dari Ellen yang Membuat Audiens Jatuh Cinta Seketika

Belajar Humor dari Ellen

Belajar Humor dari Ellen

Bagi Anda yang tahu The Ellen Show pasti hafal dengan host yang namanya tersemat dalam acara tersebut. Ya, benar, Ellen DeGeneres. Ellen adalah sosok pembawa acara, komedian, produser, penulis, artis yang humoris dan menyenangkan. Dia juga beberapa kali menjadi host untuk acara penghargaan film paling bergengsi, Academy Awards. Dalam beberapa kesempatan, Ellen melontarkan candaan dan humor segar, yang tidak banyak dilakukan pembawa acara atau pembicara publik sehingga Ellen dianggap sebagai sosok yang mampu membuat orang secara instan menyukainya, namun lebih dari itu, dalam perspektif teknik public speaking, Ellen secara instan bisa langsung mencuri perhatian audiens dengan humornya. Bagaimana Ellen melontarkan humor dan candaannya ?

Humor Ellen Tidak Pernah Melukai Perasaan Siapapun

Banyak komedian atau pembicara publik yang mencuri perhatian audiens dengan cara melempar jokes atau humor. Tapi coba kita perhatikan lagi berapa dari mereka yang humornya menyinggung orang lain, entah orang itu adalah audiensnya sendiri atau publik figur yang sedang viral. Ellen tidak melakukan humor yang membuat orang lain terlihat kalah, tersinggung atau sakit hati untuk mendapatkan tawa dan tepuk tangan orang lain.

Ellen Menjadikan Dirinya Bahan Candaan

Dibandingkan harus menyinggung dan melukai perasaan orang lain untuk mendapatkan tawa dan tepuk tangan, Ellen lebih sering untuk menjadikan dirinya bahan candaan. Seperti dalam episode The Ellen Show dengan Malala Yousafzai kektika dirinya meraih penghargaan Nobel Prize pada usia 18 tahun, dan Ellen mencoba membandingkan dirinya pada saat usia 18 tahun, yang jelas jauh berbeda dengan Malala. Disitulah penonton tertawa karena Ellen di satu momen dia terlihat seperti merendahkan dirinya, namun sebenarnya dia sedang mengangkat Malala. Lebih penting lagi, tidak ada yang tersinggung dalam candaan tersebut

Konteks Humor Ellen adalah Memuji Orang Lain

Terdapat dua faktor penting yang harus diperhatikan dalam mengeksekusi tipe humor yang ketiga, yang pertama adalah kita harus sadar bahwa humor yang kita lontarkan tidak membuat orang lain tercederai secara perasaan, yang kedua adalah ego booster. Ego booster merupakan teknik untuk membangkitkan kelebihan seseorang di hadapan publik. Kelebihan bisa berupa kelebihan fisik, perilaku, prestasi, atau apapun yang seseorang sukai dari dirinya. Misal saja ketika Ellen membuka acara Academy Awards, dia sempat menanyakan Amy Adams, yang saat itu mendapatkan dua nominasi sekaligus, apakah dia pernah kuliah ? Sayangnya Amy Adams tidak berkuliah (Pertanyaan tentang kuliah jelas tidak menyinggung Amy Adams), lalu Ellen mengomentarinya dengan menyanjung Amy bahwa siapa peduli dengan kuliah, buktinya Amy sukses berkarir di dunia perfilman dan mendapatkan dua nominasi sekaligus. Kalimat terakhir yang disebut dengan ego booster. Sesuatu yang pasti dibanggakan oleh seorang Amy Adams.

Nah, ketiga jenis humor tadi adalah apa yang biasa dilakukan Ellen untuk mendapatkan respon positif dari audiens ketika berada di atas panggung. Anda bisa belajar bagaimana humor bisa memberikan kesan positif sekaligus pencuri perhatian audiens bagi para presenter maupun pembicara publik.

Client’s Story : Yang Lain Bisa Cepat, Kami Bisa Mendadak

Yang Lain Bisa Cepat, Kami Bisa Mendadak

Yang Lain Bisa Cepat, Kami Bisa Mendadak

 

Beberapa hari yang lalu, Kami mendapat email dari klien lama, Arthur namanya. Dua tahun lalu, kami menjadi konsultan presentasinya. Dia menanyakan kabar kami dan mereferensikan kami kepada koleganya yang sedang mengalami kendala dalam mendesain pitch deck untuk memperoleh pendanaan dari venture capital di Amerika Serikat.

Kemudian kami berkomunikasi langsung dengan Shaveer, kolega yang diperkenalkan Arthur kepada kami. Saat itu pukul 8 malam Waktu Indonesia Barat (pukul 8 pagi waktu Amerika), Dia mengatakan akan melakukan presentasi dalam waktu 24 jam dan sangat membutuhkan bantuan kami. Namun karena perbedaan waktu yang signifikan dan saat itu tim kami sedang berada di luar kota, kami baru sempat membalas satu jam berikutnya, pukul 9 malam. Dan saat itu dia membalas bahwa dia telah mendapatkan desainer presentasi dadakan (yang menurut penuturannya belum berpengalaman).

Baca juga : 6 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan dalam Memilih Desainer Presentasi. Awas! Jangan Sampai Salah!

Baiklah, kami pikir ini belum menjadi rejeki kita dan semoga lain kali bisa bekerjasama dengan mereka kembali. Keesokan harinya saat kami dalam perjalanan menuju kantor, tiba-tiba Shaveer mengirimkan email bahwa mereka akan meng-hire kami. Kami senang bukan main, sambil bergumam “kalau rejeki mah nggak kemana”. Tidak lama berselang, mereka menelepon kami via WhatsApp dan berkata bahwa dia harus mempresentasikan pitch deck tersebut dalam waktu 4 jam. Kami yang saat itu dalam perjalanan menuju kantor segera bergegas agar bisa lebih cepat sampai kantor.

Sesampainya di kantor, kami segera berkoordinasi dengan tim desainer untuk mempercantik tampilan presentasinya. Secara berkala (setiap jam) kami memberikan update kepada klien sejauh mana progressnya. Kami beruntung memiliki banyak pengalaman dalam menangani klien dan pekerjaan dengan deadline yang bahkan bukan lagi dalam hitungan hari, tapi hitungan jam. Dalam kasus ini, dalam waktu 4 jam kami harus menyelesaikan tugas kami. Tepat satu jam sebelum presentasi semuanya selesai dan klien senang dengan kualitas pekerjaan kami.

Testimoni Klien

Testimoni Klien

Dalam industri yang perubahannya sangat cepat seperti sekarang ini memang dibutuhkan partner kerja yang tidak hanya dituntut untuk baik secara kualitas namun juga kecepatan menyelesaikan tugas. Maka tagline kami “yang lain bisa cepat, kami bisa mendadak”

 

Memilif Font yang Tepat untuk Presentasi Hebat: Serif vs San Serif

Font merupakan salah satu elemen yang selalu ada dalam presentasi. Bagi sebagian orang, font mungkin dianggap tidak terlalu berpengaruh pada visual presentasi. Padahal font tidak hanya mempengaruhi visual presentasi saja, tetapi juga bisa mempengaruhi perhatian audiens dan daya ingat mereka terhadap informasi yang disampaikan.

Sebelum menentukan font apa yang akan digunakan, kita perlu tahu jenis font dan perbedaannya satu sama lain.

Secara umum, jenis font dibagi menjadi dua, yaitu font Serif dan Sans Serif. Font Serif adalah jenis huruf yang memiliki garis kecil di ujung-ujung hurufnya. Garis-garis kecil ini berguna untuk menuntun mata pembaca sehingga teks lebih mudah dibaca. Salah satu contoh font Serif adalah Times New Roman. Sedangkan font Sans Serif merupakan jenis huruf yang tidak memiliki garis kecil. Contoh font yang tergolong dalam Sans Serif adalah Arial dan Futura.

Serif vs Sans Serif

Serif vs Sans Serif

Menentukan jenis font tergantung pada media yang akan digunakan dalam presentasi. Jika presentasi akan dilakukan secara digital, maka akan lebih untuk menggunakan font Sans Serif. Selain simple, font Sans Serif lebih mudah dibaca dibandingkan font Serif ketika resolusi media yang digunakan rendah dan ukuran font yang digunakan kecil.

Akan tetapi, jika presentasi tersebut akan dicetak dan diberikan kepada audiens dalam bentuk hardcopy, akan lebih baik untuk menggunakan font Serif. Sebab menurut penelitian yang dilakukan oleh Daniel Oppenheimer, seorang profesor psikologi di Carnegie Mellon University, font yang sulit dibaca dalam bentuk cetak akan meningkatkan daya ingat pembaca.

Sebagai tambahan, gunakan font Serif untuk emailing deck dan ketika menggunakan ukuran font besar serta gunakan font Sans Serif untuk presentasi langsung dan ketika menggunakan ukuran font kecil.

Menentukan jenis font ketika akan membuat presentasi memang terlihat sepele, tetapi memiliki pengaruh besar. Jika dipilih dengan benar, maka font bisa membantu meningkatkan visual presentasi serta membantu meningkatkan daya ingat dan ketertarikan audiens terhadap presentasi. Tapi jika salah dalam memilih, presentasi bisa terkesan membosankan, tidak menarik, dan audiens berharap agar presentasi tersebut segera berakhir.

 

Source : Ethos3

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mempermudah Desain Presentasi dengan Slide Master

PowerPoint merupakan salah satu software pembuat presentasi yang paling umum dan paling banyak digunakan oleh masyarakat. Selain familiar, PowerPoint juga mudah untuk digunakan. Meski begitu, tidak semua orang menguasai fitur-fitur yang ada di dalamnya. Kebanyakan hanya kenal dengan kulit luarnya saja.

Salah satu fitur yang sangat bermanfaat dalam PowerPoint adalah Slide Master. Slide Master merupakan salah satu fitur yang berfungsi untuk membuat template PowerPoint. Slide Master bisa diakses dengan menemkan tab view pada menu bar PowerPoint. Ketika menu Slide Master ditekan, pengguna seperti akan dibawa ke sisi lain dari PowerPoint. Pengguna bisa mengatur layout slide dan juga membuat tema presentasi.

Untuk lebih jelasnya, berikut disajikan beberapa fungsi dan kelebihan dari Slide Master dalam PowerPoint.

 

Custom Templates

Salah satu kelemahan mendesain presentasi dengan PowerPoint adalah hasilnya terlihat mirip dengan presentasi lain pada umumnya atau kata anak muda zaman sekarang, “mainstream.” Kebanyakan orang hanya akan menggunakan layout dan template yang sudah disediakan oleh PowerPoint (template dan layout default). Hal inilah yang membuat banyak orang mengatakan bahwa “PowerPoint sucks.” Padahal pengguna bisa mengubah template dan layout sesuka hati mereka, sesuai dengan keinginan, dan lain dari pada yang lain dengan menggunakan Slide Master.

 

Changed Consistently, Automatically and Easy

Desain presentasi yang profesional dan menarik adalah presentasi yang desain antar slidenya konsisten dan Slide Master bisa membantu penerapannya menjadi mudah. Misalnya jika pengguna ingin menyertakan logo atau nomor halaman pada posisi dan style tertentu, akan lebih mudah untuk menggunakan fitur Slide Master. Dengan begitu, logo dan halaman akan diterapkan secara konsisten dan otomatis pada seluruh slide dengan layout yang sama, sehingga pengguna tidak perlu menyertakan satu per satu pada setiap slide.

Sebagai tambahan, jika pengguna ingin mengubahnya, mereka bisa mengeditnya pada Slide Master, kemudian layout dan style presentasi akan berubah sendiri sesuai dengan yang sudah diubah.

 

Save Templates for Future Use

Salah satu fungsi dan kelebihan Slide Master dalam PowerPoint yang paling menyenangkan adalah pengguna bisa menyimpan template yang sudah dibuat untuk digunakan lagi di masa mendatang. Artinya, pengguna tidak perlu kembali membuat layout dan style presentasi lagi setiap mereka akan membuat presentasi. Cukup dengan membuka atau mengaktifkan kembali template yang sudah pernah dibuat, kemudian secara otomatis layout, style, dan tema warna akan diterapkan. Sehingga pengguna hanya perlu menyertakan konten yang akan digunakan dalam presentasi. Hal ini tentu sangat memudahkan dan mempercepat pekerjaan.

 

Source : ethos3

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Empat Prinsip yang Harus Dipatuhi dalam Public Speaking

Selain perlu menghindari Tujuh Dosa dalam Public Speaking ini, terdapat empat hal yang juga harus dipatuhi oleh seorang speaker dalam public speaking-nya.

Honesty (be clear and straight)

Kejujuran merupakan salah satu hal terpenting dalam komunikasi. Tidak hanya pada komunikasi antar personal, tetapi juga komunikasi yang dilakukan oleh satu orang kepada banyak orang atau oleh banyak orang kepada banyak orang lainnya.

Kejujuran akan menumbuhkan kepercayaan. Dan hal ini penting dalam public speaking. Jika audiens sudah mempercayai speaker sebagai sumber informasi, mereka akan tertarik untuk memperhatikan public speaking yang sedang dilakukan.

Sekali seorang speaker mengatakan sebuah kebohongan dalam public speaking-nya, audiens tidak akan mudah kembali percaya padanya, kredibilitas speaker sebagai sumber informasi juga turun. Akibatnya, public speaking pun gagal.

“Honesty is the fastest way to prevent a mistake from turning into a failure.” – James Altucher

 

Authenticity (be yourself)

Mengagumi dan meneladani seseorang bukanlah hal yang salah. Namun perlu diingat bahwa masing-masing orang memiliki karakter dan kepribadiannya sendiri. Dan ini merupakan ciri khas yang melekat pada seseorang.

Boleh saja meneladani cara orang lain dalam melakukan public speaking, tetapi tidak dengan meniru gaya dan karakternya. Sebab dengan begitu, ciri khas diri tidak terlihat dan justru terlihat “palsu” serta tidak otentik. Jika sudah begitu, sulit bagi audiens untuk menumbuhkan kepercayaan pada speaker, sehingga apa yang disampaikan olehnya sulit masuk, dipahami, maupun diingat oleh mereka.

“Don’t worry about what’s cool and what’s not cool. Authenticity is what’s cool.” – Zac Posen

 

Integrity (be your word)

Integritas adalah melakukan kebenaran, bahkan ketika tidak ada yang melihatnya. Integritas masih berkaitan dengan kejujuran, tidak hanya kejujuran pada orang lain, tetapi juga pada diri sendiri.

Integritas juga dapat diartikan sebagai kesepadanan antara pikiran, perkataan dan perbuatan. Orang yang berintegritas tinggi biasanya berperilaku sesuai dengan apa yang dikatakannya. Maksudnya, ketika ia mengatakan telah melakukan suatu hal (biasanya kebaikan), maka memang benar ia telah melakukan kebaikan. Jika ia mengajak orang untuk melakukan sesuatu (kebaikan), maka ia perlu menjadi pribadi yang telah melakukannya terlebih dahulu (menjadi panutan atau contoh).

Intinya, orang yang berintegritas adalah orang yang berlaku seperti apa yang dikatakannya. Jika apa yang ia katakan tidak sesuai dengan apa yang ia kerjakan, orang lain juga tidak akan mempercayai apa yang dikatakannya, juga tidak akan melakukan apa yang diperintahkan olehnya.

“Integrity is the essence of everything successful.” – R. Buckminster Fuller

 

Love (wish them well)

Kejujuran memang penting, namun tanpa adanya love, kejujuran akan menjadi hal yang menyakitkan. Misalnya ketika dimintai pendapat tentang penampilan seseorang, tanpa adanya love, kita akan langsung mengatakan “jelek!” atau “nggak cocok!”

Love juga akan membantu seorang speaker untuk menyampaikan lebih banyak kebaikan dan menyampaikan “keburukan” dengan lebih baik tanpa harus menyakiti perasaan orang lain.

“Without love, honesty would be a painful words.”

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com