12 Tips Menjadi Pendengar yang Baik (Part 1)

12 Tips Menjadi Pendengar yang Baik (Part 1)

Jasa Presentasi – Ketika berbicara mengenai skill yang harus dimiliki oleh seorang presenter, kemampuan public speaking merupakan hal pertama yang disebutkan. Namun sesungguhnya, terdapat kemampuan lain yang tidak kalah penting dari kemampuan berbicara di depan publik, yaitu kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik. Mengapa hal ini diperlukan oleh presenter?

Sebenarnya kemampuan ini tidak hanya harus dimiliki oleh presenter, tetapi juga harus dimiliki oleh setiap orang. Bagi presenter, kemampuan menjadi pendengar yang baik akan berguna dan dapat membantu dalam menghadapi pertanyaan dengan baik. Untuk itu, berikut disajikan beberapa tips dari 24Slides agar kamu dapat menjadi presenter yang tidak hanya dapat menyampaikan dengan baik, tetapi juga dapat menjadi pendengar yang baik sehingga dapat memberikan jawaban dengan baik dan solutif.

  1. Mendengarkan untuk memahami

Mendengar memang mudah, namun memahami apa yang kamu dengar tidak semudah yang dibayangkan. Namun justru inilah indikasi utama yang menunjukkan pendengar yang baik. Ketika kamu mampu menjadi pendengar yang baik, kamu akan lebih mudah dalam menjawab pertanyaan yang diajukan lawan bicara.

  1. Berempati

Empati berarti mencoba memakai sepatu orang lain, namun tidak membuat mereka merasa dikasihani. Agar kamu dapat menjadi pendengar yang baik, tumbuhkanlah rasa empati, cobalah untuk mendengarkan secara seksama dan pahami apa yang mereka katakan, kemudian berikan tanggapan yang sesuai.

  1. Responsif

Ketika lawan bicara atau audiens sedang berbicara, berikanlah respon berupa tanggapan positif atas apa yang sedang mereka sampaikan. Misalnya dengan melakukan eye contact secara langsung, menganggukkan kepala, memposisikan tubuh menghadap lawan bicara atau audiens yang sedang berbicara, atau gerak lainnya yang menunjukkan bahwa kamu benar-benar mendengarkan. Respon juga dapat dilakukan dengan memberikan jawaban singkat, seperti “ya” atau “benar”. Namun perlu diingat untuk tidak terlalu berlebihan dalam memberikan respon, karena bukannya dianggap positif, hal ini akan dianggap negatif karena dapat mengganggu.

  1. Hindari terlalu banyak menginterupsi

Lawan bicaramu mungkin memberikan pertanyaan atau tanggapan yang kurang sesuai dengan topik yang sedang dibahas dan kamu ingin memberikan koreksi di tengah penyampaian mereka. Hal ini boleh saja dilakukan, namun jangan terlalu sering memberikan interupsi, karena selain menganggu, hal ini juga dapat memberikan penilaian negatif dan menurunkan kredibilitasmu. Oleh karena itu, biarkan mereka menyelesaikan seluruh penyampaiannya terlebih dahulu, baru kamu berikan tanggapan.

  1. Perhatikan bahasa non verbal

Terkadang, bahasa non verbal memberikan petunjuk mengenai sebuah poin dari apa yang mereka sampaikan. Oleh karena itu, ketika lawan bicara atau audiens sedang berbicara, perhatikan juga gerak tubuh dan ekspresi mereka, sehingga akan lebih mudah dalam memahami apa yang lawan bicaramu sampaikan, karena memungkinkanmu untuk terhubung dengan mereka secara lebih efektif.

  1. Hindari menjawab sebelum lawan bicara selesai

Respon diberikan dengan tindakan-tindakan yang tidak mengharuskan orang berhenti berbicara. Oleh karena itu, memberikan respon tidak dilarang dan malah dianjurkan. Namun perlu dihindari jika kamu memberikan respon berupa jawaban yang dilakukan ketika lawan bicara masih menjelaskan. Oleh karenanya, pastikan lawan bicaramu selesai menjelaskan sebelum menjawab atau memberikan tanggapan.

Sumber : https://24slides.com/blog/12-tips-listen-better/


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *