10 Alasan Mengapa Kita Perlu Memberikan Jeda ketika Presentasi (Part 2)

Jasa Presentasi – Tidak semua orang berani untuk berhenti sejenak saat presentasi. Banyak di antara kita kemudian mengisinya dengan filler words, seperti “ummm” dan “èèèhh.” Padahal tidak mengapa jika kita membiarkan ruangan hening beberapa saat. Memberikan jeda dan berhenti sejenak bisa membantu untuk menunjukkan kepada audiens bahwa kita percaya diri. Memberikan jeda juga membantu kita untuk menarik perhatian audiens, serta memberi waktu mereka untuk mencerna dan tertawa pada lelucon yang kita sampaikan. Selain itu, terdapat beberapa alasan lain mengapa kita perlu memberikan jeda atau berhenti sejenak ketika presentasi seperti yang dijelaskan di bawah ini.

6. Menambah Waktu untuk Berpikir sebelum Memberikan Respon

Terdapat dua alasan mengapa kita perlu memberikan jeda sebelum menjawab pertanyaan audiens. Pertama, dengan memberikan jeda, kita memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkan jawaban yang tepat, terlebih ketika kita menghadapi pertanyaan yang sulit dan ambigu. Kedua, jeda dapat membangun antisipasi dari audiens atas jawaban yang akan kita berikan.

7. Memberikan Fokus Lebih pada Kata-kata yang Sedang Disampaikan

Audiens tidak akan bisa mengingat setiap kata yang kita sampaikan dalam presentasi. Mereka hanya akan mengingat poin-poin penting dari topik yang kita sampaikan. Oleh karena itu, agar audiens mendapatkan dan memahami poin yang sedang kita jelaskan, sampaikanlah kalimat penting tersebut dengan memberikan jeda sebelum dan setelahnya. Cara ini akan membuat audiens fokus pada kalimat kunci tersebut.

8. Menggantikan Filler Words

Filler words adalah kata-kata yang tidak memiliki arti dan nilai. Contohnya seperti, “ummm” dan “èèèhh.” Filler words biasanya diucapkan sebagai tanda bahwa kita sedang berpikir dan kata-kata ini akan mengganggu fokus audiens jika terlalu banyak diucapkan. Jika hal ini terjadi, mereka tidak akan percaya dan tidak tertarik lagi untuk mendengarkan presentasi kita lebih jauh. Oleh karena itu, kita perlu menghilangkannya. Salah satu caranya adalah menggantinya dengan jeda. Jeda akan memberi kita waktu untuk berpikir sebelum melanjutkan presentasi.

9. Mendapatkan Perhatian Kembali

Hampir tidak mungkin bagi audiens untuk selalu mempertahankan perhatian mereka selama presentasi berlangsung. Oleh karena itu, kita perlu mendapatkan kembali perhatian mereka, dan berhenti sejenak adalah cara yang efektif untuk melakukan hal ini. Berhentilah sejenak sambil melihat ke arah mereka dengan senyum santai dan tidak mengatakan apapun. Audiens yang sedang tidak fokus pasti akan menghentikan kegiatan mereka dan kembali fokus pada presenter.

10. Mengundang Interaksi

Tidak seperti orasi, presentasi termasuk dalam komunikasi dua arah. Kita bisa membuat audiens untuk berbicara atau memberikan respon atas apa yang kita sampaikan. Setelah memberikan instruksi atau pertanyaan pada audiens, doronglah mereka untuk merespon, kemudian diamlah sejenak dan biarkan audiens memproses apa yang kita minta.

 

Berhenti sejenak ketika kita berdiri di hadapan audiens mungkin terdengar menakutkan, meskipun demikian hal ini mungkin adalah teknis presentasi yang harus kita kuasai. Kita bisa mendapatkan banyak hal dari memberikan jeda dalam presentasi, seperti perhatian audiens, lebih banyak waktu untuk berpikir, dan pemahaman audiens.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *