5 Quotes yang Mengajarkan Kita Cara Menarik Perhatian Audiens dalam Presentasi

Jasa Presentasi – Kebanyakan presenter menganggap presentasi adalah tentang dirinya. Hal ini tidak sepenuhnya salah, namun ada hal lain yang lebih penting yang perlu presenter ketahui yaitu bahwa presentasi sebenarnya juga tentang audiens, atau bisa dibilang, fokus utama presenter saat presentasi seharusnya adalah audiens. Tentang mengapa para audiens harus peduli dengan apa yang presenter sampaikan, tentang bagaimana presenter bisa menarik perhatian audiens. Berkaitan dengan hal tersebut, berikut disajikan beberapa quote yang akan mengajarkan kita cara menarik perhatian audiens.

1. Memancing Pertanyaan dari Audiens

“To make our communications more effective, we need to shift our thinking from “What information do I need to convey?” to “What questions do I want my audience to ask?”

– Chip Heath, Stanford Graduate School of Business Professor

Sesi tanya jawab merupakan hal yang menegangkan bagi beberapa presenter, sebab pada saat itu, kredibilitas mereka sebagai sumber informasi seperti sedang diuji. Agar lebih siap, presenter perlu melakukan antisipasi, salah satu caranya adalah dengan memancing audiens dengan memberikan pertanyaan langsung, misalnya “Setelah mendengar penjelasan ini, pertanyaan apa yang muncul di kepala Anda?”

2. Tarik Perhatian Audiens dengan Bercerita

“Storytelling is fine as long as you can encourage people to act on the stories.”

– Karen Armstrong, Religious Thinker

Bercerita merupakan hal yang biasa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, dan ini merupakan cara yang kita lakukan secara natural untuk terhubung dengan orang lain. Fakta ini bisa kita manfaatkan untuk menarik perhatian audiens dalam presentasi. Gunakan cerita yang melibatkan emosi, motivasi dan psikologi audiens, sehingga mereka akan tertarik dengan penjelasan yang sedang kita sampaikan.

3. Sampaikan Cerita dengan Sederhana dan Libatkan Imajinasi Audiens

My experience of great storytelling, working with classics, is just finding a way to present it simply but let the story do its own work, or be an invite to the audience’s imagination.”

– Kenneth Branagh, actor

Sama seperti poin sebelumnya, bercerita menjadi cara yang efektif untuk menyampaikan sebuah ide. Temukan cara penyampaian cerita yang sederhana dan menarik, kemudian biarkan audiens masuk ke dalam cerita dan memvisualisasikannya dalam benak mereka.

4. Ketahui Karakteristik Audiens dan Libatkan Emosi Mereka

“I’ve learned that people will forget what you said, people will forget what you did, but people will never forget how you made them feel.”

– Maya Angelou, American poet, memoirist, and civil rights activist

Presentasi yang berhasil tidak hanya dilihat ketika audiens tertarik dengan apa yang kita sampaikan saat presentasi berlangsung, tetapi juga ketika audiens tetap mengingat apa yang kita sampaikan dalam presentasi bahkan setelah presentasi berakhir dan untuk beberapa waktu ke depan. Oleh karena itu, sampaikanlah presentasi yang berkesan, namun sebelum itu, kita perlu tahu karakteristik audiens secara umum, kemudian sampaikan presentasi dengan cara yang sesuai dengan karakteristik mereka.

5. Fokuskan Presentasi pada Audiens

“Speech belongs half to the speaker, half to the listener.”

– Michel de Montaigne, Philosopher

Meskipun pembicara merupakan spotlight dalam presentasi, namun audiens-lah yang seharusnya menjadi fokus utama. Oleh karena itu, sampaikanlah cerita yang bisa menarik perhatian audiens. Ketahui apa yang mereka inginkan dari presentasi kita, kemudian libatkan mereka dalam presentasi, misalnya dengan memberikan pertanyaan singkat dan meminta pendapat mereka tentang pertanyaan tersebut.

Fokuslah pada audiens ketika melakukan presentasi, karena presentasi yang berhasil adalah presentasi yang menarik, berkesan, dan diingat oleh audiens bahkan setelah presentasi berakhir. Pelajarilah 5 quotes di atas dan terapkan beberapa trik-nya ketika melakukan presentasi.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

 

Gunakan 3 Metode Ini untuk Mempermudah Penjelasanmu saat Presentasi

Jasa Presentasi – Menjelaskan materi kepada audiens yang awam dengan materi yang kita sajikan memang bukan hal mudah. Jika tidak dilakukan dengan benar, audiens tentu tidak akan paham atau malah menjadi salah paham mengenai hal tersebut. Oleh karena itu, pembicara perlu mencari cara agar penjelasannya mudah dipahami. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan perbandingan. Berikut tiga alat pembanding yang bisa digunakan saat mempresentasikan materi yang kompleks dan awam bagi audiens.

1. Analogi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Analogi adalah persamaan atau persesuaian antara dua hal yang berlainan. Penerapannya untuk menjelaskan hal yang kompleks adalah dengan memasangkannya dengan hal lain, kemudian gambarkan persamaannya. Selanjutnya, biarkan audiens untuk membuat koneksi antara dua hal tersebut. Contohnya, kita bisa menyamakan atau mengibaratkan arus informasi dengan hujan deras yang turun ke bumi.

2. Metafora

Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, metafora adalah pemakaian kata atau kelompok kata pada sebuah objek atau kegiatan yang bukan merupakan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai sebuah pelukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan. Contohnya, buku adalah kunci imajinasi. Akan lebih mudah dipahami lagi jika penjelasan kita disertai visual yang menarik.

3. Simile

Simile merupakan majas yang membandingkan dua hal yang berbeda namun dianggap memiliki segi yang serupa. Bagaimana melakukannya? Kita hanya perlu membandingkan hal yang akan kita jelaskan dengan hal lain yang sudah familiar. Contohnya, jika seorang pelukis menggambar di atas kanvas, maka musisi melukis musik di atas kesunyian, atau bisa juga seperti ini, “virus yang sudah menjadi pandemik itu mulai mempengaruhi berbagai sektor di dunia seperti domino yang jatuh dan menimpa satu sama lain”.

Membandingkan dua hal yang kurang familiar dengan hal yang familiar merupakan cara yang efektif untuk menjelaskan hal kompleks atau rumit menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami. Oleh karena itu, praktekkan cara-cara tersebut untuk menjelaskan hal yang rumit sehingga audiens lebih mudah memahaminya.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

8 Kesalahan Pengaturan Teks yang Sering Dilakukan oleh Pemula Part 2

Jasa Presentasi – Mengatur teks dalam presentasi mungkin terlihat sepele, namun jika dilakukan dengan tepat, hal ini akan membantu membuat presentasi kita menjadi lebih menarik. Begitu juga sebaliknya, jika dilakukan dengan asal, pengaturan teks yang kurang tepat justru akan merusak tampilan presentasi kita. Oleh karena itu, hindarilah beberapa kesalahan mengatur teks berikut sehingga presentasimu akan lebih menarik.

1. Teks Paragraf yang Terlalu Lebar atau Terlalu Sempit

Kesalahan dalam mengatur panjang huruf dan kata dalam paragraf dapat mempengaruhi visual dan cara audiens membaca teks yang kita sajikan. Oleh karena itu, kita perlu mempertimbangkannya dengan baik. Paragraf yang optimal memiliki panjang 50-75 huruf per baris.

2. Mengatur Teks menjadi Rata Kanan-Kiri (Justify)

Mengatur teks menjadi rata kanan-kiri (justify) memang terkesan rapi, namun hal ini kurang efektif ketika diterapkan dalam visual presentasi. Pengaturan teks untuk slide presentasi sebaiknya dibuat rata kiri, karena hal ini dapat meningkatkan kemudahan bagi audiens dalam membacanya. Membuat teks menjadi rata kiri akan memudahkan mata kita untuk berpindah dari baris pertama ke baris kedua, dan seterusnya.

3. Ukuran Font Terlalu Kecil

Memilih ukuran font yang tepat merupakan hal krusial ketika mendesain presentasi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa teks dapat dibaca bahkan oleh audiens yang duduk di bangku belakang sekalipun. Meskipun demikian, ada beberapa orang yang mengatur ukuran teks terlalu kecil dengan alasan aestetik dan hal ini justru menjadi distraksi bagi audiens yang mencoba untuk membaca teks berukuran kecil yang kita tampilkan. Agar hal ini tidak terjadi, aturlah ukuran teks presentasi minimal 12 pt.

4. Teks Panjang yang Dibuat Rata Tengah

Hampir sama dengan rata kanan-kiri (justify), mengatur teks panjang menjadi rata tengah merupakan langkah yang kurang tepat. Pengaturan yang paling tepat untuk teks panjang adalah rata kiri karena akan lebih mudah dibaca oleh mata.

 

Tips tambahan dari Jasa Presentasi

1. Hindari Menggunakan Terlalu Banyak Jenis Font

Mengkombinasikan font memang merupakan salah satu cara untuk membuat tampilan presentasi menjadi lebih menarik. Meskipun demikian, jika menggunakan terlalu banyak font, presentasi kita justru akan terlihat kurang profesional dan kurang menarik. Oleh karena itu, gunakan maksimal 3 jenis font dalam satu presentasi, atau kita bisa menggunakan satu family font, kemudian mengkombinasikan beberapa anggota family font tersebut sesuai dengan hirarki teks yang ingin kita tampilkan.

2. Tambahkan Highlight pada Kalimat yang Panjang

Jika kamu harus menampilkan banyak teks dalam sebuah slide, berilah highlight pada beberapa kata penting dengan memberikan ketebalan huruf yang berbeda atau bisa juga dengan memberikan format italic.

Mengatur teks dengan baik dan benar bisa membantu tampilan presentasimu menjadi lebih menarik. Selain itu, hal ini juga akan membantu audiens untuk lebih mudah mencerna dan memahami isi slide presentasi.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

8 Kesalahan Pengaturan Teks yang Sering Dilakukan oleh Pemula Part 1

Jasa Presentasi – Teks merupakan salah satu elemen penting dalam presentasi. Meskipun terlihat sepele, pengaturan teks dapat berpengaruh pada visual presentasi kita. Mengatur teks dengan baik dan benar dapat membuat slide presentasi kita lebih menarik, begitu juga sebaliknya. Agar presentasimu menarik, hindarilah beberapa kesalahan mengatur teks berikut yang diungkapkan oleh Tom Koszyk.

1.  Spasi yang Terlalu Lebar

Audiens membutuhkan waktu lebih lama ketika membaca teks dengan spasi yang lebar. Padahal tujuan dari adanya slide presentasi adalah untuk membantu audiens memahami poin penjelasan secara cepat. Oleh karena itu, aturlah spasi dengan normal dan wajar. Spasi yang normal dalam presentasi tidak lebih dari 1,5 atau lebih baik mengaturnya menjadi 1,2.

2. Semua Teks Memiliki Ketebalan Huruf yang Sama

Terdapat sebuah alasan mengapa beberapa font memiliki banyak jenis ketebalan, yaitu untuk membantu kita menentukan hirarki pada teks. Huruf tebal biasanya digunakan untuk menggambarkan teks yang penting dibanding teks dengan ketebalan yang lebih tipis. Selain itu, membedakan ketebalan teks juga akan membantu audiens untuk lebih cepat menangkap poin yang ingin kita sampaikan.

3. Warna Teks Kurang Kontras

Kita sudah mengatur teks dengan sempurna, tapi audiens tidak akan bisa membaca atau malas membacanya jika warna teks kurang kontras dengan background slide. Oleh karena itu, pastikan untuk mengatur warna teks yang kontras sehingga lebih mudah dan nyaman dibaca.

4. Menggunakan Warna yang Sama untuk Semua Teks

Menggunakan warna yang berbeda merupakan cara lain untuk membangun hirarki dalam teks. Misalnya dengan mengatur warna judul menjadi lebih hitam dari isi-nya akan membantu audiens untuk memahami isi slide dengan lebih cepat.

Mengatur tampilan teks memang terlihat sepele, namun jika dilakukan secara asal, hal ini bisa membuat visual presentasi kita menjadi kurang menarik, begitu juga sebaliknya. Agar hal ini tidak terjadi, pelajari dan hindarilah 4 kesalahan pengaturan teks di atas.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com