Posts

7 Trik “Sulap” dalam PowerPoint (Part 1)

Jasa Presentasi – Berkaitan dengan PowerPoint, terdapat banyak sekali opsi, tools, dan shortcuts yang kurang dipedulikan oleh banyak orang. Padahal ketika mereka tahu opsi, tools, atau shortcuts tersebut, mendesain presentasi di PowerPoint akan jauh lebih mudah dan cepat.

Apa saja trik-trik tersebut? Berikut beberapa di antaranya.

 

Menavigasi Slide like a Pro

Pernahkah teman-teman Jasa Presentasi, ketika sedang melakukan presentasi, tanpa sengaja memencet salah satu tombol keyboard yang membuat tampilan presentasi berpindah ke slide yang salah? Apa yang akan teman-teman lakukan jika hal tersebut terjadi?

Biasanya, kebanyakan orang akan keluar dari mode presentasi (presentation show) untuk mencari slide yang benar. Hal ini tentu akan mendistrak perhatian dan konsentrasi audiens dari presentasi.

Menghindari hal tersebut, gunakanlah tombol keyboard panah kanan untuk berpindah ke slide selanjutnya, dan gunakan tombol keyboard panah kiri untuk berpindah ke slide sebelumnya. Kemudian ketika ingin berpindah ke halaman slide tertentu, cukup tekan nomor halaman slide, lalu tekan enter.

Selain itu, adakalanya kita menggunakan mouse ketika melakukan presentasi, bahkan bagi beberapa orang, mouse merupakan tools yang wajib ada ketika menggunakan PC atau laptop. Ketika teman-teman menggunakan mouse saat presentasi, cukup klik kiri mouse untuk berpindah ke slide selanjutnya. Cara ini akan lebih efektif lagi jika teman-teman menggunakan mouse wireless atau bisa juga menggunakan pointer mouse. Sehingga penyampaian presentasi tidak harus dilakukan dekat dengan perangkat laptop atau PC yang digunakan.

 

Membuka Hyperlink tanpa Mouse

Kebanyakan orang akan menggunakan mouse ketika akan membuka hyperlink pada presentasi. Cara ini tidaklah salah, namun ada cara lain yang bisa digunakan tanpa perlu menggeser mouse ataupun mouse pad, yakni dengan menekan tombol tab kemudian tekan enter. Cring! Hyperlink terbuka tanpa kita perlu memindahkan mouse maupun mouse pad.

 

Membuat Hyperlink Transparan

Apa yang akan teman-teman Jasa Presentasi lakukan ketika sedang berada di slide tertentu, kemudian ingin menampilkan sesuatu di luar presentasi? Di website misalnya. Apakah teman-teman me-minimize tampilan presentasi kemudian membuka browser secara manual? Atau ketika teman-teman ingin menampilkan slide tertentu. Apakah teman-teman keluar dari mode presentasi, kemudian mencari slide yang dimaksud secara manual?

Cara tersebut memang tidak salah, tapi kita telah mendistraksi perhatian audiens. Lalu bagaimana mangatasinya? Ada cara yang lebih efektif dan efisien, yaitu dengan hyperlink.

Ada dua cara untuk menempatkan hyperlink dalam presentasi. Pertama, menyertakannya secara utuh dalam slide, dan yang kedua, dengan menautkannya ke dalam shape, sehingga ketika menekan shape tersebut, kita akan diarahkan ke link yang sudah ditautkan tersebut secara otomatis.

Kita bisa mengembangkan cara yang kedua untuk membuat presentasi menjadi lebih keren, yaitu dengan membuat shape menjadi transparan (no fill dan no outline). Sehingga seperti pertunjukan sulap, ketika kita menekan area di mana shape transparan itu berada, kita akan diarahkan ke link yang sudah ditautkan secara otomatis.

 

Itu tadi beberapa trik “sulap” yang bisa dilakukan di PowerPoint, yang pasti akan memudahkan dan mempercepat pekerjaan teman-teman ketika mendesain presentasi di PowerPoint.

 

Sumber: presentationpanda.com

Presentation Template by rrgraphdesign

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

UI Design: Tren Desain Presentasi Masa Depan

Jasa Presentasi – Semakin hari, teknologi dan industri semakin berkembang. Perkembangan ini, membuat manusia, mau tidak mau mengikutinya. Meski tidak

Salah satu bidang yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan industri adalah desain, termasuk desain presentasi.

Desain presentasi dengan banyak teks dan bulletpoint saat ini sudah ditinggalkan dan digantikan dengan presentasi yang memiliki banyak konten visual (gambar, video, icon, shape, dll) dengan sedikit teks. Mengapa demikian? Presentasi dengan banyak teks dan bulletpoint memiliki tampilan yang kurang menarik dan tidak mudah diingat oleh audiens, sehingga pesan yang ingin disampaikan tidak mudah masuk ke dalam benak dan ingatan audiens. Hal ini terjadi karena otak manusia didesain untuk lebih mudah dalam menerima konten berupa visual yang menarik.

Bulletpoint Presentation

Meski begitu, dengan konten visual dan sedikit teks saja tidak cukup untuk membuat presentasi menjadi menarik. Diperlukan layouting atau pengaturan posisi konten yang menarik pula. Salah satu metode layouting yang menarik adalah dari UI desain.

Presentation dengan Gambar dan Teks

Pernahkah teman-teman Jasa Presentasi berlama-lama dan merasa kagum ketika melihat tampilan sebuah website? Jika ya, maka teman-teman sudah melihat gambaran bagaimana desain presentasi di masa depan.

Mengutip dari medium.com, UI design adalah bagaimana suatu produk yang dibuat akan terlihat. Meski tidak selalu bagus dan menarik, saat ini UI design juga telah mengalami perkembangan, terlihat dari semakin banyaknya visual website yang menarik.

Berikut beberapa contoh desain presentasi dengan UI design sebagai acuannya.

01

UI Design Based Presentation

 

02

UI Design Based Presentation

 

03

UI Design Based Presentation

 

04

UI Design Based Presentation

Setelah melihat contoh di atas, apakah teman-teman Jasa Presentasi sudah memiliki pandangan bagaimana desain presentasi yang akan teman-teman buat di masa depan? Yang pasti, buatlah presentasi dengan desain yang menarik dan mudah dipahami. Dengan begitu, diharapkan audiens presentasi akan tertarik dan mengingat presentasi serta yang disampaikan.

 

Presentation Template by rrgraphdesign

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Client’s Story : Klien Kami adalah Seekor Gajah?

Testimoni Klien

Testimoni Klien

Gambar di atas adalah message dari salah seorang klien di Kanada. Beberapa tahun lalu, kami pernah bekerja bersamanya untuk mengerjakan projek presentasi. Pada Januari lalu, ia kembali menghubungi kami untuk kembali bekerja sama dalam suatu projek, yaitu mendesain pitch deck. Tanpa berpikir panjang, kami pun menerima tawarannya.

Victoria Bennett – nama klien kami – adalah seorang content writer yang kebetulan sedang dipercaya untuk menyusun konten pitch deck sebuah bisnis. Karena dia tidak expert dalam bidang komunikasi visual, kami pun dipercaya olehnya untuk mengubah konten pitch deck yang berupa teks menjadi bentuk visual yang menarik.

Singkat cerita, projek pertama selesai, Victoria memberitahu bahwa kliennya hanya membutuhkan revisi minor dari desain awal yang kami kirimkan kepadanya. Mereka memberikan review positif atas hasil kerja kami. Tidak sampai situ, sebulan kemudian, Victoria kembali menghubungi kami untuk bekerja sama dengannya lagi.

Dua kali, tiga kali, empat kali…

Total kami membantu Victoria mendesain pitch deck adalah lima kali. Victoria adalah klien yang menyenangkan. Ia sangat bersahabat. Oleh karena itu, dia adalah salah satu klien kami yang sangat berkesan.

Salah satu percakapan yang akan selalu kami ingat adalah ketika ia mengatakan bahwa, “I am an elephant, I never forget, you did a great job before, and I knew I would come back to you if I needed another deck,” saya adalah seekor gajah, saya tidak akan lupa, pekerjaanmu yang lalu sangat bagus, dan saya tahu saya akan kembali menghubungimu saat membutuhkan presentasi.

Testimoni Klien

Testimoni Klien

Pesan dari Victoria ini sangat berkesan, selain karena merupakan candaan, pesan ini mengingatkan bahwa first impression itu penting, bahkan bagi sebagian orang, kesan pertama itu unforgettable. Dan first impression yang kami berikan kepada Victoria ternyata sangat membekas di benaknya, terutama ketika ia sedang membutuhkan desainer untuk presentasi atau pitch deck-nya.

First Impression

First Impression

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Tips Tipografi Untuk Mendesain Presentasi PowerPoint

Jasa Presentasi – Salah satu faktor pendukung presentasi keren adalah struktur tipografi yang sesuai. Tipografi memungkinkan kita untuk berkreasi dengan font dari berbagai tipe seperti serif, sans serif, script, dan dekoratif sekalipun. Satu hal yang perlu diingat adalah kemampuan audiens untuk membaca font tersebut tetap menjadi prioritas (readiblity). Berikut ini beberapa aturan dan tips yang sangat perlu dipertimbangkan ketika kita mendesain sebuah pres

Berikan Kontras dengan Memainkan Ketebalan dan Ukuran

Berikan penekanan pada judul slide dengan menggunakan ukuran font yang lebih besar, lebih tebal, maupun dengan menggunakan jenis font yang berbeda dengan teks. Apabila terdapat elemen yang saling mendukung, gunakan ukuran font yang lebih kecil untuk kalimat pendukung seperti slide subtitle yang mendukung slide title.

Berikan Kontras dengan Memainkan Ketebalan dan Ukuran

Berikan Kontras dengan Memainkan Ketebalan dan Ukuran

Berikan Kontras dengan Memainkan Ketebalan dan Ukuran

Berikan Kontras dengan Memainkan Ketebalan dan Ukuran

 

Gunakan Warna untuk Menekankan Kata Kunci

Menambahkan warna pada kata kunci dalam sebuah slide merupakan cara yang efektif untuk mengkomunikasikan inti pesan. Yang perlu diingat dalam menambahkan warna adalah DILARANG menggunakan lebih dari satu warna untuk menekankan satu pesan inti atau bahkan lebih dari satu pesan inti. Karena akan menngaburkan inti pesan dalam sebuah slide. Ingat metode One Slide One Message!

Gunakan Warna untuk Menekankan Kata Kunci

Gunakan Warna untuk Menekankan Kata Kunci

 

Perhatikan Spasi !

Menggunakan spasi untuk memisahkan point satu dengan point lainnya memudahkan audiens yang membaca slide kita terbantu untuk memilah pesan-pesan yang terdapat dalam sebuah slide

Perhatikan Spasi

Perhatikan Spasi

 

Perhatikan Panjang Paragraf!

Jika terpaksa dalam sebuah presentasi Anda harus menggunakan paragraf yang panjang untuk mendeskripsikan sebuah pesan, maka perhatikan panjang paragraf sehingga dalam satu paragraf tidak lebih dari 5-10 kata. Paragraf yang terurai terlalu panjang akan membuat mata audiens lelah membacanya.

Perhatikan Panjang Paragraf!

Perhatikan Panjang Paragraf!

 

Gunakan Font Diatas Gambar

Gambar merupakan elemen penting dalam sebuah presentasi yang dapat menciptakan perbedaan dalam menyampaikan pesan. Gunakan teks dengan warna kontras dengan gambar ataupun mengatur efek gambar agar sesuai dengan teks yang akan dimuat di dalamnya (misal dengan memberikan efek gelap untuk memasukkan teks berwarna terang)

Gunakan Font Diatas Gambar

Gunakan Font Diatas Gambar

 

Pilih Font yang Aman Untuk Mata

Memilih font ibarat memilih pasangan. Selain feel-nya harus sesuai, kita juga berharap font yang kita pilih enak dilihat. Cobalah memasangkan antara font serif dan sans serif bahkan libatkan font script maupun dekoratif jika dipandang perlu dan bisa mendukung feel sebuah presentasi dan tersampainya pesan. Satu yang mesti DIINGAT! Konsep terpenting dalam memilih font adalah kemudahan untuk dibaca!

Pilih Font yang Aman Untuk Mata

Pilih Font yang Aman Untuk Mata

 

Gunakan Font Dekoratif Pada Tempatnya

Font Script dan Dekoratif merupakan font yang diciptakan dengan mengambil konsep tulisan tangan, sehingga bentuknya akan sangat variatif bahkan banyak yang tidak mudah untuk dibaca. Oleh karena itu, dalam presentasi yang membutuhkan penangkapan pesan sekejap kita perlu tahu bagaimana menggunakan jenis font ini. Konsepnya, gunakan font yang mudah dibaca, gunakan seminimal mungkin jenisnya dengan ukuran tidak kurang dari 30 points (disarankan menggunakan jenis font ini untuk slide title)

Gunakan Font Dekoratif Pada Tempatnya

Gunakan Font Dekoratif Pada Tempatnya

 

Berikan Jarak!

Berikan jarak pada teks, baik jarak antar teks, jarak antara teks dengan judul, maupun jarak antara teks dengan tepi teks box atau slide. Hal ini selain akan memengaruhi estetika pada slide juga akan mempermudah teks untuk dibaca.

Berikan Jarak!

Berikan Jarak!

3 Tips Humor dari Ellen yang Membuat Audiens Jatuh Cinta Seketika

Belajar Humor dari Ellen

Belajar Humor dari Ellen

Bagi Anda yang tahu The Ellen Show pasti hafal dengan host yang namanya tersemat dalam acara tersebut. Ya, benar, Ellen DeGeneres. Ellen adalah sosok pembawa acara, komedian, produser, penulis, artis yang humoris dan menyenangkan. Dia juga beberapa kali menjadi host untuk acara penghargaan film paling bergengsi, Academy Awards. Dalam beberapa kesempatan, Ellen melontarkan candaan dan humor segar, yang tidak banyak dilakukan pembawa acara atau pembicara publik sehingga Ellen dianggap sebagai sosok yang mampu membuat orang secara instan menyukainya, namun lebih dari itu, dalam perspektif teknik public speaking, Ellen secara instan bisa langsung mencuri perhatian audiens dengan humornya. Bagaimana Ellen melontarkan humor dan candaannya ?

Humor Ellen Tidak Pernah Melukai Perasaan Siapapun

Banyak komedian atau pembicara publik yang mencuri perhatian audiens dengan cara melempar jokes atau humor. Tapi coba kita perhatikan lagi berapa dari mereka yang humornya menyinggung orang lain, entah orang itu adalah audiensnya sendiri atau publik figur yang sedang viral. Ellen tidak melakukan humor yang membuat orang lain terlihat kalah, tersinggung atau sakit hati untuk mendapatkan tawa dan tepuk tangan orang lain.

Ellen Menjadikan Dirinya Bahan Candaan

Dibandingkan harus menyinggung dan melukai perasaan orang lain untuk mendapatkan tawa dan tepuk tangan, Ellen lebih sering untuk menjadikan dirinya bahan candaan. Seperti dalam episode The Ellen Show dengan Malala Yousafzai kektika dirinya meraih penghargaan Nobel Prize pada usia 18 tahun, dan Ellen mencoba membandingkan dirinya pada saat usia 18 tahun, yang jelas jauh berbeda dengan Malala. Disitulah penonton tertawa karena Ellen di satu momen dia terlihat seperti merendahkan dirinya, namun sebenarnya dia sedang mengangkat Malala. Lebih penting lagi, tidak ada yang tersinggung dalam candaan tersebut

Konteks Humor Ellen adalah Memuji Orang Lain

Terdapat dua faktor penting yang harus diperhatikan dalam mengeksekusi tipe humor yang ketiga, yang pertama adalah kita harus sadar bahwa humor yang kita lontarkan tidak membuat orang lain tercederai secara perasaan, yang kedua adalah ego booster. Ego booster merupakan teknik untuk membangkitkan kelebihan seseorang di hadapan publik. Kelebihan bisa berupa kelebihan fisik, perilaku, prestasi, atau apapun yang seseorang sukai dari dirinya. Misal saja ketika Ellen membuka acara Academy Awards, dia sempat menanyakan Amy Adams, yang saat itu mendapatkan dua nominasi sekaligus, apakah dia pernah kuliah ? Sayangnya Amy Adams tidak berkuliah (Pertanyaan tentang kuliah jelas tidak menyinggung Amy Adams), lalu Ellen mengomentarinya dengan menyanjung Amy bahwa siapa peduli dengan kuliah, buktinya Amy sukses berkarir di dunia perfilman dan mendapatkan dua nominasi sekaligus. Kalimat terakhir yang disebut dengan ego booster. Sesuatu yang pasti dibanggakan oleh seorang Amy Adams.

Nah, ketiga jenis humor tadi adalah apa yang biasa dilakukan Ellen untuk mendapatkan respon positif dari audiens ketika berada di atas panggung. Anda bisa belajar bagaimana humor bisa memberikan kesan positif sekaligus pencuri perhatian audiens bagi para presenter maupun pembicara publik.

Client’s Story : Yang Lain Bisa Cepat, Kami Bisa Mendadak

Yang Lain Bisa Cepat, Kami Bisa Mendadak

Yang Lain Bisa Cepat, Kami Bisa Mendadak

 

Beberapa hari yang lalu, Kami mendapat email dari klien lama, Arthur namanya. Dua tahun lalu, kami menjadi konsultan presentasinya. Dia menanyakan kabar kami dan mereferensikan kami kepada koleganya yang sedang mengalami kendala dalam mendesain pitch deck untuk memperoleh pendanaan dari venture capital di Amerika Serikat.

Kemudian kami berkomunikasi langsung dengan Shaveer, kolega yang diperkenalkan Arthur kepada kami. Saat itu pukul 8 malam Waktu Indonesia Barat (pukul 8 pagi waktu Amerika), Dia mengatakan akan melakukan presentasi dalam waktu 24 jam dan sangat membutuhkan bantuan kami. Namun karena perbedaan waktu yang signifikan dan saat itu tim kami sedang berada di luar kota, kami baru sempat membalas satu jam berikutnya, pukul 9 malam. Dan saat itu dia membalas bahwa dia telah mendapatkan desainer presentasi dadakan (yang menurut penuturannya belum berpengalaman).

Baca juga : 6 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan dalam Memilih Desainer Presentasi. Awas! Jangan Sampai Salah!

Baiklah, kami pikir ini belum menjadi rejeki kita dan semoga lain kali bisa bekerjasama dengan mereka kembali. Keesokan harinya saat kami dalam perjalanan menuju kantor, tiba-tiba Shaveer mengirimkan email bahwa mereka akan meng-hire kami. Kami senang bukan main, sambil bergumam “kalau rejeki mah nggak kemana”. Tidak lama berselang, mereka menelepon kami via WhatsApp dan berkata bahwa dia harus mempresentasikan pitch deck tersebut dalam waktu 4 jam. Kami yang saat itu dalam perjalanan menuju kantor segera bergegas agar bisa lebih cepat sampai kantor.

Sesampainya di kantor, kami segera berkoordinasi dengan tim desainer untuk mempercantik tampilan presentasinya. Secara berkala (setiap jam) kami memberikan update kepada klien sejauh mana progressnya. Kami beruntung memiliki banyak pengalaman dalam menangani klien dan pekerjaan dengan deadline yang bahkan bukan lagi dalam hitungan hari, tapi hitungan jam. Dalam kasus ini, dalam waktu 4 jam kami harus menyelesaikan tugas kami. Tepat satu jam sebelum presentasi semuanya selesai dan klien senang dengan kualitas pekerjaan kami.

Testimoni Klien

Testimoni Klien

Dalam industri yang perubahannya sangat cepat seperti sekarang ini memang dibutuhkan partner kerja yang tidak hanya dituntut untuk baik secara kualitas namun juga kecepatan menyelesaikan tugas. Maka tagline kami “yang lain bisa cepat, kami bisa mendadak”

 

Memilif Font yang Tepat untuk Presentasi Hebat: Serif vs San Serif

Font merupakan salah satu elemen yang selalu ada dalam presentasi. Bagi sebagian orang, font mungkin dianggap tidak terlalu berpengaruh pada visual presentasi. Padahal font tidak hanya mempengaruhi visual presentasi saja, tetapi juga bisa mempengaruhi perhatian audiens dan daya ingat mereka terhadap informasi yang disampaikan.

Sebelum menentukan font apa yang akan digunakan, kita perlu tahu jenis font dan perbedaannya satu sama lain.

Secara umum, jenis font dibagi menjadi dua, yaitu font Serif dan Sans Serif. Font Serif adalah jenis huruf yang memiliki garis kecil di ujung-ujung hurufnya. Garis-garis kecil ini berguna untuk menuntun mata pembaca sehingga teks lebih mudah dibaca. Salah satu contoh font Serif adalah Times New Roman. Sedangkan font Sans Serif merupakan jenis huruf yang tidak memiliki garis kecil. Contoh font yang tergolong dalam Sans Serif adalah Arial dan Futura.

Serif vs Sans Serif

Serif vs Sans Serif

Menentukan jenis font tergantung pada media yang akan digunakan dalam presentasi. Jika presentasi akan dilakukan secara digital, maka akan lebih untuk menggunakan font Sans Serif. Selain simple, font Sans Serif lebih mudah dibaca dibandingkan font Serif ketika resolusi media yang digunakan rendah dan ukuran font yang digunakan kecil.

Akan tetapi, jika presentasi tersebut akan dicetak dan diberikan kepada audiens dalam bentuk hardcopy, akan lebih baik untuk menggunakan font Serif. Sebab menurut penelitian yang dilakukan oleh Daniel Oppenheimer, seorang profesor psikologi di Carnegie Mellon University, font yang sulit dibaca dalam bentuk cetak akan meningkatkan daya ingat pembaca.

Sebagai tambahan, gunakan font Serif untuk emailing deck dan ketika menggunakan ukuran font besar serta gunakan font Sans Serif untuk presentasi langsung dan ketika menggunakan ukuran font kecil.

Menentukan jenis font ketika akan membuat presentasi memang terlihat sepele, tetapi memiliki pengaruh besar. Jika dipilih dengan benar, maka font bisa membantu meningkatkan visual presentasi serta membantu meningkatkan daya ingat dan ketertarikan audiens terhadap presentasi. Tapi jika salah dalam memilih, presentasi bisa terkesan membosankan, tidak menarik, dan audiens berharap agar presentasi tersebut segera berakhir.

 

Source : Ethos3

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mempermudah Desain Presentasi dengan Slide Master

PowerPoint merupakan salah satu software pembuat presentasi yang paling umum dan paling banyak digunakan oleh masyarakat. Selain familiar, PowerPoint juga mudah untuk digunakan. Meski begitu, tidak semua orang menguasai fitur-fitur yang ada di dalamnya. Kebanyakan hanya kenal dengan kulit luarnya saja.

Salah satu fitur yang sangat bermanfaat dalam PowerPoint adalah Slide Master. Slide Master merupakan salah satu fitur yang berfungsi untuk membuat template PowerPoint. Slide Master bisa diakses dengan menemkan tab view pada menu bar PowerPoint. Ketika menu Slide Master ditekan, pengguna seperti akan dibawa ke sisi lain dari PowerPoint. Pengguna bisa mengatur layout slide dan juga membuat tema presentasi.

Untuk lebih jelasnya, berikut disajikan beberapa fungsi dan kelebihan dari Slide Master dalam PowerPoint.

 

Custom Templates

Salah satu kelemahan mendesain presentasi dengan PowerPoint adalah hasilnya terlihat mirip dengan presentasi lain pada umumnya atau kata anak muda zaman sekarang, “mainstream.” Kebanyakan orang hanya akan menggunakan layout dan template yang sudah disediakan oleh PowerPoint (template dan layout default). Hal inilah yang membuat banyak orang mengatakan bahwa “PowerPoint sucks.” Padahal pengguna bisa mengubah template dan layout sesuka hati mereka, sesuai dengan keinginan, dan lain dari pada yang lain dengan menggunakan Slide Master.

 

Changed Consistently, Automatically and Easy

Desain presentasi yang profesional dan menarik adalah presentasi yang desain antar slidenya konsisten dan Slide Master bisa membantu penerapannya menjadi mudah. Misalnya jika pengguna ingin menyertakan logo atau nomor halaman pada posisi dan style tertentu, akan lebih mudah untuk menggunakan fitur Slide Master. Dengan begitu, logo dan halaman akan diterapkan secara konsisten dan otomatis pada seluruh slide dengan layout yang sama, sehingga pengguna tidak perlu menyertakan satu per satu pada setiap slide.

Sebagai tambahan, jika pengguna ingin mengubahnya, mereka bisa mengeditnya pada Slide Master, kemudian layout dan style presentasi akan berubah sendiri sesuai dengan yang sudah diubah.

 

Save Templates for Future Use

Salah satu fungsi dan kelebihan Slide Master dalam PowerPoint yang paling menyenangkan adalah pengguna bisa menyimpan template yang sudah dibuat untuk digunakan lagi di masa mendatang. Artinya, pengguna tidak perlu kembali membuat layout dan style presentasi lagi setiap mereka akan membuat presentasi. Cukup dengan membuka atau mengaktifkan kembali template yang sudah pernah dibuat, kemudian secara otomatis layout, style, dan tema warna akan diterapkan. Sehingga pengguna hanya perlu menyertakan konten yang akan digunakan dalam presentasi. Hal ini tentu sangat memudahkan dan mempercepat pekerjaan.

 

Source : ethos3

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Empat Prinsip yang Harus Dipatuhi dalam Public Speaking

Selain perlu menghindari Tujuh Dosa dalam Public Speaking ini, terdapat empat hal yang juga harus dipatuhi oleh seorang speaker dalam public speaking-nya.

Honesty (be clear and straight)

Kejujuran merupakan salah satu hal terpenting dalam komunikasi. Tidak hanya pada komunikasi antar personal, tetapi juga komunikasi yang dilakukan oleh satu orang kepada banyak orang atau oleh banyak orang kepada banyak orang lainnya.

Kejujuran akan menumbuhkan kepercayaan. Dan hal ini penting dalam public speaking. Jika audiens sudah mempercayai speaker sebagai sumber informasi, mereka akan tertarik untuk memperhatikan public speaking yang sedang dilakukan.

Sekali seorang speaker mengatakan sebuah kebohongan dalam public speaking-nya, audiens tidak akan mudah kembali percaya padanya, kredibilitas speaker sebagai sumber informasi juga turun. Akibatnya, public speaking pun gagal.

“Honesty is the fastest way to prevent a mistake from turning into a failure.” – James Altucher

 

Authenticity (be yourself)

Mengagumi dan meneladani seseorang bukanlah hal yang salah. Namun perlu diingat bahwa masing-masing orang memiliki karakter dan kepribadiannya sendiri. Dan ini merupakan ciri khas yang melekat pada seseorang.

Boleh saja meneladani cara orang lain dalam melakukan public speaking, tetapi tidak dengan meniru gaya dan karakternya. Sebab dengan begitu, ciri khas diri tidak terlihat dan justru terlihat “palsu” serta tidak otentik. Jika sudah begitu, sulit bagi audiens untuk menumbuhkan kepercayaan pada speaker, sehingga apa yang disampaikan olehnya sulit masuk, dipahami, maupun diingat oleh mereka.

“Don’t worry about what’s cool and what’s not cool. Authenticity is what’s cool.” – Zac Posen

 

Integrity (be your word)

Integritas adalah melakukan kebenaran, bahkan ketika tidak ada yang melihatnya. Integritas masih berkaitan dengan kejujuran, tidak hanya kejujuran pada orang lain, tetapi juga pada diri sendiri.

Integritas juga dapat diartikan sebagai kesepadanan antara pikiran, perkataan dan perbuatan. Orang yang berintegritas tinggi biasanya berperilaku sesuai dengan apa yang dikatakannya. Maksudnya, ketika ia mengatakan telah melakukan suatu hal (biasanya kebaikan), maka memang benar ia telah melakukan kebaikan. Jika ia mengajak orang untuk melakukan sesuatu (kebaikan), maka ia perlu menjadi pribadi yang telah melakukannya terlebih dahulu (menjadi panutan atau contoh).

Intinya, orang yang berintegritas adalah orang yang berlaku seperti apa yang dikatakannya. Jika apa yang ia katakan tidak sesuai dengan apa yang ia kerjakan, orang lain juga tidak akan mempercayai apa yang dikatakannya, juga tidak akan melakukan apa yang diperintahkan olehnya.

“Integrity is the essence of everything successful.” – R. Buckminster Fuller

 

Love (wish them well)

Kejujuran memang penting, namun tanpa adanya love, kejujuran akan menjadi hal yang menyakitkan. Misalnya ketika dimintai pendapat tentang penampilan seseorang, tanpa adanya love, kita akan langsung mengatakan “jelek!” atau “nggak cocok!”

Love juga akan membantu seorang speaker untuk menyampaikan lebih banyak kebaikan dan menyampaikan “keburukan” dengan lebih baik tanpa harus menyakiti perasaan orang lain.

“Without love, honesty would be a painful words.”

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mengatasi Ketakutan Public Speaking dengan Percaya Diri. Bagaimana Caranya?

Banyak orang yang takut ketika akan melakukan public speaking, bahkan bagi mereka yang sudah pernah melakukannya sekalipun. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya rasa percaya diri. Kepercayaan diri merupakan salah satu hal penting dalam public speaking, juga dalam aspek kehidupan lainnya.

Percaya diri bukan sebuah bakat maupun pemberian dari Yang Maha Kuasa, melainkan sesuatu yang bisa dilatih dan dikembangkan. Bagaimana caranya? Dr. Ivan Joseph, seorang Athletic Director dan Kepala Pelatih Tim Sepak Bola Universitas Ryerson dalam TED Talks-nya menjelaskan beberapa cara untuk membangun rasa percaya diri.

Repetition, Repetition, Repetition

Seorang pemain bola yang hebat tidak secara otomatis menjadi hebat, mereka melakukan latihan yang keras dan berulang-ulang. Begitu juga dengan pembicara yang hebat. Mereka melakukan latihan dan tampil di depan banyak orang berkali-kali. Sebab semakin sering kita melakukan suatu hal, semakin besar rasa percaya diri yang kita bangun.

Oleh karena itu, ketika ada peluang atau kesempatan untuk melakukan public speaking, ambil peluang tersebut dan paksa diri supaya terbiasa dengan hal tersebut.

“Practice, Practice, Practice. Don’t accept failure.”

Persistence

Sebelum berhasil menemukan lampu, Thomas Alva Edison mengalami 9.998 kegagalan. Namun siapa sangka, di percobaannya yang ke 9.999, dia akhirnya berhasil menemukan lampu pijar. Jika saja ia berhenti di percobaan ke 9.998, maka dia tidak akan pernah berhasil dalam percobaannya tersebut.

Begitu juga dalam membangun kepercayaan diri. Setelah berlatih, berlatih, dan berlatih, ada hal lain yang tidak kalah penting, yaitu kegigihan. Tidak semua orang dapat bertahan ketika harus melakukan hal yang sama berulang-ulang. Banyak yang akhirnya mundur sebelum mereka berhasil meraih apa yang telah mereka perjuangkan dengan latihan sebelumnya.

Oleh karena itu, kita perlu memaksakan diri untuk tetap melakukan hal tersebut. Juga jangan menyerah sebelum semuanya tercapai.

Positive Affirmation

Kita tidak bisa mengontrol apa yang orang lain rasakan atau ingin katakan kepada kita, namun kita bisa mengendalikan diri kita sendiri dalam menanggapi segala sesuatu yang terjadi pada kita. Ketika orang lain berkata bahwa kita tidak bisa melakukannya, bukan berarti kita benar-benar tidak bisa melakukannya. Sebab bukan orang lain yang menentukan kesuksesan kita, melainkan diri kita sendiri.

Oleh karena itu, kita perlu membangun prasangka baik atau afirmasi positif tentang usaha dan diri kita. Hindari orang-orang yang membawa pengaruh negatif dalam diri. Hindari orang-orang yang bisa menjatuhkan kepercayaan diri.

“I am the captain of my ship and the master of my fate!”

Positive Interpret

Self-confidence People Interpret Feedback the way they choose to. They always interpret it in a positive way.”

Ketika dikritik atau mengalami kegagalan, kita bisa menyikapinya dengan dua hal; pesimis atau optimis. Juga bisa mengartikannya ke dalam dua hal; positif atau negatif. Semuanya tergantung pada kita. Dan yang paling baik adalah menyikapi dengan optimis dan menanggapi dengan positif. Misalnya ketika menghadapi kegagalan, kita bisa menganggapnya sebagai kesempatan untuk memperbaiki dan mengembangkan diri.

 

No one will believe on you, unless you do. Namanya juga kepercayaan diri, maka dimulainya pun dari diri sendiri. Jika kita bisa membangunnya, orang lain juga akan bisa melihatnya. Yang terpenting adalah terus berlatih, tidak mudah menyerah dan berpikiran positif.

Source here


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com