Jangan Panik Saat Merasa Ada Kesalahan Dalam Presentasimu

Jasa Presentasi – Sebelum melakukan presentasi umumnya kita telah mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan, seperti slide yang menarik, cara penyampaian, dan informasi yang telah dikumpulkan. Kita telah mempersiapkan segalanya bahkan sampai berlatih berbicara di depan kaca lengkap dengan gestur-gestur tubuh untuk menjalin interaksi dengan audiens. Segala persiapan tersebut dilakukan agar kita bisa memperkecil terjadinya hal-hal buruk yang mungkin terjadi.

Namun ternyata saat hari presentasi itu tiba, ada sesuatu yang salah sehinnga segala persiapan yang kita buat sebelumnya tidak berjalan sesuai harapan. Tentu hal ini akan membuat kita merasa panik dan kebingungan saat presentasi. Tenang, jangan terlalu panik! Ada beberapa trik yang bisa kita lakukan jika nanti kita menemukan kesalahan saat presentasi. Untuk lebih jelasnya simak berikut ini.

Kamu sedang tidak ingin presentasi

Hal ini mungkin tampak ironis, akan tetapi tak jarang terkadang semangat yang dimiliki sebelumnya justru menjadi boomerang. Kita mungkin sangat berhati-hati sebelumnya sehingga kita terlambat bangun, dan justru berangkat dengan tergesa-gesa. Dengan kondisi tersebut sangat mungkin jika kita melakukan kesalahan. Seperti terlalu panjang opening yang diberikan, atau terdapat kesalahan teknis yang diluar prediksi.

Situasi tersebut mungkin diluar kendali kita, akan tetapi hal ini dapat diatasi dengan datang ke tempat presentasi 30 menit sebelum memulai. Hal ini bertujuan agar kita bisa membiasakan diri dengan suasana tempat kita akan berpresentasi. Selain itu, malam sebelum hari presentasi sebaiknya kita tidur lebih awal, jika perlu nyalakan instumental menenangkan agar tidur lebih nyenyak sehingga kita lebih rileks menjelang presentasi.

Jika dirasa ragu, jangan lupa melakukan pengecekan ulang sehari sebelum presentasi, seperti materi, perlengkapan, bahkan pakaian yang akan dikenakan. Jika dirasa masih tegang dan panik, cobalah untuk duduk sejenak di sudut ruangan fokuskan pada diri sendiri dan hal-hal positif yang mungkin akan terjadi beberapa menit sebelum tampil di depan audiens.

Mengalami kegagalan teknis

Hal lain yang terkadang menggagalkan presentasi adalah kesalahan pada teknis, hal ini bisa karena perangkat lunak yang tidak kompatibel dengan komputer, proyektor yang tak manyala, atau komputer yang digunakan mati mendadak. Tentu kejadian-kejadian tersebut akan berdampak buruk pada jalannya presentasi.

Untuk mengatasi hal ini sebenarnya kita bisa melakukan latihan presentasi tanpa menggunakan slide. Cobalah lakukan gerakan tubuh yang menggambarkan informasi visual. Atau, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan garis besar dari presentasi yang dibawakan, hal ini akan menjaga diri kita untuk tetap percaya diri saat membawakan informasi. Dengan mencatat kita akan tahu bagaimana alur penyampaian informasi, sehingga apa yang kita sampaikan ke audiens tidak ngalur-ngidul.

Selain jika terjadi kesalahan teknis, sebaiknya kita segera meminta bantuan orang lain untuk menyelesaikan masalah tersebut sambil terus berkomunikasi dengan audien. Ingat jangan coba untuk menyelesaikan masalah sendirian.

Pikiranmu sedang kosong

Setelah melakukan opening, terkadang ada kalanya kita kehilangan pikiran sejenak. Saat masih terdiam, hal ini tentu membuat penonton kebingungan dan bisa saja mereka akan menarik diri dari presentasi kita jika itu berlangsung lama. Mungkin kita telah berlatih sebelumnya dan tahu persis hal apa yang akan dilakukan selanjutnya, akan tetapi terkadang rasa gugup terkadang membuat semua itu berantakan.

Untuk mengatasi hal ini ada baiknya kurangi pikiran-pikiran negatif yang mungkin memenuhi kepala kita. Selain itu, tumbuhkan rasa percaya diri dan tidak mempermasalah kekosongan pikiran yang baru saja dialami. Jika hal ini terjadi di tengah-tenga presentasi, kita bisa mengajukan pertanyaan kepada audiens.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Audiens Terlalu Cuek? Apa Yang Harus Dilakukan?

Jasa Presentasi – Apakah anda pernah mengalami kondisi dimana saat presentasi ternyata reaksi yang diberikan oleh audiens justru biasa-biasa saja atau cenderung cuek? Mereka justru merasa asyik dengan dirinya sendiri dan mengabaikan kita sebagai pembicara. Tentu hal ini cukup menjengkelkan, namun tenang dulu. Kondisi ini tentu pernah dialami oleh semua pembicara saat tengah presentasi.

Meskipun anda merasa kesal karena sudah lelah membuat materi, mendesain slide semenarik mungkin, bahkan membawakan presentasi dengan gaya bahasa yang baik. Namun hal itu justru tidak diperindah oleh audiens. Mereka cenderung tidak mendengarkan bahkan ada yang sampai ketiduran. Dibanding terus mengeluhkan kondisi atau anda menjadi tidak bersemangat membawakan materi. Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar suasana presentasi yang dibawakan menjadi lebih hidup. Untuk lebih jelasnya simak berikut ini.

Apa yang salah dari presentasi ini?

Kondisi diabaikan oleh audiens terkadang memicu perasaan rendah diri, kita menjadi bertanya-tanya apa yang salah dari presentasi yang dibawakan? Sebenarnya tidak semua hal ini disebabkan oleh diri kita. Mungkin ada faktor eksternal yang membuat mereka tidak menyimak presentasi kita, salah satunya adalah audiens yang kurang tidak tepat. Bisa jadi mereka yang ada di depan anda bukanlah orang-orang yang datang karena keinginan sendiri, bisa jadi mereka menghadiri acara tersebut karena paksaan dari pihak lain seperti atasan/bos. Untuk itu jangan berkecil hati terlebih dahulu.

Atau hal lain yang mungkin membuat kita diabaikan oleh audiens adalah, karena kita juga mengabaikan mereka. Kita mungkin tidak melakukan presentasi sebagai media komunikasi dua arah, bisa saja selama presentasi berlangsung kita hanya memainkan naskah monolog saja. Yang berarti kita cenderung menghafalkan materi dan tidak mengajak audiens terlibat dalam materi.

Untuk itu, mulailah ‘Be Present’

Be present secara sederhana artinya kita membawakan presentasi tersebut dengan kesadaran penuh dan perasaan enjoy (menikmati). Bahkan kita bisa melakukan komunikasi dan interaksi yang nyaman dengan audiens. Tapi bagaimana cara agar kita bisa “Be Present”?

1. Jangan hapalkan, tapi kuasai materi presentasi

Kita mungkin akan benar-benar santai dan nyaman setelah berhasil menguasai semua materi. Untuk itu jangan lupa berlatih terlebih dahulu, hindari membawa materi yang mungkin tidak anda pahami. Karena hal ini akan membuat suasana menjadi kaku dan audiens pun akan kurang menyimak. Hindari teknik menghapal isi materi, konsep menghapal justru akan membuat waktu presentasi habis untuk mengingat-ingat.

2. Tanggapi reaksi audiens

Presence artinya kita sadar terhadap segala sesuatu yang terjadi selama presentasi berlangsung. Tunjukkan reaksi kita terhadap apa yang sedang terjadi, cobalah berbicara sambil menunggu respon dari audiens. Kita juga bisa menunjukkan ekspresi wajah dan kontak mata kepada audiens. Atau jika perlu anda bisa menyeletuk atau berkomentar tentang sesuatu yang lucu.

3. Buatlah interaksi dengan audiens

Agar mendapatkan respon baik dari audiens, ada baiknya kita merancang presentasi agar bisa memancing interaksi dengan audiens. Dengan adanya interaksi selama presentasi berlangsung, maka audiens meraka jika dirinya dilibatkan sebagai bagian dari presentasi. Mereka dapat terlibat pada isi materi. Kita bisa mengajukan pertanyaan kepada audiens berdasarkan pengalaman mereka yang berkaitan dengan materi. Atau mungkin mereka juga bisa menambahkan beberapa materi yang mungkin tidak kita tulis dalam slide.

Diabaikan oleh audiens tentu pengalaman yang kurang menyenangkan saat membawakan presentasi. Akan tetapi hal ini tentu bisa kita cegah agar tidak terulang kembali dengan mengetahui penyebab dan cara mengatasinya.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

5 Cara Mendengarkan dengan Aktif yang Biasa Dilakukan oleh Pemimpin yang Berpengaruh

Jasa Presentasi – Salah satu hal yang membedakan pemimpin biasa dengan pemimpin yang berpengaruh adalah kemampuan mereka untuk menjadi pendengar yang baik. Mereka menyadari betapa pentingnya mendengarkan dengan aktif, karena dengan ini mereka dapat menggali informasi yang mungkin terlewatkan oleh orang lain. Selain itu, menjadi pendengar yang baik juga dapat mengantarkan kita menjadi pembicara yang baik dan efektif. Berikut 5 cara menjadi pendengar yang baik dan aktif yang bisa kita latih agar dapat menjadi komunikator yang efektif.

1. Lakukan Kontak Mata dengan Lawan Bicara

Berbicara dengan orang yang fokus pada hal lain diibaratkan seperti memanah target yang sedang bergerak, sulit untuk mengenainya. Langkah pertama untuk mendapatkan fokus pada apa yang sedang dibicarakan oleh lawan bicara adalah dengan melakukan kontak mata. Kontak mata menunjukkan tanda bahwa kita memperhatikan dan fokus pada lawan bicara dan apa yang sedang dibicarakannya. Selain itu, melakukan kontak mata juga akan membantu kita untuk terhubung dengan mereka sehingga akan lebih mudah untuk memahami apa yang mereka katakana dan rasakan.

2. Jangan Memikirkan Hal Lain ketika sedang Mendengarkan

Melakukan kontak mata saja sebenarnya tidak cukup dan ini hanyalah langkah awal untuk kita bisa fokus pada lawan bicara. Langkah selanjutnya adalah dengan mengosongkan pikiran kita dari hal lain yang tidak relevan dengan apa yang sedang dibicarakan. Langkah ini sangat penting karena akan membantu kita memahami secara penuh apa yang dimaksud oleh lawan bicara.

3. Jangan Menginterupsi

Menginterupsi seseorang yang sedang berbicara merupakan hal yang tidak sopan, terutama dalam percakapan sehari-hari atau dalam keadaan tidak sedang melakukan kompetisi atau debat. Selain itu, menginterupsi juga dapat membuat fokus orang yang sedang berbicara terganggu. Belum jika interupsi yang kita lakukan mengharuskan mereka untuk memberikan penjelasan lain yang kontennya berbeda dengan yang tadi sedang dibicarakan. Pendegar yang baik dan aktif tidak akan melakukan hal ini, mereka akan mendengarkan dan menanggapi atau bertanya sampai lawan bicara selesai berbicara.

4. Berikan Respon Nonverbal untuk Menunjukkan bahwa Kita Mendengarkan

Salah satu indikasi visual yang dapat menunjukkan bahwa kita mendengarkan adalah dengan memberikan respon nonverbal, seperti mengangguk, tersenyum, mengernyit, atau ekspresi lainnya. Pastikan ekspresi yang kita tunjukkan adalah ekspresi yang sopan dan berhubungan dengan apa yang sedang dibicarakan. Pastikan postur tubuh kita terbuka dan tertarik dengan apa yang akan disampaikan oleh lawan bicara.

5. Perhatikan Bahasa Tubuh Lawan Bicara

Sebagian besar komunikasi secara langsung yang kita lakukan mungkin adalah komunikasi non-verbal. Kita bisa mengetahui apa yang sedang dirasakan seseorang tanpa mereka mengatakan apapun, karena hal ini dapat terlihat dari gerak tubuh yang mereka tunjukkan saat itu. Selain itu, kita juga bisa melihatnya melalui suara dan nada bicara mereka. Ini adalah petunjuk yang tidak seharusnya kita abaikan ketika sedang mendengarkan.

 

Pembicara yang baik tidak hanya dapat menyampaikan dengan baik, tetapi juga dapat menjadi pendengar yang baik, sebab dengan menjadi pendengar yang baik, kita bisa memberikan penjelasan atau pendapat yang sesuai dengan apa yang mungkin lawan bicara tanyakan, sehingga komunikasi yang dilakukan menjadi efektif. Terapkan beberapa cara mendengarkan secara aktif di atas agar komunikasi yang kita lakukan menjadi lebih efektif.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Lakukan 5 Langkah ini agar Komunikasi yang Kita Lakukan Efektif

Jasa Presentasi – Dunia yang bergerak semakin cepat dan serba digital membuat percakapan tatap muka menjadi kehilangan seninya, oleh karena itu kita perlu mengubah gaya komunikasi agar apa yang disampaikan dapat didengar dan dipahami. Kita memerlukan kerja keras, konsistensi, dan perencanaan yang baik untuk melakukannya. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan agar komunikasi menjadi lebih efisien dan dapat mempengaruhi audiens.

1. Menjadi Pendengar yang Aktif

Banyak orang yang ingin didengar, tetapi tidak mau mendengarkan. Padahal mendengar merupakan langkah pertama yang harus dilakukan untuk melakukan komunikasi yang efektif. Jadilah pendengar yang aktif, yaitu dengan mendengarkan apa yang orang lain atau lawan bicara katakan hingga selesai tanpa menginterupsi. Kosongkan pikiran-pikiran yang mengganggu dan tidak relevan dengan apa yang sedang dibahas. Lakukan juga kontak mata dengan lawan bicara, kemudian berikan respon setelah mereka telah selesai berbicara. Menjadi pendengar yang aktif akan menujukkan komitmen dalam diri dan menciptakan hubungan yang saling menghormati.

2. Berbicara dengan Ringkas

Lawan bicara atau audiens akan lebih mudah mengingat percakapan atau presentasi yang disampaikan dengan ringkas dan menarik. Kunci utama untuk dapat berbicara dengan ringkas, tetapi padat dan jelas adalah dengan mengetahui apa yang ingin disampaikan. Selain itu, gunakanlah kata “dan,” “jadi,” serta “tetapi,” hanya satu kali dalam sebuah kalimat. Berikan juga jeda sebelum kita melanjutkan untuk berbicara. Hal ini akan memberi waktu pada audiens untuk mencerna apa yang telah kita sampaikan. Terakhir, hindari penggunaan filler words, seperti “emmm,” “eeehhh,” dan lain-lain.

3. Hindari Berbicara dengan Cepat

Pergerakan dunia yang semakin cepat juga berpengaruh pada cara berbicara kita yang menjadi semakin cepat. Menyampaikan sesuatu dengan cepat dapat mempengaruhi cara audiens dalam memahami pesan yang ingin kita sampaikan. Selain itu, kita juga akan terlihat gugup dan terkesan kurang persiapan. Oleh karena itu, aturlah kecepatan berbicara menjadi lebih pelan. Pilihlah kata dengan hati-hati, berikan juga jeda antar satu pembahasan dengan pembahasan lain. Hal ini tidak hanya akan membantu kita mendapatkan lebih banyak waktu untuk berpikir, tetapi juga akan membantu audiens untuk mencerna apa yang kita sampaikan dengan lebih baik.

4. Gunakan Gerak dan Bahasa Tubuh dengan Tepat

Kita memerlukan bahasa tubuh yang kuat dan konsisten untuk membentuk kredibilitas, memperagakan emosi, serta terhubung dengan audiens. Selain itu, bahasa tubuh juga dapat membantu kita dalam menekankan poin kunci yang kita ingin agar audiens mengingatnya. Gunakan juga gerak tubuh untuk menunjukkan kepercayaan diri dengan menjaga postur tubuh tetap terbuka, pundak dan dada tegap, kepala terangkat, dan tangan yang santai. Hindari terlalu banyak melakukan gerakan, karena hal ini dapat mengganggu fokus audiens pada apa yang kita sampaikan.

5. Fokus

Aliran informasi yang mengalir deras membuat kita kewalahan dan mau tidak mau harus berpikir dengan cepat, akibatnya banyak informasi yang tidak bisa bertahan lama di pikiran kita. Kita perlu memiliki fokus ketika berbicara atau presentasi agar pesan yang ingin disampaikan dapat dipahami dan diingat oleh audiens. Batasi topik pada pembahasan-pembahasan tertentu. Ketahui apa yang menjadi kebutuhan informasi audiens. Berikan pertanyaan untuk memastikan bahwa audiens telah memahami dan menerima apa yang kita sampaikan.

 

Perkembangan teknologi dan pengaruhnya terhadap pergerakan dunia membuat perubahan pada cara kita berkomunikasi. Kecepatan informasi juga memaksa kita untuk berbicara dan berpikir dengan cepat, sehingga mempengaruhi komunikasi yang kita lakukan. Ikutilah beberapa langkah komunikasi efektif di atas sehingga kita tidak membuang waktu dengan melakukan komunikasi yang sia-sia.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Jawablah 7 Pertanyaan ini Sebelum Melakukan Presentasi

Jasa Presentasi – Kesuksesan dalam presentasi tidak akan bisa dicapai tanpa rasa percaya diri. Tanpa rasa percaya diri, kita tidak bisa menarik orang untuk membeli produk yang kita jual, kita tidak bisa meyakinkan investor untuk menanamkan modal pada bisnis yang sedang kita jalankan, dan lain-lain. Oleh karena itu, kita perlu memunculkan rasa percaya diri sebelum melakukan presentasi. Terdapat banyak cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Beberapa di antaranya adalah dengan menjawab tujuh pertanyaan berikut sebelum melakukan presentasi.

1. Apa yang kita ketahui tentang audiens?

Kita seringkali hanya fokus pada apa yang ingin kita sampaikan, bukan pada apa yang audiens ingin dapatkan dari presentasi yang kita lakukan. Kita tidak akan dapat menarik perhatian mereka jika hal ini terjadi, oleh karena itu, kenalilah audiens yang akan menghadiri presentasi kita. Cari tahu berapa persentase antara audiens wanita dan pria yang akan hadir, berapa rata-rata usia mereka, tingkat pendidikan mereka, dan seberapa besar pengetahuan mereka mengenai topik yang akan dibahas. Pastikan kita dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tesebut, sehingga kita dapat menyesuaikan gaya presentasi dan materi yang akan disampaikan.

2. Apakah konten yang akan kita sampaikan menarik?

Pertanyaan ini mungkin sulit untuk dijawab jika topik yang akan kita bahas adalah topik yang berat dan terkesan membosankan, seperti presentasi hasil penelitian yang berisi banyak data dan statistik. Padahal konten yang menarik akan membawa kita pada kesuksesan dalam presentasi. Oleh karena itu, meskipun konten yang akan kita sampaikan terkesan membosankan, carilah cara untuk menyajikannya dengan menarik. Misalnya dengan menambahkan cerita atau dukungan visual.

3. Apakah gerak tubuh yang kita gunakan sudah benar?

Menurut Albert Mehrabian, sebanyak 55% dari perasaan dan sikap kita digambarkan oleh komunikasi nonverbal. Oleh karena itu, kita perlu memperhatikan dan mengatur gerak tubuh atau body language ketika melakukan presentasi. Pastikan gerak tubuh yang kita lakukan tidak mendistraksi dan dapat mendukung penyampaian presentasi. Lakukan kontak mata juga dengan audiens, sehingga kita lebih terhubung dengan mereka. Jika kita belum terbiasa menggunakan gerak tubuh, lakukanlah latihan secara rutin dan rekam diri kita untuk memastikan bahwa gerak tubuh kita sudah benar dan sesuai.

4. Apakah visual presentasi yang kita tampilkan sudah cukup kuat?

Slide presentasi berfungsi untuk membantu kita untuk lebih mudah dalam melakukan presentasi. Selain itu, slide presentasi juga dapat membantu audiens untuk lebih mudah memahami apa yang disampaikan secara verbal. Oleh karena itu, pastikan slide yang kita sajikan memiliki tampilan yang menarik, tetapi tidak mendistraksi audiens. Atur jumlah slide secukupnya, usahakan tidak terlalu banyak. Hindari juga menyertakan terlalu banyak teks. Pastikan slide presentasi yang kita sajikan dapat membantu dan memudahkan kita dalam menyampaikan pesan kepada audiens,

5. Apakah pakaian yang kita pakai sudah tepat?

Pertanyaan ini mungkin tidak terlalu penting untuk ditanyakan ketika kita sedang mempersiapkan presentasi. Meskipun demikian, bagaimana cara kita berpakaian menjadi hal pertama yang akan dilihat oleh audiens ketika kita naik ke atas panggung. Pakaian dapat membangun kesan kita terhadap audiens. Oleh karena itu, kita perlu memilih pakaian dengan benar. Usahakan untuk tidak mengenakan pakaian yang terlalu ramai dan mendistraksi. Hindari terlalu banyak mengenakan aksesoris.

6. Apakah kita sudah mengenal ruangan yang akan dipakai dengan baik?

Ukuran, dekorasi, dan posisi podium yang akan digunakan sebagai tempat berlangsungnya presentasi dapat mempengaruhi pendekatan kita, bagaimana kita harus bergerak, berdiri, dan berpakaian ketika presentasi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kondisi ruangan yang akan kita gunakan agar presentasi yang kita lakukan bisa maksimal. Hubungi pihak yang bertanggung jawab pada tempat yang akan digunakan. Jika perlu, kita bisa mengunjungi tempat tersebut sehari atau beberapa hari sebelum melakukan presentasi.

7. Apakah kita sudah benar-benar siap?

Banyak orang yang membuat kesalahan dengan tidak melakukan latihan. Padahal latihan dapat membantu untuk memastikan apakah kita sudah benar-benar siap untuk melakukan presentasi atau tidak. Selain itu, latihan juga dapat membantu kita untuk menjawab beberapa pertanyaan di atas. Lakukanlah latihan dengan merekam diri sendiri, sehingga kita bisa mengetahui apakah intonasi, gerak tubuh, ekspresi, dan bahasa yang digunakan sudah tepat. Selain itu, kita juga bisa mengetahui apakah durasi presentasi kita sudah sesuai dengan yang ditentukan.

 

Kesiapan menjadi salah satu faktor yang dapat memunculkan rasa percaya diri sebelum presentasi, oleh karena itu, pastikan kita sudah melakukan persiapan dan latihan dengan baik. Kita bisa memastikan apakah persiapan yang dilakukan sudah baik atau beleum dengan menjawab beberapa pertanyaan di atas.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

12 Tips Ini akan Membantumu Melakukan Presentasi dengan Baik (Part 3)

Jasa Presentasi – Mengetahui bagaimana menyajikan informasi dengan cara yang dapat mempengaruhi orang lain untuk beraksi bukanlah kemampuan bawaan atau keturunan, melainkan merupakan kemampuan yang dapat diasah dengan latihan secara terus menerus. Jadi, mereka yang takut pada public speaking adalah orang-orang yang sebenarnya dapat memiliki skill tersebut, namun belum terasah dan belum terbiasa. Berikut beberapa tips lanjutan yang bisa diterapkan untuk mengasah kemampuan presentasi kita.

9. Gunakan Visual

Sebuah gambar dapat menceritakan ribuan kata. Artinya, kita bisa memberikan penjelasan lebih dalam tentang suatu hal dengan bantuan visual. Begitu juga dalam presentasi. Kita diberi sebuah alat visual yang dinamakan slide. Gunakanlah tools ini dengan menyertakan gambar dan visual yang berkaitan dan mendukung topik yang sedang dijelaskan. Pastikan slide yang kita tampilkan tidak mendistraksi mendistraksi audiens. Gunakan slide hanya sebagai pendukung visual, bukan sebagai panduan dengan menyertakan banyak teks di dalamnya.

10. Hindari Menggunakan Filler Words

Kita kemungkinan besar akan mengatakan filler words ketika merasa gugup saat melakukan presentasi. Padahal filler words dapat menjadi distraksi bagi audiens dan mengancam kredibilitas kita sebagai sumber informasi dalam presentasi. Oleh karena itu, kita perlu menghilangkannya. Lakukanlah latihan, tidak hanya ketika sedang melakukan presentasi, tetapi juga ketika sedang mengobrol dengan orang lain. Semakin kita terlatih, semakin kecil kemungkinan mereka muncul dalam situasi presentasi yang menegangkan dan membuat stress.

11. Jangan Membuat Alasan

Kita mungkin memiliki sedikit waktu untuk melakukan persiapan karena satu dan lain hal, dan terkadang hal ini berpengaruh pada penyampaian presentasi kita. Seringnya, beberapa dari kita akan mengakui hal tersebut dan memberikan banyak alasan, seperti sibuk, sakit, dan lain-lain. Hal ini tidak akan membuat audiens simpati, tetapi akan membuat mereka hilang respect kepada pembicara. Jika kita tidak dapat memberikan jawaban atas pertanyaan audiens, akuilah bahwa kita belum mengetahuinya dan akan mencari tahu untuk kemudian memberikan jawabannya nanti.

12. Tutup Presentasi dengan Pesan yang Kuat

Presentasi yang berhasil adalah presentasi yang masih diingat bahkan setelah audiens meninggalkan tempat presentasi. Jika kita telah melakukan pembukaan dan penyampaian yang menarik, pastikan kita juga menutupnya dengan memberikan kesan dan pesan yang kuat. Pertahankan rasa percaya diri sampai akhir dan tutup presentasi dengan cara yang menarik, misalnya dengan memberikan quote, cerita singkat, atau hal menarik lainnya.

 

Kita yang takut dan kurang percaya diri saat melakukan presentasi bukanlah orang yang tidak memiliki kemampuan public speaking, melainkan orang yang memiliki kemampuan tersebut namun belum terasah. Lakukan beberapa tips di atas dan 8 tips lainnya yang telah dijelaskan pada part 1 dan part 2. agar ketakutan pada presentasi dapat diatasi dan pekerjaan profesional kita dapat berjalan dengan lancar.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

12 Tips Ini akan Membantumu Melakukan Presentasi dengan Baik (Part 2)

Jasa Presentasi – Banyak orang mengalami kesulitan dan merasa takut ketika harus melakukan presentasi. Padahal presentasi meruapakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh mereka yang bekerja di bidang profesioanl. Salah satu alasan mengapa banyak orang takut saat harus presentasi adalah rasa tidak percaya diri dan kurang pengalaman, dan hal ini harus diatasi. Caranya adalah dengan melakukan latihan secara terus menerus, karena presentasi adalah skill yang dapat diasah. Berikut beberapa tips yang dapat membantu kita melatih skill presentasi sehingga dapat melakukan presentasi dengan baik.

5. Lakukan Pembukaan dengan Menarik

Kemungkinan kita dapat menarik perhatian audiens bergantung pada 30 detik pertama dari presentasi yang kita lakukan, dan 30 detik pertama dari presentasi adalah pembukaan. Biasanya kita melakukan pembukaan dengan memperkenalkan diri dan memberitahu audiens tentang maksud dari presentasi yang akan kita lakukan, padahal seharusnya setiap orang yang datang sudah tahu mengapa mereka mengikutinya, oleh karena itu, lompati sesi perkenalan ini, dan sebagai gantinya, lakukan pembukaan presentasi dengan menyampaikan sebuah cerita. Mengapa cerita? Cerita dapat membantu audiens terhubung secara emosional dengan pembicara dan topik yang akan disampaikan. Lakukan selama 30 sampai 45 detik.

6. Tunjukkan Rasa Percaya Dirimu

Menunjukkan kepercayaan diri merupakan hal yang penting untuk dilakukan, karena akan mempengaruhi audiens dan membuat mereka percaya pada kredibilitas kita sebagai sumber informasi. Salah satu cara untuk dapat menunjukkan rasa percaya diri kita adalah dengan melakukan power pose. Berdirilah dengan tegap, posisikan kedua tangan di samping dengan nyaman, pundak tegap, dan kepala tidak menunduk. Gunakan juga tangan dan jari untuk menyampaikan gestur yang berkaitan dengan presentasi. Hindari menggunakan satu gerakan terlalu sering atau menggunakan gerakan yang dapat mendistraksi audiens.

7. Tinggalkan Segala Hal yang Tidak Berkaitan dengan Topik Presentasi

Kemungkinan kita memiliki waktu yang terbatas untuk melakukan presentasi, oleh karena itu, hindari untuk menyampaikan berbagai macam informasi yang tidak ada kaitannya dengan topik presentasi. Sampaikan informasi-informasi yang dapat mengantarkan kita untuk mencapai tujuan presentasi. Pastikan juga presentasi yang kita sampaikan sesuai dengan waktu yang telah diberikan. Jika kita mencoba untuk menyertakan banyak informasi, presentasi akan berjalan dengan terburu-buru dan biasanya akan melebihi waktu yang diberikan.

8. Pastikan Audiens Tahu Manfaat yang akan Mereka Dapatkan

Audiens sebenarnya tidak peduli dengan apa yang kita jual atau sampaikan, kecuali hal-hal yang akan membawa manfaat bagi mereka. Kita akan kehilangan perhatian mereka jika hanya menyampaikan apa yang menjadi tujuan kita, tanpa mempedulikan apa yang menjadi tujuan audiens datang ke presentasi yang kita lakukan. Oleh karena itu, pastikan kita mengetahui apa yang diinginkan dan menjadi tujuan audiens ketika mengikuti presentasi yang kita sampaikan, kemudian bantu audiens untuk mencapai tujuan mereka dengan memberikan informasi-informasi terkait.

 

Presentasi adalah skill penting yang harus dimiliki oleh seorang profesional. Presentasi dapat membantu kita membuat kesepakatan, mendapatkan klien, mendapat promosi, dan lain-lain. Meskipun demikian, banyak di antara kita yang takut dan kurang percaya diri saat harus melakukan presentasi, dan hal ini perlu di atasi. Terapkanlah beberapa tips di atas setiap kita melakukan presentasi.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

12 Tips Ini akan Membantumu Melakukan Presentasi dengan Baik (Part 1)

Jasa Presentasi – “Presentasi bukanlah kemampuan bawaan, melainkan kemampuan yang dapat dipelajari dan perlu dilatih secara terus menerus.”

Mengutip dari business.com (https://www.business.com/articles/tips-for-better-presentations/), menurut survey yang dilakukan oleh Harris Poll, sebanyak 70% pekerja Amerika percaya bahwa skill presentasi merupakan skill yang penting untuk mencapai kesuksesan secara profesional. Jika kita ingin membuat kesepakatan, melakukan penjualan, mendapat promosi atau ingin pembicaraan kita didengar oleh banyak orang, kita membutuhkan skill ini. Berikut beberapa tips yang bisa kita ikuti ketika akan melakukan presentasi.

1. Lakukan Perencanaan dengan Jelas

Rencana merupakan salah satu kunci kesuksesan dari segala hal, termasuk presentasi. Membuat outline dan menyusun konten dengan baik sangat penting dilakukan untuk memastikan penyampaian yang lancar dan sesuai dengan alur. Aturlah perpindahan konten secara natural dengan membuat alur yang mudah diikuti oleh audiens. Konten dan alur yang tersusun dengan baik juga akan memudahkan kita dalam penyampaian dan memastikan kita tidak kehilangan fokus.

2. Usir Rasa Gugup

Seorang pembicara yang paling berpengalaman sekalipun, pasti pernah mengalami rasa gugup sebelum naik ke atas panggung, apalagi bagi hampir separuh populasi dunia yang memiliki ketakutan pada public speaking. Hal ini perlu di atasi, salah satu caranya adalah melakukan olahraga, misalnya dengan lari atau berjalan di pagi hari sebelum melakukan presentasi. Olahraga dapat membantu menyebarkan endorfin sehingga akan membuat kita lebih santai dan merasa percaya diri.

3. Datang Lebih Awal

Salah satu hal yang dapat meningkatkan rasa percaya diri sebelum melakukan presentasi adalah dengan melakukan persiapan dengan matang. Termasuk mempersiapkan peralatan yang akan digunakan. Datanglah ke tempat presentasi akan berlangsung lebih awal. Lakukan pengecekan atau pengaturan pada peralatan dan tempat yang akan digunakan. Pastikan segalanya berjalan dengan lancar. Atur ruangan agar tidak hanya nyaman untuk kita tetapi juga untuk audiens.

4. Jangan Lupa untuk “Bernafas”

Detak jantung akan meningkat ketika kita merasa gugup dan grogi. Kita perlu mengatasinya dengan berkonsentasi dan menghirup nafas dalam-dalam. Hal ini tidak hanya akan membantu badan kita menjadi lebih santai serta membuat pikiran menjadi lebih fokus, tetapi juga dapat membantu ritme penyampaian yang lebih santai dan teratur. Berhentilah sejenak setelah beberapa saat, sehingga kita bisa mengatur kembali kalimat yang akan kita sampaikan selanjutnya.

 

Presentasi bukanlah skill bawaan, tetapi skill yang dapat dilatih. Terdapat banyak cara untuk melatih presentasi, beberapa di antaranya adalah cara-cara di atas. Terapkanlah tips-tips tersebut dan lakukanlah secara terus menerus.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Lakukan 5 Hal Ini Saat Mengikuti Webinar

Jasa Presentasi – Banyak orang yang mengeluhkan tentang efektifitas presentasi atau pengajaran yang dilakukan secara online. Hal ini bisa dikarenakan persiapan dari presenter yang kurang matang sehingga terjadi masalah teknis saat presentasi berlangsung, audiens yang kurang memahami etika dan adab ketika mengikuti presentasi online, atau memang penyajian materi presentasi yang kurang menarik.

Pada artikel yang lalu, Jasa Presentasi telah merangkum beberapa tips untuk presenter agar presentasi online mereka lebih produktif dan efektif. Pada banyak kesempatan, Jasa Presentasi juga telah membahas tips-tips menyajikan presentasi secara menarik. Oleh karena itu, kali ini Jasa Presentasi akan menjelaskan beberapa hal yang perlu dipatuhi oleh audiens agar waktu mereka tidak terbuang sia-sia ketika mengikuti presentasi online. Berikut beberapa hal yang perlu dipatuhi ketika mengikuti webinar atau presentasi online.

1. Muncul Tepat Waktu

Salah satu etika yang harus dilakukan ketika kita menghadiri sebuah acara adalah datang tepat waktu. Hal ini juga berlaku pada saat kita hadir pada tatap muka virtual, terlebih lagi jika acara yang kita hadiri secara online memiliki audiens yang besar. Usahakanlah untuk muncul atau bergabung secara tepat waktu. Selain merupakan etika, muncul tepat waktu juga akan mencegah kita dari ketertinggalan mengikuti beberapa materi yang mungkin sudah disampaikan.

2. Matikan Kamera dan Mic Selama Presentasi Berlangsung

Terdapat banyak distraksi yang muncul ketika mengikuti presentasi online, padahal kita memerlukan fokus yang lebih besar agar dapat mengikuti dengan baik. Agar tidak menjadi distraksi audiens lainnya, matikanlah kamera dan mic selama presentasi berlangsung dan biarkan layar serta mic pembicara saja yang aktif.

3. Tunggu Giliran

Saat mengikuti presentasi yang dilakukan secara tatap muka, kita bisa melihat secara langsung siapa yang mengangkat tangan untuk bertanya, namun saat webinar, presenter memerlukan lebih banyak waktu untuk mengetahui audiens yang ingin bertanya. Oleh karena itu, berikanlah tanda sesuai arahan dari presenter atau host, kemudian tunggu sampai dipersilahkan. Hindari mengaktifkan dan menyela pembicaraan sebelum dipersilahkan,

4. Bertanyalah dengan Ringkas

Kita memerlukan fokus lebih saat mengikuti presentasi online, oleh karena itu, pastikan juga ketika diberi kesempatan untuk bertanya, lakukanlah dengan jelas dan ringkat. Hindari membuang waktu dengan memberikan kalimat pengantar atau pendapat yang panjang dan bertele-tele. Jika ingin mengutarakan komentar sebelum bertanya, pastikan komentar tersebut berkaitan erat dengan materi yang sedang disampaikan dan dapat membantu memperjelas pemahaman audiens lain.

5. Jangan Menggunakan Kolom Percakapan (Chat Room) untuk Kepentingan Pribadi

Kolom percakapan memang diperuntukkan bagi kita untuk berbagi informasi atau bercakap-cakap dengan audiens presentasi online lainnya, namun bukan berarti kita bisa berbagi atau bercakap-cakap sesukanya. Usahakan untuk berbagi informasi atau bercakap-cakap sesuai tema presentasi yang sedang dibahas. Pastikan juga percakapan kita tidak mengganggu berjalannya presentasi.

 

Keberhasilan presentasi online tidak hanya ditentukan oleh presenter, tetapi juga memerlukan dukungan dan kerja sama audiens. Oleh karena itu, ketahuilah dan terapkan beberapa etika di atas agar presentasi yang kita ikuti dapat berjalan dengan lancar.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

6 Tips ini Akan Membuat Presentasi Online-mu Lebih Menyenangkan dan Produktif

Jasa Presentasi – Semenjak Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, semua kegiatan tatap muka menjadi berkurang dan digantikan dengan tatap muka secara virtual. Video call, video conferencing, webinar, dan lain-lain menjadi marak dilakukan. Proses belajar mengajar di sekolah dan rapat perusahaan juga digantikan secara virtual dengan video conferencing. Meskipun demikian, banyak orang yang mengeluhkan efektifitasnya. Akibatnya, banyak dari kita yang merasa membuang-buang waktu ketika harus melakukan presentasi secara online. Agar hal ini bisa diminimalisir, terapkanlah 7 tips berikut ini.

1. Lakukan Uji Coba dan Simulasi Terlebih Dahulu

Salah satu kendala yang banyak dijumpai ketika sedang melakukan video conferencing atau presentasi online adalah masalah teknis. Masalah teknis dapat terjadi karena banyak hal, misalnya karena koneksi internet yang kurang stabil, software yang error, alat yang kurang memadai, dan lain-lain. Oleh karena itu, lakukanlah uji coba terlebih dahulu pada alat yang akan kita gunakan ketika presentasi online, termasuk software yang akan digunakan, sehingga permasalahan teknis dapat diantisipasi, diminimalisir, dan ditangani dengan baik.

2. Jelaskan dengan Perlahan

Presentasi online tidak sama dengan presentasi tatap muka biasa, karena peralatan yang digunakan oleh audiens berbeda-beda. Oleh karena itu, ketika melakukan presentasi, pastikan apa yang kita sampaikan bisa diterima dengan lancar oleh audiens. Salah satu usaha yang bisa kita lakukan adalah dengan menyampaikannya secara perlahan dan tidak terlalu cepat. Berikan jeda setelah menyampaikan beberapa poin penting atau di sela-sela penyampaian poin-point tersebut. Hal ini akan memudahkan dan memberi waktu bagi audiens untuk mencerna apa yang kita sampaikan.

Jika kamu adalah orang yang berbicara dengan cepat, terapkanlah beberapa cara untuk mengontrol kecepatan berbicara ini (https://jasapresentasi.com/terapkan-5-cara-ini-untuk-mengontrol-kecepatan-berbicara-ketika-presentasi/).

3. Jangan Membaca Slide

Membaca slide, adalah kesalahan dalam presentasi yang sering dilakukan oleh banyak orang. Kesalahan ini perlu dihindari agar presentasi yang kita lakukan berjalan dengan efektif, terutama ketika melakukan presentasi secara online. Selain itu, slide yang berisi banyak kata (slide yang wordy) akan mendistraksi perhatian audiens. Oleh karena itu, pastikan slide presentasi yang kita tampilan memiliki konten yang sederhana, misalnya hanya berisi poin-poin saja dengan tambahan grafik atau gambar yang mendukung pembahasan.

4. Gunakan Visual

Sebuah studi mengatakan bahwa otak manusia lebih mudah mengingat sesuatu dalam bentuk visual dibandingkan dalam bentuk lain. Oleh karena itu, usahakanlah untuk menggunakan slide yang menarik saat melakukan presentasi online. Slide yang menarik dapat membantu menarik perhatian audiens untuk fokus pada presentasi yang sedang kita sampaikan. Selain itu, audiens juga akan mengingat presentasi kita lebih lama.

5. Ulangi Pertanyaan Sebelum Menjawabnya

Saat melakukan presentasi online dengan banyak audiens, ulangilah pertanyaan mereka sebelum menjawabnya. Mengulang pertanyaan dapat membantu kita memastikan bahwa kita memahami apa yang ditanyakan oleh audiens. Selain itu, kita juga bisa memastikan bahwa semua audiens dapat mendengar pertanyaan tersebut.

6. Kenali Audiens

Mengenali audiens adalah salah satu hal sepele yang penting untuk kita lakukan sebelum menyusun materi presentasi dan akan membantu dalam membuat presentasi yang menarik . Selain itu, kita juga bisa menyesuaikan peralatan yang akan digunakan dalam presentasi online sesuai dengan audiens. Paling tidak, ketahui informasi tentang pekerjaan mereka, apa yang mereka harapkan dari presentasi online yang akan kita lakukan, dan topik apa yang paling menarik dan ingin mereka pelajari.

 

Banyak sekali kasus guru atau presenter yang diabaikan oleh siswa atau audiens-nya ketika melakukan presentasi online. Jangan sampai hal ini terjadi juga pada presentasi online-mu. Pastikan kamu mempelajari dan menerapkan beberapa tips di atas sebelum melakukan presentasi.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com