Posts

Persiapan Presentasi – Membuat Checklist

Persiapan Presentasi – Membuat Checklist

Persiapan Presentasi – Membuat Checklist

By failing to prepare, you are preparing to fail” – Benjamin Franklin

Quote di atas menggambarkan betapa pentingnya melakukan persiapan. Begitu juga ketika akan melakukan presentasi. Presenter perlu melakukan persiapan yang matang agar presentasi dapat berjalan dengan lancar dan meraih kesuksesan.

Terdapat sebuah cara untuk melakukan persiapan dalam presentasi dari sketchbubble, yaitu dengan membuat checklist dan berfokus pada poin penting yang akan disampaikan. Berikut beberapa pertanyaan yang dapat digunakan untuk membuat checklist dalam mempersiapkan presentasi.

  • Apa tujuan presentasi?

Setiap presentasi pasti memiliki tujuan, entah itu untuk memberikan informasi, membujuk atau meyakinkan. Buatlah tujuan yang lebih spesifik, misalnya untuk membuat audiens memahami dan mengingat konten. Tuliskan dalam bentuk daftar, kemudian tuliskan juga cara untuk mencapai tujuan tersebut, misalnya ketika presenter menginginkan audiens untuk memahami dan mengingat konten, presenter dapat melakukannya dengan mengulang kata kunci.

  • Seberapa jauh penguasaan presenter terhadap topik?

Presenter perlu mengetahui seberapa jauh dirinya menguasai topik presentasi, Untuk itu, presenter perlu membuat daftar yang berisi tentang konten yang akan disampaikan atau yang berkaitan dengan topik. Buat outline mengenai konten yang akan disampaikan. Setelah itu, berikan tanda untuk konten yang telah dikuasai, agar jelas mana yang harus dipelajari lebih lanjut dan mana yang hanya perlu diulangi.

  • Siapa audiensnya? Metode apa yang tepat untuk digunakan?

Sebelum melakukan presentasi, presenter harus mengetahui siapa audiensnya, karena hal ini akan menentukan dan menjadi pertimbangan mengenai cara dan metode yang tepat untuk menyampaikan presentasi. Setelah mengetahui siapa audiens presentasi, buatlah daftar mengenai cara atau metode serta media yang akan digunakan untuk menjelaskan. Misalnya, ketika presenter akan melakukan presentasi di hadapan audiens mahasiswa berusia rata-rata 20 tahun, presenter dapat menggunakan metode bercerita, memberikan contoh, menyertakan humor, video, atau properti.

  • Seberapa jauh audiens mengetahui tentang topik dan apa yang ingin mereka ketahui?

Setelah mengetahui siapa audiens (minimal pekerjaan, usia, dan pendidikan) presentasi, presenter pasti akan menemukan atau mengetahui kapasitas pengetahuan audiens mengenai topik yang akan dipresentasikan. Manfaatkan daftar yang telah dibuat ketika membuat outline, kemudian tandai konten yang kira-kira sudah diketahui audiens. Untuk konten yang tidak tertandai, pikirkanlah cara yang efektif untuk menyampaikannya sehingga audiens akan lebih mudah memahami dan mengingatnya. Selain itu, ketahui juga konten (yang berkaitan dengan topik) yang ingin diketahui audiens. Jika perlu, tambahkan dalam presentasi, kemudian susun ulang outline. Namun jika hal ini dirasa tidak terlalu penting, maka tidak perlu disertakan dalam presentasi.

  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyampaikan presentasi?

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam presentasi adalah waktu Setelah mengetahui topik dan konten apa saja yang akan disampaikan dalam presentasi, ketahui juga berapa lama waktu yang diberikan, kemudian alokasikan waktu pada konten yang sudah dibuat outline. Usahakan untuk tidak melebihi waktu dalam menyampaikan presentasi. Alokasikan waktu untuk setiap konten dengan tepat.

  • Apa yang perlu disertakan dalam presentasi – data, fakta, tokoh, cerita, atau anekdot?

Buatlah daftar mengenai hal-hal yang akan disertakan dalam presentasi, selain konten, seperti data, fakta, figur, cerita, atau properti. Pastikan hal yang disertakan tersebut relevan dan mendukung konten serta penjelasan. Kemudian latihlah penyampaian hal-hal ini agar tidak canggung. Hindari untuk menambahkan hal-hal tersebut tepat sebelum melakukan presentasi, karena dapat membuat bingung presenter, sehingga tidak mudah dipahami audiens.

  • Apakah membutuhkan visual dan visual yang seperti apa yang akan disertakan?

Presentasi tanpa visual akan terasa hambar. Oleh karena itu, sertakan juga visual yang menarik dan mendukung presentasi. Buat daftar mengenai bentuk visual apa saja yang akan disertakan, apakah berupa gambar, video, atau keduanya. Hal ini dilakukan agar presenter mudah dalam mempelajarinya.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk memudahkan dalam membuat daftar (list) atau checklist. Dengan membuat checklist diharapkan presenter lebih mudah mempelajari dan berlatih.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Kata yang Tepat Untuk Presentasi Hebat

Kata yang Tepat Untuk Presentasi Hebat

Kata yang Tepat Untuk Presentasi Hebat

  • Jargon yang tepat

Jasa Presentasi – Jargon adalah istilah khusus yang digunakan dalam bidang tertentu. Jargon biasanya hanya dipahami oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang tersebut. Ketika akan melakukan presentasi, perhatikanlah penggunaan jargon, jangan sampai menyampaikan jargon pada audiens yang tidak tepat. Sebenarnya bisa saja menyampaikan jargon bidang tertentu kepada audiens yang awam, tetapi hal ini akan membuang waktu karena presenter harus menjelaskan artinya. Ketika sedang mempersiapkan materi, tanyakan pada diri sendiri apakah audiens akan memahaminya. Jika tidak, hilangkan istilah tersebut dan ganti dengan istilah atau penjelasan yang lebih mudah dipahami.

  • Kata klise yang tidak general

Klise merupakan kata-kata yang biasa digunakan untuk menjelaskan dengan menggunakan analogi atau hiperbola. Sifatnya peyoratif, namun tidak selalu salah atau keliru, klise bisa jadi sebuah fakta. Menggunakan klise dalam presentasi bukanlah hal yang salah, tetapi klise yang akan disertakan haruslah menggunakan analogi yang tepat dan dapat dibayangkan serta dipahami audiens. Hindari menggunakan kata klise yang sudah terlalu sering digunakan, karena dapat menghilangkan makna yang sebenarnya. Misalnya ketika ingin mengenalkan seorang tokoh terkenal, presenter akan mengatakan bahwa tokoh ini tidak perlu diperkenalkan lagi, padahal hal ini belum tentu benar karena mungkin saja audiens ada yang belum mengenalnya. Oleh karena itu, hindari menggunakan kata ini atau jika ingin menggunakannya, pilihlah analogi atau hiperbola yang jarang digunakan.

  • Penjelasan yang cerdas dan unik

Ketika menjelaskan suatu objek berupa benda, manusia atau lainnya, gunakanlah kata yang dapat membangun semangat dan membuat audiens penasaran. Katakan bahwa seseorang atau suatu benda (misalnya produk atau jasa) merupakan orang/benda yang luar biasa. Kemudian ceritakan kepada audiens mengenai kisah hidup beserta hal apa yang membuatnya hebat atau luar biasa.

  • Kata transisi yang sesuai

Menghubungkan satu pembahasan atau satu slide ke bagian selanjutnya tidaklah mudah. Tanpa adanya kata transisi (perpindahan), topik yang dijelaskan oleh presenter menjadi sulit dipahami karena akan terasa tidak tertata. Oleh karena itu, diperlukan kata transisi yang tepat dan berseni untuk menghubungkan satu bagian ke bagian selanjutnya, terlebih ketika pembahasan berupa list.

  • Sertakan kata yang aktif di akhir presentasi

Ketika presentasi hampir selesai dan presenter akan menjelaskan bagian akhir, presenter biasanya akan mengatakan “kesimpulannya,” atau “untuk menyimpulkannya.” Ketika presenter menggunakan kata ini, audiens akan merasa senang dan pikiran mereka menjadi tidak fokus. Padahal kesimpulan biasanya berisi pesan dan informasi penting mengenai topik presentasi yang akan dijelaskan secara singkat. Oleh karena itu, gantikan kata-kata tersebut dengan kalimat aktif yang mengundang audiens untuk melakukan suatu hal. Misalnya dengan menjelaskan apa hal yang harus dilakukan audiens setelah pergi dari tempat presentasi.

Periksa kembali ejaan dan tata bahasa yang akan digunakan sebelum melakukan presentasi. Periksa sendiri apakah kata yang digunakan sudah tepat atau perlu dieliminasi. Pertimbangkan hal-hal di atas untuk memilih kata yang tepat untuk kesuksesan presentasi.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com