Posts

5 Cara Simple Menyertakan Lelucon pada Slide

Jasa Presentasi – Ada banyak cara dalam membuat presentasi yang menarik, misalnya dengan mengatur layout secara modern, melakukan kombinasi font, maupun menambahkan animasi dan transisi pada slide. Selain beberapa cara tersebut, ada cara lain yang bisa membuat presentasi kita menarik dan tidak membosankan, yaitu dengan menyertakan lelucon. Lelucon dalam presentasi bisa disampaikan secara langsung, namun akan lebih menarik jika didukung dengan visual yang relevan. Berikut 5 cara simple yang bisa kita terapkan dalam menyertakan lelucon pada slide.

1. Cuplikan Video atau Film

Presentasi dengan topik yang berat dan durasi yang panjang tentu akan membosankan. Presentasi yang membosankan tidak akan mendapat perhatian dari audiens. Salah satu solusinya adalah dengan menyelipkan video atau cuplikan film yang lucu serta relevan dengan pembahasan. Jika tidak bisa menemukan video atau adegan lucu, kita bisa membuatnya menjadi lucu dengan mengedit beberapa video atau cuplikan film menjadi satu.

2. Gambar yang Relevan dengan Topik Presentasi

Visual akan membuat penyampaian presentasi menjadi lebih mudah diterima dan diingat oleh audiens, begitu juga dengan lelucon. Oleh karena itu, dukunglah leluconmu dengan menyertakan gambar yang relevan dengan pembahasan. Bantuan visual akan membuat leluconmu lebih berdampak dan mengena.

3. Meme

Meme

Bagi generasi kekinian, meme merupakan konten media sosial yang setiap hari dijumpai. Meme biasanya berupa gambar dengan beberapa teks keterangan yang dimaksudkan untuk melucu. Tidak hanya sebagai hiburan di sosial media, meme juga bisa dijadikan konten pelengkap dalam presentasi. Carilah atau buat sendiri meme yang relevan dengan presentasi. Tampilkan meme pada waktu yang tepat, misalnya ketika audiens mulai bosan atau setelah pembahasan topik yang berat.

4. Akronim Lucu

Silly Acronym

Ketika ditanya tentang warna-warna pelangi, kita pasti akan langsung memikirkan kata MEJIKUHIBINIU bukan? Kata tersebut memudahkan kita untuk menghafal warna-warna pada pelangi. Mempersingkat kata merupakan cara praktis dan mudah dalam menghafal beberapa kata sekaligus. Hal ini bisa kita terapkan dalam presentasi. Untuk menambahkan dampak sekaligus membuat audiens terhibur, buatlah singkatan-singkatan yang lucu. Pastikan kata tersebut tidak menyinggung SARA maupun hal sensitif lainnya.

5. GIF

GIF merupakan singkatan dari Graphic Interchange Format. GIF merupakan salah satu format gambar yang bisa bergerak. Dengan menyertakan GIF dalam presentasi, kita bisa menunjukkan lelucon secara lebih detail melalui visual yang diwakilkan dalam bentuk GIF. Secara tidak langsung, GIF bisa membantu audiens untuk mengusir kebosanan dan membuat mereka untuk lebih tertarik dalam mendengarkan presentasi yang kita sampaikan.

 

Menyertakan lelucon memang bisa membantu mencairkan suasana dalam presentasi serta bisa membuat presentasi menjadi lebih menarik. Meskipun demikian, sebelum memutuskan untuk menyertakan lelucon, pastikan bahwa presentasi yang akan kita lakukan bukanlah presentasi formal. Jika kita akan melakukan presentasi di depan eksekutf perusahaan atau calon investor, lebih baik untuk tidak menambahkan lelucon.

 

Baca juga tips menyelipkan lelucon lainnya di sini

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

5 Tips Menyelipkan Lelucon dalam Presentasi

Jasa Presentasi – Lelucon sepertinya terlihat sepele. Tapi siapa sangka, lelucon bisa membantu kita untuk meraih kesuksesan dalam presentasi. Selain penyampaian yang menarik, lelucon juga diperlukan untuk mencairkan suasana ketika presentasi sehingga audiens tidak merasa tegang dan bosan. Meski terlihat mudah, kita tidak bisa sembarangan menyelipkan lelucon karena jika tidak disertakan dengan benar, hal ini justru akan dianggap garing oleh audiens dan bisa menyebabkan kecanggungan. Untuk itu, perhatikanlah beberapa hal berikut ini sebelum menyelipkan lelucon dalam presentasi.

 

1. Kenali Audiens

Mengenali siapa target audiens adalah hal paling utama dalam menyampaikan lelucon. Jangan sampai kita salah sasaran, misalnya menyampaikan lelucon dewasa ketika audiens presentasi kita adalah remaja. Begitu pula sebaliknya jangan sampai kredibilitas kita sebagai presenter dan sumber informasi turun hanya karena menyampaikan candaan yang dianggap receh. Usahakan untuk tidak menyampaikan lelucon yang bersifat sensitif, menyinggung, apalagi berbau SARA.

 

2. Referensi

Terdapat banyak cara untuk menyampaikan lelucon dalam presentasi. Meskipun demikian, kita perlu memilih cara yang tepat. Untuk itu, perbanyaklah referensi dengan membaca artikel atau menonton video yang berkaitan dengan hal tersebut. Usahakan untuk memilih cara yang tepat dan memberikan lelucon yang fresh atau berbeda setiap kali presentasi, sehingga audiens tidak bosan dengan lelucon yang itu-itu saja.

 

3. Latihan

Menyampaikan lelucon memiliki tantangan tersendiri bagi seorang presenter. Hal ini karena selera lelucon masing-masing orang berbeda. Selain itu, seperti halnya menyampaikan presentasi, memberikan lelucon juga memerlukan skill yang harus dilatih secara terus menerus. Ingat! Bisa karena terbiasa. Oleh karena itu, lakukanlah latihan secara berkala dan mintalah masukan dari orang-orang terdekat.

 

4. Biarkan Mengalir

Hal paling ditakuti seseorang dalam menyampaikan cerita lelucon adalah ketika cerita yang disampaikan tidak bisa memancing tawa karena dianggap tidak lucu. Berada dalam situasi semacam ini tentu akan membuat suasana menjadi canggung dan bisa membuat presenter merasa down serta kehilangan konsentrasi. Untuk itu, persiapkanlah mental sebelum menyampaikan lelucon. Ini penting ketimbang memikirkan audiens akan menyukai apa yang kita sampaikan. Biarkan cerita mengalir sampai selesai sekalipun respon audiens tidak sesuai dengan ekspektasi.

 

5. Sesuaikan dengan Topik

Menyampaikan lelucon memang dapat mencairkan suasana dan membantu menarik perhatian audiens. Meskipun demikian, bukan berarti kita bisa menyampaikan lelucon secara sembarangan atau random. Akan lebih baik jika lelucon yang kita sampaikan masih berkaitan dengan topik yang sedang dibahas dalam presentasi. Hal ini dapat membantu audiens untuk lebih mudah mengingat topik yang sedang kita sampaikan.

 

Lelucon adalah senjata ampuh bagi presenter ketika suasana mulai tidak kondusif. Meskipun berlangsung singkat, ada baiknya presenter mempersipakan lelucon apa yang akan disampaikan terlebih jika lelucon tersebut berupa cerita. Perhatikan 5 hal di atas ketika hendak menyelipkan lelucon dalam presentasi agar dapat diterima oleh audiens.

 

Baca juga tips menyertakan humor lainnya di sini.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

4 Tips Sukseskan Presentasi Wawancaramu

Jasa Presentasi – Ketika kita menginjak jenjang karir yang lebih tinggi, presentasi wawancara merupakan sesuatu yang akan lebih sering dihadapi. Saat kita diminta untuk melakukan presentasi wawancara berarti pewawancara ingin melihat bahwa kita nantinya bisa melakukan pekerjaan, memiliki kemampuan komunikasi yang mumpuni, terorganisir, dan pandai. Setelah mengetahui hal-hal tersebut, berikut beberapa langkah yang bisa ditempuh demi kesuksesan presentasi wawancara.

 

1. Buktikan Bahwa Kita Bisa Melakukan Pekerjaan Tersebut

Woman Writing on The Whiteboard

Salah satu alasan kita diminta untuk memberikan presentasi dalam wawancara adalah agar pewawancara dapat merasa yakin dengan kemampuan kita dalam melakukan pekerjaan yang dilamar. Sebelum melakukan presentasi, pastikan kita memahami tugas atau pekerjaan yang akan diberikan, kemudian lakukan riset mengenai tugas tersebut, dan usahakan untuk mendemonstrasikannya di depan pewawancara. Hal ini akan membuktikan apakah kita pantas untuk mendapatkan pekerjaan tersebut atau tidak.

 

2. Tunjukkan Keahlian Komunikasi Lisan Kita

A Woman Presenting

Mampu berkomunikasi dengan jelas dan dengan cara yang menarik merupakan hal yang penting sebab pewawancara akan menilai keterampilan komunikasi tatap muka kita selama presentasi wawancara berlangsung. Tunjukkan kemampuan komunikasi lisan kita dengan tidak membaca slide atau naskah ketika sedang menyampaikan presentasi. Lakukanlah latihan secara berkala agar kita memiliki rasa percaya diri ketika berhadapan dengan wawancara. Usahakan untuk tidak menunjukkan rasa gugup kita dan tetap bersikap tenang selama melakukan proses presentasi wawancara.

 

3. Tunjukkan Keahlian Komunikasi Tertulis Kita

A Man Presenting with Slide Shown

Meskipun bukan merupakan tugas inti dari pekerjaan yang kita lamar, kemampuan komunikasi tertulis yang baik akan membuktikan bahwa kita mampu untuk melakukan tugas-tugas harian, seperti mengirim email, melakukan presentasi, mengatur agenda rapat, maupun menyusun brief untuk sebuah projek. Untuk menunjukkan kemampuan tersebut, buatlah slide presentasi yang terstruktur, singkat, padat, dan mudah dipahami. Pilihlah bahasa yang mudah dipahami dan sesuaikan dengan siapa kita melakukan wawancara presentasi tersebut. Pastikan konten yang akan kita presentasikan mudah dipahami, informative, dan dapat mencerminkan kemampuan komunikasi tertulis kita.

 

4. Tunjukkan Bahwa Kita Rajin

Man Hand Wearing Watch

Salah satu poin yang akan menjadi nilai tambah dari pewawancara adalah dengan menunjukkan bahwa kita rajin, terorganisir, dan teliti serta memiliki perhatian tinggi terhadap detail. Caranya cukup sederhana yaitu dengan datang tidak terlambat, akan lebih baik jika kita datang beberapa menit sebelum wawancara dimulai. Berikan perhatian pada hal-hal kecil, bawa peralatan yang diperlukan saat proses wawancara seperti pulpen, kertas untuk mencatat informasi penting. Pewawancara akan memberikan nilai plus saat kita memiliki perhatian tinggi dan detail terhadap hal-hal penting sampai sekecil apapun.

 

Kesuksesan sebuah wawancara akan menentukan seperti apa hasil yang kita dapatkan. Untuk mempersiapkan wawancara dengan baik lakukan latihan secara berkala dan terapkan tips-tips di atas.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

5 Tips Memberikan Brief Kepada Desainer

Jasa Presentasi – Presentasi merupakan salah satu bentuk komunikasi yang sering kita temui dalam berbagai bidang dan profesi. Hari ini kita melihat tren desain presentasi yang beragam dengan aneka ornamen visual yang menarik. Sayang, tidak semua orang bisa membuat slide presentasi yang menarik karena berbagai alasan. Salah satu solusinya adalah dengan bekerja sama dengan desainer presentasi. Berikut 5 tips ketika memberikan brief kepada desainer.

 

1. Sampaikan Berapa Budget Kita

Hands Counting Money

Sebelum memberikan brief pada desainer, sampaikan berapa budget yang kita miliki. Hal ini akan membantu desainer memahami kebutuhan kita. Begitupun dengan kita agar bisa mengetahui tingkat layanan yang diberikan oleh desainer namun tetap realistis. Sampaikan dan diskusikanlah hal ini di awal, minta penjelasan kepada desainer, desain seperti apa yang akan kita dapatkan dengan budget yang kita miliki. Ingat, budget akan menentukan bagaimana hasil akhir desain yang dibuat. Seperti pepatah jawa “ono rega ono rupa”.

2. Berikan Sampel

Laptop with Graphic

Ketika kita mengalami kesulitan untuk menyampaikan brief pada desainer, berikan sampel atau contoh desain yang kita inginkan. Dari sampel yang kita berikan, hal ini akan memudahkan desainer dalam menafsirkan apa yang kita inginkan. Berikan juga keterangan tambahan, misalnya mengenai warna yang kita inginkan, font yang digunakan, atau detail lain yang berkaitan dengan projek kita.

3. Berikan Semua yang Dibutuhkan Desainer

Colors Pick

Berikan semua yang dibutuhkan oleh desainer untuk memulai pekerjaannya. Kirimkan seluruh konten, gambar, logo, atau brand guidelines kepada desainer. Pastikan desainer memiliki semua yang dibutuhkan untuk mengerjakan projek presentasi kita. Hal ini bertujuan untuk mempercepat pekerjaan dan menghemat waktu dalam proses pembuatan, sehingga kita juga akan lebih cepat menerima hasilnya.

4. Sampaikan Kapan Deadline-nya

A Calendar

Hal penting lainnya yang perlu disampaikan kepada desainer adalah mengenai tenggang waktu atau deadline. Sebelum projek dimulai sampaikan pada desainer deadline yang harus mereka patuhi. Ingat, pekerjaan yang berkualitas membutuhkan waktu yang lebih lama. Jika kita sedang terburu-buru dan memiliki waktu yang pendek, komunikasikanlah dengan desainer di awal. Kita juga bisa meminta mereka untuk bekerja di luar jam kantor, namun kita juga perlu mempertimbangkan biayanya, karena tentu akan jauh lebih mahal.

5. Sampaikan Siapa Audiens Kita dan Tujuan Dari Presentasi

Presentation Audiences

Penting bagi kita untuk menyampaikan pada desainer siapa yang menjadi audiens. Hal ini akan membantu desainer menyesuaikan desain sesuai dengan usia, pekerjaan, dan jabatan audiens. Jika audiens kita adalah para investor atau eksekutif perusahaan berusia matang, maka desainer akan membuatkan desain yang lebih formal. Sedangkan jika audiens kita adalah mahasiswa, desainer akan membuatnya lebih berwarna dan santai. Begitu juga dengan tujuan presentasi, sampaikanlah apa yang ingin kita capai melalui presentasi tersebut.  Hal ini dapat membantu desainer dalam membuat desain yang sesuai dengan kebutuhan kita.

Agar mendapatkan slide presentasi sesuai apa yang kita inginkan tentu kita harus bisa menyampaikan brief dengan baik pada desainer. Sampaikanlah secara detail apa yang kita inginkan sehingga tidak terjadi miss komunikasi.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

PowerPoint vs PDF, Mana yang akan Kamu Gunakan untuk Presentasi?

Jasa Presentasi – Presentasi merupakan hal yang akan selalu dihadapi oleh para profesional, entah itu untuk memaparkan informasi, mengedukasi, maupun untuk meyakinkan calon investor. Lalu, format seperti apa yang paling baik untuk digunakan dalam melakukan presentasi? Beberapa akan memilih menggunakan PowerPoint, namun tidak sedikit para profesional memilih menggunakan PDF karena beberapa alasan. Berikut adalah perbandingan PowerPoint dan PDF yang bisa membantuk kita dalam memilih format yang akan digunakan.

 

Kelebihan PowerPoint dibandingkan PDF

1. Terdapat Animasi dan Transisi. PowerPoint menawarkan cara menarik untuk membuat presentasi kita menjadi lebih hidup yakni dengan menambahkan animasi dan transisi. Ketika diterapkan secara tepat dan tidak berlebihan, animasi dan transisi akan menambah ketertarikan slide presentasi yang akan kita tampilkan. Hal ini tidak bisa dilakukan ketika menggunakan PDF.

2. Dapat Memutar Video dan Audio. Terkadang, kita membutuhkan elemen lain untuk mendukung penyampaian presentasi, seperti video atau audio. Pada PowerPoint, kita bisa menyisipkan dan menampilkannya secara langsung dari slide. Berbeda jika kita menggunakan PDF untuk presentasi.

3. Dapat Diedit. Ketika menggunakan PowerPoint, kita bisa mengeditnya kapan pun, bahkan beberapa menit sebelum presentasi di mulai. Sedangkan jika menggunakan PDF, hal ini tidak mudah untuk dilakukan.

 

Kelebihan PDF dibandingkan PowerPoint

1. Teks Tidak Berubah Ketika Menggunakan Font Kustom. Agar slide presentasi tidak kaku dan monoton, kita perlu memperhatikan pemilihan font. Kita bisa menggunakan font default maupun font kustom. Penggunaan font kustom yang tepat memang akan menambah tampilan presentasi kita menjadi lebih menarik dan berbeda dengan lainnya, namun hal ini bisa berakibat fatal ketika kita menggunakan device lain yang belum memiliki font yang digunakan dalam presentasi. Meskipun demikian, hal ini dapat diatasi dengan menyimpan presentasi dalam format PDF. Apapun font yang digunakan dalam presentasi, tampilannya akan tetap sama ketika ditampilkan dalam PDF.

2. Dapat Didistribusikan secara Universal. Masalah selanjutnya yang muncul ketika kita menggunakan PowerPoint adalah file yang tidak ramah di semua perangkat, artinya tidak semua perangkat bisa menangkap dengan baik tampilan slide presentasi yang sudah kita buat. Di sisi lain, PDF dapat ditampilkan, didistribusikan, dan dibaca pada hampir semua perangkat. Kita dapat mengirim presentasi dalam format PDF melalui email, dan penerima dapat melihatnya dengan jelas di perangkat selulernya.

3. Memiliki Ukuran File yang Tidak Besar. Foto dan video berkualitas tinggi merupakan unsur visual yang bisa mendukung presentasi untuk lebih mudah dipahami dan akan membuatnya lebih menarik. Penggunaan foto atau video berkualitas tinggi ini akan menyebabkan ukuran file yang besar. Pada beberapa kasus, hal ini dapat mempersulit kita ketika akan membagikannya kepada pihak lain. Berbeda jika file presentasi kita disimpan dalam format PDF, sebab hal ini memungkinkan kita untuk menambahkan foto atau video beresolusi tinggi tanpa ukuran file yang besar.

 

Setelah mengetahui beberapa perbandingan antara PowerPoint dan PDF, manakah format yang menurutmu lebih baik? Jadikan beberapa perbandingan di atas untuk membantumu mempertimbangkan format presentasi yang akan digunakan. Pastikan format yang kamu pilih merupakan format yang memudahkanmu ketika melakukan presentasi.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Buat Slidemu Menarik dengan 6 Font Bawaan Microsoft Ini!

Jasa Presentasi – Font merupakan salah satu unsur yang bisa mendukung visual presentasi. Penggunaan font yang tepat bisa mengubah suasana slide menjadi lebih menarik. Bagi sebagian orang yang kurang paham dengan desain, pemilihan font bukanlah hal yang penting, sehingga mereka biasanya akan menggunakan font standar seperti Calibri, Arial, atau Times New Roman. Supaya tidak monoton, pertimbangkanlah beberapa font berikut untuk digunakan dalam presentasimu selanjutnya.

 

1. Tahoma

Tahoma Font

Tahoma merupakan salah satu font sans serif dari Microsoft yang paling popular. Font ini didesain oleh Matthew Carter dengan tujuan untuk mengatasi tampilan layar dengan ukuran kecil. Tahoma memiliki 2 ketebalan font yakni regular dan bold. Tahoma merupakan font yang netral dan clean, sehingga bisa digunakan dalam presentasi formal maupun non formal.

 

2. Verdana

Verdana Font

Font lainnya dari Matthew Carter adalah Verdana. Verdana diciptakan secara khusus untuk mengatasi tampilan layar dengan resolusi rendah seperti pada tahun 1996. Ketebalan dan spasinya yang pas menjadikannya mudah dibaca.

 

3. Impact

Impact Font

Impact merupakan font sans serif yang didesain oleh Geoffrey Lee pada tahun 1965 dan dirilis oleh perusahaan pengecoran logam Stephenson Blake di Sheffield. Font ini merupakan salah satu font utama untuk website. Impact merupakan font yang cukup tebal dengan spasi yang cukup rekat. Font ini cocok untuk kata atau kalimat yang butuh penekanan dan highlight serta cocok untuk digunakan sebagai judul. Kita bisa mengkombinasikan font Impact sebagai judul dan Tahoma sebagai font untuk kalimat penjelasannya.

 

4. Georgia

Georgia Font

Georgia merupakan tipe font serif yang mudah dibaca, karena memiliki kontras yang tinggi antara ketebalan normal dengan ketebalan bold. Versi bold font ini memiliki ketebalan yang sangat tegas dibandingkan versi bold pada umumnya. Jika kamu mencari font dengan tampilan modern, bersahabat, serta klasik, Georgia merupakan pilihan yang tepat.

 

5. Palatino Linotype

Palatino Linotype Font

Palatino Linotype merupakan font yang terkesan profesional dalam suasana klasik. Palatino memiliki tepian yang lebih tajam dibandingkan Georgia. Font ini awalnya didesain untuk bagian judul, namun bisa juga digunakan untuk badan atau kalimat penjelas dalam presentasi.

 

6. Candara

Candara Font

Candara merupakan font sans serif yang didesain oleh Gary Munch. Candara merupakan bagian dari kumpulan font yang clear (Calibri, Cambria, Consolas, Corbel dan Constantia). Calibri dan Corbel memiliki desain dan spasi yang mirip dengan Candara. Oleh karena itu, kita bisa mengganti font Calibri dengan font Candara untuk memberikan sedikit udara segar pada visual presentasi kita, terutama untuk presentasi dengan tema fashion, photography, atau makanan.

Terdapat banyak sekali font keren yang bisa kita unduh di internet. Meskipun demikian, penggunaan font custom yang didapat secara online ini terkadang sedikit merepotkan karena harus melalui proses instal terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Oleh karenanya, cobalah beberapa font di atas untuk desain presentasimu selanjutnya. Selain tidak perlu melakukan instal terlebih dahulu, font-font di atas juga tidak kalah menariknya dengan font custom di luar sana.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

7 Aturan ini Harus Kamu Patuhi Ketika akan Menggunakan Gambar dalam Presentasi

Jasa Presentasi – Gambar merupakan salah satu unsur visual yang dapat menambah ketertarikan tampilan presentasi. Gambar juga bisa membantu audiens untuk lebih mudah mengingat pesan yang disampaikan dalam presentasi. Meski begitu, menyertakan gambar dalam presentasi tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Terdapat beberapa aturan yang perlu dipatuhi ketika akan menyertakan gambar dalam slide presentasi. Aturan-aturan tersebut antara lain sebagai berikut.

 

1. Gunakan Gambar yang Sesuai dengan Konten

Meditation Slide with Meditation Images

Aturan pertama yang harus dipatuhi adalah gambar yang digunakan harus sesuai dengan konten. Jika konten yang dijelaskan tentang bisnis, tidak lucu jika gambar yang ditampilkan adalah gambar-gambar pemandangan. Begitu juga ketika konten yang dijelaskan tentang science, carilah gambar-gambar yang berkaitan dengan science. Gunakan kata kunci yang berkaitan dengan konten, misalnya jika kontennya bisnis, gunakan kata kunci bisnis, karyawan, kantor, dan rapat untuk mencari gambarnya.

 

2. Hindari Gambar Ber-watermark

Watermarked Image

Google, adalah salah satu tujuan utama ketika kita akan mencari gambar. Google menampilkan banyak hasil dengan kualitas yang beragam. Salah satu hasil yang bisa muncul di google adalah gambar dari microstock yang masih ada label atau watermark-nya. Gambar-gambar ini biasanya memiliki kualitas HD dan mungkin sesuai juga dengan gambar yang sedang kita cari. Sehingga kita terjebak untuk tetap memakainya. Padahal jika dilihat dari segi desain dan tampilan, gambar dengan watermark ini justru membuat tampilan tidak menarik sama sekali dan akan mengganggu fokus audiens.

 

3. Carilah Gambar Berkualitas Tinggi

unsplash.com

Google memang menyediakan banyak sekali gambar, namun kualitasnya tidak terjamin. Banyak sekali gambar beresolusi rendah yang akan muncul dalam pencarian di google. Solusinya adalah dengan memanfaatkan situs-situs penyedia gambar berkualitas tinggi dan GRATIS. Kita bisa mengunduh gambar gratis tersebut di pexels.com, unsplash.com, freepik.com, dan lain-lain.

 

4. Usahakan untuk Menyesuaikan Gambar dengan Tema Warna

Moodboard

Salah satu hal yang membuat tampilan sebuah presentasi menarik adalah konsistensi. Baik konsisten dalam penggunaan font, ukuran teks, warna, dan juga gambar. Usahakan untuk mencari gambar yang memiliki skema warna yang sepadan. Jika dasarnya putih dan hitam, carilah gambar yang memiliki dasar putih dan hitam. Atau jika tidak memungkinkan untuk mencari gambar dengan warna senada, manfaatkan fitur yang edit gambar pada aplikasi desain presentasi (seperti PowerPoint) untuk menyamakan warnanya.

 

5. Percantik Gambar dengan Mengeditnya

Edited Image

Salah satu kelebihan aplikasi presentasi terutama PowerPoint adalah edit gambar. Kita bisa memotong, mengatur kecerahan, blur, juga bisa mengubah warna. Untuk menambah ketertarikan dan keunikan gambar, kita bisa memanfaatkan salah satu fitur edit gambar tersebut, misalnya dengan mengubah warnanya.

 

6. Jangan Ditarik, Tetapi Dipotong

Stretched and Cropped Image Example

Terkadang, ukuran gambar yang kita miliki tidak sesuai dengan ukuran yang kita inginkan. Banyak di antara kita yang menyesuaikannya dengan menarik gambar, sehingga proporsinya menjadi tidak sesuai dan gambar menjadi gepeng. Sebagai gantinya, ketika ingin menyesuaikan ukuran gambar, gunakanlah fitur crop untuk memotong gambar sesuai dengan ukuran yang kita inginkan.

 

7. Atur Posisi Gambar dengan Baik

Image Layouting Slide

Gambar memang akan menambah ketertarikan visual sebuah presentasi, namun bukan berarti kita bisa sembarangan dalam menempatkan gambar dalam slide. Usahakanlah untuk menempatkan gambar pada posisi yang akan membuat slide menjadi lebih menarik. Jika mengalami kesulitan dalam memposisikan gambar, carilah referensi layout presentasi di internet. Variasikan juga gambar-gambar tersebut dengan membuatnya ke dalam berbagai bentuk, misalnya menjadi bulat, segitiga, belah ketupat, dan lain-lain.

 

Gambar merupakan salah satu unsur visual yang akan membuat slide semakin menarik dan mudah untuk dipahami. Pastikan untuk selalu menggunakan gambar yang mendukung konten. Ikuti aturan-aturan di atas ketika akan menyertakan gambar dalam presentasi.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Pastikan 5 Hal ini Kamu Tanyakan Sebelum Mempersiapkan Presentasi

Jasa Presentasi – Ada banyak faktor yang berpengaruh terhadap suksesnya sebuah presentasi. Di lapangan kita sering menjumpai banyak presentasi yang gagal, hal ini tidak hanya karena isi materi yang disampaikan. Kemampuan presenter dalam menyampaikan presentasi pada audiens juga menjadi poin penting. Jadi sebelum mempersiapkan presentasi, tanyakan 5 hal ini agar presentasimu berhasil memukau audiens.

 

1. Siapa Audiens Presentasimu?

Presentation Audiences

Mengenal siapa audiens kita dalam melakukan presentasi adalah poin penting karena hal ini berhubungan dengan cara kita menyampaikan presentasi tersebut melalui gaya bahasa hingga pakaian seperti apa yang akan kita kenakan. Jika audiens kita adalah anak muda, kita bisa menyampaikan presentasi lebih rileks dengan menyelipkan humor yang sesuai dengan isi materi. Lain halnya jika audiens kita adalah pebisnis bahkan calon klien, maka kita akan memilih menggunakan gaya bahasa yang lugas dan tidak bertele-tele.

 

2. Apa Tujuan Presentasi Ini?

A Team Determine Their Target

Sebelum mempersiapkan presentasi penting sekali mengetahui maksud dan tujuan presentasi itu sendiri. Karena hal ini akan lebih memudahkan kita dalam menyampaikan isi materi sehingga audiens bisa dengan mudah menerima inti dari apa yang akan kita sampaikan. Dengan mengetahui tujuan presentasi berarti kita telah menentukan langkah selanjutnya pasca presentasi.

 

3. Apa Saja Materi yang Harus Disampaikan?

A Hand Flipping Book

Setelah tahu siapa audiens dan tujuan presentasi, hal yang harus dipersiapkan dalam presentasi adalah materi. Materi dari presentasi diharapkan menyuguhkan informasi yang bisa diterima dengan mudah oleh audiens. Buatlah materi presentasi semenarik mungkin, tentu kembali lagi harus diingat siapa audiens dan apa tujuan dari presentasi ini.

 

4. Bagaimana Membuat Slide Presentasi yang Menarik?

Designing

Setelah mempersiapkan tiga poin di atas, poin ke empat ini tak kalah penting. Sebagus apapun materi serta presentasi yang sudah kita persiapkan, akan menjadi sia-sia ketika tidak didukung slide presentasi yang menarik. Fakta di lapangan menyebutkan jika audiens akan lebih tertarik dengan slide presentasi yang tak hanya memuat data-data atau tulisan panjang yang akhirnya membuat jenuh. Jika kita masih kesulitan dalam mempersiapkan slide presentasi, ada baiknya kita mempercayakannya pada jasapresentasi.com yang lebih pengalaman dalam bidang ini.

 

5. Apa Saja yang Perlu Dilatih dan Dipersiapkan Sebelum Melakukan Presentasi?

A Man Practices His Speech in front of Mirror

Sebelum benar-benar memulai presentasi di hadapan audiens, ada baiknya kita berlatih untuk memantapkan materi serta poin apa saja yang hendak kita sampaikan. Sebaiknya latihan tidak melulu isi materi maupun cara penyampaian presentasi. Jangan lupakan peralatan pendukung seperti laptop, flash disk serta file presentasi. Hal ini sebagai antisipasi jika terjadi masalah saat melakukan presentasi kita bisa tetap tenang dan tidak terlihat panik di hadapan audiens.

 

Pastikan pertanyaan-pertanyaan tersebut terjawab sebelum kamu memulai mempersiapkan presentasi. Hal ini akan memudahkan persiapanmu serta mempersingkat waktu.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

5 Tips Desain Presentasi dari Garr Reynolds

Jasa Presentasi – Garr Reynolds, namanya dikenal sebagai salah satu tokoh public speaking dan communications consultant. Salah satu media menyebutkan jika Garr adalah satu dari seratus orang paling berpengaruh di internet. Dari bukunya yang berjudul “Presentation Zen Design,” Garr Reynolds memberikan beberapa tips sebelum membuat desain presentasi, antara lain:

 

1. Keep It Simple

Slide presentasi yang menarik bukanlah yang berisi rentetan teks ataupun gambar yang memenuhi seluruh isi slide. Jangan biarkan kemampuan kita untuk menceritakan konten atau menyampaikan pesan dalam sebuah presentasi teralihkan oleh slide yang terlalu rumit dan padat, sebab hal ini akan membuat audiens lebih fokus untuk membaca slide dari pada mendengar apa yang kita sampaikan.

 

2. Gunakan Tema dan Hindari Menggunakan Template PowerPoint

Sering sekali dijumpai presentasi dengan tampilan yang mirip. Hal ini karena kebanyakan dari mereka memakai template yang sudah disediakan oleh PowerPoint. Saat ini penggunaan template PowerPoint sudah ketinggalan zaman dan kurang menarik, sebab slide-slide tersebut terlihat sama dan tidak unik. Oleh karena itu, tinggalkan template PowerPoint dan carilah referensi di internet tentang presentasi yang menarik. Sesuaikan juga desain yang akan dibuat dengan tema presentasi. Pastikan konten yang akan disajikan tidak hanya menarik, tetapi juga mudah dipahami oleh audiens.

 

3. Pilih Warna yang Sesuai

Sebuah studi menunjukkan jika penggunaan warna yang tepat dapat membantu membujuk dan memotivasi. Warna sendiri dapat dibagi menjadi dua kategori umum, dingin (seperti biru dan hijau) dan hangat (seperti orange dan merah).

Jika kita akan melakukan presentasi di ruangan seperti aula besar, maka pilih latar belakang gelap (biru tua, abu-abu, dll), dengan teks putih atau terang. Jika kita berencana untuk membiarkan sebagian besar lampu menyala, maka latar belakang putih dengan teks hitam bisa menjadi pilihan.

Selain mempertimbangkan lokasi presentasi sebelum memilih warna, terdapat beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan ketika akan memilih warna, di antaranya adalah audiens, psikologi warna, karakteristik brand, kontras, dan lain-lain.

 

4. Gunakan Font yang Tepat

Pilihlah font yang sesuai dengan kebutuhan konten dan pastikan bahwa font yang digunakan sama pada semua slide dan konsisten. Gunakan tidak lebih dari dua font komplementer (misalnya arial dan arial bold) atau bisa juga menggunakan satu family font (misalnya family font Futura). Pastikan juga kita tahu karakter dari font yang hendak kita pakai.

Terlepas dari font apa yang kita pilih, pastikan teks mudah dibaca oleh audiens sekalipun dari jarak yang jauh. Baca tips tipografi dari Jasa Presentasi ini untuk mendapat panduan dalam mengatur teks.

 

5. Use video or audio

Jika memungkinkan, gunakan video atau audio untuk meningkatkan ketertarikan audiens. Namun usahakan tidak menyajikan video atau audio yang terlalu panjang. Sertakan video atau audio ke dalam presentasi sehingga kita tidak perlu keluar dari PowerPoint atau aplikasi presentasi lain ketika akan membuka video atau audio, sebab jika hal ini terjadi, fokus audiens bisa terbagi.

Usahakan juga untuk tidak menggunakan efek suara (seperti bunyi klakson atau tepuk tangan) dalam transisi slide di PowerPoint. Penggunaan efek suara berlebihan yang melekat pada animasi adalah cara yang pasti untuk kehilangan kredibilitas kita sebagai presenter atau speaker.

 

Membuat presentasi mungkin mudah untuk dilakukan oleh siapa saja, namun tidak dengan mendesain presentasi yang menarik. Mendesain presentasi yang menarik membutuhkan waktu dan keahlian (atau kebiasaan). Berlatihlah sesering mungkin dalam mendesain presentasi dan ikuti beberapa tips dari Garr Reynolds di atas.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

6 Cara Untuk Terlihat Percaya Diri Dalam Presentasi

Jasa Presentasi – Presentasi adalah kegiatan yang mengharuskan kita tampil di depan banyak orang. Bagi sebagian orang, kegiatan ini adalah hal yang menakutkan. Oleh karenanya banyak orang yang gagal ketika melakukan presentasi karena ketakutan mereka sendiri. Ketakutan ini perlu diatasi dan dilawan, salah satu caranya adalah dengan merasa percaya diri. Bagaimana menumbuhkan percaya diri saat melakukan presentasi?

 

1. Kuasai Materi

Preparing for Presentation

Agar bisa menyampaikan presentasi dengan baik kita harus menguasai materi secara mendalam. Materi presentasi haruslah data-data yang akurat dan realistis. Dari data-data yang sudah terkumpul kita bisa pelajari hingga benar-benar menguasai materi pada setiap halaman slide presentasi. Jika kita sudah memahami apa yang hendak disampaikan, rasa gugup perlahan menghilang dan kita bisa lebih rileks dalam menyampaikan presentasi.

 

2. Berbicaralah dengan Lantang

Obama Gives His Passionate Speech

Intonasi, artikulasi, dan penekanan kata itu penting saat presentasi. Karena jika kita berbicara dengan suara pelan maka audiens akan menganggap kita ragu-ragu sehingga apa yang kita sampaikan dianggap kurang meyakinkan. Tentu ini akan membuat audiens tidak tertarik untuk mendengarkan presentasi kita.

 

3. Bahasa Tubuh yang Efektif dan Persuasif

Body Language

Kesesuaian bahasa tubuh dengan bahasa verbal akan menghasilkan presentasi yang sempurna. Bahasa tubuh yang baik akan menguatkan setiap kata yang penting sehingga akan lebih mudah diingat oleh audiens. Bahasa tubuh yang efektif ini meliputi kesesuaian gerakan dengan apa yang disampaikan. Misalnya saja bagaimana cara kita berdiri, berjalan, juga gerakan tangan yang tidak kaku atau bahkan tidak dibuat-buat.

 

4. Mempertahankan Kontak Mata

Business Woman Listening to Her Partner Speech

Dalam komunikasi nonverbal, kontak mata merupakan satu elemen penting dalam sebuah presentasi. Selain bertujuan membangun kedekatan dengan audiens kontak mata ini bertujuan membangun kepercayaan dan menguatkan hubungan antara presenter dan audiens dalam sebuah presentasi sehingga memperkuat pesan yang kita sampaikan.

 

5. Berpikir Positif

Tony Robbins Motivational Speech

Sebelum melakukan presentasi kebanyakan dari kita akan diliputi berbagai perasaan seperti gugup, takut, bahkan tidak percaya diri. Percayakah kita jika perasaan yang muncul itu adalah bentuk kekhawatiran yang kita ciptakan sendiri. Untuk itulah penting sekali membuang jauh pikiran negatif yang sering kali tak beralasan itu dan menggantinya dengan pikiran yang positif. Dengan berpikiran positif, maka bayangan positif itu pun akan memancar dan membantu kita tampil lebih maksimal.

 

 6. Buat Slide Presentasi yang Menarik

A Man Presenting

Setelah mempelajari poin 1-5 tentang penguasaan materi juga audiens, jangan lupakan tentang slide presentasi. Sebuah slide yang baik mampu menyampaikan ide atau pesan yang ingin disampaikan sehingga akan lebih memudahkan audiens menangkap pesan yang kita sampaikan. Berikan waktu khusus untuk menyiapkan slide presentasi, jika kita tidak memiliki banyak waktu tidak ada salahnya mempercayakan pada jasapresentasi.com untuk membantu kita menyiapkan slide presentasi yang menarik.

 

Memunculkan percaya diri memang tidak mudah. Selain dengan menerapkan beberapa cara di atas, kita juga harus sering melakukan latihan.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com