Pertimbangkan 5 Hal ini Sebelum Memilih Visual Data yang akan Kamu Gunakan

Jasa Presentasi – Pada artikel sebelumnya, kita sudah mengetahui beberapa format yang bisa digunakan untuk menyajikan data. Beberapa format tersebut mungkin akan sangat cocok digunakan untuk jenis data tertentu dibandingkan format lainnya. Beberapa justru akan membuat audiens semakin kebingungan jika digunakan untuk beberapa data tertentu. Oleh karena itu, kita perlu mempertimbangkan beberapa hal berikut sebelum memilih visual data yang akan digunakan.

1. Tujuan

Tujuan merupakan hal pertama yang harus kita tentukan sebelum melangkah, membuat sesuatu, atau menjalankan sebuah ide. Tentukan tujuan yang ingin kita capai dengan data tersebut. Apakah kita ingin meningkatkan kesadaran merek? Ingin membuktikan keahlian kita? Atau ingin terhubung dengan follower? Beberapa format dapat membantu kita untuk lebih mudah mencapai tujuan-tujuan tersebut dibandingkan lainnya.

2. Cerita

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah cerita yang ingin kita sampaikan. Misalnya, ketika kita sedang membahas topik mengenaik bahaya merokok yang bisa merengguh nyawa, maka kita bisa menggunakan format desain informasi dengan menyajikan gambar orang yang terbakar seperti rokok. Pastikan format data yang kita gunakan bisa menjadi perantara penyampai pesan yang ingin kita sampaikan dalam presentasi.

3. Volume Data

Hal selanjutnya yang perlu kita perhatikan sebelum memilih format data adalah volume data yang ingin kita sajikan. Data-data yang rinci dan mendalam lebih cocok jika disajikan dengan format data infografik. Sedangkan data yang sederhana, bisa disajikan dengan format data desain informasi. Pastikan data yang akan kita gunakan tidak terlalu berlebihan juga tidak terlalu sedikit sehingga kurang mendukung informasi atau pendapat kita.

4. Audiens

Audiens menjadi hal berikutnya yang perlu dipertimbangkan dalam memilih format penyajian data. Pastikan kita mengetahui siapa audiens kita, atau siapa audiens yang menjadi target cerita kita. Ketahui juga latar belakang pendidikan mereka dan format penyajian data apa yang paling familiar bagi mereka. Jika target audiens kita adalah orang-orang yang sudah berumur, maka data interaktif yang mewah mungkin tidak cocok untuk disajikan.

5. Distribusi

Platform yang akan digunakan menjadi tempat pendistribusian data juga perlu menjadi pertimbangan sebelum memilih format data yang akan digunakan. Misalnya jika kita ingin menarik audiens di sosial media, maka format infografik dengan ukuran panjang kurang sesuai jika kita gunakan. Akan lebih menarik jika kita menggunakan format desain informasi atau motion graphic. Jika kita ingin menyajikan data dalam presentasi, kita bisa menggunakan format data chart/grafik.

 

Memilih format yang kurang sesuai bisa membuat audiens bingung dengan data yang kita sajikan. Oleh karena itu, pastikan kita sudah mempertimbangkan 5 hal di atas sebelum memilih format data yang akan digunakan.

 


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

6 Kombinasi Warna yang Akan Popular di 2020 Menurut Canva

Warna merupakan salah satu elemen desain yang paling mencolok dan menjadi perhatian bagi orang yang melihatnya. Warna bisa menentukan suasana bagi desain itu sendiri. Tidak terkecuali dalam desain presentasi. Meskipun demikian, tidak mudah untuk menentukan kombinasi warna yang menarik dan pas untuk tema presentasi yang akan kita bawakan. Untuk itu, perhatikanlah beberapa warna berikut yang mungkin bisa menjadi referensi untuk desain presentasimu selanjutnya.

1. Navy dan Mint

Bagi graphic designer, warna Navy dan Mint dianggap sebagai warna yang aman dan mudah untuk dipadukan. Perpaduan warna ini memunculkan kesan handal dan dapat dipercaya. Meskipun terlihat kalem, kita bisa menggunakan perpaduan warna ini untuk presentasi formal, namun harus dikombinasikan dengan pemilihan font, gambar, dan elemen visual lainnya.

2. Peach dan Oranye

Perpaduan warna peach dan oranye memberikan kesan modern, oleh karena itu banyak digunakan oleh perusahaan untuk mempromosikan merek mereka kepada generasi milenial. Kita juga bisa menggunakan warna ini untuk menunjukkan kesan ramah dan kepercayaan diri.

3. Mustard dan Beige

Mustard dan Beige dianggap sebagai warna yang membosankan, namun ketika dikombinasikan, warna-warna ini menjadi menarik dan bahkan diprediksi akan popular di tahun 2020 ini. Warna mustard yang berani menjadi lebih netral ketika dikombinasikan dengan warna krem ringan.

4. Hitam dan Lime

Warna netral adalah warna yang tidak ada matinya. Meski jaman sudah berganti, warna ini tidak pernah ketinggalan jaman, misalnya warna hitam. Warna ini menjadi salah satu yang diprediksi akan popular di tahun 2020 dengan dipadukan bersama warna lime yang cerah dan berani. Kita bisa menggunakan perpaduan warna ini untuk menunjukkan kesan profesional dan formal.

5. Bombay Pink dan Secret Moss

Valspar, salah satu perusahaan cat Amerika, mejadikan Bombay Pink dan Secret Moss menjadi color of the year untuk tahun 2020. Bahkan kedua warna ini menjadi lebih menarik ketika dipadukan. Kombinasi kedua warna ini akan menciptakan kesan lembut dan halus dan sangat pas digunakan untuk presentasi dengan audiens wanita atau ketika pembahasan presentasinya mengenai fashion.

6. Pink dan Electric Blue

Kombinasi merah muda dan biru bukanlah hal baru. Meskipun demikian, Emily Ponton dari Em.ly Studio memperkirakan bahwa warna merah muda akan banyak dipasangkan dengan biru elektrik. Kombinasi keduanya menciptakan identitas visual yang kuat dan menarik. Kita bisa menggunakannya untuk berbagai tema presentasi, mulai dari yang formal hingga non-formal.

Warna-warna di atas merupakan kombinasi warna yang akan popular di 2020 menurut Canva. Kita bisa menggunakan dan menjadikannya referensi untuk desain kita selanjutnya, sehingga desain kita akan terlihat modern. Kombinasikan juga dengan elemen visual yang menarik lainnya.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

3 Aturan Penting Memberikan Animasi pada Presentasi PowerPoint

Jasa Presentasi – Beberapa dari kita pasti pernah ada di satu presentasi yang mana sang presenter menampilkan slide yang diberi animasi, namun kemunculannya sangat lambat sampai kita harus menunggu kemunculan huruf per huruf. Hal ini tentu sangat berlebihan dan membosankan. Padahal tujuan adanya animasi dalam presentasi adalah untuk menambah daya tarik slide presentasi. Oleh karena itu, kita perlu mempelajari beberapa hal berikut supaya slide presentasi kita semakin menarik ketika ditambahkan animasi.

1. Pilih Dua Sampai Empat Efek Animasi

Terdapat banyak efek yang disediakan oleh PowerPoint, namun akan sangat berlebihan jika kita menggunakan semua efek untuk satu presentasi. Oleh karena itu, gunakanlah dua sampai empat efek animasi yang sederhana dan modern, misalnya (untuk Entrance Effects) Fly in, Wipe, Split, Fade, dan Float in. Hal ini akan membuat slide presentasi kita terlihat lebih konsisten dan profesional.

2. Atur Timing-nya dengan Baik

Timing merupakan hal penting yang harus diperhatikan ketika memberikan animasi. Kita perlu mengatur urutan entrance atau exit isi slide, durasi, hingga delay-nya.

  • Urutan Kemunculan atau Keluarnya Isi Slide

Kemunculan atau keluarnya isi slide perlu diatur sesuai hierarkinya, misalnya, judul terlebih dahulu, kemudian diikuti teks penjelas, gambar dan ornamen lain atau bisa juga sebaliknya.

  • Durasi

Atur juga durasi teks secara tepat, tidak terlalu cepat atau terlalu lambat. Durasi yang pas biasanya antara 0.5 sampai 1 detik, tergantung efek yang kita gunakan.

  • Start

Hindari mengatur semua animasi dengan Start On Click, sebab ketika kita memiliki banyak konten salam satu slide, maka kita perlu melakukan klik sebanyak konten yang diberi animasi tersebut. Akibatnya kita akan terlihat tidak profesional. Solusinya adalah dengan mengaturnya menjadi Start After Previous atau Start With Previous. Gunakan Start On Click hanya ketika kita ingin menampilkan dan menjelaskan poin per poin.

  • Delay

Delay merupakan fitur animasi yang memungkinkan kita untuk menunda waktu kemunculan atau keluarnya isi slide. Meskipun secara harfiah berarti menunda, delay bisa digunakan untuk mempercepat kemunculan atau keluarnya konten dalam slide jika kita mengatur animasi dengan Start With Previous.

3. Atur Juga Effect Options-nya

Masing-masing efek animasi memiliki effect options yang berbeda-beda. Pada beberapa efek, kita bisa mengatur arah kemunculan isi slide, dan pada beberapa lainnya, kita bisa mengatur kemunculan teks apakah akan dimunculkan per huruf, per kata, atau seluruh teks sekaligus.

Memberikan animasi memang terlihat mudah dan sepele, namun bukan berarti dapat dilakukan secara sembarangan. Kita perlu memperhatikan beberapa hal di atas supaya presentasi kita semakin menarik dan profesional ketika ditambahkan animasi.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Buat Presentasimu Anti Mainstream dengan 8 Kombinasi Warna Ini

Jasa Presentasi – Apakah kamu masih menggunakan warna default yang disediakan oleh PowerPoint atau aplikasi lainnya ketika mendesain presentasi? Menurutmu, apakah warna-warna tersebut menarik jika dikombinasikan? Apakah presentasimu menjadi lebih menarik ketika menggunakan warna-warna default tersebut? Jika jawabannya tidak, maka kamu perlu melihat dan menerapkan beberapa kombinasi warna dari Mr. Pugo ini untuk presentasimu selanjutnya.

Creative Colors #1

Creative Colors #2

Creative Colors #3

Creative Colors #4

Creative Colors #5

Creative Colors #6

Creative Colors #7

Creative Colors #8

Presentasi yang menarik memiliki warna yang menarik juga. Jika kamu kesulitan untuk mencari warna sendiri, gunakanlah warna-warna di atas untuk desain presentasimu selanjutnya.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

8 Font Google Paling Popular untuk Desain Presentasimu Selanjutnya

Presentasi yang menarik memiliki font yang menarik pula. Banyak sekali font di luar sana yang bisa dipilih untuk digunakan dalam presentasi kita. Bahkan saking banyaknya, kita sampai bingung untuk memilih font mana yang paling sesuai dan bagus untuk diterapkan dalam presentasi kita. Tenang saja! Font-font berikut bisa menyelamatkanmu dari kebingungan.

1. Roboto

Roboto merupakan font yang diciptakan oleh Christian Robertson. Roboto memiliki fitur yang bersahabat, sehingga lebih mudah untuk dibaca. Font ini telah digunakan di lebih dari 26 juta website di dunia. Kamu bisa mengkombinasikan font ini dengan font Raleway, Lora, dan Domine.

2. Open Sans

Open Sans merupakan font paling popular kedua di Google Fonts setelah Roboto. Font ini diciptakan oleh Steve Matterson, seorang desainer font dari Louisville, Colorado. Open Sans dirancang dengan tampilan yang netral namun bersahabat, sehingga font ini bisa digunakan untuk file cetak, website, dan mobile. Font ini bisa dikombinasikan dengan Libre Baskerville, Domine, dan Alegreya.

3. Lato

Łukasz Dziedzic menciptakan font Lato pada tahun 2010. Dalam Bahasa Polandia, Lato berarti musim panas. Font yang termasuk dalam font sans serif ini diciptakan sebagai font yang fleksibel dan dapat digunakan sebagai judul maupun badan teks. Data terakhir Google menunjukkan bahwa Lato telah diunduh sebanyak 9,99 juta kali dan telah digunakan di lebih dari 14 juta website. Lato paling sering dikombinasikan dengan font Merriweather, Abril Fatface, Lustria, dan Francois One.

4. Montserrat

Kawasan tertua di Buenos Aires bernama Monserrat menjadi inspirasi bagi Julieta Ulanovsky untuk menciptakan salah satu font terpopular ini. Tepatnya, poster-poster tua dan papan penunjuk di kawasan inilah yang menjadi inspirasi bagi Julieta. Font ini memiliki dua saudara, yaitu Alternates dan Subrayada. Font ini telah diunduh sebanyak 7,07 juta kali di Google Fonts. Beberapa font yang bisa dikombinasikan dengan Montserrat adalah Source Sans Pro, Fira Sans, dan Neuton.

5. Source Sans Pro

Source Sans Pro merupakan font open source pertama dari Adobe yang diciptakan oleh Paul D. Hunt. Font ini merupakan jenis sans serif yang pada awalnya digunakan untuk desain UI. Menurut Google Font, Source Sans Pro telah diunduh sebanyak 4,39 juta kali dan telah digunakan di lebih dari 6,4 juta website. Kamu bisa membuat presentasimu menjadi menarik dengan mengkombinasikan Source Sans Pro dengan font Oswald, Source Serif Pro, Ubuntu, dan Montserrat.

6. Roboto Condensed

Roboto Condensed merupakan keturunan dari Font Roboto, namun dengan embel-embel condensed, bentuknya menjadi lebih panjang dari font Roboto tanpa condensed. Font ini bisa dikombinasikan dengan font Roboto, Nunito, dan Poppins.

7. Oswald

Oswald dirancang oleh Vernon Adams, yang bertujuan untuk digunakan secara bebas di internet. Font ini telah digunakan oleh lebih dari 5,6 juta website dan telah diunduh sebanyak 4,01 juta kali di Google Fonts. Oswald bisa dikombinasikan dengan font Merriweather, Open Sans, dan Droid Sans.

8. Raleway

Raleway merupakan font jenis sans serif yang dimaksudkan untuk digunakan sebagai judul atau teks dengan ukuran besar lainnya. Font ini awalnya dirancang oleh Matt McInerney, kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Pablo Impallari dan Rodrigo Fuenzalida. Font Raleway bisa dikombinasikan dengan font Cabin, Roboto, dan Merriweather.

Menentukan font dan kombinasinya terkadang merupakan hal yang sulit bagi beberapa orang. Untuk membantumu, pertimbangkan beberapa font di atas untuk digunakan dalam presentasimu selanjutnya.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Mempresentasikan Data

Data merupakan salah salah satu bukti yang dapat memperkuat argumen atau informasi seseorang. Menyajikan data dalam presentasi menunjukkan bahwa informasi atau pesan yang kita sampaikan merupakan informasi yang terpercaya dan dapat dikonfirmasi kebenarannya. Meskipun demikian, menyertakan data dalam presentasi tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Perhatikan beberapa kesalahan umum saat mempresentasikan data berikut agar data yang kamu sajikan tidak sia-sia.

1. Terlalu Banyak Menyertakan Data dalam Satu Slide

Mungkin kita memiliki banyak data yang saling berkaitan dan harus dijelaskan, namun bukan berarti data-data tersebut harus ditampilkan dalam satu slide sekaligus. Menampilkan banyak data dalam satu slide justru akan membuat audiens kesulitan dalam mencerna penjelasan kita. Hal ini juga berdampak pada visual data, semakin banyak data yang ditampilkan dalam satu slide, semakin kecil ukuran font-nya dan semakin sulit audiens membacanya. Untuk itu, tampilkanlah satu data dalam satu slide atau maksimal dua data dalam satu slide.

2. Menggunakan Gambar Sebagai Background

Berkali-kali dibahas bahwa gambar dapat menambah ketertarikan sebuah presentasi, namun  tidak ketika kita sedang menyajikan data. Sebenarnya boleh saja menambahkan gambar sebagai background, namun pastikan gambar tersebut tidak mendistraksi perhatian audiens maupun membuat mereka kesulitan untuk melihat dan memahami data tersebut. Solusinya, biarkan background-nya polos atau jika ingin menambahkan gambar,berikan shape transparan di atas gambar dan pastikan fokus slide tertuju pada data yang disajikan.

3. Menyajikan Data Mentah

Fungsi slide presentasi adalah untuk membantu presenter dalam menjelaskan dan membantu audiens untuk memahami penjelasan presenter. Menyajikan data mentah dalam presentasi tidak akan membantu kita dalam menjelaskan, apalagi membantu audiens dalam memahaminya. Oleh karena itu, olahlah data dan sajikanlah dengan visual yang menarik dan mudah dipahami. Kita bisa menyajikannya dalam bentuk chart dan diagram. Pastikan jenis chart dan diagram yang kita gunakan sesuai dengan datanya.

4. Menampilkan Sumber Bersama Data

Sumber data memang penting. Selain sebagai media validasi bahwa data kita terpercaya, juga bisa memberikan referensi bagi audiens. Kebanyakan dari kita masih menuliskan sumber pada data yang sedang kita presentasikan. Padahal, menuliskan sumber dan referensi pada slide akan membuat tampilan presentasi menjadi berantakan. Selain itu, hal ini juga bisa mendistraksi perhatian audiens. Sebagai gantinya, tuliskan sumber dan referensi pada akhir slide.

5. Menggunakan Banyak Jargon dan Singkatan

Menggunakan jargon atau literasi khusus memang terdengar profesional, namun bukan berarti kita dapat menggunakannya sepanjang presentasi. Siapapun audiensnya, mereka akan lebih menyukai istilah umum yang simple dan mudah dipahami oleh semua orang.

Tidak dapat dipungkiri, kita memerlukan data untuk memvalidasi informasi yang disampaikan dalam presentasi. Meskipun demikian, masih banyak presenter yang melakukan kesalahan-kesalahan dalam mempresentasikan data, sehingga audiens yang seharusnya semakin paham malah menjadi kebingungan, dan pada akhirnya informasi serta pesan tidak tersampaikan. Untuk itu, pelajari dan hindarilah kesalahan-kesalahan di atas demi kesuksesan presentasimu.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Perhatikan 4 Hal ini Sebelum Menyertakan Video dalam Presentasi

Jasa Presentasi – Kekuatan sebuah presentasi dipengaruhi oleh beberapa elemen, salah satunya adalah slide presentasi yang menarik. Untuk membuat slide presentasi yang menarik, kita bisa memasukkan unsur visual, salah satunya adalah video. Meskipun demikian, menyertakan video tidak bisa dilakukan secara sembarangan, karena alih-alih menjadikan slide lebih menarik, hal ini justru bisa menjadi distraksi bagi audiens. Untuk mencegah hal tersebut, simaklah beberapa tips menyertakan video pada slide presentasi berikut.

1. Relevan

Sebelum menyertakan video pada slide presentasi pastikan untuk memilih video yang relevan dengan tema. Ada beberapa orang yang sengaja menggunakan video sebagai hiburan, tapi ada juga yang memakainya untuk membantu memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Apapun tujuannya, kesesuaian video dengan tema akan membantu audiens lebih mudah menangkap apa yang kita sampaikan.

2. Durasi

Selalu ingat, tujuan penggunaan video dalam presentasi bukan untuk menggantikan peran presenter atau pembicara, oleh karena itu sertakanlah video dengan durasi yang tidak terlalu panjang. Aturlah durasi video menjadi 1-2 menit untuk presentasi pendek, dan 5-10 menit untuk presentasi yang panjang.

3. Kualitas

Sebelum menampilkan video pada slide presentasi periksa kembali kualitas video yang meliputi resolusi gambar dan audio. Jangan sampai kita menampilkan slide presentasi dengan kualitas gambar yang pecah ataupun kualitas audio yang rendah sehingga tidak bisa didengar dengan baik oleh audiens.

4. Peralatan

Sebelum memutuskan menggunakan video pada slide presentasi, pastikan semua peralatan berfungsi dengan baik. Terutama peralatan seperti laptop, microphone, pointer, dan software yang digunakan untuk presentasi. Periksa juga kondisi speaker dan LCD, pastikan kedua alat ini tidak mempengaruhi kualitas video.

Menyertakan video dalam presentasi dapat membantu presenter untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan kepada audies. Selain itu, video juga dapat menjadi selingan dan hiburan bagi audiens untuk mengatasi kejenuhan saat mendengarkan presenter. Meskipun demikian, tidak semua presentasi harus menampilkan video, untuk itu, terapkanlah tips-tips di atas sebagai pertimbangan saat hendak menyertakan video dalam presentasi.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

5 Cara Simple Menyertakan Lelucon pada Slide

Jasa Presentasi – Ada banyak cara dalam membuat presentasi yang menarik, misalnya dengan mengatur layout secara modern, melakukan kombinasi font, maupun menambahkan animasi dan transisi pada slide. Selain beberapa cara tersebut, ada cara lain yang bisa membuat presentasi kita menarik dan tidak membosankan, yaitu dengan menyertakan lelucon. Lelucon dalam presentasi bisa disampaikan secara langsung, namun akan lebih menarik jika didukung dengan visual yang relevan. Berikut 5 cara simple yang bisa kita terapkan dalam menyertakan lelucon pada slide.

1. Cuplikan Video atau Film

Presentasi dengan topik yang berat dan durasi yang panjang tentu akan membosankan. Presentasi yang membosankan tidak akan mendapat perhatian dari audiens. Salah satu solusinya adalah dengan menyelipkan video atau cuplikan film yang lucu serta relevan dengan pembahasan. Jika tidak bisa menemukan video atau adegan lucu, kita bisa membuatnya menjadi lucu dengan mengedit beberapa video atau cuplikan film menjadi satu.

2. Gambar yang Relevan dengan Topik Presentasi

Visual akan membuat penyampaian presentasi menjadi lebih mudah diterima dan diingat oleh audiens, begitu juga dengan lelucon. Oleh karena itu, dukunglah leluconmu dengan menyertakan gambar yang relevan dengan pembahasan. Bantuan visual akan membuat leluconmu lebih berdampak dan mengena.

3. Meme

Meme

Bagi generasi kekinian, meme merupakan konten media sosial yang setiap hari dijumpai. Meme biasanya berupa gambar dengan beberapa teks keterangan yang dimaksudkan untuk melucu. Tidak hanya sebagai hiburan di sosial media, meme juga bisa dijadikan konten pelengkap dalam presentasi. Carilah atau buat sendiri meme yang relevan dengan presentasi. Tampilkan meme pada waktu yang tepat, misalnya ketika audiens mulai bosan atau setelah pembahasan topik yang berat.

4. Akronim Lucu

Silly Acronym

Ketika ditanya tentang warna-warna pelangi, kita pasti akan langsung memikirkan kata MEJIKUHIBINIU bukan? Kata tersebut memudahkan kita untuk menghafal warna-warna pada pelangi. Mempersingkat kata merupakan cara praktis dan mudah dalam menghafal beberapa kata sekaligus. Hal ini bisa kita terapkan dalam presentasi. Untuk menambahkan dampak sekaligus membuat audiens terhibur, buatlah singkatan-singkatan yang lucu. Pastikan kata tersebut tidak menyinggung SARA maupun hal sensitif lainnya.

5. GIF

GIF merupakan singkatan dari Graphic Interchange Format. GIF merupakan salah satu format gambar yang bisa bergerak. Dengan menyertakan GIF dalam presentasi, kita bisa menunjukkan lelucon secara lebih detail melalui visual yang diwakilkan dalam bentuk GIF. Secara tidak langsung, GIF bisa membantu audiens untuk mengusir kebosanan dan membuat mereka untuk lebih tertarik dalam mendengarkan presentasi yang kita sampaikan.

Menyertakan lelucon memang bisa membantu mencairkan suasana dalam presentasi serta bisa membuat presentasi menjadi lebih menarik. Meskipun demikian, sebelum memutuskan untuk menyertakan lelucon, pastikan bahwa presentasi yang akan kita lakukan bukanlah presentasi formal. Jika kita akan melakukan presentasi di depan eksekutf perusahaan atau calon investor, lebih baik untuk tidak menambahkan lelucon.

Baca juga tips menyelipkan lelucon lainnya di sini


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

PowerPoint vs PDF, Mana yang akan Kamu Gunakan untuk Presentasi?

Jasa Presentasi – Presentasi merupakan hal yang akan selalu dihadapi oleh para profesional, entah itu untuk memaparkan informasi, mengedukasi, maupun untuk meyakinkan calon investor. Lalu, format seperti apa yang paling baik untuk digunakan dalam melakukan presentasi? Beberapa akan memilih menggunakan PowerPoint, namun tidak sedikit para profesional memilih menggunakan PDF karena beberapa alasan. Berikut adalah perbandingan PowerPoint dan PDF yang bisa membantuk kita dalam memilih format yang akan digunakan.

Kelebihan PowerPoint dibandingkan PDF

1. Terdapat Animasi dan Transisi. PowerPoint menawarkan cara menarik untuk membuat presentasi kita menjadi lebih hidup yakni dengan menambahkan animasi dan transisi. Ketika diterapkan secara tepat dan tidak berlebihan, animasi dan transisi akan menambah ketertarikan slide presentasi yang akan kita tampilkan. Hal ini tidak bisa dilakukan ketika menggunakan PDF.

2. Dapat Memutar Video dan Audio. Terkadang, kita membutuhkan elemen lain untuk mendukung penyampaian presentasi, seperti video atau audio. Pada PowerPoint, kita bisa menyisipkan dan menampilkannya secara langsung dari slide. Berbeda jika kita menggunakan PDF untuk presentasi.

3. Dapat Diedit. Ketika menggunakan PowerPoint, kita bisa mengeditnya kapan pun, bahkan beberapa menit sebelum presentasi di mulai. Sedangkan jika menggunakan PDF, hal ini tidak mudah untuk dilakukan.

Kelebihan PDF dibandingkan PowerPoint

1. Teks Tidak Berubah Ketika Menggunakan Font Kustom. Agar slide presentasi tidak kaku dan monoton, kita perlu memperhatikan pemilihan font. Kita bisa menggunakan font default maupun font kustom. Penggunaan font kustom yang tepat memang akan menambah tampilan presentasi kita menjadi lebih menarik dan berbeda dengan lainnya, namun hal ini bisa berakibat fatal ketika kita menggunakan device lain yang belum memiliki font yang digunakan dalam presentasi. Meskipun demikian, hal ini dapat diatasi dengan menyimpan presentasi dalam format PDF. Apapun font yang digunakan dalam presentasi, tampilannya akan tetap sama ketika ditampilkan dalam PDF.

2. Dapat Didistribusikan secara Universal. Masalah selanjutnya yang muncul ketika kita menggunakan PowerPoint adalah file yang tidak ramah di semua perangkat, artinya tidak semua perangkat bisa menangkap dengan baik tampilan slide presentasi yang sudah kita buat. Di sisi lain, PDF dapat ditampilkan, didistribusikan, dan dibaca pada hampir semua perangkat. Kita dapat mengirim presentasi dalam format PDF melalui email, dan penerima dapat melihatnya dengan jelas di perangkat selulernya.

3. Memiliki Ukuran File yang Tidak Besar. Foto dan video berkualitas tinggi merupakan unsur visual yang bisa mendukung presentasi untuk lebih mudah dipahami dan akan membuatnya lebih menarik. Penggunaan foto atau video berkualitas tinggi ini akan menyebabkan ukuran file yang besar. Pada beberapa kasus, hal ini dapat mempersulit kita ketika akan membagikannya kepada pihak lain. Berbeda jika file presentasi kita disimpan dalam format PDF, sebab hal ini memungkinkan kita untuk menambahkan foto atau video beresolusi tinggi tanpa ukuran file yang besar.

 

Setelah mengetahui beberapa perbandingan antara PowerPoint dan PDF, manakah format yang menurutmu lebih baik? Jadikan beberapa perbandingan di atas untuk membantumu mempertimbangkan format presentasi yang akan digunakan. Pastikan format yang kamu pilih merupakan format yang memudahkanmu ketika melakukan presentasi.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com

Buat Slidemu Menarik dengan 6 Font Bawaan Microsoft Ini!

Jasa Presentasi – Font merupakan salah satu unsur yang bisa mendukung visual presentasi. Penggunaan font yang tepat bisa mengubah suasana slide menjadi lebih menarik. Bagi sebagian orang yang kurang paham dengan desain, pemilihan font bukanlah hal yang penting, sehingga mereka biasanya akan menggunakan font standar seperti Calibri, Arial, atau Times New Roman. Supaya tidak monoton, pertimbangkanlah beberapa font berikut untuk digunakan dalam presentasimu selanjutnya.

1. Tahoma

Tahoma Font

Tahoma merupakan salah satu font sans serif dari Microsoft yang paling popular. Font ini didesain oleh Matthew Carter dengan tujuan untuk mengatasi tampilan layar dengan ukuran kecil. Tahoma memiliki 2 ketebalan font yakni regular dan bold. Tahoma merupakan font yang netral dan clean, sehingga bisa digunakan dalam presentasi formal maupun non formal.

2. Verdana

Verdana Font

Font lainnya dari Matthew Carter adalah Verdana. Verdana diciptakan secara khusus untuk mengatasi tampilan layar dengan resolusi rendah seperti pada tahun 1996. Ketebalan dan spasinya yang pas menjadikannya mudah dibaca.

3. Impact

Impact Font

Impact merupakan font sans serif yang didesain oleh Geoffrey Lee pada tahun 1965 dan dirilis oleh perusahaan pengecoran logam Stephenson Blake di Sheffield. Font ini merupakan salah satu font utama untuk website. Impact merupakan font yang cukup tebal dengan spasi yang cukup rekat. Font ini cocok untuk kata atau kalimat yang butuh penekanan dan highlight serta cocok untuk digunakan sebagai judul. Kita bisa mengkombinasikan font Impact sebagai judul dan Tahoma sebagai font untuk kalimat penjelasannya.

4. Georgia

Georgia Font

Georgia merupakan tipe font serif yang mudah dibaca, karena memiliki kontras yang tinggi antara ketebalan normal dengan ketebalan bold. Versi bold font ini memiliki ketebalan yang sangat tegas dibandingkan versi bold pada umumnya. Jika kamu mencari font dengan tampilan modern, bersahabat, serta klasik, Georgia merupakan pilihan yang tepat.

5. Palatino Linotype

Palatino Linotype Font

Palatino Linotype merupakan font yang terkesan profesional dalam suasana klasik. Palatino memiliki tepian yang lebih tajam dibandingkan Georgia. Font ini awalnya didesain untuk bagian judul, namun bisa juga digunakan untuk badan atau kalimat penjelas dalam presentasi.

6. Candara

Candara Font

Candara merupakan font sans serif yang didesain oleh Gary Munch. Candara merupakan bagian dari kumpulan font yang clear (Calibri, Cambria, Consolas, Corbel dan Constantia). Calibri dan Corbel memiliki desain dan spasi yang mirip dengan Candara. Oleh karena itu, kita bisa mengganti font Calibri dengan font Candara untuk memberikan sedikit udara segar pada visual presentasi kita, terutama untuk presentasi dengan tema fashion, photography, atau makanan.

Terdapat banyak sekali font keren yang bisa kita unduh di internet. Meskipun demikian, penggunaan font custom yang didapat secara online ini terkadang sedikit merepotkan karena harus melalui proses instal terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Oleh karenanya, cobalah beberapa font di atas untuk desain presentasimu selanjutnya. Selain tidak perlu melakukan instal terlebih dahulu, font-font di atas juga tidak kalah menariknya dengan font custom di luar sana.


Jasa Presentasi adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa Desain Presentasi & Infografis Cepat, Murah, dan Profesional. Hubungi kami di 081387760005 atau email ke hallo.jasapresentasi@gmail.com