Posts

6 Cara Untuk Terlihat Percaya Diri Dalam Presentasi

Jasa Presentasi – Presentasi adalah kegiatan yang mengharuskan kita tampil di depan banyak orang. Bagi sebagian orang, kegiatan ini adalah hal yang menakutkan. Oleh karenanya banyak orang yang gagal ketika melakukan presentasi karena ketakutan mereka sendiri. Ketakutan ini perlu diatasi dan dilawan, salah satu caranya adalah dengan merasa percaya diri. Bagaimana menumbuhkan percaya diri saat melakukan presentasi?

 

1. Kuasai Materi

Preparing for Presentation

Agar bisa menyampaikan presentasi dengan baik kita harus menguasai materi secara mendalam. Materi presentasi haruslah data-data yang akurat dan realistis. Dari data-data yang sudah terkumpul kita bisa pelajari hingga benar-benar menguasai materi pada setiap halaman slide presentasi. Jika kita sudah memahami apa yang hendak disampaikan, rasa gugup perlahan menghilang dan kita bisa lebih rileks dalam menyampaikan presentasi.

 

2. Berbicaralah dengan Lantang

Obama Gives His Passionate Speech

Intonasi, artikulasi, dan penekanan kata itu penting saat presentasi. Karena jika kita berbicara dengan suara pelan maka audiens akan menganggap kita ragu-ragu sehingga apa yang kita sampaikan dianggap kurang meyakinkan. Tentu ini akan membuat audiens tidak tertarik untuk mendengarkan presentasi kita.

 

3. Bahasa Tubuh yang Efektif dan Persuasif

Body Language

Kesesuaian bahasa tubuh dengan bahasa verbal akan menghasilkan presentasi yang sempurna. Bahasa tubuh yang baik akan menguatkan setiap kata yang penting sehingga akan lebih mudah diingat oleh audiens. Bahasa tubuh yang efektif ini meliputi kesesuaian gerakan dengan apa yang disampaikan. Misalnya saja bagaimana cara kita berdiri, berjalan, juga gerakan tangan yang tidak kaku atau bahkan tidak dibuat-buat.

 

4. Mempertahankan Kontak Mata

Business Woman Listening to Her Partner Speech

Dalam komunikasi nonverbal, kontak mata merupakan satu elemen penting dalam sebuah presentasi. Selain bertujuan membangun kedekatan dengan audiens kontak mata ini bertujuan membangun kepercayaan dan menguatkan hubungan antara presenter dan audiens dalam sebuah presentasi sehingga memperkuat pesan yang kita sampaikan.

 

5. Berpikir Positif

Tony Robbins Motivational Speech

Sebelum melakukan presentasi kebanyakan dari kita akan diliputi berbagai perasaan seperti gugup, takut, bahkan tidak percaya diri. Percayakah kita jika perasaan yang muncul itu adalah bentuk kekhawatiran yang kita ciptakan sendiri. Untuk itulah penting sekali membuang jauh pikiran negatif yang sering kali tak beralasan itu dan menggantinya dengan pikiran yang positif. Dengan berpikiran positif, maka bayangan positif itu pun akan memancar dan membantu kita tampil lebih maksimal.

 

 6. Buat Slide Presentasi yang Menarik

A Man Presenting

Setelah mempelajari poin 1-5 tentang penguasaan materi juga audiens, jangan lupakan tentang slide presentasi. Sebuah slide yang baik mampu menyampaikan ide atau pesan yang ingin disampaikan sehingga akan lebih memudahkan audiens menangkap pesan yang kita sampaikan. Berikan waktu khusus untuk menyiapkan slide presentasi, jika kita tidak memiliki banyak waktu tidak ada salahnya mempercayakan pada jasapresentasi.com untuk membantu kita menyiapkan slide presentasi yang menarik.

 

Memunculkan percaya diri memang tidak mudah. Selain dengan menerapkan beberapa cara di atas, kita juga harus sering melakukan latihan.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Pertimbangkan 7 Hal ini Sebelum Memilih Warna Untuk Desain Presentasi

Jasa Presentasi – Memilih warna yang tepat memiliki dampak besar terhadap kesuksesan sebuah desain. Kita bisa lihat berbagai brand ternama sengaja memasukkan unsur warna yang mewakili sebuah produk mereka. Sebelum memilih warna pertimbangkan 7 hal ini untuk membantu kita memvalidasi setiap warna yang akan kita pakai dalam setiap desain yang kita buat.

 

1. Pertimbangkan Psikologi Warna

Black is the color of sadness

Warna adalah salah satu bentuk komunikasi nonverbal yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan. Setiap warna memiliki korelasi dengan kepribadian seseorang, bahkan warna juga bisa mendeskripsikan sebuah produk.

 

2. Kenali Audiens

Presentation Audience

Sebelum membuat desain presentasi, kenali siapa audiens kita. Hal ini penting dalam pemilihan warna sebab secara karakter antara pria dan wanita memiliki persepsi yang berbeda terhadap setiap warna. Pada umumnya pria lebih memilih warna-warna berani sedangkan wanita lebih memilih warna lembut.

 

3. Gunakan Warna dengan Seimbang

Colors

Memilih warna untuk sebuah desain tidak bisa subjektif karena harus memperhatikan juga kesesuaian antara brand dengan warna yang dipilih, warna dengan suhu (warna hangat atau dingin), saturasi (warna tajam yang terlihat bermuda, sementara yang redup terlihat sangat vintage), suasana hati (cerah & menyenangkan, gelap & serius), tema (lokasi, musim, hari libur), dan kualitas-kualitas lain.

 

4. Sesuaikan dengan Karakteristik Brand

The Combination of Blue and Yellow can Give Your Brand Innovative Impression

Warna memiliki kekuatan untuk mempengaruhi persepsi konsumen tentang sebuah merek atau produk yang dijual. Pengenalan brand biasanya sangat terikat dengan warna. Seperti Facebook yang identik dengan warna biru. Penilaian orang terhadap produk biasanya berawal dari warna, dengan demikian pada desain warna bukan sekedar pilihan artistik, namun kesesuaian karakter brand.

 

5. Kontras itu Penting

Coral Pink Fits Black The Best

Pemilihan warna dan font yang tepat akan lebih mudah menarik audiens. Kombinasikan warna dengan warna yang kontras, perhatikan juga ukuran font. Pastikan tulisan dapat dibaca dengan jelas dari berbagai sudut.

 

6. Warna Biru adalah Raja

Blue is The King

Warna Biru merupakan warna yang universal. Warna ini bisa dianggap sebagai warna yang netral dan disukai oleh wanita maupun pria. Warna Biru bisa digunakan untuk presentasi jenis apapun, seperti presentasi bisnis, presentasi skripsi, pitching, dan sebagainya.

 

7. Manfaatkan Situs Penyedia Warna

Valuable Resources

Terkadang, akan lebih menarik jika warna yang digunakan dalam presentasi tidak hanya satu atau dua saja. Selain itu, warna yang digunakan pun harus sesuai satu sama lain agar tidak mengurangi ketertarikan visual presentasi. Kedua syarat ini dapat dipenuhi dengan memanfaatkan situs seperti coolors.co, paletton.com, contrastchecker.com, dan colorbox.io. Situs-situs ini akan mempermudah pemilihan dan penentuan warna untuk presentasi kita.

 

Warna memegang peranan penting dalam berbagai desain, tidak terkecuali presentasi, sebab warna memungkinkan kita untuk mengatur suasana dan suara dalam bentuk visual. Oleh karena itu, pastikan untuk mempertimbangkan 7 hal di atas sebelum memilih warna untuk presentasimu. Make your audiences impressed by just looking at your colors choice!

 

Source: instagram.com/@uibucket

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

4 Alasan Mengapa Warna Merah Disebut Sebagai Warna Kemenangan

Jasa Presentasi – Warna begitu berpengaruh terhadap unsur kehidupan. Selain menjadi sarana untuk menyampaikan pesan melalui komunikasi non verbal, kita bahkan bisa menilai kepribadian seorang melalui warna yang disukainya. Tentu hal ini sangat menarik karena setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang warna. Ada yang memilih warna hitam, ada juga yang lebih suka warna biru, atau warna hijau yang diyakini sebagai warna yang menenangkan. Lantas bagaimana dengan warna merah? Konon warna merah disebut sebagai warna kemenangan, benarkan demikian? Yuk simak alasannya.

 

Warna Merah Artinya Berani

Football Player

Bagi Bangsa Indonesia merah memiliki filosofi sendiri. Bendera negara kita memiliki dua warna merah dan putih. Warna merah jadi lambang keberanian bangsa dalam merebut kemerdekaan. Warna merah sendiri memancarkan daya maskulin yang kuat serta menguasai. Sehingga tidak heran jika warna merah kemudian identik sebagai warna kemenangan.

 

Warna Merah Bisa Memotivasi

Happy Man

Warna merah bisa menggairahkan emosi kita sehingga ada dorongan kuat untuk melakukan sesuatu. Unsur yang didatangkan warna merah dapat bermakna sebagai daya yang mampu memacu denyut jantung serta pelepasan adrenalin yang menggerakan kita melakukan tindakan. Ada banyak contoh, kita sering melihat kostum team sepakbola dengan warna merah, hal ini diyakini bisa memunculkan semangat dalam berlaga. Atau penggunaan unsur merah untuk interior ruangan, pakaian serta berbagai ornamen bisa memacu kembali semangat yang mulai lesu.

 

Warna Merah Menarik Perhatian

Red Umbrella Man in the Rain

Warna merah yang mencolok ternyata memiliki daya untuk menarik perhatian. Prinsip ini dipakai oleh para desainer ketika membuat logo untuk sebuah brand. Dengan memasukkan unsur merah mereka yakin akan lebih bisa menarik perhatian sebab warna merah sendiri lebih mudah untuk ditemukan keberadaannya. Di sekeliling kita juga sudah banyak contohnya, sebut saja untuk rumah makan atau papan reklame yang terletak di pinggir jalan akan lebih banyak memasukkan unsur merah karena terlihat lebih mengundang perhatian daripada yang berwarna pucat.

 

Warna Merah Mendominasi

Telephone Box in the Middle of City

Warna merah juga memiliki sifat negatif yaitu agresif dan mendominasi. Menurut survey, warna merah ini mampu memunculkan berbagai ekspresi negatif berbentuk kemarahan. Berada pada kerumunan warna merah dapat mengakibatkan kita lebih mudah merasa jengkel, resah serta pada akhirnya geram. Tidak heran diberbagai situasi akan mudah menyurut pertengkaran. Meskipun demikian sisi positif dari mendominasi ini ternyata mampu menstimulasi serta menggambarkan keinginan yang kuat.

 

Selain 4 alasan di atas, warna merah juga bisa digunakan untuk presentasimu supaya terkesan kuat dan menarik. Namun, pastikan untuk menggunakan warna merah yang agak redup serta kombinasikan dengan warna yang kontras.

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Client’s Story : Klien Kami adalah Seekor Gajah?

Testimoni Klien

Testimoni Klien

Gambar di atas adalah message dari salah seorang klien di Kanada. Beberapa tahun lalu, kami pernah bekerja bersamanya untuk mengerjakan projek presentasi. Pada Januari lalu, ia kembali menghubungi kami untuk kembali bekerja sama dalam suatu projek, yaitu mendesain pitch deck. Tanpa berpikir panjang, kami pun menerima tawarannya.

Victoria Bennett – nama klien kami – adalah seorang content writer yang kebetulan sedang dipercaya untuk menyusun konten pitch deck sebuah bisnis. Karena dia tidak expert dalam bidang komunikasi visual, kami pun dipercaya olehnya untuk mengubah konten pitch deck yang berupa teks menjadi bentuk visual yang menarik.

Singkat cerita, projek pertama selesai, Victoria memberitahu bahwa kliennya hanya membutuhkan revisi minor dari desain awal yang kami kirimkan kepadanya. Mereka memberikan review positif atas hasil kerja kami. Tidak sampai situ, sebulan kemudian, Victoria kembali menghubungi kami untuk bekerja sama dengannya lagi.

Dua kali, tiga kali, empat kali…

Total kami membantu Victoria mendesain pitch deck adalah lima kali. Victoria adalah klien yang menyenangkan. Ia sangat bersahabat. Oleh karena itu, dia adalah salah satu klien kami yang sangat berkesan.

Salah satu percakapan yang akan selalu kami ingat adalah ketika ia mengatakan bahwa, “I am an elephant, I never forget, you did a great job before, and I knew I would come back to you if I needed another deck,” saya adalah seekor gajah, saya tidak akan lupa, pekerjaanmu yang lalu sangat bagus, dan saya tahu saya akan kembali menghubungimu saat membutuhkan presentasi.

Testimoni Klien

Testimoni Klien

Pesan dari Victoria ini sangat berkesan, selain karena merupakan candaan, pesan ini mengingatkan bahwa first impression itu penting, bahkan bagi sebagian orang, kesan pertama itu unforgettable. Dan first impression yang kami berikan kepada Victoria ternyata sangat membekas di benaknya, terutama ketika ia sedang membutuhkan desainer untuk presentasi atau pitch deck-nya.

First Impression

First Impression

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

3 Tips Humor dari Ellen yang Membuat Audiens Jatuh Cinta Seketika

Belajar Humor dari Ellen

Belajar Humor dari Ellen

Bagi Anda yang tahu The Ellen Show pasti hafal dengan host yang namanya tersemat dalam acara tersebut. Ya, benar, Ellen DeGeneres. Ellen adalah sosok pembawa acara, komedian, produser, penulis, artis yang humoris dan menyenangkan. Dia juga beberapa kali menjadi host untuk acara penghargaan film paling bergengsi, Academy Awards. Dalam beberapa kesempatan, Ellen melontarkan candaan dan humor segar, yang tidak banyak dilakukan pembawa acara atau pembicara publik sehingga Ellen dianggap sebagai sosok yang mampu membuat orang secara instan menyukainya, namun lebih dari itu, dalam perspektif teknik public speaking, Ellen secara instan bisa langsung mencuri perhatian audiens dengan humornya. Bagaimana Ellen melontarkan humor dan candaannya ?

Humor Ellen Tidak Pernah Melukai Perasaan Siapapun

Banyak komedian atau pembicara publik yang mencuri perhatian audiens dengan cara melempar jokes atau humor. Tapi coba kita perhatikan lagi berapa dari mereka yang humornya menyinggung orang lain, entah orang itu adalah audiensnya sendiri atau publik figur yang sedang viral. Ellen tidak melakukan humor yang membuat orang lain terlihat kalah, tersinggung atau sakit hati untuk mendapatkan tawa dan tepuk tangan orang lain.

Ellen Menjadikan Dirinya Bahan Candaan

Dibandingkan harus menyinggung dan melukai perasaan orang lain untuk mendapatkan tawa dan tepuk tangan, Ellen lebih sering untuk menjadikan dirinya bahan candaan. Seperti dalam episode The Ellen Show dengan Malala Yousafzai kektika dirinya meraih penghargaan Nobel Prize pada usia 18 tahun, dan Ellen mencoba membandingkan dirinya pada saat usia 18 tahun, yang jelas jauh berbeda dengan Malala. Disitulah penonton tertawa karena Ellen di satu momen dia terlihat seperti merendahkan dirinya, namun sebenarnya dia sedang mengangkat Malala. Lebih penting lagi, tidak ada yang tersinggung dalam candaan tersebut

Konteks Humor Ellen adalah Memuji Orang Lain

Terdapat dua faktor penting yang harus diperhatikan dalam mengeksekusi tipe humor yang ketiga, yang pertama adalah kita harus sadar bahwa humor yang kita lontarkan tidak membuat orang lain tercederai secara perasaan, yang kedua adalah ego booster. Ego booster merupakan teknik untuk membangkitkan kelebihan seseorang di hadapan publik. Kelebihan bisa berupa kelebihan fisik, perilaku, prestasi, atau apapun yang seseorang sukai dari dirinya. Misal saja ketika Ellen membuka acara Academy Awards, dia sempat menanyakan Amy Adams, yang saat itu mendapatkan dua nominasi sekaligus, apakah dia pernah kuliah ? Sayangnya Amy Adams tidak berkuliah (Pertanyaan tentang kuliah jelas tidak menyinggung Amy Adams), lalu Ellen mengomentarinya dengan menyanjung Amy bahwa siapa peduli dengan kuliah, buktinya Amy sukses berkarir di dunia perfilman dan mendapatkan dua nominasi sekaligus. Kalimat terakhir yang disebut dengan ego booster. Sesuatu yang pasti dibanggakan oleh seorang Amy Adams.

Nah, ketiga jenis humor tadi adalah apa yang biasa dilakukan Ellen untuk mendapatkan respon positif dari audiens ketika berada di atas panggung. Anda bisa belajar bagaimana humor bisa memberikan kesan positif sekaligus pencuri perhatian audiens bagi para presenter maupun pembicara publik.

Client’s Story : Yang Lain Bisa Cepat, Kami Bisa Mendadak

Yang Lain Bisa Cepat, Kami Bisa Mendadak

Yang Lain Bisa Cepat, Kami Bisa Mendadak

 

Beberapa hari yang lalu, Kami mendapat email dari klien lama, Arthur namanya. Dua tahun lalu, kami menjadi konsultan presentasinya. Dia menanyakan kabar kami dan mereferensikan kami kepada koleganya yang sedang mengalami kendala dalam mendesain pitch deck untuk memperoleh pendanaan dari venture capital di Amerika Serikat.

Kemudian kami berkomunikasi langsung dengan Shaveer, kolega yang diperkenalkan Arthur kepada kami. Saat itu pukul 8 malam Waktu Indonesia Barat (pukul 8 pagi waktu Amerika), Dia mengatakan akan melakukan presentasi dalam waktu 24 jam dan sangat membutuhkan bantuan kami. Namun karena perbedaan waktu yang signifikan dan saat itu tim kami sedang berada di luar kota, kami baru sempat membalas satu jam berikutnya, pukul 9 malam. Dan saat itu dia membalas bahwa dia telah mendapatkan desainer presentasi dadakan (yang menurut penuturannya belum berpengalaman).

Baca juga : 6 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan dalam Memilih Desainer Presentasi. Awas! Jangan Sampai Salah!

Baiklah, kami pikir ini belum menjadi rejeki kita dan semoga lain kali bisa bekerjasama dengan mereka kembali. Keesokan harinya saat kami dalam perjalanan menuju kantor, tiba-tiba Shaveer mengirimkan email bahwa mereka akan meng-hire kami. Kami senang bukan main, sambil bergumam “kalau rejeki mah nggak kemana”. Tidak lama berselang, mereka menelepon kami via WhatsApp dan berkata bahwa dia harus mempresentasikan pitch deck tersebut dalam waktu 4 jam. Kami yang saat itu dalam perjalanan menuju kantor segera bergegas agar bisa lebih cepat sampai kantor.

Sesampainya di kantor, kami segera berkoordinasi dengan tim desainer untuk mempercantik tampilan presentasinya. Secara berkala (setiap jam) kami memberikan update kepada klien sejauh mana progressnya. Kami beruntung memiliki banyak pengalaman dalam menangani klien dan pekerjaan dengan deadline yang bahkan bukan lagi dalam hitungan hari, tapi hitungan jam. Dalam kasus ini, dalam waktu 4 jam kami harus menyelesaikan tugas kami. Tepat satu jam sebelum presentasi semuanya selesai dan klien senang dengan kualitas pekerjaan kami.

Testimoni Klien

Testimoni Klien

Dalam industri yang perubahannya sangat cepat seperti sekarang ini memang dibutuhkan partner kerja yang tidak hanya dituntut untuk baik secara kualitas namun juga kecepatan menyelesaikan tugas. Maka tagline kami “yang lain bisa cepat, kami bisa mendadak”

 

Memilif Font yang Tepat untuk Presentasi Hebat: Serif vs San Serif

Font merupakan salah satu elemen yang selalu ada dalam presentasi. Bagi sebagian orang, font mungkin dianggap tidak terlalu berpengaruh pada visual presentasi. Padahal font tidak hanya mempengaruhi visual presentasi saja, tetapi juga bisa mempengaruhi perhatian audiens dan daya ingat mereka terhadap informasi yang disampaikan.

Sebelum menentukan font apa yang akan digunakan, kita perlu tahu jenis font dan perbedaannya satu sama lain.

Secara umum, jenis font dibagi menjadi dua, yaitu font Serif dan Sans Serif. Font Serif adalah jenis huruf yang memiliki garis kecil di ujung-ujung hurufnya. Garis-garis kecil ini berguna untuk menuntun mata pembaca sehingga teks lebih mudah dibaca. Salah satu contoh font Serif adalah Times New Roman. Sedangkan font Sans Serif merupakan jenis huruf yang tidak memiliki garis kecil. Contoh font yang tergolong dalam Sans Serif adalah Arial dan Futura.

Serif vs Sans Serif

Serif vs Sans Serif

Menentukan jenis font tergantung pada media yang akan digunakan dalam presentasi. Jika presentasi akan dilakukan secara digital, maka akan lebih untuk menggunakan font Sans Serif. Selain simple, font Sans Serif lebih mudah dibaca dibandingkan font Serif ketika resolusi media yang digunakan rendah dan ukuran font yang digunakan kecil.

Akan tetapi, jika presentasi tersebut akan dicetak dan diberikan kepada audiens dalam bentuk hardcopy, akan lebih baik untuk menggunakan font Serif. Sebab menurut penelitian yang dilakukan oleh Daniel Oppenheimer, seorang profesor psikologi di Carnegie Mellon University, font yang sulit dibaca dalam bentuk cetak akan meningkatkan daya ingat pembaca.

Sebagai tambahan, gunakan font Serif untuk emailing deck dan ketika menggunakan ukuran font besar serta gunakan font Sans Serif untuk presentasi langsung dan ketika menggunakan ukuran font kecil.

Menentukan jenis font ketika akan membuat presentasi memang terlihat sepele, tetapi memiliki pengaruh besar. Jika dipilih dengan benar, maka font bisa membantu meningkatkan visual presentasi serta membantu meningkatkan daya ingat dan ketertarikan audiens terhadap presentasi. Tapi jika salah dalam memilih, presentasi bisa terkesan membosankan, tidak menarik, dan audiens berharap agar presentasi tersebut segera berakhir.

 

Source : Ethos3

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mempermudah Desain Presentasi dengan Slide Master

PowerPoint merupakan salah satu software pembuat presentasi yang paling umum dan paling banyak digunakan oleh masyarakat. Selain familiar, PowerPoint juga mudah untuk digunakan. Meski begitu, tidak semua orang menguasai fitur-fitur yang ada di dalamnya. Kebanyakan hanya kenal dengan kulit luarnya saja.

Salah satu fitur yang sangat bermanfaat dalam PowerPoint adalah Slide Master. Slide Master merupakan salah satu fitur yang berfungsi untuk membuat template PowerPoint. Slide Master bisa diakses dengan menemkan tab view pada menu bar PowerPoint. Ketika menu Slide Master ditekan, pengguna seperti akan dibawa ke sisi lain dari PowerPoint. Pengguna bisa mengatur layout slide dan juga membuat tema presentasi.

Untuk lebih jelasnya, berikut disajikan beberapa fungsi dan kelebihan dari Slide Master dalam PowerPoint.

 

Custom Templates

Salah satu kelemahan mendesain presentasi dengan PowerPoint adalah hasilnya terlihat mirip dengan presentasi lain pada umumnya atau kata anak muda zaman sekarang, “mainstream.” Kebanyakan orang hanya akan menggunakan layout dan template yang sudah disediakan oleh PowerPoint (template dan layout default). Hal inilah yang membuat banyak orang mengatakan bahwa “PowerPoint sucks.” Padahal pengguna bisa mengubah template dan layout sesuka hati mereka, sesuai dengan keinginan, dan lain dari pada yang lain dengan menggunakan Slide Master.

 

Changed Consistently, Automatically and Easy

Desain presentasi yang profesional dan menarik adalah presentasi yang desain antar slidenya konsisten dan Slide Master bisa membantu penerapannya menjadi mudah. Misalnya jika pengguna ingin menyertakan logo atau nomor halaman pada posisi dan style tertentu, akan lebih mudah untuk menggunakan fitur Slide Master. Dengan begitu, logo dan halaman akan diterapkan secara konsisten dan otomatis pada seluruh slide dengan layout yang sama, sehingga pengguna tidak perlu menyertakan satu per satu pada setiap slide.

Sebagai tambahan, jika pengguna ingin mengubahnya, mereka bisa mengeditnya pada Slide Master, kemudian layout dan style presentasi akan berubah sendiri sesuai dengan yang sudah diubah.

 

Save Templates for Future Use

Salah satu fungsi dan kelebihan Slide Master dalam PowerPoint yang paling menyenangkan adalah pengguna bisa menyimpan template yang sudah dibuat untuk digunakan lagi di masa mendatang. Artinya, pengguna tidak perlu kembali membuat layout dan style presentasi lagi setiap mereka akan membuat presentasi. Cukup dengan membuka atau mengaktifkan kembali template yang sudah pernah dibuat, kemudian secara otomatis layout, style, dan tema warna akan diterapkan. Sehingga pengguna hanya perlu menyertakan konten yang akan digunakan dalam presentasi. Hal ini tentu sangat memudahkan dan mempercepat pekerjaan.

 

Source : ethos3

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Empat Prinsip yang Harus Dipatuhi dalam Public Speaking

Selain perlu menghindari Tujuh Dosa dalam Public Speaking ini, terdapat empat hal yang juga harus dipatuhi oleh seorang speaker dalam public speaking-nya.

Honesty (be clear and straight)

Kejujuran merupakan salah satu hal terpenting dalam komunikasi. Tidak hanya pada komunikasi antar personal, tetapi juga komunikasi yang dilakukan oleh satu orang kepada banyak orang atau oleh banyak orang kepada banyak orang lainnya.

Kejujuran akan menumbuhkan kepercayaan. Dan hal ini penting dalam public speaking. Jika audiens sudah mempercayai speaker sebagai sumber informasi, mereka akan tertarik untuk memperhatikan public speaking yang sedang dilakukan.

Sekali seorang speaker mengatakan sebuah kebohongan dalam public speaking-nya, audiens tidak akan mudah kembali percaya padanya, kredibilitas speaker sebagai sumber informasi juga turun. Akibatnya, public speaking pun gagal.

“Honesty is the fastest way to prevent a mistake from turning into a failure.” – James Altucher

 

Authenticity (be yourself)

Mengagumi dan meneladani seseorang bukanlah hal yang salah. Namun perlu diingat bahwa masing-masing orang memiliki karakter dan kepribadiannya sendiri. Dan ini merupakan ciri khas yang melekat pada seseorang.

Boleh saja meneladani cara orang lain dalam melakukan public speaking, tetapi tidak dengan meniru gaya dan karakternya. Sebab dengan begitu, ciri khas diri tidak terlihat dan justru terlihat “palsu” serta tidak otentik. Jika sudah begitu, sulit bagi audiens untuk menumbuhkan kepercayaan pada speaker, sehingga apa yang disampaikan olehnya sulit masuk, dipahami, maupun diingat oleh mereka.

“Don’t worry about what’s cool and what’s not cool. Authenticity is what’s cool.” – Zac Posen

 

Integrity (be your word)

Integritas adalah melakukan kebenaran, bahkan ketika tidak ada yang melihatnya. Integritas masih berkaitan dengan kejujuran, tidak hanya kejujuran pada orang lain, tetapi juga pada diri sendiri.

Integritas juga dapat diartikan sebagai kesepadanan antara pikiran, perkataan dan perbuatan. Orang yang berintegritas tinggi biasanya berperilaku sesuai dengan apa yang dikatakannya. Maksudnya, ketika ia mengatakan telah melakukan suatu hal (biasanya kebaikan), maka memang benar ia telah melakukan kebaikan. Jika ia mengajak orang untuk melakukan sesuatu (kebaikan), maka ia perlu menjadi pribadi yang telah melakukannya terlebih dahulu (menjadi panutan atau contoh).

Intinya, orang yang berintegritas adalah orang yang berlaku seperti apa yang dikatakannya. Jika apa yang ia katakan tidak sesuai dengan apa yang ia kerjakan, orang lain juga tidak akan mempercayai apa yang dikatakannya, juga tidak akan melakukan apa yang diperintahkan olehnya.

“Integrity is the essence of everything successful.” – R. Buckminster Fuller

 

Love (wish them well)

Kejujuran memang penting, namun tanpa adanya love, kejujuran akan menjadi hal yang menyakitkan. Misalnya ketika dimintai pendapat tentang penampilan seseorang, tanpa adanya love, kita akan langsung mengatakan “jelek!” atau “nggak cocok!”

Love juga akan membantu seorang speaker untuk menyampaikan lebih banyak kebaikan dan menyampaikan “keburukan” dengan lebih baik tanpa harus menyakiti perasaan orang lain.

“Without love, honesty would be a painful words.”

 


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Mengatasi Ketakutan Public Speaking dengan Percaya Diri. Bagaimana Caranya?

Banyak orang yang takut ketika akan melakukan public speaking, bahkan bagi mereka yang sudah pernah melakukannya sekalipun. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya rasa percaya diri. Kepercayaan diri merupakan salah satu hal penting dalam public speaking, juga dalam aspek kehidupan lainnya.

Percaya diri bukan sebuah bakat maupun pemberian dari Yang Maha Kuasa, melainkan sesuatu yang bisa dilatih dan dikembangkan. Bagaimana caranya? Dr. Ivan Joseph, seorang Athletic Director dan Kepala Pelatih Tim Sepak Bola Universitas Ryerson dalam TED Talks-nya menjelaskan beberapa cara untuk membangun rasa percaya diri.

Repetition, Repetition, Repetition

Seorang pemain bola yang hebat tidak secara otomatis menjadi hebat, mereka melakukan latihan yang keras dan berulang-ulang. Begitu juga dengan pembicara yang hebat. Mereka melakukan latihan dan tampil di depan banyak orang berkali-kali. Sebab semakin sering kita melakukan suatu hal, semakin besar rasa percaya diri yang kita bangun.

Oleh karena itu, ketika ada peluang atau kesempatan untuk melakukan public speaking, ambil peluang tersebut dan paksa diri supaya terbiasa dengan hal tersebut.

“Practice, Practice, Practice. Don’t accept failure.”

Persistence

Sebelum berhasil menemukan lampu, Thomas Alva Edison mengalami 9.998 kegagalan. Namun siapa sangka, di percobaannya yang ke 9.999, dia akhirnya berhasil menemukan lampu pijar. Jika saja ia berhenti di percobaan ke 9.998, maka dia tidak akan pernah berhasil dalam percobaannya tersebut.

Begitu juga dalam membangun kepercayaan diri. Setelah berlatih, berlatih, dan berlatih, ada hal lain yang tidak kalah penting, yaitu kegigihan. Tidak semua orang dapat bertahan ketika harus melakukan hal yang sama berulang-ulang. Banyak yang akhirnya mundur sebelum mereka berhasil meraih apa yang telah mereka perjuangkan dengan latihan sebelumnya.

Oleh karena itu, kita perlu memaksakan diri untuk tetap melakukan hal tersebut. Juga jangan menyerah sebelum semuanya tercapai.

Positive Affirmation

Kita tidak bisa mengontrol apa yang orang lain rasakan atau ingin katakan kepada kita, namun kita bisa mengendalikan diri kita sendiri dalam menanggapi segala sesuatu yang terjadi pada kita. Ketika orang lain berkata bahwa kita tidak bisa melakukannya, bukan berarti kita benar-benar tidak bisa melakukannya. Sebab bukan orang lain yang menentukan kesuksesan kita, melainkan diri kita sendiri.

Oleh karena itu, kita perlu membangun prasangka baik atau afirmasi positif tentang usaha dan diri kita. Hindari orang-orang yang membawa pengaruh negatif dalam diri. Hindari orang-orang yang bisa menjatuhkan kepercayaan diri.

“I am the captain of my ship and the master of my fate!”

Positive Interpret

Self-confidence People Interpret Feedback the way they choose to. They always interpret it in a positive way.”

Ketika dikritik atau mengalami kegagalan, kita bisa menyikapinya dengan dua hal; pesimis atau optimis. Juga bisa mengartikannya ke dalam dua hal; positif atau negatif. Semuanya tergantung pada kita. Dan yang paling baik adalah menyikapi dengan optimis dan menanggapi dengan positif. Misalnya ketika menghadapi kegagalan, kita bisa menganggapnya sebagai kesempatan untuk memperbaiki dan mengembangkan diri.

 

No one will believe on you, unless you do. Namanya juga kepercayaan diri, maka dimulainya pun dari diri sendiri. Jika kita bisa membangunnya, orang lain juga akan bisa melihatnya. Yang terpenting adalah terus berlatih, tidak mudah menyerah dan berpikiran positif.

Source here


 

Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 082235330001 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com