Posts

Lakukan 5 Langkah ini agar Komunikasi yang Kita Lakukan Efektif

Jasa Presentasi – Dunia yang bergerak semakin cepat dan serba digital membuat percakapan tatap muka menjadi kehilangan seninya, oleh karena itu kita perlu mengubah gaya komunikasi agar apa yang disampaikan dapat didengar dan dipahami. Kita memerlukan kerja keras, konsistensi, dan perencanaan yang baik untuk melakukannya. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan agar komunikasi menjadi lebih efisien dan dapat mempengaruhi audiens.

1. Menjadi Pendengar yang Aktif

Banyak orang yang ingin didengar, tetapi tidak mau mendengarkan. Padahal mendengar merupakan langkah pertama yang harus dilakukan untuk melakukan komunikasi yang efektif. Jadilah pendengar yang aktif, yaitu dengan mendengarkan apa yang orang lain atau lawan bicara katakan hingga selesai tanpa menginterupsi. Kosongkan pikiran-pikiran yang mengganggu dan tidak relevan dengan apa yang sedang dibahas. Lakukan juga kontak mata dengan lawan bicara, kemudian berikan respon setelah mereka telah selesai berbicara. Menjadi pendengar yang aktif akan menujukkan komitmen dalam diri dan menciptakan hubungan yang saling menghormati.

2. Berbicara dengan Ringkas

Lawan bicara atau audiens akan lebih mudah mengingat percakapan atau presentasi yang disampaikan dengan ringkas dan menarik. Kunci utama untuk dapat berbicara dengan ringkas, tetapi padat dan jelas adalah dengan mengetahui apa yang ingin disampaikan. Selain itu, gunakanlah kata “dan,” “jadi,” serta “tetapi,” hanya satu kali dalam sebuah kalimat. Berikan juga jeda sebelum kita melanjutkan untuk berbicara. Hal ini akan memberi waktu pada audiens untuk mencerna apa yang telah kita sampaikan. Terakhir, hindari penggunaan filler words, seperti “emmm,” “eeehhh,” dan lain-lain.

3. Hindari Berbicara dengan Cepat

Pergerakan dunia yang semakin cepat juga berpengaruh pada cara berbicara kita yang menjadi semakin cepat. Menyampaikan sesuatu dengan cepat dapat mempengaruhi cara audiens dalam memahami pesan yang ingin kita sampaikan. Selain itu, kita juga akan terlihat gugup dan terkesan kurang persiapan. Oleh karena itu, aturlah kecepatan berbicara menjadi lebih pelan. Pilihlah kata dengan hati-hati, berikan juga jeda antar satu pembahasan dengan pembahasan lain. Hal ini tidak hanya akan membantu kita mendapatkan lebih banyak waktu untuk berpikir, tetapi juga akan membantu audiens untuk mencerna apa yang kita sampaikan dengan lebih baik.

4. Gunakan Gerak dan Bahasa Tubuh dengan Tepat

Kita memerlukan bahasa tubuh yang kuat dan konsisten untuk membentuk kredibilitas, memperagakan emosi, serta terhubung dengan audiens. Selain itu, bahasa tubuh juga dapat membantu kita dalam menekankan poin kunci yang kita ingin agar audiens mengingatnya. Gunakan juga gerak tubuh untuk menunjukkan kepercayaan diri dengan menjaga postur tubuh tetap terbuka, pundak dan dada tegap, kepala terangkat, dan tangan yang santai. Hindari terlalu banyak melakukan gerakan, karena hal ini dapat mengganggu fokus audiens pada apa yang kita sampaikan.

5. Fokus

Aliran informasi yang mengalir deras membuat kita kewalahan dan mau tidak mau harus berpikir dengan cepat, akibatnya banyak informasi yang tidak bisa bertahan lama di pikiran kita. Kita perlu memiliki fokus ketika berbicara atau presentasi agar pesan yang ingin disampaikan dapat dipahami dan diingat oleh audiens. Batasi topik pada pembahasan-pembahasan tertentu. Ketahui apa yang menjadi kebutuhan informasi audiens. Berikan pertanyaan untuk memastikan bahwa audiens telah memahami dan menerima apa yang kita sampaikan.

 

Perkembangan teknologi dan pengaruhnya terhadap pergerakan dunia membuat perubahan pada cara kita berkomunikasi. Kecepatan informasi juga memaksa kita untuk berbicara dan berpikir dengan cepat, sehingga mempengaruhi komunikasi yang kita lakukan. Ikutilah beberapa langkah komunikasi efektif di atas sehingga kita tidak membuang waktu dengan melakukan komunikasi yang sia-sia.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Jawablah 7 Pertanyaan ini Sebelum Melakukan Presentasi

Jasa Presentasi – Kesuksesan dalam presentasi tidak akan bisa dicapai tanpa rasa percaya diri. Tanpa rasa percaya diri, kita tidak bisa menarik orang untuk membeli produk yang kita jual, kita tidak bisa meyakinkan investor untuk menanamkan modal pada bisnis yang sedang kita jalankan, dan lain-lain. Oleh karena itu, kita perlu memunculkan rasa percaya diri sebelum melakukan presentasi. Terdapat banyak cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Beberapa di antaranya adalah dengan menjawab tujuh pertanyaan berikut sebelum melakukan presentasi.

1. Apa yang kita ketahui tentang audiens?

Kita seringkali hanya fokus pada apa yang ingin kita sampaikan, bukan pada apa yang audiens ingin dapatkan dari presentasi yang kita lakukan. Kita tidak akan dapat menarik perhatian mereka jika hal ini terjadi, oleh karena itu, kenalilah audiens yang akan menghadiri presentasi kita. Cari tahu berapa persentase antara audiens wanita dan pria yang akan hadir, berapa rata-rata usia mereka, tingkat pendidikan mereka, dan seberapa besar pengetahuan mereka mengenai topik yang akan dibahas. Pastikan kita dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tesebut, sehingga kita dapat menyesuaikan gaya presentasi dan materi yang akan disampaikan.

2. Apakah konten yang akan kita sampaikan menarik?

Pertanyaan ini mungkin sulit untuk dijawab jika topik yang akan kita bahas adalah topik yang berat dan terkesan membosankan, seperti presentasi hasil penelitian yang berisi banyak data dan statistik. Padahal konten yang menarik akan membawa kita pada kesuksesan dalam presentasi. Oleh karena itu, meskipun konten yang akan kita sampaikan terkesan membosankan, carilah cara untuk menyajikannya dengan menarik. Misalnya dengan menambahkan cerita atau dukungan visual.

3. Apakah gerak tubuh yang kita gunakan sudah benar?

Menurut Albert Mehrabian, sebanyak 55% dari perasaan dan sikap kita digambarkan oleh komunikasi nonverbal. Oleh karena itu, kita perlu memperhatikan dan mengatur gerak tubuh atau body language ketika melakukan presentasi. Pastikan gerak tubuh yang kita lakukan tidak mendistraksi dan dapat mendukung penyampaian presentasi. Lakukan kontak mata juga dengan audiens, sehingga kita lebih terhubung dengan mereka. Jika kita belum terbiasa menggunakan gerak tubuh, lakukanlah latihan secara rutin dan rekam diri kita untuk memastikan bahwa gerak tubuh kita sudah benar dan sesuai.

4. Apakah visual presentasi yang kita tampilkan sudah cukup kuat?

Slide presentasi berfungsi untuk membantu kita untuk lebih mudah dalam melakukan presentasi. Selain itu, slide presentasi juga dapat membantu audiens untuk lebih mudah memahami apa yang disampaikan secara verbal. Oleh karena itu, pastikan slide yang kita sajikan memiliki tampilan yang menarik, tetapi tidak mendistraksi audiens. Atur jumlah slide secukupnya, usahakan tidak terlalu banyak. Hindari juga menyertakan terlalu banyak teks. Pastikan slide presentasi yang kita sajikan dapat membantu dan memudahkan kita dalam menyampaikan pesan kepada audiens,

5. Apakah pakaian yang kita pakai sudah tepat?

Pertanyaan ini mungkin tidak terlalu penting untuk ditanyakan ketika kita sedang mempersiapkan presentasi. Meskipun demikian, bagaimana cara kita berpakaian menjadi hal pertama yang akan dilihat oleh audiens ketika kita naik ke atas panggung. Pakaian dapat membangun kesan kita terhadap audiens. Oleh karena itu, kita perlu memilih pakaian dengan benar. Usahakan untuk tidak mengenakan pakaian yang terlalu ramai dan mendistraksi. Hindari terlalu banyak mengenakan aksesoris.

6. Apakah kita sudah mengenal ruangan yang akan dipakai dengan baik?

Ukuran, dekorasi, dan posisi podium yang akan digunakan sebagai tempat berlangsungnya presentasi dapat mempengaruhi pendekatan kita, bagaimana kita harus bergerak, berdiri, dan berpakaian ketika presentasi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kondisi ruangan yang akan kita gunakan agar presentasi yang kita lakukan bisa maksimal. Hubungi pihak yang bertanggung jawab pada tempat yang akan digunakan. Jika perlu, kita bisa mengunjungi tempat tersebut sehari atau beberapa hari sebelum melakukan presentasi.

7. Apakah kita sudah benar-benar siap?

Banyak orang yang membuat kesalahan dengan tidak melakukan latihan. Padahal latihan dapat membantu untuk memastikan apakah kita sudah benar-benar siap untuk melakukan presentasi atau tidak. Selain itu, latihan juga dapat membantu kita untuk menjawab beberapa pertanyaan di atas. Lakukanlah latihan dengan merekam diri sendiri, sehingga kita bisa mengetahui apakah intonasi, gerak tubuh, ekspresi, dan bahasa yang digunakan sudah tepat. Selain itu, kita juga bisa mengetahui apakah durasi presentasi kita sudah sesuai dengan yang ditentukan.

 

Kesiapan menjadi salah satu faktor yang dapat memunculkan rasa percaya diri sebelum presentasi, oleh karena itu, pastikan kita sudah melakukan persiapan dan latihan dengan baik. Kita bisa memastikan apakah persiapan yang dilakukan sudah baik atau beleum dengan menjawab beberapa pertanyaan di atas.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

12 Tips Ini akan Membantumu Melakukan Presentasi dengan Baik (Part 3)

Jasa Presentasi – Mengetahui bagaimana menyajikan informasi dengan cara yang dapat mempengaruhi orang lain untuk beraksi bukanlah kemampuan bawaan atau keturunan, melainkan merupakan kemampuan yang dapat diasah dengan latihan secara terus menerus. Jadi, mereka yang takut pada public speaking adalah orang-orang yang sebenarnya dapat memiliki skill tersebut, namun belum terasah dan belum terbiasa. Berikut beberapa tips lanjutan yang bisa diterapkan untuk mengasah kemampuan presentasi kita.

9. Gunakan Visual

Sebuah gambar dapat menceritakan ribuan kata. Artinya, kita bisa memberikan penjelasan lebih dalam tentang suatu hal dengan bantuan visual. Begitu juga dalam presentasi. Kita diberi sebuah alat visual yang dinamakan slide. Gunakanlah tools ini dengan menyertakan gambar dan visual yang berkaitan dan mendukung topik yang sedang dijelaskan. Pastikan slide yang kita tampilkan tidak mendistraksi mendistraksi audiens. Gunakan slide hanya sebagai pendukung visual, bukan sebagai panduan dengan menyertakan banyak teks di dalamnya.

10. Hindari Menggunakan Filler Words

Kita kemungkinan besar akan mengatakan filler words ketika merasa gugup saat melakukan presentasi. Padahal filler words dapat menjadi distraksi bagi audiens dan mengancam kredibilitas kita sebagai sumber informasi dalam presentasi. Oleh karena itu, kita perlu menghilangkannya. Lakukanlah latihan, tidak hanya ketika sedang melakukan presentasi, tetapi juga ketika sedang mengobrol dengan orang lain. Semakin kita terlatih, semakin kecil kemungkinan mereka muncul dalam situasi presentasi yang menegangkan dan membuat stress.

11. Jangan Membuat Alasan

Kita mungkin memiliki sedikit waktu untuk melakukan persiapan karena satu dan lain hal, dan terkadang hal ini berpengaruh pada penyampaian presentasi kita. Seringnya, beberapa dari kita akan mengakui hal tersebut dan memberikan banyak alasan, seperti sibuk, sakit, dan lain-lain. Hal ini tidak akan membuat audiens simpati, tetapi akan membuat mereka hilang respect kepada pembicara. Jika kita tidak dapat memberikan jawaban atas pertanyaan audiens, akuilah bahwa kita belum mengetahuinya dan akan mencari tahu untuk kemudian memberikan jawabannya nanti.

12. Tutup Presentasi dengan Pesan yang Kuat

Presentasi yang berhasil adalah presentasi yang masih diingat bahkan setelah audiens meninggalkan tempat presentasi. Jika kita telah melakukan pembukaan dan penyampaian yang menarik, pastikan kita juga menutupnya dengan memberikan kesan dan pesan yang kuat. Pertahankan rasa percaya diri sampai akhir dan tutup presentasi dengan cara yang menarik, misalnya dengan memberikan quote, cerita singkat, atau hal menarik lainnya.

 

Kita yang takut dan kurang percaya diri saat melakukan presentasi bukanlah orang yang tidak memiliki kemampuan public speaking, melainkan orang yang memiliki kemampuan tersebut namun belum terasah. Lakukan beberapa tips di atas dan 8 tips lainnya yang telah dijelaskan pada part 1 dan part 2. agar ketakutan pada presentasi dapat diatasi dan pekerjaan profesional kita dapat berjalan dengan lancar.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

12 Tips Ini akan Membantumu Melakukan Presentasi dengan Baik (Part 2)

Jasa Presentasi – Banyak orang mengalami kesulitan dan merasa takut ketika harus melakukan presentasi. Padahal presentasi meruapakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh mereka yang bekerja di bidang profesioanl. Salah satu alasan mengapa banyak orang takut saat harus presentasi adalah rasa tidak percaya diri dan kurang pengalaman, dan hal ini harus diatasi. Caranya adalah dengan melakukan latihan secara terus menerus, karena presentasi adalah skill yang dapat diasah. Berikut beberapa tips yang dapat membantu kita melatih skill presentasi sehingga dapat melakukan presentasi dengan baik.

5. Lakukan Pembukaan dengan Menarik

Kemungkinan kita dapat menarik perhatian audiens bergantung pada 30 detik pertama dari presentasi yang kita lakukan, dan 30 detik pertama dari presentasi adalah pembukaan. Biasanya kita melakukan pembukaan dengan memperkenalkan diri dan memberitahu audiens tentang maksud dari presentasi yang akan kita lakukan, padahal seharusnya setiap orang yang datang sudah tahu mengapa mereka mengikutinya, oleh karena itu, lompati sesi perkenalan ini, dan sebagai gantinya, lakukan pembukaan presentasi dengan menyampaikan sebuah cerita. Mengapa cerita? Cerita dapat membantu audiens terhubung secara emosional dengan pembicara dan topik yang akan disampaikan. Lakukan selama 30 sampai 45 detik.

6. Tunjukkan Rasa Percaya Dirimu

Menunjukkan kepercayaan diri merupakan hal yang penting untuk dilakukan, karena akan mempengaruhi audiens dan membuat mereka percaya pada kredibilitas kita sebagai sumber informasi. Salah satu cara untuk dapat menunjukkan rasa percaya diri kita adalah dengan melakukan power pose. Berdirilah dengan tegap, posisikan kedua tangan di samping dengan nyaman, pundak tegap, dan kepala tidak menunduk. Gunakan juga tangan dan jari untuk menyampaikan gestur yang berkaitan dengan presentasi. Hindari menggunakan satu gerakan terlalu sering atau menggunakan gerakan yang dapat mendistraksi audiens.

7. Tinggalkan Segala Hal yang Tidak Berkaitan dengan Topik Presentasi

Kemungkinan kita memiliki waktu yang terbatas untuk melakukan presentasi, oleh karena itu, hindari untuk menyampaikan berbagai macam informasi yang tidak ada kaitannya dengan topik presentasi. Sampaikan informasi-informasi yang dapat mengantarkan kita untuk mencapai tujuan presentasi. Pastikan juga presentasi yang kita sampaikan sesuai dengan waktu yang telah diberikan. Jika kita mencoba untuk menyertakan banyak informasi, presentasi akan berjalan dengan terburu-buru dan biasanya akan melebihi waktu yang diberikan.

8. Pastikan Audiens Tahu Manfaat yang akan Mereka Dapatkan

Audiens sebenarnya tidak peduli dengan apa yang kita jual atau sampaikan, kecuali hal-hal yang akan membawa manfaat bagi mereka. Kita akan kehilangan perhatian mereka jika hanya menyampaikan apa yang menjadi tujuan kita, tanpa mempedulikan apa yang menjadi tujuan audiens datang ke presentasi yang kita lakukan. Oleh karena itu, pastikan kita mengetahui apa yang diinginkan dan menjadi tujuan audiens ketika mengikuti presentasi yang kita sampaikan, kemudian bantu audiens untuk mencapai tujuan mereka dengan memberikan informasi-informasi terkait.

 

Presentasi adalah skill penting yang harus dimiliki oleh seorang profesional. Presentasi dapat membantu kita membuat kesepakatan, mendapatkan klien, mendapat promosi, dan lain-lain. Meskipun demikian, banyak di antara kita yang takut dan kurang percaya diri saat harus melakukan presentasi, dan hal ini perlu di atasi. Terapkanlah beberapa tips di atas setiap kita melakukan presentasi.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

12 Tips Ini akan Membantumu Melakukan Presentasi dengan Baik (Part 1)

Jasa Presentasi – “Presentasi bukanlah kemampuan bawaan, melainkan kemampuan yang dapat dipelajari dan perlu dilatih secara terus menerus.”

Mengutip dari business.com (https://www.business.com/articles/tips-for-better-presentations/), menurut survey yang dilakukan oleh Harris Poll, sebanyak 70% pekerja Amerika percaya bahwa skill presentasi merupakan skill yang penting untuk mencapai kesuksesan secara profesional. Jika kita ingin membuat kesepakatan, melakukan penjualan, mendapat promosi atau ingin pembicaraan kita didengar oleh banyak orang, kita membutuhkan skill ini. Berikut beberapa tips yang bisa kita ikuti ketika akan melakukan presentasi.

1. Lakukan Perencanaan dengan Jelas

Rencana merupakan salah satu kunci kesuksesan dari segala hal, termasuk presentasi. Membuat outline dan menyusun konten dengan baik sangat penting dilakukan untuk memastikan penyampaian yang lancar dan sesuai dengan alur. Aturlah perpindahan konten secara natural dengan membuat alur yang mudah diikuti oleh audiens. Konten dan alur yang tersusun dengan baik juga akan memudahkan kita dalam penyampaian dan memastikan kita tidak kehilangan fokus.

2. Usir Rasa Gugup

Seorang pembicara yang paling berpengalaman sekalipun, pasti pernah mengalami rasa gugup sebelum naik ke atas panggung, apalagi bagi hampir separuh populasi dunia yang memiliki ketakutan pada public speaking. Hal ini perlu di atasi, salah satu caranya adalah melakukan olahraga, misalnya dengan lari atau berjalan di pagi hari sebelum melakukan presentasi. Olahraga dapat membantu menyebarkan endorfin sehingga akan membuat kita lebih santai dan merasa percaya diri.

3. Datang Lebih Awal

Salah satu hal yang dapat meningkatkan rasa percaya diri sebelum melakukan presentasi adalah dengan melakukan persiapan dengan matang. Termasuk mempersiapkan peralatan yang akan digunakan. Datanglah ke tempat presentasi akan berlangsung lebih awal. Lakukan pengecekan atau pengaturan pada peralatan dan tempat yang akan digunakan. Pastikan segalanya berjalan dengan lancar. Atur ruangan agar tidak hanya nyaman untuk kita tetapi juga untuk audiens.

4. Jangan Lupa untuk “Bernafas”

Detak jantung akan meningkat ketika kita merasa gugup dan grogi. Kita perlu mengatasinya dengan berkonsentasi dan menghirup nafas dalam-dalam. Hal ini tidak hanya akan membantu badan kita menjadi lebih santai serta membuat pikiran menjadi lebih fokus, tetapi juga dapat membantu ritme penyampaian yang lebih santai dan teratur. Berhentilah sejenak setelah beberapa saat, sehingga kita bisa mengatur kembali kalimat yang akan kita sampaikan selanjutnya.

 

Presentasi bukanlah skill bawaan, tetapi skill yang dapat dilatih. Terdapat banyak cara untuk melatih presentasi, beberapa di antaranya adalah cara-cara di atas. Terapkanlah tips-tips tersebut dan lakukanlah secara terus menerus.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Terapkan 5 Tips Ini Agar Rapat Onlinemu Berlangsung Efektif

Jasa Presentasi – Kehadiran pandemi di tengah-tengah kita membuat banyak kebiasaan berubah. Salah satu yang paling mencolok adalah cara berkomunikasi. Pergerakan sosial kita dibatasi setelah adanya pandemi ini, sehingga memaksa kita untuk mengubah komunikasi manual menjadi serba virtual. Begitu juga dalam kegiatan perusahaan, termasuk ketika rapat. Kini, banyak perusahaan yang melakukan rapat secara online, namun banyak juga yang merasa cara online ini kurang efektif. Perhatikan beberapa hal berikut ini agar rapat online yang akan kamu lakukan dapat berjalan secara efektif.

1. Buat Agenda yang Jelas

Rapat merupakan salah satu cara perusahaan untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dalam pekerjaan. Rapat juga memberikan kesempatan kepada tim untuk menyampaikan informasi dan strategi penting yang akan dijalankan oleh perusahaan. Meskipun demikian, banyak orang yang kurang menyukainya, karena agenda dan pembahasan yang kurang jelas dan tidak terarah. Oleh karena itu, pastikan kita telah membuat dan menyusun agenda dengan jelas sebelum melakukan rapat agar tidak banyak membuang waktu dan rapat dapat berjalan dengan efektif serta terarah.

2. Minta Semua Peserta Rapat untuk Menyalakan Kamera

Coleman mengatakan bahwa komunikasi lebih baik dilakukan secara face-to-face, bahkan ketika kita tidak bisa berada dalam satu ruangan yang sama. Komunikasi yang dilakukan secara tatap muka akan membantu kita lebih fokus pada apa yang sedang disampaikan oleh lawan bicara. Kita juga bisa memastikan bahwa lawan bicara fokus pada apa yang sedang kita sampaikan.

3. Lakukan dengan Menarik dan Penuh Perhatian

Tidak ada yang lebih membosankan dari mendengarkan seseorang yang berbicara secara terus menerus dengan pembahasan yang berputar-putar. Tidak seperti komunikasi yang dilakukan secara tatap muka, kita tidak dapat terhubung secara langsung ketika melakukan rapat online. Oleh karena itu, pastikan untuk melakukan penyampaian dengan menarik, sederhana, dan jelas. Pastikan juga untuk memperhatikan anggota rapat lainnya ketika mereka sedang berbicara sehingga kita dapat mengikuti pembahasan dengan baik, sehingga rapat dapat berjalan dengan efektif.

4. Eliminasi Gangguan

Biasanya kita melakukan rapat di ruangan khusus, namun tidak ketika melakukan rapat online. Tempat kita menjadi lebih fleksibel. Kita bisa melakukannya di rumah, di ruang tamu, kamar, atau di manapun dan dalam kondisi apapun. Padahal tidak semua orang memiliki kondisi sekitar yang tenang dan hal ini dapat menjadi distraksi ketika mengikuti rapat online. Oleh karena itu, kita perlu menghilangkan atau paling tidak meminimalisir distraksi, misalnya dengan mengunci ruangan yang kita gunakan, kemudian memberitahu anggota keluarga bahwa kita akan mengikuti rapat, serta matikan juga ponsel selama rapat online berlangsung.

5. Gunakan Fitur Engagement yang Disediakan oleh Software

Rapat online memiliki teknis yang lebih rumit dibandingkan rapat yang dilakukan secara tatap muka, misalnya ketika ingin membagikan file yang sedang dibahas dalam rapat. Solusinya adalah dengan menggunakan fitur engagement yang disediakan oleh software yang digunakan dalam rapat online untuk membagikan dokumen atau file. Kita juga bisa menggunakan fitur whiteboard untuk menjelaskan atau mencatat jika program/software yang kita gunakan memiliki fitur tersebut.

 

Sebanyak 15% waktu dari sebuah organisasi atau perusahaan dihabiskan untuk melakukan rapat. Waktu sebanyak ini sebenarnya bisa dikurangi untuk melakukan kegiatan produktif lainnya. Salah satu caranya adalah dengan melaksanakan rapat secara efektif yang dapat dilakukan dengan beberapa tips di atas.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Lakukan 5 Hal Ini Saat Mengikuti Webinar

Jasa Presentasi – Banyak orang yang mengeluhkan tentang efektifitas presentasi atau pengajaran yang dilakukan secara online. Hal ini bisa dikarenakan persiapan dari presenter yang kurang matang sehingga terjadi masalah teknis saat presentasi berlangsung, audiens yang kurang memahami etika dan adab ketika mengikuti presentasi online, atau memang penyajian materi presentasi yang kurang menarik.

Pada artikel yang lalu, Jasa Presentasi telah merangkum beberapa tips untuk presenter agar presentasi online mereka lebih produktif dan efektif. Pada banyak kesempatan, Jasa Presentasi juga telah membahas tips-tips menyajikan presentasi secara menarik. Oleh karena itu, kali ini Jasa Presentasi akan menjelaskan beberapa hal yang perlu dipatuhi oleh audiens agar waktu mereka tidak terbuang sia-sia ketika mengikuti presentasi online. Berikut beberapa hal yang perlu dipatuhi ketika mengikuti webinar atau presentasi online.

1. Muncul Tepat Waktu

Salah satu etika yang harus dilakukan ketika kita menghadiri sebuah acara adalah datang tepat waktu. Hal ini juga berlaku pada saat kita hadir pada tatap muka virtual, terlebih lagi jika acara yang kita hadiri secara online memiliki audiens yang besar. Usahakanlah untuk muncul atau bergabung secara tepat waktu. Selain merupakan etika, muncul tepat waktu juga akan mencegah kita dari ketertinggalan mengikuti beberapa materi yang mungkin sudah disampaikan.

2. Matikan Kamera dan Mic Selama Presentasi Berlangsung

Terdapat banyak distraksi yang muncul ketika mengikuti presentasi online, padahal kita memerlukan fokus yang lebih besar agar dapat mengikuti dengan baik. Agar tidak menjadi distraksi audiens lainnya, matikanlah kamera dan mic selama presentasi berlangsung dan biarkan layar serta mic pembicara saja yang aktif.

3. Tunggu Giliran

Saat mengikuti presentasi yang dilakukan secara tatap muka, kita bisa melihat secara langsung siapa yang mengangkat tangan untuk bertanya, namun saat webinar, presenter memerlukan lebih banyak waktu untuk mengetahui audiens yang ingin bertanya. Oleh karena itu, berikanlah tanda sesuai arahan dari presenter atau host, kemudian tunggu sampai dipersilahkan. Hindari mengaktifkan dan menyela pembicaraan sebelum dipersilahkan,

4. Bertanyalah dengan Ringkas

Kita memerlukan fokus lebih saat mengikuti presentasi online, oleh karena itu, pastikan juga ketika diberi kesempatan untuk bertanya, lakukanlah dengan jelas dan ringkat. Hindari membuang waktu dengan memberikan kalimat pengantar atau pendapat yang panjang dan bertele-tele. Jika ingin mengutarakan komentar sebelum bertanya, pastikan komentar tersebut berkaitan erat dengan materi yang sedang disampaikan dan dapat membantu memperjelas pemahaman audiens lain.

5. Jangan Menggunakan Kolom Percakapan (Chat Room) untuk Kepentingan Pribadi

Kolom percakapan memang diperuntukkan bagi kita untuk berbagi informasi atau bercakap-cakap dengan audiens presentasi online lainnya, namun bukan berarti kita bisa berbagi atau bercakap-cakap sesukanya. Usahakan untuk berbagi informasi atau bercakap-cakap sesuai tema presentasi yang sedang dibahas. Pastikan juga percakapan kita tidak mengganggu berjalannya presentasi.

 

Keberhasilan presentasi online tidak hanya ditentukan oleh presenter, tetapi juga memerlukan dukungan dan kerja sama audiens. Oleh karena itu, ketahuilah dan terapkan beberapa etika di atas agar presentasi yang kita ikuti dapat berjalan dengan lancar.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

6 Tips ini Akan Membuat Presentasi Online-mu Lebih Menyenangkan dan Produktif

Jasa Presentasi – Semenjak Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, semua kegiatan tatap muka menjadi berkurang dan digantikan dengan tatap muka secara virtual. Video call, video conferencing, webinar, dan lain-lain menjadi marak dilakukan. Proses belajar mengajar di sekolah dan rapat perusahaan juga digantikan secara virtual dengan video conferencing. Meskipun demikian, banyak orang yang mengeluhkan efektifitasnya. Akibatnya, banyak dari kita yang merasa membuang-buang waktu ketika harus melakukan presentasi secara online. Agar hal ini bisa diminimalisir, terapkanlah 7 tips berikut ini.

1. Lakukan Uji Coba dan Simulasi Terlebih Dahulu

Salah satu kendala yang banyak dijumpai ketika sedang melakukan video conferencing atau presentasi online adalah masalah teknis. Masalah teknis dapat terjadi karena banyak hal, misalnya karena koneksi internet yang kurang stabil, software yang error, alat yang kurang memadai, dan lain-lain. Oleh karena itu, lakukanlah uji coba terlebih dahulu pada alat yang akan kita gunakan ketika presentasi online, termasuk software yang akan digunakan, sehingga permasalahan teknis dapat diantisipasi, diminimalisir, dan ditangani dengan baik.

2. Jelaskan dengan Perlahan

Presentasi online tidak sama dengan presentasi tatap muka biasa, karena peralatan yang digunakan oleh audiens berbeda-beda. Oleh karena itu, ketika melakukan presentasi, pastikan apa yang kita sampaikan bisa diterima dengan lancar oleh audiens. Salah satu usaha yang bisa kita lakukan adalah dengan menyampaikannya secara perlahan dan tidak terlalu cepat. Berikan jeda setelah menyampaikan beberapa poin penting atau di sela-sela penyampaian poin-point tersebut. Hal ini akan memudahkan dan memberi waktu bagi audiens untuk mencerna apa yang kita sampaikan.

Jika kamu adalah orang yang berbicara dengan cepat, terapkanlah beberapa cara untuk mengontrol kecepatan berbicara ini (https://jasapresentasi.com/terapkan-5-cara-ini-untuk-mengontrol-kecepatan-berbicara-ketika-presentasi/).

3. Jangan Membaca Slide

Membaca slide, adalah kesalahan dalam presentasi yang sering dilakukan oleh banyak orang. Kesalahan ini perlu dihindari agar presentasi yang kita lakukan berjalan dengan efektif, terutama ketika melakukan presentasi secara online. Selain itu, slide yang berisi banyak kata (slide yang wordy) akan mendistraksi perhatian audiens. Oleh karena itu, pastikan slide presentasi yang kita tampilan memiliki konten yang sederhana, misalnya hanya berisi poin-poin saja dengan tambahan grafik atau gambar yang mendukung pembahasan.

4. Gunakan Visual

Sebuah studi mengatakan bahwa otak manusia lebih mudah mengingat sesuatu dalam bentuk visual dibandingkan dalam bentuk lain. Oleh karena itu, usahakanlah untuk menggunakan slide yang menarik saat melakukan presentasi online. Slide yang menarik dapat membantu menarik perhatian audiens untuk fokus pada presentasi yang sedang kita sampaikan. Selain itu, audiens juga akan mengingat presentasi kita lebih lama.

5. Ulangi Pertanyaan Sebelum Menjawabnya

Saat melakukan presentasi online dengan banyak audiens, ulangilah pertanyaan mereka sebelum menjawabnya. Mengulang pertanyaan dapat membantu kita memastikan bahwa kita memahami apa yang ditanyakan oleh audiens. Selain itu, kita juga bisa memastikan bahwa semua audiens dapat mendengar pertanyaan tersebut.

6. Kenali Audiens

Mengenali audiens adalah salah satu hal sepele yang penting untuk kita lakukan sebelum menyusun materi presentasi dan akan membantu dalam membuat presentasi yang menarik . Selain itu, kita juga bisa menyesuaikan peralatan yang akan digunakan dalam presentasi online sesuai dengan audiens. Paling tidak, ketahui informasi tentang pekerjaan mereka, apa yang mereka harapkan dari presentasi online yang akan kita lakukan, dan topik apa yang paling menarik dan ingin mereka pelajari.

 

Banyak sekali kasus guru atau presenter yang diabaikan oleh siswa atau audiens-nya ketika melakukan presentasi online. Jangan sampai hal ini terjadi juga pada presentasi online-mu. Pastikan kamu mempelajari dan menerapkan beberapa tips di atas sebelum melakukan presentasi.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

10 Alasan Mengapa Kita Perlu Memberikan Jeda ketika Presentasi (Part 2)

Jasa Presentasi – Tidak semua orang berani untuk berhenti sejenak saat presentasi. Banyak di antara kita kemudian mengisinya dengan filler words, seperti “ummm” dan “èèèhh.” Padahal tidak mengapa jika kita membiarkan ruangan hening beberapa saat. Memberikan jeda dan berhenti sejenak bisa membantu untuk menunjukkan kepada audiens bahwa kita percaya diri. Memberikan jeda juga membantu kita untuk menarik perhatian audiens, serta memberi waktu mereka untuk mencerna dan tertawa pada lelucon yang kita sampaikan. Selain itu, terdapat beberapa alasan lain mengapa kita perlu memberikan jeda atau berhenti sejenak ketika presentasi seperti yang dijelaskan di bawah ini.

6. Menambah Waktu untuk Berpikir sebelum Memberikan Respon

Terdapat dua alasan mengapa kita perlu memberikan jeda sebelum menjawab pertanyaan audiens. Pertama, dengan memberikan jeda, kita memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkan jawaban yang tepat, terlebih ketika kita menghadapi pertanyaan yang sulit dan ambigu. Kedua, jeda dapat membangun antisipasi dari audiens atas jawaban yang akan kita berikan.

7. Memberikan Fokus Lebih pada Kata-kata yang Sedang Disampaikan

Audiens tidak akan bisa mengingat setiap kata yang kita sampaikan dalam presentasi. Mereka hanya akan mengingat poin-poin penting dari topik yang kita sampaikan. Oleh karena itu, agar audiens mendapatkan dan memahami poin yang sedang kita jelaskan, sampaikanlah kalimat penting tersebut dengan memberikan jeda sebelum dan setelahnya. Cara ini akan membuat audiens fokus pada kalimat kunci tersebut.

8. Menggantikan Filler Words

Filler words adalah kata-kata yang tidak memiliki arti dan nilai. Contohnya seperti, “ummm” dan “èèèhh.” Filler words biasanya diucapkan sebagai tanda bahwa kita sedang berpikir dan kata-kata ini akan mengganggu fokus audiens jika terlalu banyak diucapkan. Jika hal ini terjadi, mereka tidak akan percaya dan tidak tertarik lagi untuk mendengarkan presentasi kita lebih jauh. Oleh karena itu, kita perlu menghilangkannya. Salah satu caranya adalah menggantinya dengan jeda. Jeda akan memberi kita waktu untuk berpikir sebelum melanjutkan presentasi.

9. Mendapatkan Perhatian Kembali

Hampir tidak mungkin bagi audiens untuk selalu mempertahankan perhatian mereka selama presentasi berlangsung. Oleh karena itu, kita perlu mendapatkan kembali perhatian mereka, dan berhenti sejenak adalah cara yang efektif untuk melakukan hal ini. Berhentilah sejenak sambil melihat ke arah mereka dengan senyum santai dan tidak mengatakan apapun. Audiens yang sedang tidak fokus pasti akan menghentikan kegiatan mereka dan kembali fokus pada presenter.

10. Mengundang Interaksi

Tidak seperti orasi, presentasi termasuk dalam komunikasi dua arah. Kita bisa membuat audiens untuk berbicara atau memberikan respon atas apa yang kita sampaikan. Setelah memberikan instruksi atau pertanyaan pada audiens, doronglah mereka untuk merespon, kemudian diamlah sejenak dan biarkan audiens memproses apa yang kita minta.

 

Berhenti sejenak ketika kita berdiri di hadapan audiens mungkin terdengar menakutkan, meskipun demikian hal ini mungkin adalah teknis presentasi yang harus kita kuasai. Kita bisa mendapatkan banyak hal dari memberikan jeda dalam presentasi, seperti perhatian audiens, lebih banyak waktu untuk berpikir, dan pemahaman audiens.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

10 Alasan Mengapa Kita Perlu Memberikan Jeda ketika Presentasi (Part 1)

“In public speaking, the occasional silence is actually a good thing.”

– George Torok (business.com)

 

Jasa Presentasi – Ada pepatah yang mengatakan bahwa diam adalah emas. Meskipun demikian, diam atau keheningan mungkin merupakan hal yang sangat dihindari oleh beberapa pembicara dalam presentasi. Mereka yang kurang berpengalaman akan merasa sangat tegang ketika ada jeda atau keheningan ketika presentasi sedang berlangsung. Padahal faktanya, memberikan jeda dengan diam sejenak memberikan banyak manfaat ketika kita sedang melakukan presentasi. Apa saja manfaatnya? Berikut adalah beberapa alasan mengapa kita perlu memberikan jeda saat presentasi.

1. Menunjukkan Kepercayaan Diri

Tidak semua orang berani untuk berhenti sejenak ketika presentasi. Beberapa merasa bahwa keheningan dalam presentasi adalah musuh karena akan membuat suasana menjadi canggung dan tegang. Hanya orang-orang dengan tingkat kepercayaan diri tinggi yang mampu dan berani untuk memberikan jeda dengan berhenti sejenak dalam presentasi.

2. Menarik Perhatian

Terdapat banyak hal yang dapat dilakukan untuk menarik perhatian audiens, salah satunya adalah dengan berhenti sejenak saat presentasi. Cara ini bisa kita lakukan mulai dari awal ketika kita naik ke atas panggung. Saat tiba di atas panggung, diamlah untuk beberapa detik dan jangan mengatakan apapun. Hal ini mungkin akan menjadi pembukaan yang powerful. Kita mungkin akan merasa kurang nyaman ketika pertama kali melakukannya, namun cara ini sangat layak untuk dikuasai.

3. Membangun Antisipasi

Antisipasi dapat memperbesar daya ingat kita akan sebuah pesan. Contohnya saat di acara penghargaan, penonton pasti akan memiliki antisipasi yang besar ketika pembawa acara mengatakan “pemenangnya adalah….” Kalimat ini pasti diikuti dengan jeda sebelum sang pembawa acara menyebutkan pemenangnya. Hal ini juga bisa kita terapkan dalam presentasi.

4. Memberikan Waktu untuk Audiens Berpikir

Percuma saja kita menyampaikan topik yang powerful jika audiens tidak bisa memahaminya. Apalagi jika materi yang kita sampaikan sangat padat. Oleh karena itu, berilah jeda dengan diam sejenak setelah menjelaskan sebuah poin penting. Hal ini akan memberikan waktu bagi audiens untuk berpikir dan mencerna apa yang telah kita sampaikan.

5. Memberikan Waktu untuk Tertawa

Poin ini hampir sama dengan poin sebelumnya. Intinya, kita perlu memberikan jeda setelah menyampaikan lelucon, sebab audiens buth waktu untuk memahami, mencerna, kemudian tertawa. Cara ini telah dilakukan oleh para komedian sukses. Mereka menuggu audiens untuk selesai tertawa sebelum melanjukan. Pastikan kita memberikan audiens waktu yang cukup untuk tertawa, sebab jika tidak, kita justru akan membunuh tawa mereka dan membuat lelucon kita sia-sia.

 

Keadaan sunyi ketika presentasi memang akan terkesan canggung dan tegang, terutama bagi presenter yang kurang berpengalaman. Meskipun demikian, memberikan jeda dengan berhenti sejenak dapat mengantarkan kita pada presentasi yang sukses, menarik dan diingat oleh audiens.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com