Posts

Begini Cara Membuka Presentasi Supaya Mengesankan (Part 2)

Begini Cara Membuka Presentasi Supaya Mengesankan (Part 2)

Begini Cara Membuka Presentasi Supaya Mengesankan (Part 2)

Jasa Presentasi – Membuka presentasi dapat mempengaruhi keputusan audiens, apakah akan melanjutkan untuk memperhatikan presentasi atau tidak. Oleh karena itu, agar audiens tertarik untuk mendengarkan presentasi, bukalah presentasi dengan hal yang menarik. Bagaimana caranya? Berikut ini disajikan beberapa cara yang dapat digunakan untuk membuka presentasi supaya mengesankan.

  1. Pernyataan Provokatif

“Buat apa jadi pengusaha kalau jadi karyawan saja sudah bisa kaya?”

Salah satu hal yang dapat menarik perhatian audiens adalah pernyataan provokatif. Pernyataan provokatif, secara tidak sadar, akan membangunkan emosi audiens dan membuatnya penasaran dengan apa yang akan dikatakan oleh presenter selanjutnya.

  1. Membangkitkan Rasa Penasaran

“Beberapa waktu lalu saya membuat kesalahan besar yang membuat bisnis dan hidup saya hancur.”

Cara lain untuk menarik perhatian audiens adalah dengan membuat audiens penasaran. Berikan pernyataan yang membangun ketegangan, sehingga audiens akan bertanya-tanya dan menunggu pernyataan presenter berikutnya.

  1. Buat Audiens Kaget

“Anda semua akan menjadi pengusaha sukses setelah mendengarkan presentasi ini.”

Cara ini berlawanan dengan dua cara sebelumnya. Berikan pernyataan yang berlawanan dengan nalar atau pola pikir biasa. Hal ini bertentangan dengan anggapan umum dan akan membuat audiens kaget karena pernyataan yang dianggap mustahil. Contoh di atas akan membuat audiens bertanya, “Masa iya?” dan secara tidak sadar, audiens akan tertarik dengan pembahasan yang akan disampaikan.

  1. Tunjukkan hal yang sebenarnya

“Saya sebenarnya adalah orang yang sangat pemalu dan tidak berpendidikan tinggi. Saya menjadi seperti sekarang ini karena …”

Cara lainnya untuk menarik audiens ke dalam dunia presenter adalah dengan menceritakan pengalaman atau kisah pribadi. Hal ini tidak mudah, namun jika dilakukan dengan baik akan membuat audiens tertarik pada topik yang akan dibahas. Selain itu, cerita pribadi juga dapat membangun hubungan emosional antara presenter dan audiens.

  1. Memulai dengan Visual yang Menarik

Memulai presentasi dengan menampilkan video atau gambar akan membuat audiens penasaran dan tertarik dengan apa yang akan disampaikan presenter dalam presentasinya. Sertakan video atau gambar yang sesuai dan relevan dengan topik dalam deck presentasi, sehingga selain membuat audiens tertarik, audiens juga akan lebih memahami apa yang akan disampaikan dalam presentasi.

  1. Gunakan keheningan

Cara efektif lainnya yang dapat digunakan untuk menarik perhatian audiens dalam presentasi adalah dengan memanfaatkan keheningan untuk mengendalikan ruangan (audiens). Cara ini cukup efektif, jika dilakukan dengan benar, untuk mengalihkan semua perhatian audiens pada presenter dan membuat audiens penasaran dan tertarik dengan apa yang selanjutnya akan disampaikan dalam presentasi.

  1. Memulainya dengan bantuan properti

Mengingat pandangan manusia lebih mudah tertarik oleh gerak dan visual, cara lain untuk membuka presentasi dengan menarik adalah dengan menggunakan properti atau perlengkapan yang ada maupun yang sengaja dipersiapkan. Hal ini tidak hanya menambah efek dramatis, tetapi juga akan mengalihkan dan mempertahankan perhatian audiens pada podium presentasi.

  1. Gunakan kata “bayangkan”

“Bayangkan jika Anda sedang dalam pesawat yang mengalami turbulence. Pikirkan bagaimana Anda akan menghadapi situasi ini?”

Terkadang membimbing (mendorong) audiens untuk menggunakan imajinasi mereka adalah cara yang tepat agar presenter mudah dalam menyampaikan pesan kepada audiens dalam presentasi. Gunakan kata “coba bayangkan,” “coba pikirkan jika,” atau “coba gambarkan ini pada pikiran kalian.”


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Begini Loh, Cara Membangun Percakapan Dengan Mudah

Begini Loh, Cara Membangun Percakapan Dengan Mudah

Begini Loh, Cara Membangun Percakapan Dengan Mudah

Jasa Presentasi – Pernahkah kalian berkenalan dengan seseorang di tempat-tempat umum? Setelah berkenalan, apa yang kalian bicarakan?

Beberapa orang mungkin bingung untuk memulai percakapan dengan orang yang baru dikenalnya. Bahkan beberapa ada yang memilih untuk tidak memulainya sama sekali. Namun melakukan percakapan ringan dapat mengubah hidup seseorang dan menambah koneksi. Bagaimana melakukan percakapan dengan orang yang baru dikenal dan bagaimana cara mempertahankan percakapan tersebut? Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan.

  1. Tunjukkan Ketertarikan

Salah satu cara untuk membuat percakapan berlanjut adalah dengan menunjukkan ketertarikan pada apa yang dikatakan oleh lawan bicara. Ketertarikan dapat ditunjukkan dengan memberikan timbal balik pada hal yang disampaikan lawan bicara, misalnya dengan menyetujuinya atau memberikan tanggapan lain. Selain itu, menunjukkan ketertarikan juga merupakan cara untuk menghormati lawan bicara. Hal ini akan membuat lawan bicara untuk membagikan lebih banyak informasi tentang dirinya atau tentang suatu topik.

  1. Hindari mengajukan “yes/no question”

Pertanyaan yang hanya membutuhkan jawaban ya/tidak akan membuat percakapan terhenti. Jadi, berikanlah pertanyaan dengan jawaban yang memerlukan penjelasan, sehingga topik percakapan akan lebih banyak dan berkembang.

  1. Biarkan lawan bicaramu mengajarimu

Jika terdapat topik yang belum dipahami, jujurlah pada lawan bicara, karena kemungkinan besar mereka akan menjelaskan atau mengajarkannya. Atau dapat meminta secara langsung kepada lawan bicara untuk menjelaskannya. Hal ini akan mendorong lawan bicara untuk berbicara lebih banyak lagi.

  1. Bacalah berita

Membaca berita dapat menambah wawasan, sehingga ketika percakapan tiba-tiba terhenti masih ada topik yang bisa dibicarakan.

  1. Berkatalah dengan Jujur

Beberapa orang mungkin malu untuk mengakui kebenaran dalam hidup mereka. Namun dengan berkata jujur dan konsisten akan membuat lawan bicara merasa nyaman dan hal ini akan membuat percakapan berlanjut.

  1. Tirulah pembicara yang baik

Pelajari cara-cara yang dilakukan public speaker, misalnya dengan menonton acara komedi, menonton talkshow, atau mendengarkannya secara langsung. Atau dapat juga mengikuti alur yang dilakukan oleh lawan bicara dengan mengingat jenis pertanyaan yang mereka tanyakan serta bagaimana mereka menanggapi jawaban dari lawan bicaranya.

  1. Buat Lawan Bicaramu Percaya Diri

Beberapa orang pasti akan merasa canggung dan malu ketika memulai percakapan dengan orang yang baru dikenalnya. Untuk menumbuhkan kepercayaan diri lawan bicara ketika melakukan percakapan, berikanlah pujian untuk mendapatkan dan mempertahankan perhatian mereka.

  1. Tanyakan Kegiatan Lawan Bicara

Membahas tentang kegiatan yang dilakukan masing-masing dapat menjadi topik percakapan yang luas, sehingga percakapan dapat terus berlanjut.

  1. Ketahuilah Bahwa Lawan Bicara Juga Merasa Canggung

Perasaan canggung pasti dirasakan oleh semua orang ketika pertama kali bercakap-cakap dengan orang yang baru mereka kenal. Ketahuilah bahwa tidak hanya kita yang merasa canggung, lawan bicara kita juga pasti merasakannya, dan perasaan tersebut sangatlah wajar, jadi berusahalah untuk mencairkan suasana sehingga percakapan dapat mengalir dan terus berlanjut.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

6 Cara Ampuh Membangun Kesan Positif

6 Cara Ampuh Membuat Kesan Positif

6 Cara Ampuh Membuat Kesan Positif

Jasa Presentasi – Kesan merupakan hal yang akan selalu diingat oleh seseorang mengenai orang lain atau dapat disebut sebagai anggapan terhadap orang lain. Untuk membuat kesan yang baik dan mendalam saat melakukan presentasi, gunakan beberapa cara berikut ini.

  1. Tampilan Luar yang Menarik

Hal pertama yang terlihat pada diri seseorang adalah penampilan fisik. Kesan pertama seseorang akan dilihat dari penampilan fisiknya. Oleh karena itu, pilihlah pakaian yang sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan. Tampillah dengan rapi ketika harus berpresentasi di depan publik yang belum dikenal sebelumnya.

  1. Pilih Kata dengan Bijak

Setelah menilai kesan pertama dengan penampilan, jika terjadi interaksi verbal, orang akan menilai dari tutur kata. Maka gunakan bahasa dan kata yang baik sehingga kesan yang ditinggalkan juga akan baik. Begitu juga dalam presentasi, meskipun disarankan untuk menggunakan bahasa percakapan agar mudah dipahami, kata atau istilah yang digunakan harus tepat atau sesuai.

  1. Nada Bicara itu Penting!

Intonasi suara juga penting untuk diperhatikan tidak terkecuali dalam presentasi. Menggunakan intonasi yang berbeda-beda dengan menyesuaikan konten yang dibahas akan membuat audiens fokus dan tertarik pada presentasi yang disampaikan. Latihlah intonasi suara dengan mendeengarkan suara sendiri, sehingga akan terbiasa dan tidak canggung.

  1. Perhatikan Bahasa Tubuh

Komunikasi non-verbal adalah proses penyampaian pesan tanpa menggunakan kata-kata. Salah satu contoh komunikasi non-verbal adalah body language. Menggunakan body language saat menyampaikan sesuatu akan menambahkan nyawa dalam kata-kata yang disampaikan. Gunakan gerakan yang positif dan mendukung kata yang disampaikan. Hindari melakukan gerakan yang berlebihan. Hindari atau hilangkan gerakan yang negatif dan tidak sesuai serta sia-sia yang mungkin sudah menjadi kebiasaan. Selain body language, ekspresi wajah juga merupakan komunikasi non-verbal yang perlu diperhatikan. Gunakan ekspresi wajah yang menyenangkan karena akan memberikan kesan yang baik dan akan membawa suasana.

  1. Sapa dengan Menyebut “Nama”

Sebanyak 36% pelanggan potensial lebih mungkin untuk merespon jika disapa langsung dengan nama mereka, karena mereka akan merasa dipentingkan dan diperhatikan. Hal ini tentu akan membuat kesan yang baik di mata mereka.

  1. Mendengar = Mengapresiasi

Berbicara merupakan tugas utama seorang presenter atau public speaker. Namun pembicaraan mereka tidak akan berkesan jika yang mereka lakukan hanya berbicara tanpa mau mendengarkan orang lain. Jadi hargai juga pendapat orang lain dengan mendengarkan apa yang mereka sampaikan.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

10 Tips untuk Menjadi Public Speaker yang Hebat

10 Tips untuk Menjadi Public Speaker yang Hebat

10 Tips untuk Menjadi Public Speaker yang Hebat

Jasa Presentasi – Presentasi tidak bisa dipisahkan dari public speaking. Public Speaking atau berbicara di depan orang banyak adalah salah satu komunikasi yang menggunakan lisan sebagai medianya dengan output berupa pidato, ceramah, presentasi, dan lain-lain.

  1. Pahami Materi yang akan Disampaikan

Pilihlah sebuah topik yang diminati dan pahami lebih dalam tentang topik yang akan dibahas. Sertakan humor, cerita atau pengalaman pribadi, dan gunakan bahasa yang biasa digunakan sehari-hari. Cara ini dapat digunakan agar tidak lupa dengan apa yang akan disampaikan.

  1. Berlatih, Berlatih, dan Berlatih

Peribahasa practice makes perfect dapat dijadikan acuan untuk menjadi public speaker yang baik. Cobalah berlatih dengan peralatan yang akan digunakan, misalnya mic dan slide presentasi. Gunakan teknik pausing & breathing untuk mengatur pernapasan dan mengurangi grogi.

  1. Kenali Audiens

Sapa beberapa audiens secara pribadi untuk lebih mengenal audiens yang akan menjadi target public speaking. Hal ini dilakukan karena lebih mudah untuk berbicara di depan beberapa teman  atau orang yang sudah dikenal dibandingkan di depan orang asing.

  1. Kenali Ruangan yang akan Digunakan

Datang lebih awal dan cobalah berjalan di sekitar area yang akan digunakan. Berlatih menggunakan mic dan beberapa peralatan visual untuk membiasakan diri.

  1. Relaks

Santai akan memberikan lebih banyak waktu dan mengurangi kegugupan. Berhenti sejenak, tersenyum, dan berhitung sampai tiga sebelum memulai berbicara agar santai, karena gugup akan membuatmu melupakan beberapa materi yang sudah disiapkan.

  1. Bayangkan Diri Sendiri Sedang Berbicara di Depan Publik

Bayangkan diri sendiri sedang berbicara di depan publik dengan suara yang keras, jelas dan penuh percaya diri. Kemudian bayangkan audiens bertepuk tangan ketika selesai berbicara.

  1. Sadari bahwa Orang-orang Menginginkanmu untuk Sukses

Ketika datang untuk mendengarkan sebuah presentasi, audiens akan berharap bahwa speaker atau presenter akan menyampaikan materinya dengan menarik, membangkitkan semangat, informatif dan menghibur. Sadarilah bahwa harapan audiens adalah dukungan agar public speaking berhasil.

  1. Jangan Meminta Maaf untuk Apapun

Audiens mungkin tidak pernah tahu bahwa kamu grogi. Jadi, percaya diri sangat diperlukan untuk menjadi public speaker yang hebat. Meminta maaf adalah salah satu hal yang menandakan bahwa seseorang melakukan kesalahan. Oleh karena itu, hindari meminta maaf jika tidak melakukan kesalahan fatal.

  1. Berkonsentrasilah pada pesan – bukan pada sarana

Alihkan perhatian dari kecemasan dan fokus untuk menyampaikan pesan pada audiens. Karena jika kecemasan menguasai, konsentrasi untuk menyampaikan pesan menjadi hilang.

  1. Tambah pengalaman

Pengalaman akan membangun kepercayaan diri yang mana merupakan kunci dari public speaking.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

8 Hal Yang Dilakukan Presenter Hebat dalam Presentasi

8 Hal Yang Dilakukan Presenter Hebat dalam Presentasi

8 Hal Yang Dilakukan Presenter Hebat dalam Presentasi

Jasa Presentasi – Presenter yang keren adalah presenter yang melakukan hal-hal berikut ini :

  1. Datang lebih awal

Datang lebih awal ke tempat presentasi bertujuan untuk mengenal ruang presentasi dan menyiapkan serta mengatur alat-alat (tools) yang akan digunakan dalam presentasi, seperti LCD, mic dan laptop atau komputer agar lebih tertata dan siap digunakan saat presentasi dimulai.

  1. Membuka presentasi dengan mengesankan

Kesan pertama sangatlah penting, begitu juga dalam menyampaikan presentasi. Jalannya presentasi berikutnya ditentukan oleh kesan pertama yang ditunjukkan. Oleh karena itu, bukalah presentasi dengan mengesankan misalnya dengan pertanyaan yang menjadi inti presentasi, cerita inspiratif, data/fakta yang mengejutkan, quote dari tokoh-tokoh terkenal, atau humor yang cerdas.

  1. Hafal alur presentasi

Menyiapkan bahan presentasi merupakan hal terpenting yang harus dilakukan sebelum presentasi. Usahakan menyiapkan bahan presentasi tanpa terburu-buru, maksimal 1 hari sebelum presentasi dilaksanakan. Bahan presentasi yang disiapkan secara matang akan menambah kepercayaan diri presenter dalam menyampaikan materi karena alur presentasinya jelas. Namun jika menyiapkan secara terburu-buru akan membuat presenter tidak menguasai materi

  1. Manfaatkan Media Presentasi secara Optimal

Gunakan slide pointer atau laser pointer, kertas, flipchart, atau media lainnya yang dapat mendemontrasikan paparan secara lebih baik.

  1. Kenal dengan Audiens

Mengenal audiens dapat membantu untuk mengatur bahasa dan cara penyampaian presentasi. Sesuaikan bahasa dan cara penyampaian dengan audiens yang menjadi target presentasi. Misalnya, jika audiens adalah mahasiswa yang mayoritas berusia 20an, gunakan bahasa yang tidak terlalu formal dan bawakan presentasi dengan tren yang sedang mereka sukai. Namun jika presentasi dibawakan dalam urusan bisnis yang serius, presenter tidak disarankan untuk menyertakan banyak humor.

  1. Berinteraksi dengan Audiens

Meja, kursi, mimbar, atau podium yang digunakan dalam presentasi merupakan “barrier” antara presenter dengan audiens. Jika presentasi yang disampaikan ingin berdampak dan diingat, menjauhlah dari barrier tersebut dan berinteraksilah dengan audiens melalui gerak tangan, kaki, dan ekspresi wajah.

  1. Gunakan waktu secara efisien

Menyampaikan presentasi harus dilakukan secara efisien, karena presentasi yang telalu panjang akan membuat audiens jenuh, apalagi jika materi presentasi belum selesai disampaikan. Perhitungkan waktu presentasi dengan menyeimbangkan jumlah slide dan materi yang akan disampaikan.

  1. Penutupan yang Amazing

Seringkali presenter hanya melakukan closing dengan kata “terima kasih atas perhatiannya”. Tidak salah memang, namun akan lebih baik jika closing presentasi dilakukan dengan kalimat yang berkesan. Misalnya dengan memberikan kata-kata mutiara atau kalimat penyemangat agar audiens tetap menjaga konsistensi setelah presentasi berakhir.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com