Posts

7 Tips Mendengarkan Audiens Dalam Sesi Tanya Jawab

Jasa Presentasi – Sebuah presentasi dianggap kurang menarik karena tidak adanya interaksi dengan audiens. Hal inilah yang menyebabkan audiens bosan terhadap apa yang kita sampaikan. Untuk menarik simpati audiens, libatkan audiens dengan cara mendengarkan apa yang disampaikan mereka dalam sesi tanya jawab, baik itu pertanyaan, kritik ataupun masukan. Berikut 5 tips mendengarkan audiens dengan baik.

 

1. Tatap Audiens yang Sedang Bertanya

A Woman Raising Her Hand

Berikan apresiasi pada audiens yang hendak menanyakan sesuatu, karena hal ini menjadi pertanda jika audiens menyimak apa yang kita sampaikan. Sambutlah keingintahuan audiens dengan cara menjadi pendengar yang baik, salah satu caranya adalah dengan menatap secara langsung audiens yang sedang memberikan pertanyaan. Hal ini menunjukkan bahwa kita benar-benar mendengarkan apa yang sedang audiens sampaikan.

 

2. Dengarkan dengan Memberikan Senyuman

A Woman Presenter Smiling

Menatap saja belum cukup untuk memberikan apresiasi kepada mereka. Berikanlah senyuman untuk memberikan tanda bahwa pertanyaan mereka bisa diterima. Tambahkan pula beberapa body language yang tepat dan menunjukkan keterbukaan, seperti menganggukkan kepala.

 

3. Jangan Menyela Pembicaraan Audiens

A Woman Speaks

Jangan terburu-buru untuk menyela pembicaraan audiens. Berikan kesempatan audiens untuk berbicara sampai selesai. Memberikan kesempatan pada audiens untuk menyelesaikan pertanyaannya berarti kita memiliki waktu untuk memikirkan jawaban atas pertanyaan atau tanggapan dari audiens.

 

4. Ingat dan Sebut Nama Penanya sebelum Menjawab

A Man Presenting

Mengingat dan menyebutkan nama penanya mungkin terlihat sepele. Meskipun demikian, ini berarti menunjukkan bahwa kita mendengarkan dan peduli dengan apa yang sedang disampaikan oleh audiens. Kemampuan mengingat nama juga merupakan senjata efektif untuk membangun kepercayaan.

 

5. Berpikirlah Dulu Sebelum Menjawab

A Woman Thinking

Untuk menjaga profesionalisme, berpikirlah sebelum menjawab pertanyaan audiens. Usahakan untuk memberikan jawaban sesuai dengan konten yang kita sampaikan. Jika ternyata audiens tidak puas dengan jawaban yang kita berikan, berikan pengertian agar audiens tidak kecewa. Bila perlu berikan kontak email atau nomor HP jika ada hal-hal lain yang ingin disampaikan oleh audiens terkait materi di luar forum.

 

6. Ucapkan Terima Kasih

Thank You

Setelah audiens menyampaikan pertanyaan jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih. Hal ini selain meninggalkan kesan yang baik, audiens juga akan merasa kehadirannya dihargai.

 

7. Berikan Jawaban yang Relevan dan Solutif

A Man Answering Questions

Berikan jawaban yang solutif atas pertanyaan audiens dan pastikan jawaban tersebut relevan dengan apa yang ditanyakan oleh audiens. Jika perlu berikan referensi untuk menguatkan jawaban kita. Sehingga hal ini akan membuat audiens percaya dan puas akan performa kita sebagai pembicara.

 

Nah, itulah 5 tips mendengarkan audiens saat sesi tanya jawab berlangsung. Dengan menghargai audienss maka mereka pun akan menghargai kita sebagai presenter atau pembicara.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Lakukan 5 Hal Ini untuk Mengusir Kecemasanmu Sebelum Presentasi

Jasa Presentasi – Cemas merupakan sebuah perasaan yang muncul akibat reaksi alami dari tubuh ketika menghadapi situasi tertentu, seperti tekanan, ancaman, bahaya. Ketika seseorang mengalami kecemasan maka akan muncul berbagai gangguan perasaan seperti takut, panik, gelisah, serta keluarnya keringat dingin. Berbagai perasaan tersebut juga kerap menghampiri seseorang saat hendak melakukan presentasi. Untuk mengusir kecemasan yang muncul sebelum melakukan presentasi, terapkan 5 cara ini!

 

1. Persiapan

Standing Microphone

Munculnya gangguan kecemasan bisa diatasi dengan melakukan persiapan yang matang. Persiapan di sini meliputi penguasaan materi presentasi, mengenali siapa yang menjadi audiens, dan datang lebih awal ketika hari presentasi tiba. Dengan datang lebih awal, kita bisa ikut memastikan bahwa semua peralatan (microphone, LCD, proyektor, pointer) berfungsi dengan baik. Hal-hal seperti ini sering dianggap sepele, padahal sudah banyak kasus seorang presenter menjadi panik dan grogi ketika mengalami salah satu gangguan teknis misalnya slide presentasi yang tidak bisa dibuka atau microphone yang tiba-tiba mati.

 

2. Berlatih

A Man Practice Speech in Mirror

Untuk bisa menguasai presentasi yang baik, perlu dilakukan latihan secara berulang-ulang agar terbiasa dengan konten presentasi yang akan dibawakan. Presentasi merupakan sebuah skill yang harus terus diasah, semakin tinggi jam terbang seseorang maka kemampuan presentasinya akan terus meningkat. Hal-hal yang harus diingat ketika sedang berlatih presentasi adalah jangan menghafal semua kalimat yang ada dalam slide presentasi, perhatikanlah poin-poin apa saja yang hendak kita sampaikan sebab jika kita menghafal kata demi kata atau kalimat per kalimat, kita akan mudah lupa jika tiba-tiba saja rasa cemas atau grogi itu muncul.

 

3. Jangan Egois

Presenter Focus

Ketika hendak melakukan presentasi, seringkali kita masih berfikir bahwa presentation is about me. Karena memiliki anggapan demikian, kita memiliki beban untuk bisa tampil sempurna. Padahal perasaan terbebani seperti inilah yang akan menimbulkan rasa ketakutan dalam diri, misalnya takut jika audiens tidak suka dengan presentasi kita atau takut jika audiens tidak puas dengan jawaban kita. Untuk itu, berhentilah bersikap egois dan alihkan semua fokus kita pada audiens. Ingat, presentasi bukan tentang kita yang terlihat baik di depan audiens melainkan tentang bagaimana kita dapat memberikan manfaat pada audiens.

 

4. Fokus

Focus Glasses

Seringkali saat presentasi berlangsung muncul gangguan yang menyebabkan fokus kita terganggu. Misalkan saja proyektor atau microphone yang tiba-tiba mati atau slide presentasi yang tidak bisa dibuka. Gangguan semacam ini kadang membuyarkan konsentrasi kita saat presentasi berlangsung. Jika terjadi keadaan seperti ini, usahakan untuk tetap tenang dan fokus pada materi presentasi yang kita sampaikan.

 

5. Berpikir Positif

Woman with Lamp Property

Perasaan cemas, khawatir dan ketakutan adalah perasaan yang timbul karena pikiran yang negatif. Kita terlalu memikirkan apakah presentasi kita akan disukai, bagaimana jika audiens menertawakan kita, kita terlalu mencemaskan sesuatu yang belum pasti terjadi. Untuk itu biasakanlah berpikir positif, salah satu caranya adalah dengan memberikan afirmasi positif pada diri sendiri. Hal ini bertujuan untuk membuat kita lebih tenang. Buang jauh-jauh pikiran negatif dan mulailah berpikir positif sebab apa yang kita pikirkan itulah yang akan terjadi.

 

Kekhawatiran atau kecemasan itu sebenarnya kita sendirilah yang menciptakan. Dari 5 cara di atas manakah menurut kalian yang paling ampuh untuk mengusir kecemasan sebelum melakukan presentasi?

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com